The Greatest Marriage

The Greatest Marriage
penjelasa



"kamu mau aku bilang ke semua orang kalau kamu punya ku? Aku bakal bilang".


Ucap kenan menatap dalam aletta.


"Jangan duluu, ya aku cuma kesel aja, kamu lebih ngutamain aileen daripada aku, padahalkan aku istri kamu".


Ujar aletta dengan nada manja.


"Aku tadi sengaja narik aileen karena aku tahu kamu yang benar, buktinya tadi aileen gabisa jawab apa-apa kan? Kasihanlah kalau dia malu".


Jelas kenan.


"Kan dia sendiri yang mulai, biarin aja lah, aku juga kesel tau !".


Ucap aletta semakin kesal.


"Iya aku salah, maaf ya. Lagian tadi aku juga udah bilang aileen kalau kamu pacar aku, aku juga bilang ke dia kalau aku cinta sama kamu".


Ucap kenan membuat aletta terkejut.


"Serius? Kenapa? Nanti kamu dijauhin dia lagi".


"Tuh kan, aku deket kamu cemburu, aku dijauhin dia, kamu berusaha buat deketin aku sama dia, yang bener aku harus gimana? Hmm? Sayaangkuuu".


ujar kenan bergelendot dipundak aletta.


"Apaan sih kenan najiss, geli ah jangan manggil gitu".


Ujar aletta tersipu malu.


"Sayaang, cintaa, babbyy, my lovee".


"Kenan udaah hahahaha".


Aletta menutup telinga nya merasa geli dengan ucapan kenan.


"Mau lagi ga?".


Ucap kenan menggoda.


"Ga ! Udah mandi sanaa".


Aletta mendorong tubuh kenan hingga jatuh dari tempat tidur.


Keesokan harinya...


•kampus•


"Pagi kenan".


Aileen menyapa kenan saat berpapasan diparkiran.


"Pagi leen, udah ga ngambek nih ceritanya?".


Kenan berjalan beriringan dengan aileen menuju kelas.


"Ga lah, dewasa aja, kamu kan juga berhak bahagia".


Ujar aileen.


"Tumben, naah gitu dong".


Kenan mengusap-usap kepala aileen sembari tersenyum sumringah.


"Kamu ga berangkat bareng aletta?".


Tanya aileen sambil melihat sekitarnya.


"Engga, dia gamau kalau diomongin satu kampus katanya".


Jawab kenan.


"Loh berarti yang tahu kamu pacaran sama dia cuma aku sama k4 nih?".


Ucap aileen penasaran.


"Lebih tepatnya sih kamu doang, k4 belum ada yang tahu".


Jelas kenan.


"Hah? Gila lo, kenapa? Kamu kan udah temenan lama sama mereka harusnya mereka dulu lah yang dikabarin".


Ucap aileen membuat kenan berpikir sejenak.


*Gimana mau ngasi tahu, orang mereka tahunya aku udah punya istri, yang ada malah dikira aletta selingkuhan gue*


Gumam kenan dalam hati.


"Iya nanti rencananya mau aku kasih tahu".


Kenan menggaruk kepalanya karena gugup.


"Emangnya kenapa sih kalau satu sekolah tahu kamu punya pacar? Lagian kalau dilihat-lihat aletta kaya, pasti semua penggemar kamu juga bakal setuju, kalau pinter sih, kayanya dia ga terlalu, sorry loh ya jangan marah aku bilang gitu".


"Ngapain marah, emang dia ga pinter malah kadang aku yang bantu ngerjain tugasnya haha, kalau buat kasih tahu ke orang-orang sih dianya yang gamau".


Jawaban kenan membuat aileen sedikit kesal mendengar nya.


"Oohh... Berarti kalian emang udah deket banget yah".


Pungkas aileen.


"Yaa... Begitulah".


Ucap aileen memancing kenan agar ragu dengan aletta.


"Iya juga ya, apa mungkin dia malu punya gue?".


Gumam kenan membuat aileen gembira.


"Woyy...!!!".


Teriak ken menghampiri kenan dan aileen.


"Yang lain kemana?".


Tanya ken.


"Mana gue tahu".


Ujar kenan.


.


.


Di jam istirahat, aileen menghampiri aletta yang sedang berada di toilet.


"Hhh... Gausah seneng dulu deh lo, liat aja bentar lagi kenan juga bakal milih gue lagi".


Ucap aileen sinis.


"Silahkan saja, lagian gue ga mau memaksa seseorang buat suka ataupun cinta sama gue, kalaupun nanti kenan ninggalin gue dan lebih milih lo, santai aja gue gabakal rusak hubungan kalian, laki-laki banyak ya sayang bukan dia doang".


Aletta berbisik ditelinga aileen kemudian pergi.


Ucapan aletta semakin membuat aileen kesal, ia tampak semakin menggebu-gebu untuk merusak hubungan aletta dan juga kenan.


"Wowww... Ternyata lo ga sebaik yang gue kira ya".


Aileen terkejut melihat angela yang tiba-tiba muncul dari dalam kamar mandi.


"Hmm ... Sayang sekali, gue putusin buat gamau bekerja sama bareng lo lagi buat hancurin aletta".


Ucap angela.


"Kenapa? Lo takut?".


Sahut aileen.


"Heh !!! Ga ada kata takut di hidup gue ya! Elo pikir lo siapa? Haa? waktu itu lo cuma nyuruh-nyuruh gue sama temen-temen gue seenaknya, kerjasama dari manany itu?, dan kalau terjadi apa-apa sama dia nama baik gue yang tercoreng, sedangkan elo? Lo ga inget masalah kemarin lo sok-sok an gatau, sok peduli sama dia padahal biangnya itu ya elo ! Gue ga bodoh ya leen, dan... Tanpa gue ngotor-ngotorin tangan gue pun kayanya aletta juga bakal hancur, good luck ya !".


Ucap angela dengan sinisnya.


"Aarrgghhh...".


Gerutu aileen semakin kesal.


"Lagian saat ini gue gaboleh berurusan sama aletta dulu kalau ga bisa-bisa semua fasilitas yang gue punya saat ini disita sama papa, dan kalau sampai itu terjadi pasti semuanya bakal ninggalin gue".


Gumam angela dalam hati.


.


.


.


• LCT Group •


"pak zhackery apakah kenan akhir-akhir ini juga bertanya mengenai bisnis dan kantor".


ujar Tn. Handoko berjalan berkeliling kantor dengan Tn. Zhackery.


"Belum sih pak, memangnya ada apa?".


Tanya Tn.Zhackery bingung.


"akhir-akhir ini aletta sering bertanya soal kantor dan seputar bisnis, saya turut senang tapii... apa ada hal lain yang anak itu rencanakan, karena selama ini dia tidak mau tahu setiap kali saya membicarakan mengenai kantor".


ujar Tn. Handoko.


"yaahh... mungkin karena dia semakin dewasa ya pak, dan semakin mengerti mengenai kehidupan, apalagi sekarang dia sudah menikah mungkin mereka tidak ingin bergantung pada kita lagi, syukurlah kalau aletta sudah mulai belajar soal bisnis, bentar lagi kenan pasti juga bakal ngikut hahha".


ucap Tn.Zhackery di iringi tawa bersama.


.


.


.


•Kantin•


"tenang san, gue udah mulai tanya-tanya sama bokap gue soal kantor, dia seneng banget kelihatannya, nanti gue bakal cari tahu soal bokap lo".


ucap aletta.


"duuh thankyou ya, jadi ngrepotin".


"santaii... gue orangnya suka direpotin kok".


pungkas aletta tak ingin membuat temannya sungkan.