
keesokkan paginya Aarav , nayla dan shilla menyantap makan paginya dengan suasana hangat seperti biasanya.
Aarav melirik ke arah shilla yang begitu fokus dengan makanannya...
shilla boleh kakak meminta sesuatu padamu? "seru Aarav.
shilla mengerutkan dahi, , matanya melirik ke arah Aarav yang ada di sebelah kirinya.
nayla hanya menyimak percakapan keduanya sembari memasukan makanan ke mulutnya.
kakak ingin meminta apa kak? shilla bertanya heran dengan permintaan Aarav , kakaknya ini baru kali ini meminta sesuatu pada dirinya .
kakak mengundang teman pria mu itu untuk makan malam... pria yang sering mengajak mu jalan baru baru ini...
maksud kakak darren.... shilla mengerutkan dahinya.
Aarav mengangguk, ,bagaimana shilla kau mau membawanya kemari kan? ... "ucap Aarav
oh... itu... baiklah kak aku akan mengajaknya kemari...
darren juga ingin berkenalan dengan kalian "seru shilla
shilla hari ini kau akan keluar atau tidak timpal nayla dengan mengunyah roti di dalam mulutnya.
sayang telan dulu makanan mu kau bisa tersedak jika makan sambil berbicara "Aarav menatap horor ke arah istrinya saat nayla mendelik serta menatap tajam ke arahnya.
shilla terkekeh menatap wajah Aarav yang berubah pucat setelah mendapat tatapan mata tajam dan wajah galak nayla.
astaga kak nayla kau ini... menyeramkan sekali... kakak Aarav hanya menasehati mu bukan memarahi mu.... "shilla terkekeh
Aarav tersenyum dalam hati... adiknya ini terlalu jujur.... terkadang itu menyenangkan... secara tak langsung di menegur nayla.
nayla cemberut... aku ingin memakan daging manusia rasanya pasti enak... "ucapnya nayla menyeringai ia tersenyum penuh arti.
astaga.... Aarav dengan susah payah menelan Saliva nya .....tatapan matanya lurus ke arah istrinya tidak mungkin bukan calon anak nya ingin menjadi kanibal. . Aarav pucat pasih mendengar permintaan istrinya.
shilla tertegun dia tak kalah syok mendengar ucapan nayla ...keduanya menatap penuh arti kepada nayla.
nayla mengulum senyum.... dia menahan tawanya dan lama kelamaan ia tak tahan melihat kedua orang di depan matanya tertegun dan syok..
nayla tertawa lepas.... shilla dan Aarav menatap heran ke arah nayla keduanya Aarav maupun shilla saling melihat satu sama lain lalu kembali menatap nayla .
kau kenapa kak..... shilla bertanya ia heran dengan tingkah kakak nya ini ...kau baik baik saja? shilla takut dan bingung akan tingkah aneh nayla .
sayang kau kenapa tertawa seperti itu.. jangan membuat kami khawatir sayang demi apapun....
nayla semakin tertawa hingga terpingkal... dia memegangi perutnya ...
sayang kau tidak apa apa "Aarav menampakan wajah takutnya dia terlihat begitu panik ... nayla menghentikan tawanya.
kenapa diam saja sayang bicaralah... Aarav terlihat sangat serius nayla tertegun ....ditatapnya mata Aarav dan dia berkata pelan maaf.
shilla dan Aarav merasa aneh dengan gelagat nayla... nayla menundukkan kepalanya aku hanya bergurau tadi. ...
shilla dan Aarav mengulum senyum dan melirik satu sama lain...dan kami juga hanya bergurau ucap keduanya bersamaan.
nayla mendongakkan kepala nya kalian mengerjai ku.... kalian benar benar menyebalkan....
kak kau pikir kami tidak tahu rencana mu itu shilla terkekeh...
