
Lana yang tidak peduli pada James kembali bersenang-senang dengan Thomas.
"Aku diusir, bagaimana kau membantuku, Thom?" Rengek Lana.
"Tinggallah disini, lupakan si kepar*t itu dan ingatlah aku. Akulah priamu saat ini. Kau mengerti?" Ucap Thomas.
Lana mengangguk, "ya..., kau adalah priaku, dan aku adalah milikmu."
Lana dan Thomas saling berpelukan. Mereka benar-benar di mabuk asmara. Mereka di butakan oleh hawa nafsu dan birahi hasrat yang menggebu.
--
Dirumah sakit, Betty sangat mengkhawatirkan keadaan James. Betty menunggu di ruang tunggu, sesekali Betty berdiri dan berjalan mondar-mandir. Hatinya risau, Betty tidak ingin sesuatu hal terjadi pada James.
1 jam kemudian....
Dokter keluar dari ruangan, menghampiri Betty. Betty sudah tidak sabar mendengarkan perkataan Dokter.
"Nona, Anda keluarganya?" Tanya Dokter dihadapannya.
Betty mengangguk, "ya Dok. Apakah dia baik-baik saja? Kenapa bisa pingsan?" Tanya Betty panik.
"Kondisinya buruk, tubuhnya sangat lemah. Setelah perawat menangani luka ditangannya, pasien akan dipindahkan keruang rawat."
"Terima kasih, Dok."
Dokter pergi meninggalkan Betty, Betty menunggu Thomas dipindahkan ke ruang rawat inap.
London, Inggris.
Luna berada di dalam kamar mandi. Luna memegang alat tes kehamilan. Jantung Luna berdebar kencang, Luna terlihat gugup.
Perlahan Luna membuka mata, dan melihat hasil tesnya. Luna tersenyum senang, Luna positif hamil.
Tok....
Tok....
Tok....
Pintu kamar mandi diketuk. Rekay memanggil-manggil Luna.
"Sayang, ayo keluar. Berapa lama lagi kau akan didalam? Sayang..., kau baik-baik saja? Apa kau merasa tidak baik? Sayang, biarkan aku masuk dan melihatmu."
Rekay begitu khawatir, beberapa hari Luna tidak terlihat sehat dan nafsu makannya berkurang. Rekay takut terjadi sesuatu hal buruk pada Luna.
"Sayangku, buka pintunya...," Rekay terus mengetuk pintu.
Rekay menghela napas panjang, ingin mendobrak pintu kamar mandi. Rekay mundur beberapa langkah, saat ingin berlari mendobrak pintu kamar mandi, pintu kamar mandi terbuka dan Luna pun keluar. Luna mengeryitkan dahi, melihat Rekay yang sudah bersiap mendobrak pintu.
"Sayang, apa yang kau lakukan?" Tanya Luna mentap sekitar.
"Kenapa lama sekali? Kau membuatku cemas."
Luna tersenyum, berlari memeluk Rekay. Rekay terkejut, membalas pelukan Luna.
"Ada apa? Kau terlihat begitu senang."
Luna mengangguk, melepas peluka. Luna mentap Rekay, memberikan alat tes kehamilannya pada Rekay.
"Lihatlah ini," ucap Luna.
Rekay menerima, melihat hasil tes Luna. Rekay tersenyum senang, menatap Luna.
"Kau hamiil?"
Luna mengangguk, "iya..., aku hamil. Kita akan punya bayi, sayang."
"Sayangku, aku senang sekali."
Rekay memeluk Luna dan menggangkat Luna tinggi, "aku akan jadi seorang ayah, aku akan punya anak."
"Kay, turunkan aku. Jangan sembarangan mengangkatku."
"Oh, maafkan aku sayang," Rekay menurunkan Luna, "kau baik-baik saja? Aku sangat senang hingga lupa diri."
"Aku tau kau sangat senang, aku juga senang. Kandunganku masih ditahap awal, sangat rentan. Jadi kita harus berhati-hati."
