Oh My Husband

Oh My Husband
Oh My Husband Ep-38



1 Bulan kemudian....


Waktu tidak terasa cepat berlalu, Jenifer pun sudah pergi meninggalkan London, menuju Jerman. Jenifer ingin menemui Kakaknya yang tinggal di Jerman.


Jenifer dan Kakaknya pun bertemu. Jenifer membuat janji bertemu di sebuah kedai kopi. Lama menunggu Kakaknya pun tiba.


"Maaf membuatmu menunggu, Jeni."


"Ada apa? Apa yang ingin kau sampaikan, Kak?" Tanya Jenifer.


"Kau sudah lama pergi semenjak kau menikah dengan Robberto. Kau tak ingin melihat Mama, Jeni?" Tanya Kakaknya.


"Hubunganku dengan Robberto sudah berakhir, Kak. Jangan kau ungkit lagi nama pria brengs*k itu. Aku sudah melewati banyak kesulitan saat dia pergi dengan ja**ngnya. Jangan membuatku mengingat kejadian buruk itu!" Cela Jenifer pada Kakaknya.


"Apa yang terjadi, Jeni? Kau tidak memberitahu kami?" Tanya Kakaknya.


"Tidak penting soal itu. Intinya sekarang aku sudah bisa hidup bahagia dan layak. Putraku Jeff juga bisa mendapatkan kenyamanannya."


"Pulanglah, dan lihatlah Mama. Kau benar-benar tidak ingin melihat Mama? Jangan sampai kau menyesal jika kelak tidak bisa memeluk Mama lagi, Jeni. Kau boleh tidak peduli padaku, jangan pada Mama. Aku memang bersalah padamu, jika saja waktu itu aku tidak berebut lelaki yang sama denganmu. Kau tidak akan kabur bersama Robberto ke London. Maafkan aku, Jeni. Aku sungguh minta maaf."


"Lupakan saja. Mario memang sudah lama menyukaimu. Akulah yang bersalah sudah ada dalam hubungan kalian. Tidak ada yang perlu di sesali Kak, biarlah semua menjadi masa lalu. Kau masih bersama Mario? Bagaimana kabar anak-anak, Thomas dan Thalia?" Tanya Jenifer.


"Thomas sudah menikah dan pisah rumah dengan kami, Thalia masih sekolah, dia serius belajar untuk menjadi seorang Jaksa. Jeff sehat? Dia sudah menikah?"


Jenifer menggeleng, "belum. Bagaimana bisa menikah, dia mengingini wanita milik saudara tirinya."


"Jadi kau memiliki Anak lain?"


"Ya, seorang Putra dari mendiang Istri pertama Suamiku."


"Aku senang jika hidupmu baik-baik saja. Sudah sangat lama semenjak kita bertemu terakhir kali. Aku berharap hidupmu selalu baik-baik saja Jeni."


Jenifer mengangguk, mengangkat cangkir dan meminum kopinya. Jenifer dan Kakanya Julia saling diam dan hanya memandang satu sama lain.


--


Sebulan berlalu, James dan Lana sudah resmi bercerai 1 minggu setelah kejadian saat itu. James memulai kehidupan barunya. Dia memilih pindah ke luar kota dan menjual rumah lama yang dulu dia tempati bersama Lana.


James masih teringat kenanagan indah saat masih bersama Lana. Sebelumnya Lana masih bersikap baik dan begitu manis. Semua banyangan itu muncul begitu saja saat James mengunjungi rumah lamanya untuk terakhir kalinya.


Air matanya jatuh menetes, ada rasa sedih, kesal, jengkel dan kecewa. Semua melebur menjadi satu.


"Jika saja rasa cintaku tidak begitu dalam padamu. Aku rasa hatiku tak akan sesakit ini, Lana. Aku tidak menyangka kau akan menduakan aku dan pada akhirnya kita harus berpisah jalan seperti ini. Kau tahu, aku tak pernah sekalipun menolak apa yang kau inginkan. Semua pasti kuberikan walau aku harus bersusah payah mencari. Aku berusaha membuatmu bahagia, aku berikan semuanya padamu. Kenapa Lana, kenapa?" James mengertakan giginya, tanagannya mengepal kuat.


Memansang sekitar rumahnya, ruang tamu, ruang tengah, dapur dan kamar tidurnya. Dulu dia dan Lana melakukan semuanya bersama-sama. Memasak masakan sederhana, menonton televisi dan bercanda. Mereka selalu menghabisakan waktu bersama. Kini semuanya sudah berakhir. Itu semua sudah berubah menjadi sebuah kenangan.


