The Greatest Marriage

The Greatest Marriage
dinner



Kini aletta dkk duduk berkerumun dibawah pohon, mereka sangat kelahan setelah mengunjungi semua tempat yang ada didaftar tapi semuanya menolak untuk di dokumentasikan.


"seharusnya pihak kampus ngasih surat izin lah sama kita, dikira mau wawancara di warung apa".


gerutu aletta sembari mengelap keringatnya.


" huuuftt...gue udah ngira pasti bakal buang buang waktu ".


ujar kenan bergumam pelan.


semuanya sontak melihat ke arah nya, bagaimana tidak, karena ini semua adalah ide dari nya.


"apa?".


aletta menyodorkan telinganya pada kenan, ia ingin mendengar perkataan kenan sekali lagi.


" hah...salah denger ya?".


ujar kenan gugup.


melihat sandra yang tampak gelisah dan sesekali melihat jam yang menempel di pergelangan tangannya itu, aletta pun berinisiatif untuk mengajak teman temannya pulang dan dilanjut besok.


" iishh...yaudah kita pikirin besok lagi, bentar lagi juga udah malem ga mungkin kan kita nungguin disini terus".


ucap aletta.


" yaudah kita bahas di grup lagi, byee...".


sahut cika.


"gue duluan".


ujar david.


" oke hati hati, sandra..mau aku anter, kamu pasti bentar lagi terlambat kan".


ujar aletta.


"beneran ga papa".


tanya sandra.


" iya ayo".


__________________________________________


•basecamp K4•


"apaa? Woahahaa...aletta bales chat aku".


teriak karen melompat kegirangan.


" itu chat lo yang kemaren ya? Cciihh...haha..".


ucap kenan memasang wajah ngeselin.


"iya sih, heeii !!! Ya Udah sih ga seneng banget liat temennya bahagia, yang penting kan di bales".


sahut karen kesal.


" hoaahh...kasihan aku liatnya".


ken menepuk nepuk bahu karen.


"d dia bales apa ?".


tanya kenan penasaran.


Karen menatap dalam kenan.


"kenapa?".


"ya... gapapa, heeiii !!! lagian sebagai sahabat kita harus tahu lah, siapa tau dia cuma mau manfaatin lo!".


jelas kenan gugup.


" ga!! kalaupun disakitin sama aletta gue ikhlas kok".


ujar karen dengan nada sok imut.


"biar aku tebak...".


ucap kenzo terpotong.


" salah!!! Pokoknya tebakan kalian semua salah! Tau ga dia bilang apa?".


sahut karen.


Kenan, kenzo & ken : "apa?".


" dia bilang kalau aku paling tampan diantara kalian".


jawab karen tidak ada yang percaya dengan ucapannya.


"Mana mungkin? buta kali dia kalau sampai bilang gitu, jelas jelas yang dapat julukan paling ganteng itu gue".


sahut kenan.


" beneran kok, ...ga nyangka gue kalau aletta secepat itu ngungkapin perasaanya ke gue".


gumam karen membuat semua teman-temannya geli.


"mana coba liat ".


ucap kenan makin penasaran, ia mencoba merebut hp karen namun gagal.


" gaa!!! ".


teriak karen menyembunyikan hpnya.


"liat sini".


" heeii kalian ga percaya ya sama gue".


katen berlari menghindari teman temannya yang sedang mengincar hpnya.


Srrttt....


Kenzo menyeringai dan mengangkat tangannya yang berhasil mendapatkan hp karen, mereka pun membuka pesan dari aletta dan membacanya bersama sedangkan karen ia hanya pasrah dan menatap datar teman temannya.


Isi chat :



Kenan, kenzo & ken : "hahahaha... kenal aja engga, huuu...!!! Dasarr...".


" gue takut deh kalau khayalan lu makin lama makin ngaco".


ucap ken.


"heeii !!! Wajar aja aletta bilang gitu, tapi kan sekarang dia udah tau kalau itu gue, coba kalau gue chat sekali lagi".


gumam karen sambil mengirim pesan pada aletta.


" terserah lo dahh...".


____________________________________________


•Rumah kenan•


"bii kenan belum pulang juga ya?".


tanya aletta sambil menyantap makan malam yang sudah disiapkan oleh bibi.


" kenapa?".


kenan tiba-tiba muncul dari belakang.


aletta menoleh.


"ehh..udah pulang? Udah makan?".


" udah..".


jawabnya singkat sembari berjalan ke kamar.


"hhuufftt...".


Kenan melirik ke arah aletta , ia melihat aletta yang tampak kesepian, dia kemudian kembali dan duduk disamping aletta.


" apa lauknya, tiba-tiba aku laper lagi".


Aletta tersenyum tipis.


"aku ambilin ya, kamu habis dari basecamp ya?".


"aku bisa ambil sendiri, lagian sejak kapan kita jadi sering ngobrol haa? Habisin aja tuh makanan kamu".


ujar kenan ketus.


"iishh...".


aletta berdecak kesal.


" oh ya...".


ucap kenan terpotong.


"sejak kapan kita jadi sering ngobrol haa?!". Ujar aletta menirukan gaya bicara kenan.


" heeii !!! Yaudah kita ngobrol".


sahut kenan.


wajah aletta seketika memancarkan senyum kemenangan.


" oke, mau ngomong apa tadi? ".


tanya aletta dengan gaya Songong.


" karen chat kamu apa?".


ujar kenan sedikit gugup.


"apa yaa? bentar biar aku lihat".


aletta mengecek hpnya dan mengarang cerita.


"dia bilang mau ngajak diner bareng".


" ttrus..terus kamu mau?".


imbuh kenan.


"yaaahh...gimana ya, kalau ditolak kan sayang".


