
3 Bulan kemudian....
Lana dan Daniel sarapan bersama. Lana sudah banyak berubah, kini dia menjadi wanita yang rajin dan jauh lebih sopan. Tidak lagi kesal saat Daniel menjahilinya.
Daniel mengeluarkan sebuah amplop coklat dan memberikannya pada Lana. Lana melihat amplop yang dipegang Daniel, lalu menatap Daniel.
"Ini untukku?" Tanya Lana.
"Ya, ambilah. Ini untukmu," jawab Daniel.
"Kau sudah berikan gajiku 2 hari yang lalu, ini apa?" Tanya Lana lagi.
"Bonus," jawab Daniel.
Lana melebarkan mata, "Apa kau berniat mengusirku? Tolong beri aku waktu, aku akan mencari apartemen."
Daniel mengernyitkan dahi, "wanita ini, sikap dan prilakunya berubah. Tetapi tingkat kepintarannya jalan di tempat," batin Daniel.
"Lana dengar, siapa yang ingin mengusirmu? Ini bonus karena kau mau berusaha bekerja keras 3 bulan ini. Paham?" Jelas Daniel.
"Oh..., aku kira kau ingin mengusirku. Maaf," jawab Lana.
"Maaf?" Ulang Daniel.
"Maaf sudah banyak merepotkanmu, dan terima kasih untuk kebaikanmu. Kau menampungku, memberiku makan dan pakaian yang layak. Aku sungguh berhutang padamu," jelas Lana.
"Jika kau merasa kau berhutang, maka kau harus membayar lunas. Bayar hutangmu dengan cara kau mau menjadi wanita yang baik dan berjalan di jalan yang benar. Jangan kau berpikir jika harta dan kekayaaan adalah segalanya. Aku yakin kau bisa," tegas Daniel memberikan semangatnya.
"Terima kasih," jawab Lana tersenyum cantik.
"Makanlah, aku akan ajak kau pergi berbelanja kebutuhan dapur dan perlengkapan mandi. Catat semua yang ingin kita beli, jangan sampai ada yang terlewat seperti sebelumnya."
"Iya, aku mengerti."
Lana melanjutkan sarapannya. Daniel tersenyum melihat Lana yang berubah menjadi wanita yang ceria.
"Hiduplah dengan baik Lana, jangan menyerah pada keadaan. Jika kau terpuruk, kau pasti bisa bangkit. Kau pasti bisa," batin Daniel yang terus menatap kearah Lana.
***
Jenifer berbahagia selama 3 bulan ini dia menjadi nyonya besar tanpa kendala. Jafferson juga mengambil alih perusahaan Calvin. Setelah kematian Calvin, Jenifer dan Jafferson benar-benar mengendalikan penuh rumah dan perusahaan.
Pagi itu Jenifer dan Jafferson sarapan bersama. Jafferson sudah rapi dengan stelan jasnya, begitu juga Jenifer yang sudah cantik berdandan. Jenifer ingin melihat putra kesayangannya menjadi Direktur perusahaan besar.
"Kau tampan sekali sayangku," puji Jenifer pada Jafferson.
"Mamaku juga cantik," balas Jafferson memuji Jenifer.
"Kau sudah menjadi orang hebat sekarang, tidak akan ada lagi orang yang bisa menindasmu."
"Tentu saja Ma, putramu ini akan jadi Direktur perusahaan terbesar dikota. Aku akan tutup mulut mereka semua yang membicarakanku, aku akan balas perbuatan mereka yang merendahkanku. Termasuk Kay," kesal Jafferson.
"Tenangkan dirimu dan makanlah. Jangan pedulikan Kay, dia tidak akan bisa apa-apa karena semua harta Papanya jatuh ke tangan kita. Dia anak kandung tetapi tidak akan mendapatkan haknya, kasihan sekali."
"Hahaha..., itu menyedihkan ma, dia akan menjadi gelandangan. Aku menantikan dia berlutut dan memohon padaku untuk diberi uang. Itu pasti menyenangkan," jawab Jafferson.
"Itu pasti akan terjadi, selama ini dia hidup hanya mengandalkan warisan Ibunya. Ibunya sudah Mama singkirkan, Papanya juga. Dia tidak lebih dari sampah," ejek Jenifer.
Jafferson dan Jenifer begitu sombong. Pagi itu mereka tertawa lebar mengolok dan bergosip soal Rekay. Jenifer dan Jafferson tidak sadar jika waktu kebebasan mereka hanya tinggal menghitung waktu. Dibalik kebahagiaan Jenifer dan Jafferson, Rekay sudah bersiap untuk menyerang dan meledakkan murkanya yang selama ini di pendamnya.
***
Pukul 09.00 pagi waktu setempat. Rekay menggenakan kemeja putihnya, di hadapan Rekay Luna dengan sigap membantu suaminya memasang kancing kemeja satu per satu dari yang paling atas sampai yang paling bawah. Luna juga memasang jancing di kedua tangan Rekay.
Luna memasangkan dasi di leher Rekay. Rekay memandangi Luna, tangannya ketat merangkul pinggang istrinya yang cantik menggenakan dress berwarna biru muda. Dengan perut yang sudah mulai membuncit, Luna nampak begitu sexy.
"Istriku sangat cantik dan sexy," bisik Rekay di telinga Luna. Rekay mencium leher Luna.
Luna mendorong Rekay dan menatap tajam, "Sudah cukup. Kita sudah puas bermain semalaman, kau sudah membuatku seperti bantal. Kau membautku terus menjerit dan..., lupakan saja. Kita bahas itu nanti, yang terpenting sekarang adalah misimu."
