The Greatest Marriage

The Greatest Marriage
eps 57



"berarti dia gamasuk ya hari ini?".


Tanya kenan.


"Engga kayanya, soalnya udah jam segini belum masuk juga".


Jawab karen.


"Seru banget kayanya, gue boleh gabung kan?".


Ujar arga tiba-tiba datang dan asal duduk di kursi kenzo yang sedang kosong.


Ken dan karen tampak terkejut,dengan kedatangan arga . Mereka melihat ke arah kenan yang tampak tidak peduli sama sekali, ken dan karen saling pandang satu sama lain lalu tersenyum sinis.


"Eeittss... Broo!? Lo bisa berdiri ga?".


Ken sedikit mendorong kursi arga dengan kaki.


"Kenapa? Santai aja kali, ini kan tempat umum?".


Ucap arga santai.


"Lo ga lihat? Banyak kan tempat kosong? Tempat ini ga sembarangan orang bisa nempatin".


Jelas karen.


"Lo gatau ya kita siapa?".


Sahut ken dengan nada songong.


"Ooo ...gue tau, gue tauu... Kalian K4, K4 itu kan? Jadi ini? K4, kok cuma ber 3 ? Boleh lah gue gabung, yahh sayang banget nama gue bukan dari K ya? Hmmm... Jadi udah ga lolos duluan ya?".


Ucap arga sombong.


"Mau nama lo dari K pun ga bakal kita terima broo! Punya kaca? Ngaca ! Elo itu jelek, mana mungkin bisa gabung sama kita? Ya ga? Hahaha".


Ujar karen diiring tawa bersama.


Arga sedikit kesal dengan ucapan karen, namun ia berusaha untuk tetap kalem.


"Jadi gue ga diterima nih?".


Ucap arga.


"Gausah banyak bacot deh! Pergi lo!".


Bentak kenan mulai hilang kesabaran.


"Okey... Gue pergi".


Ujar arga beranjak dari tempat duduk.


Begitu arga berdiri, ken langsung mengambil tisu dan mengelap kursinya.


"Bikin kerjaan orang aja".


Oceh ken tertawa kecil ke arah karen.


Karen pun mengacungkan jempol ke arah ken.


Sedangkan arga, semakin kesal dengan sikap K4, ia pun pergi dengan hati kesal.


Semua murid yang dari tadi memperhatikan pun ikut mentertawakannya.


"Sial, ga terima gue dipermaluin kaya tadi".


Gerutu arga dalam hati.


.


.


.


Rumah kenzo...


"Semua bukti-bukti sudah jelas! Kamu yang selingkuh!!! Jadi semua harta akan jatuh di tangan aku sama kenzo !!!".


Teriak Ny.Dina.


"Sudah berapa kali saya bilang! Saya tidak selingkuh! Kamu salah paham dina...!".


"Bisa ga, kalo ribut cari tempat lain?!".


Kenzo langsung menaiki motornya dan menggeber-geber sebelum pergi.


"Kenzo.... ".


Teriak Tn.Aryo.


"Sekarang kamu urus diri kamu sendiri !".


Bentak Ny.Dina.


.


.


•Basecamp•


"Eh lo disini ternyata? Kenapa ga masuk lo tadi?".


Tanya kenan saat melihat kenzo dibasecamp.


"Lagi males aja gue, pingin main game".


Ujar kenzo terlihat lesu.


"Elo... Kalau ada masalah bilang.. kita saudara bro! Ada apa sih?".


Ken menepuk-nepuk bahu kenzo dan duduk disampingnya.


"Gapapa gua, serius dah".


Jawab kenzo masih enggan bercerita.


"Udah bilang aja buruan, lo anggep kita apa sih ? Kelihatan dari muka lo, elo lagi banyak masalah".


Sahut karen.


"Beneran nih masih gamau cerita sama kita? Kita ga maksa juga karena itu hak lo, tapi ini pertanyaan terakhir, kalau sampai masalah lo terlanjur besar kita bodo amat, karena dari awal lo gamau cerita sama kita".


Jelas kenan membuat kenzo ragu-ragu.


"Ahh... Tai lo !! Bokap sama nyokap gue... Mau cerai".


"Hah?! ".


Ucap ken, karen, kenan serentak.


"Tante dina? Sama om aryo mau pisah? Serius? Gue daftar jadi bokap tiri lo deh".


Ucap karen membuat teman-temannya semakin kesal.


"Makan tuh bantal".


Ucap ken melempar bantal tepat mengenai wajah karen.


"Masalahnya apa? Kok sampai cerai?".


Tanya kenan penasaran.


"Iya padahal, om aryo bucin banget ya sama tandin (panggilan anak K4 ke tante dina)".


Imbuh ken.


"Bokap gue selingkuh katanya, tapi dia ga mau ngaku antara emang bener ga selingkuh atau cuma alibi doang gue gatau, tiap hari mereka berantem, stress gue jadinya".


Jelas kenzo.


"Mmm... Gue ngerti, coba lo nanti chat bokap lo atau bilang langsung sama dia, tanya dia beneran selingkuh atau engga, kalau dia tetep kekeh jawab engga yaudah lo percaya dulu aja, terus habis itu elo tanya kenapa nyokap lo bisa ngira kalau bokap lo selingkuh, kita perlu tahu itu dulu sih, nanti baru kita selidiki lebih lanjut".


Ujar kenan.


Kenzo manggut-manggut tanda mengerti.


Ia pun tersenyum dan memeluk teman-temannya.


"Lain kali kalau ada yang punya masalah gausah dipendem, kita ini saudara bukan temen biasa".


Jelas kenan.