
Karena sudah tidak tahan lagi, aletta jongkok dan tertunduk lesu dipinggir jalan, ia menangis sejadi jadinya dan tidak peduli berapa banyak orang yang sudah melihatnya.
Tak lama kemudian ada sebuah tangan yang mengulur kearahnya, aletta perlahan mendongak ke atas dan melihat kenan yang sudah berada didepannya.
Aletta pun meraih tangan kenan dan berdiri kemudian memeluk kenan sangat erat.
"aaaa....huwaa...hikss...hikss...hhaaa...hikss...hikss...".
aletta menangis sejadi-jadinya dipelukan kenan.
Mengerti situasi yang sedang aletta alami, kenan enggan untuk bertanya dan memilih mengusap lembut rambut aletta agar aletta dapat sedikit lebih tenang.
" udah dilanjut dikamar aja".
ucap kenan menggandeng tangan aletta.
Aletta mengangguk pelan dan mulai berjalan.
Sesampainya dihotel, aletta masih terlihat lesu dan merenung menunduk diatas kasur, ia tak henti menangis sampai tak napsu makan.
Ctekk...
Kenan menyalakan lampu kamar dan melihat aletta masih tak henti menangis, ia tampak tidak tega, kenan segera membawakan makanan untuk aletta dan menaruhnya di atas meja.
" woy!!! Kenapa sih? Makan sana!".
ujar kenan pura pura Ketus.
Aletta tiba tiba menatap nanar kenan dan perlahan mendekatkan wajahnya.
" ehh kenapa? Heh! ".
kenan terkejut dan sedikit memundurkan wajahnya.
"emang gimana sih rasanya? emang salah ya kalau gamau ngelakuin kaya gitu sebelum nikah? aku salah ga sii?".
gumam aletta dengan air mata yang terus menetes.
Cupp...
Aletta langsung mencium bibir kenan dan memeluknya sangat erat, aletta sangat menikmati ciumannya dan melakukannya sangat lama, kenan juga sangat terkejut karena bagaimanapun juga ini ciuman pertamanya.
Tak lama kemudian, kenan ikut membalas ciuman aletta dan merekapun saling terlempar diatas kasur dan melakukannya lebih dari sekedar ciuman.
Kenan perlahan membuka baju aletta begitu pula sebaliknya.
Tak lama setelah itu, kenan menarik selimut putih yang ada disampingnya untuk menutupi tubuhnya yang sedang menindih aletta.
Beberapa tetes darah keluar dari **** * aletta, menandakan aletta masih perawan.
aletta merintih kesakitan diiringi dengan desahannya.
Cup...
kenan mengakhiri aksinya dengan ciuman di kening aletta.
Tanpa mereka sadari mereka sedang melakukan malam pertamanya.
"Huufffhhhttt.....".
Keduanya saling menghela napas karena kelelahan, mereka berdua langsung menutup tubuh dengan selimut dan melirik canggung dengan napas masih terengah.
" maaf ".
ucapnya bersamaan.
"yaudah buruan sana mandi".
ujar aletta salah tingkah.
" Yaudah siniin selimutnya ".
kenan menarik selimut untuk menutupi tubuhnya.
"heeeiii !!! jangan lihat!! Yaudah jalannya bareng ke kamar mandi, trus kamu langsung masuk, aku ga lihat kok!".
ucap aletta.
" awas kalau sampe liat!!!".
Mereka berdua pun berjalan pelan menuju kamar mandi dengan tubuh tergulung selimut, setibanya didepan pintu kamar mandi aletta menghadap ke belakang dan menutup matanya.
Setelah itu kenan langsung masuk ke kamar mandi dan menutup pintunya dengan kencang.
"huuhhh...hhaahhh....".
memegang dadanya yang terasa sesak karena deg degan.
" aku udah gila ya? Hah? Ngapain aku lakuin itu?".
gumam kenan pelan dari dalam kamar mandi.
Selang beberapa menit kenan keluar dari kamar mandi.
Ceklekk...
"hahh!!!".
kenan terkejut melihat aletta tiba tiba langsung menyelonong kedalam kamar mandi.
brakk...!!!
aletta menutup pintu dengan kencang.
Drrttt....drrtttt...
(panggilan dari aileen geser untuk menerima panggilan)
Kenan langsung menuju hpnya yang berdering sembari mengusap rambutnya yang masih basah.
