
Catharina menghubungi James, Catharina mengajak James bertemu. Chatrina dan James membuat janji temu untuk makan siang bersama di sebuah restorant.
Catharina berada di rumah lamanya, dia sudah mengosongkan rumahnya dan pindah tempat. Catharina berkeliling untuk melihat kembali rumah lamanya itu. Setelah puas Catharina keluar dari rumah dan menutup pintu lalu mengunci pintu.
Catharina berbalik, kaget melihat Thomas ada di hadapannya.
"Kau...."
Catharina menatap Thomas, Thomas terlihat kesal dan marah. Mengertakan giginya.
"Apa-apaan kau! Apa yang kau kirim ke rumah Orang Tuanku?" Cerca Thomas.
"Apa lagi, itu surat sah perceraian kita. Aku sudah tidak sanggup lagi hidup dengan pria sepertimu."
"Kau berani melakukan itu? Aku tidak ijinkan kau pergi meninggalkan aku. Apa kau mengerti?" Sentak Thomas.
Catharina tidak menghiraukan Thomas. Dia Berjalan melewati Thomas tanpa ragu lagi. Tangan Thomas menahan tangan Catharina, mencengkram kuat tangan Catharina.
"Sshh..., lepas" desis Catharina.
Thomas menguatkan cengkramannya, "kau tidak akan bisa lari dariku. Kau hanya milikku.".
"Kau gila, Thom! Kau lepaskan aku," sentak Catharina.
"Hahaha, melepaskanmu? Itu tidak akan pernah terjadi," jawab Thomas.
Cathariana berontak, Thomas semakin kuat mencengkram. Catharina meringis kesakitan tak bisa melepaskan cengkram Thomas.
"Kau masih lama? Aku bosan," keluh Lana, berdiri dibelakang Thomas.
Catharina menatap Thomas lalu menatap Lana, "kalian ingin apa?" Tanya Catharina.
"Ingin kau dan uangmu," jawab Thomas.
"Kau sungguh-sungguh gila, Thomas! Aku tidak akan berikan apa-apa padamu, aku juga tidak akan kembali padamu. Kau pria brengs*k!" Sentak Catharina.
Thomas geram mendengar omelan Catharina. Tangan Thomas terangkat hendak menampar Catharina. Sebelum tangan Thomas mendarat dipipi Catharina, tangan Thomas tertahan oleh tangan seseorang lain. Thomas menatap seseorang di hadapannya. Matanya melebar, seseorang itu adalah James. Lana pun kaget melihat James.
"James...," sapa Lana.
"Kau?" Kata Thomas.
James menghempaskan tangan Thomas, "kau berani memukul wanita? Apa kau juga wanita?" Caci James, "kau tidak cukup menggoda istri orang dan sekarang ingin menyakiti wanita lain?" Imbuh James.
Catharina mengeryitkan dahi, "James, kau mengenalnya?" Tanya Catharina menatap James.
James menatap Thomas lalu menatap Lana, "tentu saja kenal. Satu mantan istri, satu lagi selingkuhan dari mantan istri."
Catharina kaget, melangkah mundur perlahan. James melihat Catharina dan mendekatinya.
"Cat," panggil James cemas, megang tangan Catharina.
"Cat, kau baik-baik saja? Ada apa?" Tanya James cemas.
"Kau tau siapa pria itu?" Tanya balik Catharina pada James.
James menggelengkan kepala, "kau mengenalnya? Kenapa dia mengganggumu?" Tanya James lagi. James sangat penasaran.
"Dia mantan suamiku, aku tidak menyangka wanita simpanan suamiku adalah mantan istrimu."
James terkejut, "apa?"
James mencoba mencerna semuanya. James menutup matanya kilas berusaha menenangkan diri. James tidak menyangka jika mantan suami Catharina adalah selingkuhan Lana.
"Ikutlah denganku, aku akan mengantarmu pulang."
James menggandeng tangan Cathatina pergi menjauh dari Thomas dan Lana.
"Atha, apa kau berhubungan dengannya?" Tanya Thomas berteriak.
