
nona kau sudah sadar rupanya ucap seorang pria yang baru saja memasuki ruangan tempat shilla terbaring pria itu melangkah ke arah shilla dengan senyum ramah yang menyertai langkahnya.
*shilla merasa bingung harus bagaimana menghadapi pria asing di hadapannya dia melihat sekilas ke arah pria itu.
dia terlihat pria baik mungkin dia yang membawa ku kemari "gumamnya dalam hati*.
apa semua nya baik baik saja nona "ucap pria itu.
shilla tersenyum kikuk aku baik baik saja tuan, apa kau yang membawaku kemari "tanya shilla dengan sedikit meringis kepalanya mendadak berdenyut dan rasanya sangat membuat shilla cukup kewalahan akan rasa sakit yang di rasakan nya.
sepertinya kau harus istirahat dulu nona... berbaringlah lagi kau jangan banyak bergerak dulu nona.....
aku.... shilla tidak melanjutkan ucapannya karena pria itu menutup mulutnya dengan jari telunjuknya.
istirahat dulu tubuhmu kelelahan seperti nya kau wanita yang keras kepala sekali nona.... kau pejamkan matamu tidurlah dulu ...aku akan mengantarmu pulang jika kondisimu sudah membaik.
seolah terhipnotis oleh ucapan pria di depannya shilla menurut matanya memang masih mengantuk dia terlalu kelelahan karena terlalu memforsir tenaganya beberapa hari ini.
Aarav melajukan mobilnya ke arah toko kue hendak menemui nayla.Aarav mengemudikan mobilnya dengan kecepatan penuh mereka sampai di depan toko dan bergegas masuk menemui istrinya. nathan mengekor di belakang Aarav nathan memaksakan dirinya untuk ikut membantu mencari shilla .
nayla yang melihat suaminya datang langsung berlari dan merangsek memeluk Aarav dan menumpahkan tangis nya di dada Aarav hingga membuat kemeja yang di kenakan Aarav banjir dengan air mata milik nayla .
sayang tenanglah.... shilla pasti ketemu Aarav memeluk nayla dengan erat agar mengurangi rasa sedih istrinya itu.
ini hampir malam hari dan Aarav tak kunjung menemukan shilla nathan juga tidak bisa melacak keberadaannya karena handphone shilla yang tertinggal.
wajah nathan pucat pasih dia juga mengkhawatirkan shilla meskipun dia kerap bertengkar dengan macan garangnya itu.
melihat nayla menangis membuat nathan ikut merasakan kesedihannya Aarav berusahan menenangkan nayla berkali kali. namun nayla masih saja menangis terisak di dalam dekapannya.
dering handphone milik nayla memecahkan suasana sepi di toko nya itu yang sedang di landa kebingungan akan menghilangnya shilla.
nayla yang masih bersedih enggan meraih handphone milik nya hingga nathan meraih handphone nayla dan memberikannya pada Aarav.
Aarav menggeser tombol hijau.
*hallo nona nayla bisakah aku memesan dua puluh porsi cake coklat untuk besok... "ucap sang penelpon.
maaf nona tapi toko nya sedang tutup sementara waktu dan tidak menerima pesanan untuk besok kau bisa, memesan lain hari saja*...
oh baiklah kalau begitu terima kasih. panggilan berakhir.
Aarav kau sebaiknya pulang saja dengan nayla dia membutuhkanmu saat ini biar aku saja yang mencari shilla. "ucap nathan.
Aarav memperhatikan istrinya baru kali ini dia melihat nayla menangis seperti ini seperti anak kecil yang takut kehilangan mainan favoritnya. namun mungkin itu karena nayla terlalu menyayangi shilla jadi dia terlalu berlebihan mengekspresikan kesedihannya.
Aarav setuju dengan saran nathan dia membawa nayla ke mansion dan menemani nayla beristirahat hingga nayla tertidur setelah Aarav menimangnya layaknya anak kecil yang susah tidur.
Aarav mengelus kepala nayla dengan lembut dan memeluknya dengan erat memberikan kenyamanan dan berusaha menenangkan nayla.
Aarav berpikir keras kemana perginya adiknya itu shilla bukanlah gadis yang suka pergi keluar rumah tanpa alasan.
memikirkan semua itu sedikit menguras tenaganya Aarav terlelap di samping nayla
nathan melaju kan mobilnya ditengah dinginnya malam di kota kanada yang sedang dilanda hujan . hujan baru saja mengguyur jalanan yang dilewatinya untuk mencari shilla.
kau dimana gadis bodoh?? kenapa juga kau melupakan ponselmu... kau menyusahkan semua orang "gerutu nathan.
apa mungkin terjadi hal buruk padanya. . .wajah nathan kembali memucat.
tidak tidak astaga..... dia harus baik baik saja.
nathan mengernyit heran dengan dirinya sendiri kenapa juga aku begitu mencemaskan nya .
*huh.... mungkin karena dia adik ipar Aarav jadi aku tidak ingin sesuatu hal menimpanya.
benar hanya karena dia adiknya sahabatku Aarav dan nayla pasti sedih. aku harus segera menemukan keberadaannya.
nathan menepis perasaan yang mulai menyelinap dinding hatinya. dia hanya kasihan melihat kesedihan Aarav dan nayla itu saja*.
nathan menuju rumah sakit satu persatu yang berada di sekitar kantornya dan memeriksa apakah ada korban kecelakaan yang baru saja di larikan kesini.
.
nathan bukannya berpikiran buruk tentang shilla nathan hanya menyimpulkan jika shilla mungkin kecelakaan dan membuat nya harus di rawat.
hujan masih mengguyur jalanan kanada hingga malam mulai larut namun nathan tak menghentikan pencariannya hingga dia memarkirkan mobilnya di pelataran rumah sakit City hospital kanada.
ini rumah sakit terakhir yang ada di sekitar toko kue dan juga kantor. semoga aku bisa mendapatkan petunjuk disini.
kemeja nya sudah lusuh dan basah namun nathan enggan beranjak pulang ke rumah sebelum berhasil menemukan shilla .
apa ada gadis yang baru saja dibawa kemari karena kecelakaan atau semacamnya. "tanya nathan pada staf rumah sakit.
petugas itu meneliti list pasien hari ini dan mengangguk .tapi banyak sekali pasien hari ini yang baru saja dibawa kemari. "ucap sang perawat itu.
baik lah cari saja semua data perempuannya saja dan tolong bantu aku mencari temanku. "seru nathan.
petugas itu menurut dan memanggil rekannya untuk membantu nathan menuju ruangan yang berisi korban yang belum mempunyai identitas.
langkah kaki nathan terseok dengan pelan kondisi dirinya sendiri mulai berkurang nathan benar benar sudah merasa kehilangan sedikit tenaganya .
ruangan yang dituju itu pun sampai dan kini nathan di temanj petugas itu mulai meneliti semua orang yang berbaring di ranjang namun tidak sedikitpun ada tanda tanda shilla di puluhan orang yang nathan lihat.
apa ada temanmu di sini tuan nathan.
*nathan menggeleng lemah tidak dia tidak ada di sini.....
nathan keluar dari ruangan itu tanpa semangat sedikit pun.
kau dimana gadis bodoh..... nathan mengusap wajahnya kasar.
dirinya kelelahan hingga tanpa sadar tubuhnya yang sedari tadi sudah basah kuyup dan membuat nya kedinginan. kini tak sanggup lagi menahan semua rasa lelahnya. tubuhnya ambruk ke lantai rumah sakit*.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
*jangan lupa baca novel yang satunya yah judulnya Deep you....