" hh..heeii...kapan dia ngajaknya? Kita kan masih ada urusan, kita harus pergi nemuin papa kamu kan?".


ucap kenan terlihat kesal.


"engga, aku pastikan jadwalnya tepat".


jawab aletta.


" aashh...".


Aletta tersenyum jahil sembari melihat lagi ponselnya.


" kalau dia tanya sama karen beneran gimana dong, sedangkan terakhir kali chat aja...kaya


gini..".


Drtt...


New message.


"woahh...kebetulan banget lah, dia chat lagi".



" ppftt...senangnya bisa ngerjain dia".


punkas aletta menyusul kenan ke kamar.


___________________________________________


Keesokan harinya, setibanya di kampus karen sangat gembira dan langsung mempamerkan chatnya semalam dengan aletta pada teman temannya di kantin.


"gue bilang juga apa, mana mungkin karen yang taaampan ini ditolak".


ucap karen berbunga-bunga.


" kapan lo dinnernya emang?".


tanya kenan.


"kenapa kenan terus sih dari kemaren yang tanya, heeii...kenan, jangan jangan elo juga suka aletta ya?".


ujar karen menatap curiga kenan.


" hah? Mana ada? Gila kali, gue tanya cuma mau mastiin kalau acara lo ga tabrakan sama jadwal basket kita".


"emang kita ada jadwal basket?".


karen kebingungan dengan jawaban kenan.


Semua menggeleng dan menatap kenan curiga.


" hheeeii !!! Turunin mata kalian atau gue pukul? Aarrghh...".


teriak kenan.


"jadi kita ada latihan basket?".


tanya ken ikut bingung.


" engga juga sih, tapi aku lagi pingin aja main basket lagi, gimana?".


tanya kenan.


"oke seru juga, mulai kapan?".


sahut ken.


" terserah aja".


"ehh aletta mau lewat".


ujar karen melihat ke arah aletta.


" mana?".


tanya kenan gercep.


"elo beneran suka ya sama aletta? Aku cuma bohong loh padahal tadi".


sahut karen menggoda kenan.


" kata siapa lo bohong, tuh orangnya beneran lewat".


timpal kenan.


"emang jodoh ga kemana".


gumam karen.


" hai ka empat (K4)".


sapa aletta.


Semuanya pun melongo melihat aletta yang menghampiri mereka, karena sebelum-sebelumnya mereka belum pernah melihat aletta dari dekat.


"hahh..Ahh haha...ee...iya sih K4 tapi omong-omong nyebutnya ga gitu ".


ucap karen pelan sambil menggosok punggung telinganya karena gugup kedatangan aletta.


"oh aku salah ya?".


ucap aletta.


"apa? Hah engga kok ga papa panggil sesuka mu aja hehe".


sahut karen.


" heeeii !!! Jangan asal panggil seenaknya !".


bentak kenan kesal.


"hah? Bukannya kalian emang K4".


imbuh aletta.


" ya tapi cara nyebutnya ga gitu juga".


ucap kenan tak terima.


"aasshh...kayanya aku lebih suka panggil ka empat ".


ujar tersenyum mengejek.


" ahahaha...dia lucu bukan, ha ha haa...iyaa...gapapa suka suka kamu, oh ya omong-omong kamu ngapain kesini?".


tanya karen gelagapan.


"oh aku cuma mau tanya, kapan kita mulai berkencan? eh.. maksud aku dinnernya".


ucap aletta melirik ke arah kenan.


"hahh? Mm...gimana kalau nanti malam, aku jemput ya, rumah kamu dimana?".


ujar karen.


" ee...mm...anu itu apa namanya, kita ketemuan aja gimana?".


aletta sontak kebingungan saat ditanya mengenai rumahnya.


Kenzo tampak melongo melihat aletta dari dekat.


ellen yang melihat kenzo bengong pun langsung mencubitnya.


"a awwhh...masih cantikan kamu kok ".


bisik kenzo pada ellen.


" oh yaudah kalau gitu, nanti aku chat aja tempatnya".


balas karen.


"iya, aku kesana dulu yah".


" ga mau ikut gabung?".


ucap karen menahan aletta yang hendak pergi.


"heeeii !!! Karen!!!.


teriak kenan dan kenzo memelototi karen.


" ahaha...kayanya aku ga diterima, yaudah duluan ya".


pungkas aletta.


"iishh...dasar genit".


gumam ellen kesal.


" kalian kenapa sih? Kalian aja bawa aileen sama ellen buat gabung sama kita, kenapa giliran gue bawa aletta kalian ga suka?!!".


ujar karen kesal pada teman-temannya.


"kali ini gue setuju sama lo, ga nyangka juga ternyata dari dekat dia cantik banget".


gumam ken melamun.


Karen mendorong ken agar sadar dari lamunannya.


" jangan berani beraninya masukin aletta dalam pikiran kotor lo ya!!".


"apaan sih ganggu aja".


sahut ken.


" ellen kan udah jadi tunangan gue jadi sah sah aja dong gue mau ajak dia gabung apa engga".


ucap kenzo membela diri.


"kalian iri kan sama gue".


sahut karen


Brakkk...


Tiba tiba aileen menggebrak meja dan beranjak dari tempat duduk.


" bener bener menyebalkan..".


aieen bergumam pelan sembari berjalan pergi.


"aileen mau kemana? ".


kenan beranjak dari tempat duduk untuk mengejar aileen.


" mau ke kelas".


"mau aku anter?".


" gausah gapapa kok".


"oh yaudah kalau gitu hati hati ya".


" iyaa...".


aileen tersenyum sinis memandang kenan yang kembali duduk.


"kali ini kenan bener bener berubah...ciihh...biasanya dia bakal maksa buat nemenin aku, tapi sekarang? Hhh..".


ucap aileen dalam hati dan menatap kesal aletta.