The Greatest Marriage

The Greatest Marriage
cemburu



"hati-hati nanti cowo lo di rebut sama dia".


Ucap aileen ketus.


"Maksud lo? Aletta?".


Ellen kebingungan dengan maksud perkataan aileen.


"San lo hari ini libur kan kerjanya? Temenin nge gym yuuk".


Pinta aletta enggan menggubris aileen.


"Hmm... Iya deh".


Jawab sandra.


"Nanti send alamat lo ya, gue jemput".


Imbuh aletta.


Braakkk !!!


"Hufffttt... Gue lama-lama muak ya sama lo letta ! Udah gausah sok lagi deh".


Aileen berteriak dan menggebrak meja, membuat semua mata tertuju padanya.


"Lo gila ya ! Gue ga kenal lo, main bareng aja juga ga pernah, gue dari tadi juga diem !".


Bentak aletta tak terima.


"Eh gila, baru tahu gue aileen bisa gitu juga".


Ujar angela menyaksikan pertengkaran yang ada didepan matanya.


" Gue kira aileen kalem, bisa marah juga ternyata woy".


Imbuh key.


"Tapi btw apa ya masalahnya sampe aileen se emosi itu".


Sahut wendy.


"Woyy aileen marah guyss, kali ini bukan angela".


Teriak salah satu siswa memanggil teman-temannya.


Semua murid berkerumun mengelilingi aileen dan juga aletta.


"Argghh... Apaan sih ini ganggu orang mau makan".


Gerutu kenzo kesal.


"Paling juga angela bikin ulah lagi".


Timpal ken.


"Apaan lo?!".


sahut angela berdiri tepat di samping ken.


"Lah ini dia, siapa dong trusan yang berani bikin ulah".


Ujar karen bertanya-tanya.


"Noh aileen sama aletta".


Sahut angela.


Begitu mendengar ucapan angela, kenan langsung menerobos kerumunan.


"Gue gatau ya apa masalah lo sama gue, lo pikir gue ga berani apa sama lo ! Haa? Bilang apa masalah lo !".


Teriak aletta kesal.


Aileen diam tak berkutik, ia tahu bahwa yang sebenarnya salah ialah dirinya, ia terlalu ceroboh karena tersulut emosi sesaat.


Kenan tiba di tengah kerumunan, ia kemudian menarik aileen untuk pergi.


Aletta sedikit terkejut dengan sikap kenan yang lagi-lagi membela aileen.


"Udah deh bubar kalian !".


Ucap ellen meneriaki sekerumunan orang.


"Nih minum dulu".


Ujar sandra memberikan segelas minuman.


"Lo punya masalah ya sama aileen".


Tanya ellen penasaran.


"Gue aja ga pernah ngobrol sama dia, paling juga waktu liburan kemarin itu pun kalau perlu, kalian juga tahu sendiri kan. Gila kali dia tiba-tiba marah gajelas".


Jelas aletta sambil ngos-ngosan.


"Atau mungkin dia cemburu kali, kalau gue lihat-lihat lo makin deket deh sama kenan".


Ujar ellen.


"Hah? M masa sii?".


Jawab aletta berlagak tidak tahu apa-apa.


"Iya, ditambah waktu itu kenan khawatir banget waktu lo kecelakaan".


Imbuh sandra.


"Yaa .. mana gue tahu, kalian aja kali yang ngerasa gitu".


Ucap aletta dengan gelagat yang aneh.


.


.


"Kita jadi ke basecamp ga sih ini sebenarnya ".


Ucap ken bertanya-tanya.


"Bentar lah kita tunggu dulu kenan".


Ucap kenzo.


Gumam karen terus memandang sandra yang sedang ngobrol.


"Mata lo liat sapi betina aja suka".


Sahut ken kesal karena karen sering gonta-ganti wanita yang disukai.


.


.


pov kenan dan aileen..


"Kamu apa-apaan sih ! ".


Bentak kenan kesal.


"Aku gasuka kenan, aku gasuka liat dia ! Apa sih yang kamu suka dari dia? Karena dia lebih kaya dan cantik dari aku ?! Hah? Iya?".


Teriak aileen.


