The Greatest Marriage

The Greatest Marriage
TIGA



"wahh lo semalem tidur disini? Gila lo, bukannya ini malam pertama lo ya?".


ujar kenzo Berbisik pada kenan sembari menoleh ke kanan dan kiri untuk melihat situasi.


Plakk...


Kenan dengan spontan menepuk lengan kenzo.


"awwhhh...".


rintih kenzo menggosok gosok lengannya yang sakit.


"wihh udah kumpul aja nih".


ujar ken sambil mengambil ancang ancang untuk melompat ke sofa.


Ceklekk...


Karen membuka pintu basecamp dan terkejut melihat teman temannya yang sudah berkumpul dibase camp di jam 07 : 00, karena sebelum sebelumnya dia selalu datang lebih awal dibanding teman temannya tapi sekarang ia datang paling akhir.


Prokk.. prokk..prokkk...


"teman, teman apa yang bikin kaget".


karen bertepuk tangan di susul dengan tebak-tebakan nya yang ga jelas.


Kenzo melempar bantal sofa pada karen karena kesal dengan tebak tebakannya yang sama sekali tidak pernah lucu.


"sampe ada yang jawab gue bunuh".


"gue mandi dulu".


ucap kenan beranjak dari tempat tidur.


Ken berbisik pada karen untuk menanyakan jawaban karena penasaran.


"apa jawabannya?".


"kalian".


jawab karen membisiki ken.


Ken menepuk pundak kenzo sembari berkata.


"bunuh gue sekarang".


___________________________________________


suasana di kampus kini menjadi sangat gaduh saat kedatangan aletta sebagai mahasiswi baru, ia disambut dengan sorakan dari para siswa yang mengerumuninya ketika ia turun dari mobil mewahnya.


Siswa 1 : "apa itu mobil anggota K4 ada yang baru?".


Siswa 2 : "gilaa orang tua aku emang kaya, tapi kalau aku minta mobil yang kaya gitu pasti aku juga langsung diusir".


Siswi 1 : "woahhhh...siapa dia, siapa...( berbisik pada temannya)".


Siswi 2 : "cantikk bangeetttt...".


Siswi 3 : "(menatap sinis aletta kemudian pergi)".


Tinn..tinn...


Para siswi : "aaaaaaa.....!!! Itu mobil K4 (langsung berpaling dari aletta)".


"kenaannnn!!!!


"kenaannn!!!!


"Kenzooo!!!"


"Keeennnnn!!!".


"Kareeeennn!!!".


teriak para siswi histeris.


"heeiii !!! Berhenti berteriak sama kenzo aku yaa!!!".


ujar ellen berteriak pada sekerumunan siswi lalu meghampiri kenzo dan menggandengnya.


"iishhh...gue iri deh sama ellen".


ucap daniar sinis.


"kalau aku lebih iri sama aileen, dia bisa deket sama kenan, aahhh senangnya...".


ucap key.


"omong omong siapa ya cewe yang bawa mobil keren tadi? Apa dia siswi baru, huuftt...pasti dia orang kaya".


tanya daniar penasaran.


Windy mengangguk dan memanyunkan wajahnya karena iri.


" ho.oh" .


"mana mungkin kalau ga kaya bisa masuk kampus sini, kayanya cuma dia, sampe ayahnya harus korupsi!!! iiiiwwhhh...".


ucap angela melirik ke arah sandra yang tak sengaja lewat.


.


.


Saat di kantin, kenan berpapasan dengan aileen, ia saling pandang beberapa detik, hingga aileen menanyakan sesuatu dan perlahan mendekat ke arah kenan.


"mm...apa benar yang diberitakan oleh orang orang itu? Hufftt... aku harap kamu menjawab tidak".


ujar aileen sambil menunduk dan berkaca kaca.


"engga, itu ga bener, mereka bikin berita bohong buat naikin rating mereka".


ucap kenan sedikit gugup.


" hhh...aku tau kamu pasti ga mungkin lakuin itu".


ujar aileen terlihat lega.


"Hahh ada apa disana...".


"Apa ada orang berantem?".


"Angela ngebully sandra lagi..".


"Hahh? Benarkah".


Ujar semua siswa yang ada dikantin berlarian menuju sumber suara.


aileen geleng-geleng kepala melihat sekerumunan siswa yang begitu antusias melihat pertengkaran, ia kemudian menggandeng kenan lalu tersenyum.


"heiii...ellen ngapain ada disana ya? Asshh..".


kenzo berlari menghampiri ellen.


"kita kesana?".


Tanya kenan dan dijawab anggukan oleh aileen.