Setelah puas melihat dan merenungkan semuanya. James lun pergi dari rumah itu. James keluar dari rumah dan menutup pintu. James mengunci pintu dan memberikan kunci tersebut pada seseorang yang sudah menunggu di luar.


James berjalan mendekati mobilnya, tangannya membuka pintu mobil. James kembali memalingkan wajah menatap rumahnya itu.


"Selamat tinggal, Lana. Aku harap kau selalu bahagia. Terima kasih untuk semuanya. Rasa suka dan duka yang kau berika padaku, selamanya tidak akan pernah aku lupakan. Dimana pun kau berada, dengan siapapun kau bersama saat ini, aku berharap tidak ada hal buruk yang terjadi padamu. Teruslah bahagia, Lana."


James masuk kedalam mobilnya. James membawa mobilnya melesat jauh bersamanya. James pergi meninggalkan rumah lamanya, meninggalkan kehidupan masa lalunya untuk menyambut masa depannya yang cerah.


--


Diluar dugaan Lana. Sikap Thomas ternyata kasar. Beberapa kali di pukul oleh Thomas saat dirinya tidak patuh, atau membuat Thomas kesal. Seminggu ini, Thomas tidak menyentuhnya. Thomas membawa pulang wanita lain ke rumah.


Wanita itu memperlakuakan Lana seperti seorang pembantu. Memerintah Lana melakukan pekerjaan rumah. Memaksa Luna melihat hal-hal tidak wajar. Thomas hanya tersenyum tipis seakan mengejek Lana. Lana hanya bisa menangisi keadaannya.


"Hei, kau! Cuci pakaian ini," wanita cantik bertubuh sexy melempar beberapa potong pakaian kewajah Lana.


"Aku bukan pembantu!" Bentak Lana.


"Kau berani melawanku?" Tatap wanita itu tajam.


"Kenapa tidak? Kau tidak tahu malu, kau hanya seorang ja**ng yang dipungut oleh Thomas."


Plaaaakkkkk....


Tamparan keras mendarat di wajah Lana. Thomas menampar Lana. Thomas mencengkaram kuat dagu Lana, menadahkan wajah Lana sehingga Lana bisa jelas menatap Thomas.


"Kaulah Ja**ngnya! Kau tidak sadar? Kau harus tau posisimu disini!" Ucap Thomas kasar.


Wanita dihapan Lana memeluk Thomas, wanita itu mengusap dada bidang Thomas.


"Lupakan dia sayang, ayo kita bersenang-senang."


Thomas membelai wajah dan tubih wanitanya itu. Tidak lama Thomas membopong wanitanya masuk ke dalam kamar. Lana mengepalkan kedua tanganya kesal. Lana tidak terima di perlakukan seperti sampah!


"Wanita Ja**ng! Lihat saja, aku tidak akan tinggal diam. Aku akan membalas perbuatanmu padaku."


Karena keadaan, Lana terpaksa menerima perlakuan Thomas dan wanitanya itu. Lana mencari cara untuk membuat wanita Thomas itu menyerah dengan sendirinya dan pergi menjauh dari Thomas.


Malam harinya, Lana mendengar bel pintu rumah. Lana keluar dari selimutnya dan pergi keluar dari kamarnya, dilihatnya Thomas masih asik bermain bersama wanitanya itu. Tidak menghiraukan jika bel rumah berbunyi.


Lana membuka pintu rumah, matanya melebar. Lana melihat seorang wanita cantik dan terlihat anggun. Wanita itu menatap Lana, dari atas kebawah, kembali lagi ke atas.


"Kau?" Tanya Lana.


"Kau siapa? Pelayan rumahku?" Tanya wanita itu.


Lana terkejut, "pelayan rumah? Siapa wanita ini? Terlihat sangat kejam," Ucap Lana dalam hatinya.


"Maaf, siapa Anda?" Tanya Lana bersikap ramah.


"Aku Catharina, istri Thomas. Nyonya rumah ini, dan kau? Siapa kau? Simpanan Thomas?" Tanya Catharina.


Lana menggeleng, "maaf Nyonya, Anda salah sangka. Saya adalah pelayan rumah yang baru bekerja selama sebulan di rumah ini. Saya bukan simpanan Tuan Thomas."


Lana berpura-pura. Lana merasa ini adalah kesempatan bagus untuk mengusir wanita yang saat ini bersa Thomas. Lana menggunakan Catharina untuk mengusir wanitanya Thomas.


Lana berbicara dalam hatinya, "Sementara biarlah wanita ini menganggap aku pelayan. Aku akan merebut posisi Nyonya rumah ini nanti selah wanita si*lan itu pergi."


