New World New Body And High Dream

New World New Body And High Dream
Pelayan senior dan junior



Woh, apa-apaan daging ini? Ini sangatlah lembut, aku merasa seperti memakan bubur! Aaa~ enaknya.


*Gera memakan makanan itu dengan sangat lahap*


Ibu harus mencoba makanan ini, ini benar-benar lezat! Dagingnya yang sangat lembut, sayurannya yang segar, dan nasinya… eee, nasi tetaplah nasi!.


*Gera terpikir akan sesuatu*


Apakah ibu dan ayah sudah makan? Masa hanya diriku saja yang menikmati ini? Bagaimana dengan ibu dan ayahku? Semoga kalian bisa menikmati makanan seenak ini juga ibu, ayah… untuk sekarang aku hanya bisa berdoa yang terbaik untuk kalian.


*Gera melanjutkan memakan makananya*


*6 menit kemudian*


Haaah, aku sudah kenyang, saking lahapnya aku makan, aku hanya membutuhkan waktu beberapa menit saja untuk menghabiskan makanan ini.


E, piring dan gelas ini aku biarkan saja kah? Atau nanti ada seorang pelayan yang datang? Atau aku harus memanggil pelayan tersebut? Tidak-tidak, aku merasa tidak enak jika memanggil seorang pelayan di penginapan keluarga kerajaan, walaupun itu seorang pelayan tapi aku tetap merasa tidak enak!.


Aku merasa tidak enak karena si pangeran sudah menolongku dengan memberikan makanan ini, dan dia juga orang yang sangat baik, ya! Akulah yang harus membawa piring dan gelas ini ke dapur! Tapi apakah ini sopan? Aaaa! Apa yang aku katakan? Aku saja pernah mengarahkan tinjuku ke arah pangeran tersebut, dan juga meludahinya! Heh, dan dengan entengnya aku mengatakan 'apakah itu sopan?' Padahal hanya mengantarkan piring ke dapur saja.


Baiklah! Aku akan mengantarkan piring dan gelas ini ke dapur!.


*Gera pun mengambil piring dan gelas tersebut*


Eeeeh, ngomong-ngomong dapur ada dimana ya? Tadi aku melihat pelayan tersebut pergi ke arah depan? Mengapa aku ragu?! Aku harus yakin! Ya pelayan tersebut pergi ke arah, depan? Aaaaa!! Mengapa aku lupa?! Padahal aku masih anak kecil tapi mengapa aku bisa lupa kemana pelayan tersebut pergi?! Huh, baiklah aku akan berjalan ke depan!.


*Gera berjalan ke depan dengan ragu-ragu*


Kira-kira benar bukan sih ini menuju ke dapur?.


*Gera terus berjalan kedepan, sambil berjalan Gera melihat-lihat sekitar nya*


 


Penginapan ini benar-benar megah! Ah sial, aku menjilat ludahku lagi! Tapi ini benar-benar megah, walaupun hanya satu tingkat sepertinya penginapan ini cukup untuk 40 sampai 50 orang? Soalnya terdapat banyak ruangan disini dan mungkin saja ruangan itu adalah kamar, bukan?.


Waw! Apa itu?!.


*Gera melihat sebuah patung*


Aku tidak menyangka ada sebuah patung di penginapan ini! Dan siapa orang yang di patung itu? Apakah dia benar-benar ada di dunia ini atau hanya karakter fiksi saja? Tapi jika aku lihat-lihat, model patung ini seperti tidak asing bagiku…… ya, sekarang aku ingat! Model ini seperti model patung Yunani di dunia lamaku! Waw, tidak aku sangka ada patung model Yunani di dunia ini, patung yang indah….


"Aaaaaa!!! Tolong ada penyusup disini!" ???.


"Ha?" Ucap Gera.


Tunggu, dia seorang pelayan!.


"Tolong!! Baju hingga celananya berlumuran darah! Dia pasti telah membunuh seseorang!!" ???.


Berlumuran darah?.


*Gera melihat baju dan celananya*


Hei, mengapa aku baru sadar!! Aaaah, bodohnya aku!.


"Hey, aku bukanlah penyusup tenang saja, aku adalah…"


"Siapapun tolong!!"


"Hei! Dengarkan dulu penjelasanku!"


*seseorang datang dari belakang pelayan tersebut*


Siapa itu?.


"Hentikan, apa yang kau lakukan?!" ???.