"Dan..., basah...," bisik Rekay menggoda Luna.
Luna kaget, seketika wajahnya bersemu merah. Luna mencubit lengan Rekay pelan.
"Sudah ku bilang cukup, jangan dibahas lagi. Kau tidak dengar huh?" Kesal Luna.
"Ouch...," jerit Rekay. Rekay mengusap Lengannya, "Sakit sayang, kau jahat sekali."
"Itulah akibat jika kau bermain-main," jawab Luna.
"Baiklah, Nyonya Hawn yang catik dan baik hati. Mari kita berperang, kita akan bekerja keras hari ini menyingkirkan lintah penghisap. Kau siap?" Tanya Rekay menatap Luna.
Luna mengangguk, "Aku siap, aku selalu siap."
Rekay tersenyum, mencium kening Luna dan memeluk Luna erat-erat.
***
Di supermarket....
Lana dan Daniel pergi berbelanja. Daniel mendorong keranjang belanjaan.
"Daniel, kau pilihlan sayur dan buah. Aku akan mengambil sesuatu."
"Sesuatu apa?" Tanya Daniel.
"Oh ayolah, Tuan Dokter tidak tahu apa yang dibutuhkan wanita setiap bulannya? Apa kau Dokter palsu?" Kata Lana menggoda.
"Hei, kau kambuh?" Jawab Daniel.
"Iya kambuh, hahaha..., aku hanya sebentar. Tunggu aku di area sayur dan buah, oke?" Ucap Lana yang langsung buru-buru pergi.
Daniel menggelengkan kepalanya, pergi mendorong kereta belanjaanya kearah rak sayur dan buah yang berada di ujung lorong.
Lana mencari apa yang di carinya. Lana juga membeli cemilan. Karena Lana buru-buru Lana tidak sengaja bertabrakan dengan seseorang.
"Ahh maaf," ucap Lana mengambil barang milik seseorang yang terjatuh.
Lana berdiri dan memberikan barang yang di pegangnya. Lana menatap seseorang yang ada dihadapannya. Matanya melebar, seseorang itu tidak asing baginya.
"Catharina...," sapa Lana.
"Kau, Lana?" Sapa balik Catharina, menerima barang dari Lana.
"Iya," jawab Lana.
"Kau sedang berbelanja?" Tanya Catharina.
Lana mengangguk, "ya, kau sendiri?" Tanya Lana balik.
"Tidak aku dengan..., ah itu dia," ucap Catharina.
Seseorang muncul di belakang Lana. Menyapa Catharina.
"Sayang, aku tidak menemukannya. Kau beli yang lain saja," ucapnya.
Deg....
"James...," batin Lana.
"Sayang lihat, aku bertemu siapa."
"Siapa," tanya James.
James memalingkan wajah, James melihat Lana. Lana menatap James merasa malu juga canggung.
"Hai Lana, lama tidak berjumpa."
"Hai," sapa Lana canggung.
Lana menatap arah lain, matanya tertuju pada perut Catharina yang membesar.
"Catharina hamil? Mereka akan segera memiliki bayi, aku senang James dan Catharina hidup bahagia. Sebaiknya aku cepat kembali," batin Lana.
"James, Cathatina, maaf aku buru-buru. Sampai jumpa," ucap Lana yang langsung pergi mencari Daniel.
Catharina dan James saling memandang. James mengusap perut Catharina lembut.
"Ayo kita pergi ke area sayur," ajak James.
Catharina mengangguk, James mendorong keranjang belanjaanya berjalan disamping Catharina.
Ditempat sayur dan buah. Lana dan Daniel memilih sayur dan buah-buahan segar.
"Beli apel," ucap Daniel.
"Sudah," jawab Lana.
"Dimana barangmu?" Tanya Daniel.
Karena kejadian sebelumnya, Lana tidak sempat mengambil kebutuhannya. Lana baru menyadari itu.
--- --- ---
Hallo semua..
Terimakasih sudah mau berkunjung dan membaca novel saya..
Jangan pernah bosan menunggu update selanjutanya ya..
Jangan lupa like,☆☆☆☆☆ dan isi kolom komentar..
Jangan lupa berikan vote juga ya..
Kunjungi juga di novel saya yang lain. Dengan judul,
•Lelaki Bayaran Amelia (Season 1&2 End)
•Pelukan Hangat Paman Tampan (End)
•Pangeran Es Jatuh Cinta (End)
(Season ke 2 dari Pelukan Hangat Paman Tampan)
•Pangeran Vampir (End)
•Pangeran Vampir 2 (SEASON 2) (End)
•Vampir "Sang Abadi" (End)
•Cinta Lama Yang Datang Kembali (End)
•Mommy And Daddy (CLYDK 2) (End)
•Darren & Karren (Perjalanan Cinta) CLYDK SEASON KE 3
•The Hit Man In Love
•Jatuh Cinta Pada Tetangga
•Suami Pengganti (End)
•Menjadi Istri Simpanan
•Dendam Permaisuri Kepada Kaisar
Jangan lupa like, ☆☆☆☆☆ dan isi kolom komentar.. vote juga dong..
Terimakasih..
Untuk pembaca yang ingin join grup FB/WA silakan..
Untuk yang ingin follow ig saya juga silahkan..
ig: dea_anggie
Line id: dea_anggie
Fb: dea anggie
Grup FB: Lelaki Bayaran Amelia
❤❤❤❤❤
Bye bye..
Salam hangat,
"Dea Anggie"