Oh My Husband

Oh My Husband
Oh My Husband Ep-39



Lana sibuk membersihkan kamar. Thomas masuk dan mendekati Lana. Thomas memukul bok*ng Lana.


Plaaakkkk....


"Jal*ng! Apa kau mengadu pada Atha huh?" Ucap Thomas kesal.


Lana menghentikan kegiatannya, Lana menatap Thomas. Lana tersenyum tipia seakan mengejek Thomas.


"Kenapa? Kau takut pada istrimu? Kau ternyata pembual Thom. Kau membohongiku!"


"Kau..., lihat saja bagaimana aku akan menghukummu. Kau akan merasasakan siksaanku nanti!" Thomas mengancam.


"Lakukan apa maumu, kau tau? Catharina percaya padaku, aku bisa membuatmu diusir jika aku mau."


"Kau sungguh Jal*ng!" Thomas geram dengan ucapan Lana.


Lana hanya tersenyum, Lana merasa Thomas tidak akan macam-macam. Lana yakin dirinya bisa memberi pengaruh luar biasa pada Catharina.


Lana tidak menghiraukan Thomas, Lana kembali melanjutkan pekerjaannya.


Beberapa saat kemudian Lana selesai, pintu kamar mandi terbuka. Catharina keluar dari kamar mandi. Melihat Lana membawa selimut dan alas tempat tidur di tangannya.


"Buang itu! Aku tidak butuh lagi itu."


"Baik," jawab Lana. Lana langsung pergi meninggalkan kamar Catharina.


Thomas menghampiri Catharina, mencoba merayu Catharina. Catharina hanya diam tidak berbicara apa-apa.


"Sayang, bicaralah! Jangan hanya diam," ucap Thomas.


"Apa yang harus dibicarakan? Aku juga tidak butuh penjelasanmu, Thom. Kau tidak akan pernah bisa berubah. Malam ini tidurlah di luar, dan bersiaplah untuk menandatangani surat perceraian kita besok!" Jawab Catharina dengan nada bicara yang didingin.


"Apa? Cerai?" Ulang Thomas.


"Ya, CERAI!" Sentak Catharina.


"Tidak, aku tidak akan mau bercerai. Aku mencintaimu," ujar Thomas. Thomas tidak ingin kehilangan tambang emasnya.


Catharia melangkag membuka lemari pakaian dan berganti pakaian. Catharina tidak memperdulikan Thomas. Thomas menarik lengan Catharina, Catharina dan Thomas saling menatap.


"Aku tidak akan pernah melepaskanmi, Atha!" Ucap Thomas menatap tajam.


Catharina tersenyum miring seakan mengejek, Catharina menarik tanganya kasar. Catharia melipat dua tangannya di dada.


"Dengar baik-baik. Aku tidak peduli kau ingin melepasku atau tidak, aku tidak peduli kau mau menerima keputusanku atau tidak. Aku menyesal mengapa aku harus jatuh jati pada pria busuk sepertimu! Kau brengs*k! Baj*ngan, kau menyakiti hatiku. Berulang-ulang aku memaafkanmu, memberimu kesempatan. Aku selalu mencoba menutup mata melihat kau berc*mbu dengab wanita lain di atas tempat tidurku. Tapi apa yang kau berikan sebagai balasan? Kau mengulang hal sama setiap aku pergi. Kau pikir aku apa hah? Aku tidak sebodoh yang kau pikirkan Thomas! Kau menghamburkan uangaku, kau tidak tau betapa sulitnya menjalani kehidupan sebagai seorang artis? Kau pikir mudah? Aku harus menahan semuanya, cacian, makian, dilokasi syuting. Aku harus patuh dan aku harus mengulang setiap adeganku yang kurang. Kau begitu mudah mebghabiskan uangku? Aku mebuka lebar jalanku untukmu, kau lah yang mmebuatku harus menutup jalan itu. Keputusanku tidak bisa di ubah, aku akan tetap menceraikanmu."