*20 panggilan tak terjawab dari aileen*.
Tuuutttt....tuuuttt...tuuuttt....
Setelah melihat notifikasi di hp, kenan pun langsung menelpon balik aileen.
*via telpon*
Kenan : " hallo aileen? Maaf ya baru buka hp, abis ngobrol sama papa langsung mandi".
Aileen : "iya gapapa kok, yaudah ya aku agak sibuk".
Kenan : " aileen...".
Tuuttt...(panggilan terputus)
___________________________________________
Keesokan harinya...
Aletta dan juga kenan tampak tidak bisa tidur nyenyak karena kejadian semalam yang mereka lakukan, mereka menjadi canggung dan jadi jarang mengobrol.
"aku mau ke kampus urusin surat surat, kalau kamu mau jalan jalan, pergi aja sendiri".
ucap aletta gugup.
" iya santai aja".
Kenan memastikan aletta sudah pergi, ia kemudian melempar kan tubuhnya ke kasur.
" huuufftt...bisa mati pelan pelan aku kalau kaya gini caranya".
__________________________________________
"kenan lagi ngapain ya kira kira disana?".
ujar karen.
"kalau menurut aku dia ga pergi bareng bokapnya deh".
ucap kenzo mode detektif on.
Karen manggut-manggut setuju dengan pendapat kenzo.
"dia kayanya pingin honeymoon tanpa ada yang ganggu".
"pfftt...kapan ya aku sama ellen nyusul".
gumam kenzo.
" aletta mau ga ya aku ajak nikah besok".
ucap karen udah kaya mau ngajak beli permen.
" aku sama siapa dong".
ucap ken memelas.
"ehh video call aja dia, kita ganggu dia biar tau rasa liburan ga ajak kita".
ujar karen.
" haha bener bener".
Kenzo segera menyalakan ponselnya dan mulai menelpon kenan.
Tuuuttt....tuuuut...tutt... ( panggilan terhubung).
*via telepon*
Ken,kenzo&karen : "woyy!!! Ketahuan kan luu".
Kenan : " ketahuan apaan? Nih lagi makan".
Ken : "bagi sini".
Kenan : " lagi dikampus ya kalian?".
Kenzo : "bukan, kita lagi dibasecamp nih".
Kenan : " ada aileen juga?".
Kenzo : "ga lah, orang kamunya ga ada ngapain juga kesini".
Kenan : " ohh yaudah kalau gitu, jagain dia selama gue ga ada, udah lah gue mau makan nih".
Karen : "nanti dulu lahh".
Kenan : " kalian kaya ga punya cewe aja sih, ngapain cowo sama cowo telponan lama lama woyy".
Ken&kenzo : " nah kan kumat tebak tebakannya keluar".
Kenan : "pasti jawabannya gajahat kan? Udah basi, banyak di google".
Karen : " tau aja sih kalau aku abis searching".
Kenan : "udah duluan byee...
*via telepon off*
" eh aku jadi penasaran deh sama kenan, mereka pasti udah gituan, tanya aja ama bokapnya".
ucap karen penasaran diluar batas.
"bener juga lo".
imbuh kenzo.
" gali teross haha".
sahut karen.
"bentar gue baru chat bokapnya".
ujar kenzo.
" bisa kita cengin abis abisan dia kalau kita sampe bener".
ucap ken tak sabar.
"ehh dibales, tuh kan bener dugaan kita, bokapnya aja gatau dia lagi kemana".
ujar kenzo memperlihatkan isi chattannya.
" buruan screenshot ke kenan".
ucap ken semakin tidak sabar.

Drrtt....drrrttt....drrrttt....
"eh langsung telpon dong dia".
ujar kenzo.
" yaudah angkat aja".
"janganlah biar dia kesel, kita ledekin aja dia di grup bareng bareng".
kenzo membiarkan hpnya yang terus berdering.
Kenan (voice note) : " nyesel gue punya sahabat kalian".
Ken,kenzo&karen : "hahahahahahaha (tertawa sangat puas)".
" lupa dia kalo punya sahabat kelewat pinter".
ucap karen.
~USA~
Saat di kampus, aletta berpapasan dengan elish, rasanya sangat kesal dan ingin mencabik cabik elish kalau bisa.
Lebih terkejutnya lagi, Elish dengan sengaja menyenggol pundak aletta dan tersenyum sinis saat lewat disamping aletta.
