
Sepulang sekolah, aletta berniat untuk menemui sandra terlebih dahulu, ia pun menunggunya didepan gerbang sekolah.
"mm..haii...".
ujar aletta menghadang sandra.
Sandra melihat aletta sekilas kemudian kembali berjalan.
"t ttunggu...".
aletta menggenggam tangan sandra yang hendak pergi begitu saja.
Sandra menepis tangan aletta.
"hhh...mau apa lagi lo? Mau sok jadi pahlawan? Asal lo tau, sikap lo tadi ga berpengaruh sama sekali, elo cuma nambahin masalah dihidup gue hiks hikss ngerti? Mereka semakin benci sama gue cuma gara gara elo!!!".
"hahh..?? A apa? M maksud lo?".
aletta mengernyitkan dahi merasa bingung dengan ucapan sandra.
"gue tahu elo anak orang kaya, gue ga butuh belas kasihan dari lo dan gue juga ga butuh bantuan lo, gue bakal buktiin sama kalian kalau papa aku ga bersalah hiks hikss".
sandra menangis tersedu sedu dan hendak meninggalkan aletta, namun lagi-lagi aletta menahannya.
"gue cuma mau kenalan sama lo".
imbuh aletta.
"pleasee...stopp ikuti campur, semakin lo mendekat mereka semua semakin mengolok olok gue, gue capek..jadi stop ikut campur urusan gue!".
Bentak sandra sambil menyeka air matanya.
"hufftt...emang siapa yang kasihan sama lo, gue ga kasihan sama lo, gue cuma nganggep lo temen gue , gue disini ga punya siapa siapa dan gue pingin elo jadi temen gue, dan gue nolongin lo karena gue ga bisa lihat temen gur diganggu sama orang lain. Kenalin gue aletta".
ucap aletta seraya mengulurkan tangannya.
sandra diam sejenak dan menghela nafas, ia kemudian menjabat tangan aletta dan memberi tahu namanya.
"oh ya sandra, lo pulang naik apa? Mau bareng?".
ujar aletta menawarkan tumpangan.
"ga perlu, gue bisa sendiri".
jawab sandra.
"yaelah masih kaku aja sama temen sendiri".
ucap aletta menggoda.
"wooyy !!!! Anak baru !!!!".
Teriak angela dari kejauhan menghampiri aletta dan sandra.
"mau kroyokan?".
ucap aletta menatap angela sinis.
"heh!!! Apa maksut lo !! Haa!!! gausah sok deh lo".
angela yang tak terima pun memulai pertengkaran dengan menjambak rambut aletta.
"aaaa....!!!".
teriak aletta balik menjambak angela.
Siswa 1 : "woyyy ada yang berantem!!! (Teriaknya memberitahu seluruh siswa)".
"Hah..Siapa..siapa..siapaa....".
"Angela? Ada yang berani sama dia?".
Bisik para siswa yang sudah berkerumun untuk melihat.
Ditengah perkelahian mereka, tiba tiba ada seseorang yang menarik tangan aletta dan membuat sekerumun terkejut.
"Woahhhh......".
"ke kenan?".
aletta terkejut menatap kenan.
melihat kenan bersikap seperti tidak biasanya, aileen hanya memandang kenan dengan tatapan cemburu.
"bisa kan ga bikin keributan disini? ngalang-ngalangin jalan gue tau ga !".
ucap kenan memperlihatkan aletta pada sekeliling.
Tiinn...tin..tin..tin..tiiiiiiiiinnnnnn....
Setelah diperingatkan oleh kenan, semua siswa bubar tapi tidak dengan angela dan teman temannya, karena ia masih begitu penasaran dengan aletta.
"hehh anak baru !!!".
Panggil angela dengan tatapan tajam.
"siapa ayah lo? Kerja dimana dia? Apa nama marga keluarga lo? elo tahu siapa ayah angela? Dia CEO perusahaan terbesar LCT group, jadi dimana ayah lo bekerja? Dan sampai elo berani sama angela, siap siap ayah lo gak akan ditermia diperusahaan manapun".
ucap key tersenyum sinis.
"kita minta maaf aja, gue ga mau elo terkena masalah gara gara gue".
ujar sandra lirih.
"oh ya?? Uuuu...takuutt, gue pastikan ayah elo akan jadi pengangguran dan gak diterima di perusahaan manapun "
gumam aletta memalingkan pandangan dan tersenyum sinis.
Angela seketika terkejut dan wajahnya berubah memucat.
Key : "hahh?? Jangan jangan...".
Daniar : "aaa...angela gimana dong".
"itu ga mungkin terjadi".
ucap angela santai dengan hati yang deg degan.
Sandra sangat terkejut mendengar ucapan aletta dan terlihat kesal, dengan mata berkaca kaca.
"elo ga papa?".
tanya aletta cemas.
"kenapa semuanya terasa mudah hanya dengan kasta".
sandra mengepalkan kedua tangannya kemudian pergi meninggalkan aletta.
"sandraa...".
teriak aletta namun tak dihiraukan.
____________________________________________
•Basecamp K4•
"kamu kenal ya sama aletta?".
tanya aileen masih dengan perasaan cemburu.
"kenapa tanya begitu?".
jawab kenan.
"engga papa sih, aku cuma takut kalau kamu suka sama dia, secara dia kan cantik, pintar dan pastinya dia juga kaya".
Kenan tersenyum memandang aileen
ujarn kenan.
"kenan, kalau kamu sayang sama aku, kenapa ga ungkapin perasaan kamu lagi, aku ga bakal tinggalin kamu lagi".
ucap aileen dalam hati.
