The Greatest Marriage

The Greatest Marriage
USA



Aletta merasa jijik ketika melihat kenan selfie.


" jangan bikin geli deh".


Kenan memandang aletta datar.


" aku masih normal kali, nih orang buat pap ke temen-temen".


"bagus deh kalau gitu".


ucap aletta merasa lega.


Waiters : "silahkan..."..


Aletta&kenan : " terimakasih".


Aletta mulai menyantap makanan yang baru datang.


"mmm...enak loh, kapan kapan kesini lagi yuk".


Kenan tersenyum tipis melihat aletta dan mengangguk.


" padahal aku mau ajak aileen kesini duluan, tapi kenapa jadi aletta".


gumam kenan dalam hati.


" huuhhh...".


aletta yang merasa terganggu dengan rambutnya pun mulai mengkuncirnya.


Kenan terpana melihat aletta dengan rambut terkuncir, ia terbelalak sejenak kemudian menarik kuncir rambut aletta.


"heeiii !!! Kenapa sih!".


teriak aletta kesal.


" udah gitu aja gausah diiket, nihh kaya gini". kenan mengacak acak rambut aletta.


"isshhh...".


aletta berdecak sembari membenahkan rambutnya.


"kalau dikuncir jadi tambah cantik".


ucap kenan dalam hati.


" kenann!".


"hah? Apa?".


ucap kenan gelagapan.


" bengong aja, buruan dihabisin, kenapa sih aneh banget?".


"langsung pulang?".


tanya kenan.


" emang mau ngapain lagi? Kita kan masih harus beres beres koper".


jelas aletta.


"iya juga sih, yaudah yuk".


pungkasnya.


.


.


Setibanya dirumah, kenan langsung mengendarai mobilnya kembali dan pergi ke basecamp.


Sesampainya dibasecamp, kenan langsung disalahkan oleh teman temannya mengenai alileen yang marah.


" lahh gue gatau apa apa? Emang aileen kenapa?".


ujar kenan kebingungan.


"dia nungguin elo, lagian ga biasanya deh elo kacangin dia".


ucap ken heran.


" ada urusan keluarga tadi".


jawab kenan.


"jangan jangan abis bikin ya lu?".


goda karen.


Kenan langsung menimpuk karen dengan bantal dan semuanya pun tertawa mendengar ucapan karen.


" oh ya gue besok izin ga kesini dulu tiga hari kayanya".


ujar kenan.


"kenapa emang?".


tanya kenzo menatap kenan serius.


" ada urusan kantor sama papa".


jawab kenan berbohong.


"halaahh mau honeymoon kan lo".


lagi dan lagi karen meledeknya.


" ahahahaa....bisa aja lo".


ujar ken dan kenzo serentak.


"bicara lagi gue pukul lo!".


sahut kenan.


" yaudah gih samperin aileen dulu biar gamarah dia".


"oh ya gue lupa, thankyou ya gua cabut dulu".


kenan berlari keluar basecamp hendak menuju rumah aileen.


" okee...".


"eh kenan!".


teriak karen.


" kenapa?".


kenan menghentikan langkahnya.


"sekalian minta alamatnya aletta dong kalau lagi ngerjain tugas hehe".


ujar karen.


" minta aja sendiri".


blaas kenan.


"yaaa ga asik luu".


ucap karen kecewa.


" elo suka beneran ga sih?".


tanya kenzo penasaran.


"siapa pun yang cantik gue pasti suka kok".


jawab karen.


" bisa aja elo haha".


___________________________________________


Beberapa jam kemudian kenan tiba di rumah aileen, ia juga tak lupa membawakan sesuatu untuk aileen.


"kamu tadi nungguin ya?".


tanya kenan.


" apa? Engga kok, kata siapa?".


ujar aileen.


"kata temen temen katanya tadi kamu mampir ke basecamp tapi aku nya ga ada, maaf ya nih aku bawain makanan kesukaan kamu".


kenan memberikan sebungkus makanan yang sedang ia bawa.


" kamu sekarang kenapa sih jarang kumpul, biasanya tiap dicari selalu ada".


tanya aileen mulai curiga.


"maaf, biasa urusan papa, aku kan juga udah besar pasti banyak yang harus aku pelajarin dari papa buat ngurus perusahaan".


ucap kenan berbohong.


" bener soal itu?".


tanya aileen memastikan.


"iyaa, malah besok aku mau berangkat ke luar negeri buat urus sesuatu".


ujar kenan membuat aileen terkejut.


" hahh kenapa mendadak? Lama ya?".


"haha engga kok cuma tiga hari, senin udah balik, takut kangen ya".


ucap kenan menggoda.


" engga, orang aku juga bukan siapa siapa kamu".


"mau dibawain oleh oleh?".


" mauu".


ucap aileen manja.


"haha...yaudah aku balik dulu ya, sampai ketemu besok, besok, besoknya lagi, tidur gih, ehh dimakan dulu deng abis itu baru tidur".


" iyaa, kamu hati hati yah".


"iya, byee".


" byee..".


"kenan udah pulang ya? ".


ucap Ny.Airin melihat ke luar rumah.


" udah mah".


"kamu udah pacaran lagi belum sama dia? Kamu sih ngapain juga tinggalin dia waktu smp".


ucap Ny.Airin.


" pfftt...ya namanya aileen belum ngerti mah soal cinta, yang aileen pikirin dulu kan nilai pelajaran, aileen juga nyesel sekarang, kayanya kenan takut deh mau deketin aileen lagi, semua itu juga gara gara mama, dulu sering marahin aileen terus dan nuntut harus dapat nilai bagus".


ujar aileen kesal.