"Atha, maafkan aku. Aku mohon," rengek Thomas.


"Keluar dari kamarku! Pergilah ke kamar Lana," Ucapan Catharina membuat Thomas terkejut.


"Apa maksudmu? Aku dan Lana tidak ada hubungan apa-apa. Percayalah," jelas Thomas.


Catharina tertawa keras, "hahahaha..., kau lagi-lagi berdusta, Thom. Aku tau Lana adalah simpananamu, kau bosan dsn berpaling pada wanita Lain. Kau kira aku tidak bisa melihat kecemburuan dimata Lana? Lana menceritakan dengan penuh murka dan kekesalan. Dia cemburu kau menduakannya. Jangan menyangkal, akui saja!" Jawab Catharina.


Thomas terdiam, dari balik pintu Lana yang mendengar pun ikut terkejut. Lana tidak menyangka jika Catharina hanya berakting dan berpura-pura tidak tahu apa pun. Lana telah salah meremehkan Catharina.


Thomas membuka pintu, kaget melihat Lana yang ada di pintu. Thomas dengan cepwt keluar dan menutup pintu. Thomas menarik tangan Lana menjauhi kamar. Thomas membawa Lana ke kamarnya.


"Kau dengar apa?" Tanya Thomas.


"Semuanya," jawab Lana.


"Lalu?" Tanya Thomas lagi.


"Lalu apa? Aku rasa rencanaku yang ingin mengendalikannya akan gagal."


"Bagaimana pun, aku masih butuh uangnya!" Guman Thomas.


"Akankah kita menyingkirnya? Kita akan kuasai harta dan uanganya."


Thomas tersenyum, "pemikiran licik, tapi aku suka! Kau subgguh cerdas Lana. Maaf jika aku menyakitimu. Maafkan aku," Thomas berbicara manis pada Lana.


"Jangan bicara manis, aku masih kesal padamu karena kau membohongiku. Keluar dari kamarku," Lana mengusir Thomas.


Thomas tidak menghiraukan Lana. Thomas merangkul pinggang Lana kuat, dan mencium Lana. Lana yang haus akan belaian menerima perlakuan Thomas. Lana dan Thomas kembali bergelut dalam percintaan. Lana dan Thomas tidak menyadari jika ucapan mereka terdengar oleh Catharina.


Catharina mendengar semuanya. Percakapan dan rencana busuk Lana juga Thomas, Catharina pun mendengar. Erangan-erangan mulai terdengar, Catharina tidak tahan lagi pergi mencari kunci pintu kamar yang dipakai Lana.


Catharina masuk ke kamar dan tidak lama keluar. Catharina mendekati kamar dimana ada Lana dan Thomas di dalamnya. Catharina memasukan kunci kelubang kunci dan mengunci kamar tersebut.


"Kamar ini tidak pernah terkunci, jadi kedua kuncinya ada padaku. Kalian berdua, dua orang jahat. Akan mendapatkan hukumannya nanti." Lirih Catharina yang langsung pergi.


Catharina masuk dalam kamarnya, mrngambil mantel dan tasnya. Memasukan kunci dan ponselnya ke dalam tas. Catharina keluar dari kamarnya dan mengunci kamarnya. Cathatina bergegas pergi meninggalkan rumah, tidak lupa Catharina mengubci pintu rumahnya.


Catharina berjalan cepat, masuk dalam mobilnya dan mengemudikan mobilnya meninggalkan rumahnya.


1 jam kemudian....


Catharina membawa mobilnya pergi jauh hingga tiba di sebuah tempat yang sepi. Catharina menepikan mobilnya dan menghentikan mobilnya. Catharina menangis. Bukan menangisi Thomas, melaian kan menangisi kebodohannya. Catharina menyesal, menyalahkan diri sendiri mengapa dirinya begitu mencintai Thomas di masa lalu. Catharina menyesali semuanya.


