Nayla My Future Is You

Nayla My Future Is You
meragukan



Aarav membantu Nathan,dia memapah Nathan berjalan lalu membaringkan Nathan di tempat tidurnya.


Nathan aku akan membiarkan Shilla di sini untuk sementara waktu dia akan kembali setelah kau sudah sembuh dan bisa berjalan kembali ucap Aarav.


tidak perlu Aarav aku bisa menangani semuanya sendiri, Shilla tidak usah membantuku ucap Nathan.


kau diam lah kau sedang dalam masa penyembuhan kau masih harus banyak beristirahat ucap Aarav ,aku akan pulang bersama Nayla ini sudah hampir malam dan Nayla juga sudah tertidur di sofa mu .


Shilla kakak pergi dulu pamit Aarav, shilla mengiyakan.


Aarav menggendong tubuh Nayla ala bridal style dengan hati hati dia merebahkan Nayla di kursi mobil dengan perlahan Aarav segera menyusul masuk ke mobil dan meninggalkan rumah Nathan.


Nayla menggeliat dari tidurnya dia membuka matanya dan mendapati dirinya ada sudah ada di kamarnya sendiri. Nayla melihat keadaan kamarnya yang terlihat sepi ,suara percikan air terdengar di telinga Nayla.


Nayla bangun dan bersandar di kepala ranjang, Aarav keluar dari kamar mandi dia melangkah ke arah Nayla dengan piyama yang sudah di kenakan.


kenapa kau terbangun hm? aku baru saja akan tidur setelah mengganti pakaianku ucap Aarav.


Aarav apa aku boleh bertanya sesuatu padamu ? Nayla menggigit bibir bawahnya ,dia masih dirundung rasa penasaran akan wanita yang pagi tadi menelpon suaminya itu.


tanyakan saja? ucap Aarav sembari merebahkan dirinya di kasur empuk itu.


siapa Mytha dan ada hubungan apa kau dengannya ? tanya Nayla.


Aarav sedikit berpikir, Mytha dia... uhm asistennya tuan Albert seru Aarav, memangnya kenapa? apa kau mengenalnya? tanya Aarav.


Nayla menggeleng aku tidak mengenalnya, apa kau punya hubungan dengannya ? tanya Nayla.


*iya aku memang punya hubungan dengan nya ,kemari lah kau harus kembali tidur ini masih larut Nayla dan aku juga sudah mengantuk ucap Aarav.


Aarav menarik tubuh Nayla untuk ikut kembali berbaring, Aarav apa hubungan mu dengan wanita bernama Mytha itu? tanya Nayla.


itu tidak lah penting yang penting sekarang semuanya sudah selesai ,sofia tidak akan lagi menyakiti mu dan Shilla .Sofia sudah berada di tempat yang seharusnya .


Shilla dan kau tidak akan lagi mendapat ancaman dari Sofia ucap Aarav.


benarkah ? tanya Nayla


Aarav mengangguk,lalu Mytha siapa dia? tanya Nayla kembali.


kau masih menanyakan tentang asistennya tuan Albert itu, sekarang aku ingin tanya? kenapa kau sebegitu ingin tahu tentang Mytha? tanya Aarav.


aku... hanya,,, aku hanya berpikir jika kau punya hubungan spesial dengannya cicit Nayla .


apa? hubungan spesial? astaga Nayla kau ini Aarav tertawa bahkan dia sampai terpingkal dibuatnya, kau mengada ada saja.


ya tuhan kau ini aku sungguh terhibur sudah lah lupakan, ayo tidurlah ini sudah malam.


Aarav jawab dulu pertanyaannya seru Nayla.


kau yakin ingin aku menjawabnya tanya Aarav dengan menahan tawanya.


tentu saja, aku sangat ingin mengetahuinya ucap Nayla.