Dia… dia bukannya pelayan yang mengantarkan makanan untukku tadi?.


"Ah senior, itu ada penyusup datang kesini, dan pakaiannya juga berlumuran darah!"


"Diam!" Bentak pelayan senior tersebut.


"..."


"Berani sekali kau mengatakan tamu spesial pangeran sebagai seorang penyusup! Padahal baru bekerja beberapa minggu tapi sudah selanjang ini dirimu!"


"Aaah, jangan meminta maaf padaku!"


"Ba-baik senior!"


*pelayan tersebut bersujud di depan Gera*


"Ma-maafkan saya tuan!"


Hah, apa yang terjadi? Tiba-tiba dia berteriak dan menuduhku sebagai penyusup, lalu dimarahi oleh seniornya, seketika dia meminta maaf padaku.


*Pelayan senior tersebut juga ikut bersujud di depan Gera*


"Maafkan junior saya tuan, saya berjanji akan mendidiknya lebih keras lagi, dan juga akan memberinya hukuman yang setimpal atas ketidak sopanannya!"


"Hentikan itu! Untuk apa kalian bersujud di depanku? Jika ingin meminta maaf tinggal ucapkan saja! Tidak usah sampai bersujud seperti itu!! Lagi pula itu adalah salahku! Aku tidak menyadari bahwa pakaianku berlumuran darah, jadi wajar jika juniormu berteriak dan mengatakan bahwa aku adalah penyusup!"


*2 pelayan tersebut hanya diam*


"Hah…, tegakkan kepala kalian dan berdirilah!"


"Baik tuan! Tapi sekali lagi, maafkan junior saya!" Ucap pelayan senior tersebut.


"Iya, aku maafkan."


"Terima kasih tuan!"


*2 pelayan tersebut mulai berdiri*


Huh... untung saja, aku sempat panik di awal karena pelayan itu berteriak sangat kencang tapi sekarang masalahnya sudah selesai, baguslah.


"Jika saya boleh tahu mengapa anda bisa ada disini, tuan?"


"Oh itu, ini."


*Gera menunjukkan piring dan gelas yang dia pegang*


"Oh ternyata begitu, mengapa anda tidak memanggil saya saja tuan? Jadi anda tidak perlu repot-repot berjalan ke dapur kan?."


"Eee, gimana ya… intinya aku merasa tidak enak saja memanggil pelayan, apalagi ini bukanlah rumahku!"


"Anda tidak perlu begitu tuan! Anda adalah tamu pangeran dan anda berhak untuk menggunakan jasa kami sebebas mungkin!"


"Hehe, maafkan aku…"


*pelayan senior tersebut mendekati Gera*


"Biarkan saya membawa piring dan gelas anda itu tuan."


"A, terima kasih."


"Sama-sama."


*pelayan itu mengambil piring dan gelas yang sedang di pegang oleh Gera*


"Kalau begitu aku akan balik ke ruangan tamu."


"Baik tuan, saya juga undur pamit dari sini."


"Em… dadah..." Ucap Gera.


*pelayan itu pergi*


"E-e, sekali lagi maafkan saya!" Ucap pelayan junior.


"Ya, tidak apa-apa."


*pelayan junior itu pergi dari situ*


Note: Gera memakan makanannya menggunakan alat makan bukan tangan!.


A-Note: maafkan author para readers sepertinya author belum bisa menyiapkan peta untuk dunia fiksi ini! Sehabis author sembuh, author seketika disuguhkan oleh pekerjaan author di dunia nyata! Jadi jadwal author sangatlah padat! Sekali lagi maafkan author!.


A-Note: halo para readers! Note ini hanyalah sebuah basa-basi agar mencapai 1000 kata jadi jika kalian ingin skip note ini silahkan saja. Author ingin mengatakan sesuatu, tolong kalian para readers untuk memberikan kritik dan saran untuk fiksi ini dan juga author! Karena dengan kalian memberikan kritik dan saran itu akan sangat membantu untuk perkembangan cerita ini dan juga perkembangan author!.


A-Note: masih membutuhkan 964 kata lagi untuk menuju 1000 kata, eh gak, masih butuh 975 kata lagi untuk menuju 1000 kata, gak-gak! Kita masih membutuhkan 987 kata lagi untuk ke 100 kata! Woooo! Sudah, kita sudah sampai 1000 kata!.