James menghentikan langkahnya, Catharina juga ikut berhenti dari langkahnya. James dan Catharina saling manatap, James memalingkan wajah menatap Thomas.
"Kenapa? Sebelumnya, kau bisa menggoda Lana saat masih menjadi istriku. Sekarang, aku menggoda mantan istrimu apa salahnya? Aku akan menikahinya, jadi jangan berani kau menggoda calon istriku lagi. Kau mengambil apa yang bukan milikmu, kau tak bisa menggapai lagi apa yang sudah kau lepaskan. Jangan jadikan wanita mainanmu, atau kau akan dipermainkan kembali oleh takdir hidupmu!" Jelas James.
James kembali melangkah membawa Catharina pergi. James dan Catharina masuk bersamaan ke dalam mobil. James mengemudikan mobil melesat jauh meninggalkan lokasi.
Thomas dan Lana masih diam di tempat. Thomas kaget, tidak mneyangka jika akan seperti ini. Begitu juga Lana, Lana tidak menyangka jika mantan istri selingkuhannya adalah calon istri mantan suaminya.
"Kau masih mencintai mantan istrimu, Thom?" Tanya Lana.
"Aku hanya butuh uang!" Sentak Thomas, "kenapa? Kau menyesal meninggalkan mantan suamimu, huh?" Imbuh James.
"Tidak, aku tidak menyesal. Aku hanya terkejut, kita bertukar pasangan seperti ini."
Ponsel Thomas berdering, panggilan dari nomor tidak dikenal. Thomas menerima panggilan masuk itu,
(Percakapan di telepon)
"Hallo, siapa?" Tanya Thomas.
"Hallo, ini Jenifer. Apa kau Thomas?" Tanya Jenifer balik.
"Ah, Bibi?"
"Thom, kau dimana? Bisa kita bertemu? Bibi mendengar semuanya dari Mamamu. Kau baru bercerai dengan istrimu," jelas Jenifer.
"Kirim lokasimu, Bi. Aku akan datang."
"Baiklah, Bibi akan kirim sekarang. Bini akhiri panggilannya sekarang."
Jenifer mengakhiri panggilan. Tidak lama ada pesan masuk dari Jenifer. Jenifer mengirim lokasinya dan meminta Thomas datang.
"Ayo," ajak Thomas.
"Kemana?" Tanya Lana bingung.
"Bertemu Bibiku," jawab Thomas.
Thomas dan Lana berjalan mendekati mobil, mereka naik kedalam mobil. Mobil pun melesat jauh, Thomas dan Lana hendak menemui Jenifer.
--
Catharina dan James saling diam. Mereka dalam perjalanan kerumah Catharina. Catharina menatap James, ingin bertanya sesuatu tapi ragu. Namun karena penasaran Catharina pun mengumpulkan keberanian bertanya.
"James," panggil Catharina.
"Ya," jawab James.
"Apa suasana hatimu sedang buruk? Aku ingin bertanya sesuatu."
"Katakan," jawab James.
"Hm, itu. Kenapa kau bicara seperti itu didepan mereka? Kau tidak berniat memancing kecemburuan mantan istrimu kan?" Tanya Catharina ragu-ragu.
"Apa?" Sentak Catharina kaget.
"Kau tidak mau? Ah, apa mungkin ini terlalu cepat? Kurang romantis?" Tegas James.
"James...,"panggil Catharina lembut.
James menepikan mobilnya, lalu menghentikan mobilnya. James menatap Catharina dan menarik Catharina dalam pelukannya.
Catharina kaget, setelah beberapa detik Catharina mencoba membalas pelukan James. Catharina merasakan kehangatan dari pelukan James, Catharina merasa nyaman.
"James, kau kenapa?" Tanya Catharina.
"Ayo kita menikah. Aku bersungguh-sungguh padamu, Cat."
Catharina melepas pelukan, matanya yang indah menatap kedalam mata James. Tidak ada cela dan keraguan dalam mata James. James memegang tangan Catharina, James mencium lembut kedua punggung tangan Catharina.