"Baiklah-baiklah. Aku mengerti," Rekay bertelut dan mencium perut Luna, "sayang maafkan papi. Papi sangat senang kau hadir, tumbuh sehat di dalam rahim mami ya," kata Rekay mengusap lembut perut Luna.
Luna tersenyum, membelai kepala Rekay. Luna melihat betapa Rekay sangat peduli dan sayang pada bayi mereka.
--
Rekay mengubungi Daniel , Rekay meminta Daniel menyiapkan ruang pemeriksaan. Rekay ingin Luna dan bayinya menjalani pemeriksaan.
(Percakapan di telepon)
"Ya, Kay? Ada apa?" Tanya Daniel.
"Siapkan ruang pemeriksaan, panggil Dokter kanduangan terbaik dirumah sakit untuk memeriksa Luna."
"Apa?" Daniel kaget.
"Kau tidak dengar? Perlu aku ulangi?" Kata Rekay.
"Bukan itu, maksudku apa yang terjadi pada Luna? Luna hamil?" Tanya Daniel lagi.
"Ya, Luna hamil. Aku ingin memeriksa keadaannya juga bayi dalam kandungannya."
"Baiklah, aku segera siapkan. Bawalah Luna ke rumah sakit."
"Terima kasih, Dan. Aku akan segera datang."
Rekay mengakhiri panggilan. Sesaat kemudian Rekay masuk kedalam kamarnya.
"Sayang, kau sudah siap?" Tanya Rekay.
Luna menatap Rekay, "ya..., aku siap. Terima kasih mau menemaniku ke rumah sakit.
"Aku akan memperhatikanmu lehib lagi mulai sekarang. Tidak boleh ada penolakan. Kau mengerti?"
Rekay berjalan mendekat lalu memeluk Luna dari belakang, Rekay dan Luna berdiri menatap cermin.
"Lihatlah istriku yang cantik ini, beberapa bulan berikutnya perutnya akan membesar. Kau pasti terlihat semakin sexy sayang," Rekay mengelus perut Luna.
Luna merangkul tengkuk Rekay. Rekay tersenyum, mencium pipi Luna.
"Sayang, aku mencintaimu. Sangat mencintaimu."
Luna melepas pelukan Rekay, Luna memeluk Rekay. Luna bermanja pada Rekay.
"Wah, lihat ini. Sejak kapan istriku yang mandiri dan tangguh menajdi manja?" Rekay menggoda Luna.
"Sejak kehadiran anak kita," jawab Luna tersenyum menatap Rekay.
--
Di rumah sakit....
Nicky mendorong kursi roda Rekay. Luna berjalan di samping Rekay. Rekay mengatakan pada Luna jika dirinya sudah mendaftar lewat Daniel.
Daniel menyambut Rekay dan Luna, "hai Kay, Luna..., masuklah. Dokter susah menunggu."
"Terima kasih, Dokter Kwok."
Daniel tersenyum dan mengangguk, berdiri di belakang Rekay.
"Nick, duduklah di ruang tunggu. Aku akan menggangikanmu," ucap Daniel pada Nicky.
"Terima kasih, Dok."
Daniel membuka pintu, Luna masuk diikut Rekay dan Daniel. Didalam ruangan, Luna di periksa. Luna merasa ada sesuatu yang berbeda, matanya menyelisik sekitar ruangan. Dokter yang memeriksanya pun merupakan Dokter senior di rumah sakit.
Pemeriksaan selesai, Dokter mengatakan jika semuanya baik. Dokter kembali ke mejanya dan menulis resep untuk Luna.
"Semoga semuanya baik-baik saja dan lancar sampai hari kelahiran. Jangan lupa untuk memeriksakan kandunganmu setiap bulannya, Dokter Zack."
"Baik, Dok. Terima kasih. Saya terkesan, Dokter senior seperti anda berkenan meluangakan waktu untuk memeriksa saya."