Aarav hanya ikut tersenyum ....
dari mana kalian tahu aku akan berpura pura ingin makan manusia... "seru nayla.
kau itu tak pandai berbohong kak... aku satu langkah di depanmu.. shilla tertawa renyah.
aku ingin mengerjai kalian malah kalian yang mengerjai ku "rutuk nayla...
ketiganya tersenyum nayla sedikit kesal namun ia juga tertawa ketiganya terkekeh bersamaan.
kakak.. aku pergi yah.... aku akan naik taxi saja aku ingin membeli sesuatu dan jalan jalan... "seru shilla.
kau akan di antar elias shilla jika tidak mau kau tidak kakak izinkan pergi "ucap Aarav tegas.
sayang biarkan saja shilla naik taxi.. mungkin dia ingin bepergian tanpa diantar elias... biarkan saja hanya hari ini.. "ucap nayla.
tidak bisa kali ini harus diantar atau tidak usah pergi.... "Aarav menegaskan opsinya.
kakak kau ini kenapa mendadak menyebalkan aku hanya ingin pergi sendiri tidak selalu diantar... aku bukan anak kecil kak... kakak terlalu menghawatirkan ku. "shilla mendengus kesal.
sayang biarkan dia pergi sendiri hanya untuk kali ini.. "nayla ikut merayu Aarav untuk merubah keputusan nya.
hanya kali ini kak... aku mohon aku ingin sendiri saja perginya kak "ucap shilla...
kakak hanya merasa tidak tenang membiarkanmu pergi sendiri... "ucap Aarav.
Aarav menghembuskan nafasnya dengan berat hati dia mengiyakan keinginan shilla.
shilla sampai di salah satu mall besar di kanada ***CF Toronto Eaton Center*...
shilla mengedarkan pandangan nya dia menelusuri mall itu sendirian... shilla memasuki toko pakaian dan memilah milah baju yang yang menarik perhatian nya .
tanpa shilla menyadari ada seseorang yang sedari tadi mengikuti dirinya semenjak dia keluar dari mansion.
shilla meraih dress navy selutut dengan lengan pendek yang di bagian kerahnya menjuntai menutupi leher...
dia memasuki ruangan ganti dan shilla mencoba dress yang ia pilih sangat pas melekat di tubuh ramping miliknya.
shilla memutarkan badannya di depan cermin full body di ruang ganti itu.
dress ini sangat bagus sekali.. aku akan ambil yang ini saja "gumamnya .
shilla melepaskan dress itu dan setelah mengganti dengan pakaian miliknya dia melakukan pembayaran di kasir.
shilla menghabiskan waktunya memutari mall dengan mampir memilih buku, menonton bioskop dan makan siang hingga hari menjelang sore dia melihat jam yang melingkar di pergelangan tangannya .
aku lelah sekali.... aku pulang saja.. aku ingin istirahat.. ternyata menyenangkan juga aku bisa leluasa kemanapun sendiri.. shilla terkekeh.... hari ini dia merasa seperti ingin seperti wanita dewasa pada umumnya yang bepergian sendiri....
dia sedang tidak ingin menjadi adik kesayangan Aarav yang selalu di khawatirkan dan di jaga oleh elias.
semenjak peristiwa kebakaran toko waktu lalu Aarav memang over protective pada keduanya... dan shilla sedikit bosan dengan penjagaan yang menurutnya berlebihan.
kakak Aarav maaf yah.. setelah hari ini aku akan kembali menjadi adik kesayangan mu shilla terkekeh dia menuruni eskalator dan hendak keluar dari mall.
sesampainya shilla di pelataran mall dia berjalan dan berhenti di bahu jalan melambaikan tangan nya menyetop taxi untuk bisa kembali ke rumah.
shilla meronta melakukan perlawanan dia menjerit namun mulutnya di bekap dengan kain... tangannya sedang di ikat ke belakang oleh dua lelaki berbadan kekar itu...
chase yang duduk di balik kemudi tertawa menyeringai dia melihat shilla dari balik spion yang mengarah ke arah shilla.