"Aku tahu ini mengejutkanmu, aku ingin melindungimu. Aku ingin punya hak sepenuhnya atasmu. Aku tahu kesedihanmu, kau pun tahu kesedihanku. Mari saling menerima dan membuka hati, Cat. Aku tidak akan mengecewakanmu, izinkan aku menjadi pelabuhan terakhirmu."
Catharina meneteskan air matanya, kepalannya mengangguk perlahan. Tanda Catharina menerima lamaran dari James. Jemes tersenyum, mencium kening Catharina penuh kasih.
--
Thomas dan Lana sampai di lokasi. Thomas melihat Jenifer dari jauh, melangkah menghampiri Jenifer dan menyapa Jenifer.
"Bibi...," Sapa Thomas.
Jenifer tersenyum, menatap Thomas dan menatap Lana. Melihat Lan, Jenifer kaget dan terdiam seketika.
"Luna," batin Jenifer.
"Bibi?" Panggil Thomas. Thomas mengejutkan lamunan Jenifer, "Bibi...," pangg Thomas.
Jenifer tersadar, "ah, iya...," jawab Jenifer.
"Bukan, jika Luna pasti langsung kenal padaku. Dia bukan Luna," batin Jenifer.
"Bibi baik-baik saja? Kenapa Bibi melamun?" Tanya Thomas.
"Tidak apa, duduklah. Siapa wanita di sampingmu, Thom?" Tanya Jenifer ingin tahu.
"Dia Lana," Thomas menatap Lana, "Lana, dia Bibiku."
Thomas saling mengenalkan Lana dan Jenifer. Jenifer dan Lana saling berjabat tangan dan saling memperkenalkan diri masing-masing.
"Hai, Jenifer."
"Lana Zack."
Jenifer duduk, disusul Thomas dan Lana. Jenifer masih tidak menyangka akan bertemu kembaran dari Luna.
"Ntah ini takdir atau hanya kebetulan. Sepertinya Lana bisa ku jadikan alat untuk menjatuhkan Kay. Jafferson akan senang mendengar kabar ini. Sungguh hal menarik," batin Jenifer.
Jenifer masih mengurungkan niatannya. Jenifer ingin melihat karakter Lana terlebih dulu. Jenifer harus bisa mengajak Lana berkerja sama. Jenifer harus bisa mendekati Lana dan mengambil hati Lana. Jenifer juga akan mencari kelemahan Lana.
----- ----- ----- ----- -----
Hallo semua..
Terimakasih sudah mau berkunjung dan membaca novel saya..
Jangan pernah bosan menunggu update selanjutanya ya..
Jangan lupa like,☆☆☆☆☆ dan isi kolom komentar..
Jangan lupa berikan vote juga ya..
Kunjungi juga di novel saya yang lain. Dengan judul,
•Lelaki Bayaran Amelia (Season 1&2 End)
•Pelukan Hangat Paman Tampan (End)
•Pangeran Es Jatuh Cinta (End)
(Season ke 2 dari Pelukan Hangat Paman Tampan)
•Pangeran Vampir (End)
•Pangeran Vampir 2 (SEASON 2) (End)
•Vampir "Sang Abadi" (End)
•Cinta Lama Yang Datang Kembali (End)
•Mommy And Daddy (CLYDK 2) (End)
•Darren & Karren (Perjalanan Cinta) CLYDK SEASON KE 3
•The Hit Man In Love
•Jatuh Cinta Pada Tetangga
•Suami Pengganti
•Menjadi Istri Simpanan
•Dendam Permaisuri Kepada Kaisar
Jangan lupa like, ☆☆☆☆☆ dan isi kolom komentar.. vote juga dong..
Terimakasih..
Untuk pembaca yang ingin join grup FB/WA silahkan..
Untuk yang ingin follow ig saya juga silahkan..
ig: dea_anggie
Line id: dea_anggie
Fb: dea anggie
Grup FB: Lelaki Bayaran Amelia
❤❤❤❤❤
Bye bye..
Salam hangat,
"Dea Anggie"