Lana menceritakan semuanya apda Catharina. Lana membuat seolah-olah apa yang diceritakannya benar dan begitu menyakinkan. Chatarina pada akhirnya termakan oleh cerita Lana. Catharina tau, Thomas memang seorang pria brengs*k penggila wanita. Namun kali ini Lana berhasil membuat Catharina naik darah dengan ceritanya yang gila.


"Ahhhh..., sakit," jerit wanita itu.


"Ja**ng si*lan! Kau berani naik dalam pelukan suamiku, huh?" Bentak Catharina.


Thomas yang menikmati permainan wanitanya seketika kaget, Thomas langsung bangun dan mendekati Catharina.


"Atha...," panggil Thomas.


Catharina menatap Thomas, tangan kanannya masih menarik kuat rambut wanita Thomas. Dan tangan kirinya mendaratkan tamparan keras kearah wajah Thomas.


Plakkkkkk....


Thomas diam, memegangi wajahnya. Thomas hidup mewah semua karena Cathrina. Thomas tak ingin kehilangan kemewahan dan hidup sederhana.


Thomas pun berlutur dan memeluk kaki Catharina. Thomas meminta Catharima untuk tidak marah dan memaafkannya.


Catharina mendorong tubuh wanita yang di tarik rambutnya kelantai. Juga menendang Thomas sampai Thomas melepaskan kakinya.


"Kau ingin menjadi pengemis, Thom? Tanya Catharina.


Thomas menggeleng, "tidak, aku tidak ingin. Jangan usir aku Atha, aku mencintaimu."


Catharina tertawa, "hahaha..., cinta? Kau hanya mencintai uangku saja Thom! Jangan hanya diam, cepat buang ja**ng ini keluar dari rumahku!" Perintah Catharina.


Thomas berdiri cepat, mengenakan celananya. Thomas memungut pakaian wanitanya dan membawa wanitanya pergi dari Catharina.


Dari jauh Lana tersenyum puas mendengar Catharina yang marah dan kesal. Lana bersembunyi dibalik dinding, tidak ingin terlibat Thomas dan wanitanya. Saat Thomas dan wanitanya keluar dari kamar, Lana muncul, berdiri di depan pintu kamar.


Catharina melihat kearah pintu, "kau bersihkan kamar sampai bersih. Aku akan mandi, dan jangan sampai ada jejak dari ja**ng itu."


Lana mengangguk, "baik Nyonya."


Lana segera masuk dan membersihkan kamar. Chatarina berjalan masuk dalam kamar mandi untuk mandi. Lana memungut pakaian kotor dan menarik selimut kotor dari atas ranjang. Lana senang, setidaknya kini tidak ada penghalang, hanya tersisa Nyonya rumah yang terkesan sombong dan arogan untuk di singkirkan. Lana berhasil membuat Catharina memakan umpan, berikutnya pasti akan mudah untuk Lana menendang Catharina. Inilah yang ada dalam benak Lana.


----- ----- ----- ----- -----


Hallo semua..


Terimakasih sudah mau berkunjung dan membaca novel saya..


Jangan pernah bosan menunggu update selanjutanya ya..


Jangan lupa like,☆☆☆☆☆ dan isi kolom komentar..


Jangan lupa berikan vote juga ya..


Kunjungi juga di novel saya yang lain. Dengan judul,


•Lelaki Bayaran Amelia (Season 1&2 End)


•Pelukan Hangat Paman Tampan (End)


•Pangeran Es Jatuh Cinta (End)


(Season ke 2 dari Pelukan Hangat Paman Tampan)


•Pangeran Vampir (End)


•Pangeran Vampir 2 (SEASON 2) (End)


•Vampir "Sang Abadi" (End)


•Cinta Lama Yang Datang Kembali (End)


•Mommy And Daddy (CLYDK 2) (End)


•Darren & Karren (Perjalanan Cinta) CLYDK SEASON KE 3


•The Hit Man In Love


•Jatuh Cinta Pada Tetangga


•Suami Pengganti


•Menjadi Istri Simpanan


•Dendam Permaisuri Kepada Kaisar


Jangan lupa like, ☆☆☆☆☆ dan isi kolom komentar.. vote juga dong..


Terimakasih..


Untuk pembaca yang ingin join grup FB/WA silahkan..


Untuk yang ingin follow ig saya juga silahkan..


ig: dea_anggie


Line id: dea_anggie


Fb: dea anggie


Grup FB: Lelaki Bayaran Amelia


❤❤❤❤❤


Bye bye..


Salam hangat,


"Dea Anggie"