"tapi kenan itu lebih penting dari nilai pelajaran, kamu tau kan kalau kamu sampe berhasil deket apalagi nikah sama dia, itu juga bakal nguntungin keluarga kita".


jelas Ny.Airin.


Aileen menatap kesal mamahnya karena hanya mementingkan dirinya sendiri tanpa memperdulikan perasaanya.


"aileen cape mau tidur".


"aileen...diajak ngobrol kok malah pergi, asshh...dasar anak itu".


___________________________________________


Keesokan harinya, sepulang dari kampus aletta sangat terburu buru untuk mempersiapkan barang barang yang hendak ia bawa.


" kenapa sihh? Santai aja bisa ga? ".


gumam kenan sambil menggosok gigi di wastafel.


"kenan kamu belum siapin baju kamu ya?".


tanya aletta.


" belum, kenapa?


jawab kenan dengan santainya.


"kenapa kamu bilang?! Astagaaa kenaaann!!! Bilang apa aja yang mau kamu bawa biar aku siapin".


aletta meraih koper kenan dan meletakkan diatas kasur.


" yang ada dilemari tuh bawa aja".


"nih ****** ***** kamu mau bawa berapa?".


ucap aletta.


" heeiii !!! ".


kenan berlari menuju aletta dan menyahut ****** ******** yang sedang dipegang aletta.


"kenapa sih?".


ujar aletta heran.


" udah sana, biar aku beresin sendiri".


"yaudah buruan, nanti kita telat".


Selang beberapa menit kenan selesai bersiap siap, merekapun langsung menuju bandara dan terbang ke USA.


Swwiiinggsssstttttss......


(Suara pesawat)


" kenan...kenan!!! adep sini aku foto".


ujar aletta menyiapkan kamera.


"gamau!".


cekrekk...



"awhh...".


aletta berpura-pura merintih kesakitan agar kenan mau menoleh.


" eh kenapa?".


ujar kenan khawatir.


Cekrekk...



"kamu bisa kena undang-undang tau ga, memotret tanpa izin!".


ujar kenan kesal.


" kenapa sii".


___________________________________________


 


~USA~


 


Aletta dan kenan setibanya disana langsung memesan hotel, meskipun aletta mempunyai apartemen sendiri namun ia tidak mengatakan pada kenan karena apartemennya dipinjam oleh bryant cowo aletta saat di USA.


" kamu disini aja dulu, aku mau ketemu sama temen aku".


ujar aletta bergegas keluar.


"yaudah sih pergi aja, eh tunggu, emang mau naik apa?".


tanya kenan.


" naik taxi lah, ya kali naik onta".


jawab aletta ketus.


"nyesel aku tanya".


gumam kenan pelan.


Diperjalanan menuju apartemennya, aletta sangat excited untuk memberi kejutan pada bryant.


" bryant pasti terkejut".


bisik aletta berjalan mengendap.


"Aaahhhh....mmpphhh....arrrgghhhh...i love you baby ahaha ".


" mmmmpphhh....aaaaaahhhhh....".


Mendengar ******* dan kegaduhan dari dalam kamar, aletta langsung membuka pintu apartementnya dan yaa dia melihat sahabatnya sedang bercumbu dengan bryant diapartementnya, ia sangat sakit hati karena ia dihianati oleh pacar sekaligus sahabatnya sendiri, aletta pun sangat kesal dan langsung mengusir dan juga melempar pakaian bryant dan sahabatnya keluar.


"Apa kalian sudah gila?!!!".


teriak aletta.


" aletta...oh my god, ini...".


"aletta please dengerin aku...".


elish menutupi tubuhnya dengan selimut dan menggenggam tangan aletta.


"dasar bajingan!!! Pergi dari sini sekarang juga!!!!".


aletta berteriak sangat kencang.


" aletta kapan kamu datang? Kenapa ga telepon? Aku kangen banget sama kamu". bryant berbicara dengan tubuh masih telanjang.


"hahh? Ha ha ha..!!! Gilaa kamu yaa!!! Pergi atau aku panggil security".


" gimana aku bisa pergi, baju aku kamu lempar keluar".


ucap elish.


"aku ga peduli, aku kasih waktu 10 detik dan jangan pernah muncul dihadapan aku lagi!!!".


bentak aletta mulai berhitung.


Bryant&elishh : " aargghhh...".


Mereka berdua pun langsung gelagapan dan memakai pakaian bryant yang ada dilemari.


"kemasin barang barang kamu sekalian".


imbuh aletta.


" apa ?".


"cepatt!!!".


" aletta please dengerin qku dulu ya sayang".


bryant mendekat ke arah aletta dan hendak memeluk.


Plakkk!!!!!


"jangan kurang ajar kamu ya!".


satu tamparan mendarat di pipi bryant.


Bryant terkejut dan tersenyum sinis.


"oke!!! Aku juga ga butuh kamu!! Ini semua juga salah kamu, kamu ga pernah mau ngelakuin itu sama aku, kenapa? Kamu ga bener bener cinta kan sama aku?".


"kenapa aku harus mau ngelakuin itu sama kamu? Kita juga belum nikah kan? Hhh...sekarang aku sadar bukan aku yang ga pantes buat kamu, tapi kamu yang ga pantes buat aku!".


jawab aletta kesal karena masih disalahkan.


Setelah bryant dan elish pergi, aletta terduduk lemas dikasur, ia segera keluar dari apartementnya dan berjalan perlahan menyusuri jalan menuju hotelnya.