--


Di perjalanan, James menerima panggilan dari Betty.


(Percakapam di telepon)


"Hallo," jawab James.


"James, kau dimana? Aku sudah merapikan rumahmu, jangan berkeliaran kemana-mana. Ini sudah malam."


"Aku akan sampai sekitar 1 jam lagi, kau pulanglah. Apa David sudah menjemputmu?" Tanya James.


"Oke, kau memang teman terbaik Betty. Sampaikan maafku pada sepupuku David. Kau jagalah dia baik-baik. Aku sudah merepotkanya, dia pasti sangat lelah setibanya dari perjalanan jauh. Sungguh, aku minta maaf Betty."


"Tidak masalah, kita akan menjadi kekuarga nantinya. Dan kau adalah sahabatku sejak kecil. Maafkan aku, aku hanya bisa membantumu sebisaku."


"Hati-hati di jalan saat pulang, Betty."


"Kau juga James."


James mengakhiri panggilan. Dari jauh James melihat sebuah mobil berhenti di tepi jalan. James menepi dan menghentian mobilnya tepat di belakang mobil yang di lihatnya. James membuka pintu mobil dan turun, pintu mobil tertutup kembali. James melihat sekitar, jalanan begitu dan jarang ads kendaraan yang lewat.


"Apa seseorang mengalami kesulitan? Lebih baik aku periksa, mungkin saja membutuhkan bantuan."


James berjalan perlahan mendekati mobil itu. James sedikit membungkuk dan mengintip, ada seseorang di dalam mobil. Lebih tepatnya seorang wanita karena James melihat rambut yang tergerai.


James mengetuk kaca mobil itu perlahan.


Tok....


Tok....


Kaca mobil di turunkan, James melihat seorang wanita dengan mata sembab. James kerasa kasihan pada wanita itu.


"Nona, apa kau dalam masalah?" Tanya James.


Wanita itu mengangguk, "ya..., aku dalam masalah besar."


"Mobilmu mogok? Biar aku bantu," jawab James.


Wanita itu tidak menjawab, dia justru menangis. Wanita itu menangis tersedu-sedu. James kaget, melihat kekiri dan kekanan. James takut ada yang melihat. Yang melihat pasti akan berpikiran buruk menyangka James sudah berbuat jahat pada wanita.


----- ----- ----- ----- -----


Hallo semua..


Terimakasih sudah mau berkunjung dan membaca novel saya..


Jangan pernah bosan menunggu update selanjutanya ya..


Jangan lupa like,☆☆☆☆☆ dan isi kolom komentar..


Jangan lupa berikan vote juga ya..


Kunjungi juga di novel saya yang lain. Dengan judul,


•Lelaki Bayaran Amelia (Season 1&2 End)


•Pelukan Hangat Paman Tampan (End)


•Pangeran Es Jatuh Cinta (End)


(Season ke 2 dari Pelukan Hangat Paman Tampan)


•Pangeran Vampir (End)


•Pangeran Vampir 2 (SEASON 2) (End)


•Vampir "Sang Abadi" (End)


•Cinta Lama Yang Datang Kembali (End)


•Mommy And Daddy (CLYDK 2) (End)


•Darren & Karren (Perjalanan Cinta) CLYDK SEASON KE 3


•The Hit Man In Love


•Jatuh Cinta Pada Tetangga


•Suami Pengganti


•Menjadi Istri Simpanan


•Dendam Permaisuri Kepada Kaisar


Jangan lupa like, ☆☆☆☆☆ dan isi kolom komentar.. vote juga dong..


Terimakasih..


Untuk pembaca yang ingin join grup FB/WA silahkan..


Untuk yang ingin follow ig saya juga silahkan..


ig: dea_anggie


Line id: dea_anggie


Fb: dea anggie


Grup FB: Lelaki Bayaran Amelia


❤❤❤❤❤


Bye bye..


Salam hangat,


"Dea Anggie"