"Bukan masalah besar Luna. Kebetulan saja, Dokter Kim sedang luang, aku meminta bantuannya sedikit saat Rekay menghubungiku tadi. Dokter Kim pun menyetujuinya. Bukan begitu Dokter Kim?" Daniel menatap Dokter Kim dan mengedipkam mata. Daniel memberikan isyarat.
Dokter Kim tersenyum, "ah..., itu benar. Tidak perlu sungkan lagi."
Rekay berkata dalam hatinya, "Dokter dirumah sakitku pandai sekali bersandiwara. Maafkan aku Luna, aku belum bisa memberitahumu mengenai hal ini. Aku akan beritahu jika waktunya tiba nanti."
"Jika sudah selesai, boleh aku membawa istriku pulang?" Tanya Rekay menatap Dokter Kim dan Daniel.
"Oh, tentu saja Tuan Hawn. Silahkan."
Rekay menatap Luna, "sayang..., ayo pulang."
Luna mentap Rekay lalu menatap Daniel, "Dokter Kwok, apakah hari ini aku diizinkan libur?" Tanya Luna.
Rekay menatap Daniel, Rekay menatap tajam. Daniel menatap Rekay, mengerti maksud tatapan Rekay. Daniel menatap Luna.
"Tentu boleh. Kau bisa istirahat beberapa hari. Mari kita bicarakan lagi nanti, kau harus segera pulang dan beristirahat."
Luna tersenyum, "terima kasih, Dok."
Daniel dan Dokter Kim, mengangantar Luna dan Rekay keluar dari ruangan. Didepan ruangan, Nicky sudah berdiri menunggu. Rekay dan Luna pergi meninggalakan Rumah Sakit untuk kembali pulang.
Daniel mengehela napas panjang, menatap Dokter Kim.
"Terima kasih, kau bekerja sangat baik."
"Apa Dokter Zack tidak tahu jika suaminya pemilik Rumah Sakit ini?" Tanya Dokter Kim pada Daniel.
"Ya, Tuan kita masih merahasiakannya. Sudah jangan begosip, aku harus kembali ke ruanganku. Selamat bekerja," kata Daniel yang langsung pergi.
Dokter Kim masih bingung, tidak beberapa lama masuk dalam ruangannya.
----- ----- ----- ----- -----
Hallo semua..
Terimakasih sudah mau berkunjung dan membaca novel saya..
Jangan pernah bosan menunggu update selanjutanya ya..
Jangan lupa like,☆☆☆☆☆ dan isi kolom komentar..
Jangan lupa berikan vote juga ya..
Kunjungi juga di novel saya yang lain. Dengan judul,
•Lelaki Bayaran Amelia (Season 1&2 End)
•Pelukan Hangat Paman Tampan (End)
•Pangeran Es Jatuh Cinta (End)
(Season ke 2 dari Pelukan Hangat Paman Tampan)
•Pangeran Vampir (End)
•Pangeran Vampir 2 (SEASON 2) (End)
•Vampir "Sang Abadi" (End)
•Cinta Lama Yang Datang Kembali (End)
•Mommy And Daddy (CLYDK 2) (End)
•Darren & Karren (Perjalanan Cinta) CLYDK SEASON KE 3
•The Hit Man In Love
•Jatuh Cinta Pada Tetangga
•Suami Pengganti
•Menjadi Istri Simpanan
•Dendam Permaisuri Kepada Kaisar
Jangan lupa like, ☆☆☆☆☆ dan isi kolom komentar.. vote juga dong..
Terimakasih..
Untuk pembaca yang ingin join grup FB/WA silahkan..
Untuk yang ingin follow ig saya juga silahkan..
ig: dea_anggie
Line id: dea_anggie
Fb: dea anggie
Grup FB: Lelaki Bayaran Amelia
❤❤❤❤❤
Bye bye..
Salam hangat,
"Dea Anggie"