Tingkat kekesalan aletta semakin bertambah, namun ia juga harus menahannya karena masih ada urusan yang lebih penting yang hendak diurus.
Tidak ingin berlama lama, aletta pun langsung mengurus semua urusannya dan langsung kembali ke hotel.
Begitu tiba dihotel, aletta melihat kenan yang sedang duduk menatap pemandangan kota dari kaca jendela.
"ghhrrmm...kamu gamau beli oleh oleh? Ayo aku temenin! ".
ucap aletta pura-pura jutek.
" hah? Mm...yaudah ayo ".
kenan masih gugup dan tidak berani menatap aletta.
"ckk...iiihhh...kenapa jadi canggung gini sih! Udah kita harus lupain yang semalem!".
bentak aletta.
" semudah itu?".
tanya kenan heran.
"apanya?".
" ehh engga maksutnya, iya..ayo kita lupain".
ucap kenan.
"huuuhhh...bersikap biasa lah..".
aletta menepuk pundak kenan dan langsung berjalan keluar hotel.
" ehh tunggu".
"mmm...aletta lupain lupain lupain, aashh...gabisaa...gimana dong, haduuhh...mana aku duluan lagi semalem yang ngajak, mmm...malu bangeet".
aletta mengoceh dalam hati sambil berjalan cepat menghindar dari kenan.
___________________________________________
Sesampainya dipusat perbelanjaan, aletta sangat gugup berjalan dengan kenan, setiap kali melihat wajah kenan ia selalu terngiang apa yang ia lakukan dengan kenan semalam.
"ini bagus buat kamu ".
kenan mengambil sebuah baju di gantungan dan menempelkan ditubuh aletta.
" Haha semuanya bagus kali ditubuh aku". aletta berjalan mendahului kenan dengan muka songong.
Mendengar jawaban aletta kenan seketika memasang muka datar dan pergi mencari barang lainnya.
"aileen suka ini ga ya, eh tapi kan dia suka nya tas ".
kenan memperhatikan aletta dari kejauhan.
"udah belom?".
ucap aletta menghampiri kenan.
"udah yuk, kamu ga beli apa apa?".
tanya kenan melihat aletta tangan kosong.
" gatau juga mau beli apa, tapi beli juga sih beberapa sama makanan juga buat oleh oleh sandra tapi masih bingung".
ucap aletta melihat sekeliling.
"emang kamu sukanya apa?".
tanya kenan.
" banyakkk...aku suka makan pedes trus suka sama apapun yang berwarna biru, ahh iya terutama boneka, terus kalau soal fashion aku...".
Kenan langsung pergi meninggalkan aletta yang terus berbicara.
" kenaannn...heeeeiii !!!! Tadi katanya tanya, pas udah dijawab malah ditinggal".
ucap aletta ngedumel.
"tanya sama orang kek kamu itu salah besar tau ga".
ujar kenan.
"kenapa sii salah mulu".
aletta memanyunkan bibirnya.
.
.
setelah sekian purnama akhirnya mereka selesai juga membeli oleh-oleh nya.
Setibanya di hotel, kenan dan aletta berkemas karena akan segera balik ke indonesia.
" nih buat kamu ".
kenan memberikan sebuah bingkisan berisi baju pada aletta.
"haa? Uuuumm...makasih ".
aletta langsung mencoba baju yang diberi kenan.
Kenan tersenyum melihat aletta yang tampak kembali ceria.
" gimana bagus ga?".
tanya aletta.
"iyaa, udah buruan ayo nanti ketinggalan pesawat".
" yaudah yuk".
____________________________________________
~INDONESIA~
"huuuftt....cape banget, besok izin ga masuk dong aku".
ujar aletta.
" masih ada waktu buat istirahat, mandi dulu sana abis itu tidur, bangun pasti udah seger".
ucap kenan.
"hahh? kaya sedikit aneh".
aletta mengernyitkan dahi menatap kenan curiga.
" heeeiii !!! Jangan kamu pikir aku perhatian yaa!!! Aku tadi cu cuma ga mau izinin kamu aja, kalau ga mau masuk yaudah izin aja sendiri kontak dosennya ".
ujar kenan gugup kemudian keluar kamar.
"jingin kimi kiri iki pirhitiin yiii...alahh...bilang aja kalau mulai suka".
gerutu aletta.