*jam menunjukkan pukul sembilan malam.... nayla mondar mandir di depan kamarnya dia menunggu Aarav kembali dari kantor.
nayla sejak sore berusaha menghubungi shilla namun tak ada balasan apapun... entah pesan atau panggilan nya*.
nayla mencemaskan adiknya itu.
Aarav memasuki mansion dia merasa lelah dan ingin segera istirahat, suasana mansion terasa sepi sekali hari "gumam Aarav...
hari ini dia mengalihkan kecemasannya yang entah karena apa dengan mengadakan meeting bulanan di kantornya dan beberapa meeting penting lainnya....
sehingga ia terpaksa lembur kali ini dan pulang larut malam....
elias siang tadi ikut mengantar nayla dan bibi lindsay check up kandungan Aarav tak bisa mengantarnya dan dia mempercayakan nayla kepada elias dan bibi lindsay untuk menjaga nya...
Aarav melangkah ke dalam kamarnya dia mengerutkan kening nya "sayang kenapa kau belum tidur ini sudah larut tidak baik kau tidur larut seperti ini "seru Aarav.
nayla segera memeluk Aarav... dia mendekap Aarav sangat erat hingga Aarav kebingungan dibuatnya.
sayang ada apa denganmu? kau baik baik saja kan!
nayla mendongakkan kepala nya Aarav shilla belum kembali ini hampir malam dia tidak kunjung pulang aku mengkhawatirkan nya.
apa??? lalu kemana shilla pergi....
Aarav menenangkan nayla dia memanggil bibi lindsay ....
ada apa tuan "seru lindsay
tolong bibi temani nayla di sini... aku akan mencari shilla...
aku ikut... "cicit nayla.
tidak boleh untuk kali ini saja turuti aku di luar dingin dan ini sudah larut tidurlah bibi lindsay akan menemanimu "ucap Aarav.
nayla menatap Aarav dengan sendu air mata mulai berjatuhan ini salahku... harus nya aku tidak memintamu untuk membiarkannya pergi sendiri.
sayang tenanglah.... ini bukan salahmu kau mengerti.... shilla akan baik baik saja.
nayla masih sesenggukan di dalam pelukan Aarav ...Aarav menarik tubuh nayla setelah sedikit tenang dia menangkup kedua pipi nayla menatap nya dengan lembut..
" kau tunggu di rumah dengan bibi lindsay jangan terlalu banyak berpikir kau harus menjaga calon baby kita "ingat itu.
Aarav menekuk kedua kakinya dia berlutut dan kini tangannya beralih ke arah perut nayla dia memeganginya dan mencium perut datar nayla.
nayla terenyuh.... dia terharu akan tingkah suaminya... nayla mengangguk pelan..
Aarav bangkit dan dia meraih jaket, ponsel serta kunci mobil nya dia berpamitan kepada nayla dan menghilang di balik pintu. ..
Aarav menghubungi nathan di tengah perjalanannya.
panggilan terhubung
nathan kau tolong lacak keberadaan shilla... shilla belum pulang dari mall sejak dia pergi pagi tadi selepas sarapan.. "ucap nya dengan rasa khawatir yang sangat kentara.
apa? nathan terkejut mendengar berita buruk itu... baik lah aku akan melacaknya.
panggilan berakhir.
nathan meraih laptopnya dia meretas lokasi handphone milik shilla..
hah ....shit....damn it....
nathan merasa kesal dan khawatir dia tidak bisa menjaga shilla konsentrasinya terpecah selama memantau sofia nathan lengah mengawasi shilla.
nathan mencoba mengotak atik laptopnya hingga dirinya mendapat lokasi keberadaan shilla
CF *To**ronto Eaton Center* . .
terakhir itu lokasi nya
from:nathan
Aarav segera melajukan ke arah mall yang diberikan nathan.
.
.
.
.
.
.
.*jangan lupa baca Deep you yah
*see you ❤
kasih dukungan nya yah like vote coment biar aku makin semakin semangat updatenya. 😘*
.
.
.
.
.
.
.
.
.