"kamu mau makan apa? Kita mau pesen makanan nih".
tanya kenan pada aileen.
"sama aja kaya kamu".
"ga.. ga, kamu kan gasuka pedes, aku pesenin makanan kesukaan kamu aja yah".
ujar kenan.
Aileen tersenyum dan mengangguk, ia tersipu karena kenan begitu memahaminya.
"kalian kenapa ga pacaran aja sih".
ucap ken tiba-tiba.
aileen yang mendengarnya pun terlihat salting.
"tutup mulut lo atau gue lempar".
sahut kenan
"heeei, elo sendiri yang bilang kalau suka sama aileen".
ujar ken membuat kenan gelagapa.
"asshhh.....anak ini".
kenan menatap kesal ken dan melemparinya dengan bantal.
Aileen pun terkejut dengan pernyataan ken dan berusaha menyembunyikan senyumnya karena salah tingkah.
___________________________________________
Sepulang sekolah aletta pulang kerumahnya dan enggan untuk tidur diapartemen.
"aletta? ada yang ketinggalan? Kamu kenapa kesini?".
ujar Ny.Renatta terkejut melihat anaknya pulang ke rumah.
" hhhh...mam, yang benar aja? Aku anak mama, ga salah dong kalau pulang kerumah, ini rumah aku juga".
ujar aletta terkejut dengan reaksi mamanya.
"iya mama tau, tapi sekarang kan kamu sudah nikah, gimana dengan kenan? Kamu tinggalin dia gitu aja? Gimana kalau dia nyariin?!".
ujar Ny.Renatta khawatir.
"yang ada dia yang ninggalin aku sendirian diapartemen!!".
bentak aletta.
"kamu serius? ga..kamu harus tetep tinggal diapartement kamu, nanti mau bilang apa sama papa kamu alettaaa??!!".
"mam, ini hidup aku, so...stop urusin hidup aku okay!!!".
aletta mendengus kesal. Saat hendak masuk ke kamar tiba-tiba ayahnya datang.
"apa apaan ini!!! Aletta, buruan balik ke apartemen kamu, bagaimana pun juga kamu harus hormatin kenan sebagai suami kamu".
ucap Tn.Handoko.
"pah, mah...aletta ga mau sendirian, aletta takut, asal papa sama mama tau, kenan ga pernah ada diapartemen buat temenin aletta, semalem aja aletta ga tau dia tidur dimana !! Ujar aletta ketus, sambil meraih tas dan jaketnya kemudian pergi tanpa berpamitan.
"pah kasihan aletta, sepertinya kenan tidak memperlakukan dia dengan baik".
Tn. handoko menatap nanar kepergian aletta, kemudian ia meraih ponsel yang ada disakunya dan menelpon ayah kenan.
*via telepon*
Tn. Handoko : "hallo pak zhackery, gimana kabarnya?
Tn. Zhackery : "baik pak, ada keperluan apa kok tiba tiba menelpon?".
Tn. Handoko : " Maaf sebelumnya, apa semalam kenan pulang kerumah?".
Tn. Zhackery : "saya tidak melihat dia pulang, memangnya ada masalah apa pak?".
Tn. Handoko : "hari ini putri saya pulang kerumah dan menangis, katanya semalam kenan tidak pulang, ahaha...mohon maaf pak saya jadi ga enak buat membicarakannya, tapi...tolong sampaikan pada kenan kalau aletta sangat takut jika sendirian, maklum..anak perempuan kebanyakan penakut".
Tn. Zhackery : "justru saya pak yang meminta maaf, nanti pasti akan saya sampaikan pada kenan".
Tn. Handoko : "baik, baik pak..terimakasih".
*via telepon off*
Setibanya diapartemen aletta melihat lampu yang masih padam, yang menandakan bahwa kenan belum juga pulang, ia menghela napas lesu dan menyalakan lampunya.
"hikss..hiks..hiksss....".
aletta menangis sesegukan, menunduk diatas kasur.
Ceklekk...(Suara pintu terbuka)
"heehh !!!...elo ngad...".
ucap kenan terpotong karena melihat aletta yang sedang menangis sesegukan.
Kenan perlahan menghampiri aletta, karena tidak tega melihat aletta yang tampak sedih.
"maaf...".
ujar kenan lirih sembari mengalihkan pandangan.
"hikss..hikss..hikss..huwaaa... haaaa !!!.".
tangis aletta semakin kencang.
"heeii...aku bilang maaf!!! ".
ucap kenan ikut berteriak .
"heeeeeii!!!! ".
aletta berteriak lebih kencang hingga membuat kenan terkejut.
"aku ga butuh maaf kamu yaa!!! Asal kamu tahu semalem aku ga bisa tidur (padahal kenyataannya aletta tidur pulas), nanti kalau ada penjahat gimana?! Kalau ada hantu, trus monster atau kalau ga tiba tiba dari balkon ada zombie...huwaaa.....".
imbuh aletta merengek seperti anak kecil.
"yang ada kamu monsternya".
ucap kenan menghiraukan aletta dan beranjak ke kamar mandi.
Setelah selesai mandi, kenan melihat aletta yang sedang sibuk masak didapur untuk makan malam, namun ia tampak tidak mempedulikannya karena ia tahu aletta pasti hanya masak untuk dirinya sendiri.
"tadaaa...aku masak seafood, ini lumayan pedes sih".
Kenan menelan ludah melihat masakan aletta.
"karena aku gatau kamu suka pedes atau engga, jadi aku bikin yang sedang aja, selamat makan ".
ucap aletta ceria.
"kamu ga kasih racun kan?".
Kenan mengernyitkan dahi curiga dengan sikap aletta yang mendadak berubah.
.....