Mytha adalah asisten tuan Albert yang sudah menikah dan sudah berumur 34 tahun dia berusia 10 tahun lebih muda dari tuan Albert dan dia sudah memiliki 3 anak, apa kau puas istriku? tanya Aarav dengan memandangi Nayla.


apa kau serius ,kau tidak sedang membohongiku kan ?tanya Nayla dengan alis terangkat.


apa aku terlihat berbohong dan sejak kapan kau tidak percaya padaku hm.


bukan seperti itu, maksudku aku hanya -


kau hanya cemburu dengan hal yang belum kau ketahui kebenarannya ucap Aarav.


kemari lah Nayla, Aarav memeluk istrinya dan mencoba membuat Nayla kembali tertidur.


mulai saat ini jangan berpikiran yang tidak tidak sayang, apa kau mengerti ?


kau tenang saja aku akan selalu setia kepadamu , aku janji kau tidak perlu menghawatirkan apapun . sekarang kau mengerti kan sayang?


dan yah kau harus membuang jauh jauh pikiran buruk mu itu tentang -


dengkuran halus Nayla mulai terdengar...


Aarav mengernyitkan dahinya dia memundurkan kepalannya sedikit dan melihat wajah Nayla yang sudah terpejam.


astaga ! dia sudah kembali tertidur semudah ini.


Aarav menggeleng saat mengingat sikap dan cara Nayla berbicara tentang Mytha tadi ya tuhan bahkan istriku cemburu pada ibu 3 anak, Nayla Nayla kau ini.


Aarav tersenyum dia lantas mengeratkan pelukan nya untuk Nayla dan ikut menembus ruang mimpi.


Nathan pov


apa kau mau memaafkan kesalahanku? tanya Nathan.


aku sudah memaafkan mu ,sudah lah kau lupakan saja masalah Sofia aku sudah tidak ingin membahasnya lagi seru Shilla.


apa aku boleh bertanya satu hal padamu? tanya Nathan dia menggenggam erat tangan Shilla.


tentang apa? tanya Shilla.


tentang perasaanmu pada Darren? ucap Nathan.


Darren? Shilla membeo.


kenapa kau ingin tahu itu ,aku bahkan hanya menganggapnya teman saja ucap Shilla.


Shilla apa kau mau menjadi kekasihku? tanya Nathan.


Shilla terkejut dengan pernyataan Nathan yang begitu mendadak dan tiba tiba ini.


aku... belum bisa menjawabnya sekarang, rasanya aku masih ragu dengan pernyataan cintamu itu. kau baru saja kembali menjalin hubungan dengan mantan mu itu, aku masih perlu waktu untuk memperbaiki kembali perasaan ku yang sempat terluka karena keputusanmu.


dan untuk pelukan saat di rumah sakit siang tadi itu hanya reflek saja, aku begitu bahagia saat mengetahui kau sudah sadarkan diri dan sialnya kak Nayla malah salah paham tanpa meminta penjelasan Seru Shilla.


*baiklah ....aku cukup bisa mengerti dilema yang kau rasakan .


aku tidak akan meminta jawabanku sekarang, kau bisa menjawabnya saat kau sudah siap untuk mengatakannya*.


Shilla mengangguk dan Nathan tersenyum menanggapinya .


uhm ini sudah malam Shilla sebaiknya kau istirahat saja, aku juga sudah mengantuk ucap Nathan.


Shilla berlalu dari kamar Nathan dia kembali ke kamar tamu yang ada di rumah Nathan.


Shilla menyentuh dadanya dia masih belum mengakui perasaan yang dia simpan untuk Nathan .setelah kejadian Nathan yang kembali menjalin hubungan dengan mantannya itu Shilla di dera perasaan ragu dan bimbang, dia takut jika Nathan hanya menjadikan dirinya sebagai pelampiasan semata.


aku tahu kau mencintaiku shilla namun aku juga tahu jika kaubkecewa dengan keputusanku yang juga aku sesali pada akhirnya, hanya karena wanita masa lalu aku menghancurkan hat wanita sebaik Shilla.


aku akan berusaha mendapatkan kembali kepercayaan darimu .


Malam ini Nathan dan Shilla saling memikirkan perasaan mereka masing masing jika Shilla memikirkan keraguan yang muncul di hatinya.


Nathan memikirkan cara agar dirinya kembali menggenggam kepercayaan wanita garangnya, rasanya Nathan tidak pernah menyesal pernah berebut dengan nya itu kali pertama mereka bertemu.


see you ❤