"inii baju hasil korupsi, jadi pantesnya tu dikasih ini".


bentak angela menumpahkan kuah bakso ke baju sandra dan di tertawakan oleh banyak orang.


"ellen !, heii, kamu mau ikut ikutan kaya dia?!".


ucap kenzo menarik tangan ellen dari kerumunan .


"siapa? aku? Engga! Aku dari awal udah duduk disana".


jawab ellen sambil memanyunkan wajahnya.


"aku tahu itu, ellen ku kan anak baik, benar kan?".


ujar kenzo tersenyum dan mengusap usap rambut ellen.


ellen mengangguk dan merona mendengar perkataan kenzo.


"heeeiiii !!!!!".


aletta berteriak hingga menjadi pusat perhatian.


"apa kalian merasa dia baik baik saja?! Sampe kalian ga perlu menolong?! Hhh...universitas bergengsi? Apa kaya gini isi siswanya!!!".


imbuhnya.


Sandra menunduk lesu menangis sesegukan.


"heii !!! Siapa lo!! Jangan ikut campur urusan orang!!! Ayah dia korupsi, jadi buat apa kita baik sama dia".


bentak angela.


"apa kalian cukup punya bukti kalau ayahnya korupsi?".


tanya aletta, tidak ada satupun yang bisa menjawab.


"semua orang juga tahu kalau ayahnya korupsi, keluarganya juga sudah tersebar luas diseluruh berita".


ujar key sinis.


"apa kalian yakin mereka tahu yang sebenarnya? Mereka hanya menyebar berita yang belum tentu benar dan menggiring opini masyarakat, bisa saja kan ayahnya dijebak dan kalaupun berita itu benar kenapa kalian harus menghukum dia? Bukannya yang bersalah ayahnya? apa kalian ga berpikir bagaimana kehidupan dia setelah kehilangan kepala keluarga mereka yang harus mendekam dipenjara?!!!!! Haaa!!!! Bahkan kalian tidak tahu bagaiman mereka bisa menutupi kondisi ekonomi mereka jika kalian terus menerus mencemooh mereka!!! Apa kalian pernah berpikir sejauh itu?!!".


teriak aletta sangat kencang, kemudian menarik tangan sandra.


"heii !!! Lepasin dia atau.. ".


ucap angela terpotong.


"atau? apa?".


Aletta mengambil segelas es cokelat di meja dan menyiramkannya ke baju angela.


"awww...heeeii !!!! Berani beraninya...asshhh...lo pikir lo siapa haa?! Kamu tau berapa harga baju ini?!! Haaa!!! dari perusahaan mana haa ayah kamu!!!".


teriak angela sangat kesal.


"apa aku perlu jawab pertanyaan kamu?".


jawab aletta dengan wajah songong kemudian pergi.


"Woahhh....haahhhhh!!!! keren...".


Ujar para siswa terkejut.


Aileen menatap kenan yang tak lepas pandangannya dari aletta pun tampak cemburu.


" Grhhmm...kita ke kelas yuk".


"apa kamu baik-baik aja?".


tanya aletta pada sandra.


Sandra terdiam dan melepas gadengan aletta.


"maaf, aku harus ke kelas, mmm...makasih..".


ujar sandra gugup dan langsung berlari kecil meninggalkan aletta.


Saat dikelas, sandra kembali menjadi bahan bullyan angela dan teman teman nya, bahkan lebih parah.


"seneng kan elo?! Haa!! Haha...kenapa? Ga ada yang nolongin? Haaa??!! takuut?".


angela menjambak rambut sandra sangat kencang.


"grhmm..grhmmm...aku harap kalian baik baik saja".


ujar dosen yang tiba-tiba masuk kedalam kelas.


Semua siswa langsung berlari ketempat duduk masing masing.


Kini aletta memasuki kelas barunya, ia melihat sekeliling dan dilihatnya tidak ada sandra dikelasnya, ia sedikit kecewa dan mulai memperkenalkan dirinya.


"hai, aku aletta shakila, aku pindahan dari universitas harvad, senang bertemu kalian". aletta melabaikan tangan dan melemparkan senyuman pada teman sekelasnya.


semua siswa : "woahhh...".


Kenzo memberi kode pada ellen agar menyapa aletta.


"hai, letta..kenalin, aku ellen".


ucap ellen.


"hai ".


balas aletta duduk di kursi dekat ellen.


"kamu tinggal dimana? Bisa dong kapan kapan main haha".


imbuh ellen basa-basi.


Dosen : "ellen!! Ngobrolnya setelah pelajaran saya habis ya!".


"iishh...".


ellen berdecak kesal menatap kenzo, kenzo pun tertawa kecil melihatnya.