"Jaga ya bicara kamu tentang dia, asal kamu tahu, dia itu selalu mikirin perasaan kamu tahu ga ! Aku yang gasanggup terus-terusan nutupin hubungan aku sama dia, tapi dia masih mikirin kamu ! Tapi kamu malah kaya gini, aku yang suka dia, aku yang cinta dia, aku yang duluan nyatain perasaan ke dia, ak...".


"Stop kenan stopp!!! Aku gamau denger apa-apa lagi, sakiitt tahu ga ! Hiks... Hikss...".


Aileen kemudian pergi meninggalkan kenan.


Setelah itu kenan kembali menghampiri teman-temannya lalu berangkat ke basecamp bersama-sama.


Setibanya di basecamp kenan mempuka ponselnya dan melihat pesan yang ia kirim ke aletta.


*Kamu ga papa?*.


Isi pesan dari kenan namun hanya di baca oleh aletta.


"Oh ya lo mau cerita apa tadi soal istri lo".


Ujar ken sudah sangat penasaran.


"Aduh bentar dulu deh, gue masih ragu buat ngomongin ke kalian".


Jawab kenan.


"Kita udah temenan dari kapan sih, dari sd cuy ! Lo masih juga ga percaya sama kita".


Timpal kenzo kesal.


"Bukannya gitu, gimana ya, susah jelasinnya".


Imbuh kenan.


.


.


"Kenapa sih akhirnya jadi begini !!! Aarrgghhh... !!!".


Aileen berteriak sekencang-kencangnya didalam kamar.


"Aileen, kamu kenapa? Cerita sama mamah".


Ucap Ny. Airin menuju kamar aileen setelah mendengar teriakan dari anaknya.


"Kenan maa... Hikss ... Dia ninggalin aileen, ini semua gara-gara mama, mama dulu terlalu nuntut aku buat jadi nomor 1 disekolah, kenan udah gamau lagi aku ajakin balikan maah ! dan... dan sekarang dia malah udah punya pacar".


Ucap aileen kesal diiringi dengan tangisan yang tersedu-sedu.


"Baru pacar kan? Mama yakin kamu itu masih ada dihati kenan, kamu juga cantik aileen ditambah lagi kamu itu pintar, cowo mana yang ga suka, sebelum janur kuning melengkung sah-sah aja buat kamu deketin".


Jelas mama aileen membuat aileen sedikit bersemangat.


"Tapi...".


"Udah, ga ada tapi-tapian, kamu pepet terus aja kenan mama yakin dia bakal pilih kamu".


Ny.Airin beranjak pergi, membiarkan anaknya untuk berpikir.


.


.


•Basecamp•


Kenan melihat sekeliling, dilihatnya ken sedang tertidur pulas, sedangkan karen dan kenzo lagi-lagi taruhan bermain game.


"Gue balik dulu, nanti kalau ada waktu gue balik lagi".


Ujar kenan beranjak dari tempat duduk.


"Yoi, jangan lupa ngebut".


Teriak karen dengan pandangan fokus ke layar game.


Setibanya di rumah, kenan langsung menuju kamar, ia melihat aletta yang sedang asik membaca novel.


Kenan kemudian memeluk aletta dari belakang dan mencium pipinya .


"Paan sih".


Ucap aletta ketus sembari mengusap pipinya.


"Marah ya? Maaf ya, kamu mau denger alasan aku kenapa narik aileen?".


"Stop ! Aku gamau denger".


Sahut aletta.


"Yaudah aku kasih tahu".


"Gamau denger".


Aletta menutup kedua telinganya dengan telapak tangan.


Karena gemas dengan sikap aletta, kenan memegang wajah aletta dan menciumnya berkali-kali.


"Kenaaann ! Iiihh... Gamau ! Cium sana noh si aileen".


Aletta langsung mengusap-usap seluruh wajahnya.


Kenan langsung mengangkat tubuh aletta dan melemparkannya diatas kasur, ia kemudian membuka bajunya dan mereka berdua pun melakukan hubungan badan.


beberapa menit setelahnya, mereka selesai dan berbaring diatas ranjang dengan tubuh tertutup selimut, mereka pun mulai bercerita.