Nayla My Future Is You

Nayla My Future Is You
menghabiskan waktu dengan mu



nayla sedang melakukan rutinitas paginya dia membuat sarapan pagi untuk dirinya dan Aarav walau bukan masak memasak hanya mengoles selai strawberry dengan segelas susu strawberry juga yang kini menjadi menu favorit paginya...


Pagi sayang Aarav tiba tiba memeluk nayla dari belakang yang tengah asyik melahap makan paginya.


*pagi juga sayang... apa kau akan ke kantor hari ini? "nayla


tidak , memangnya kenapa sayang ... "Aarav*


kenapa kau tidak ke kantor... "nayla


hari ini aku ingin menghabiskan waktu dengan mu dan calon baby kita.... "Aarav tersenyum manis.


entah kenapa perasaan ku benar benar kacau aku takut terjadi sesuatu dengan nayla dan shilla... aku akan menjaga mereka hari ini lebih baik aku tidak masuk kantor dulu "gumam Aarav dalam hati.


nayla meraih wajah Aarav dengan tangan nya dan menciumi wajah tampan suami nya itu semua nya tak terlewat satu senti pun..


Aarav hanya menikmati semua sentuhan istri tercinta nya itu dengan memejamkan matanya ...


nayla terkekeh geli dengan *tingkahnya sendiri...


kenapa aku jadi manja seperti ini huh.... aku benar benar tidak bisa mengendalikan diriku sendiri*..


Aarav membuka matanya dia memperhatikan istrinya yang tengah melamun namun belum melepaskan sentuhan nya pada wajah Aarav .


Aarav tersenyum miring lalu dengan jahilnya dia mengangkat tubuh ramping nayla dan mendudukkannya di atas pangkuannya...


nayla yang tengah melamun tersentak akan tindakan suaminya itu.


Aarav turunkan aku.. aku malu jika ada shilla atau bibi lindsay bagaimana... cepat turunkan aku. ..


Aarav mengabaikan celotehan nayla dia malah semakin mengeratkan pelukannya pada pinggang istrinya itu dan menenggelamkan kepalanya di sela bahu dan leher jenjang nayla .


nayla ikut terbawa suasana dia melingkarkan kedua tangan nya di leher Aarav saat merasa tubuhnya melayang. Aarav menggendong nya hingga mau tidak mau nayla melingkarkan kakinya di pinggang suaminya Aarav dan kedua lengannya bertengger di leher kokoh Aarav .


Aarav membawa nya naik ke atas dan kembali masuk ke dalam kamarnya menuntaskan keromantisan kegiatan mereka.


shilla keluar dari kamarnya dia menuju ke dapur hendak mengisi perutnya namun ia mengurungkan niatnya... ia kembali meletakan roti itu ke tempatnya.


selai strawberry nya habis.... shilla menggelengkan kepalanya.. semenjak kak nayla hamil dia jadi berselera dengan selai strawberry...


*shilla terkekeh geli mengingatnya padahal dulu nayla enggan mencicipi atau memakan makanan yang berbau strawberry...


seperti nya aku harus keluar belanja untuk mengisi bahan makanan di rumah*....


nona shilla sedang mencari sesuatu kah? ucap bibi lindsay dari belakang hingga membuat shilla terperanjat..


bibi lindsay mengagetkanku saja.... tidak bi aku hanya sedang melihat isi lemari es aku akan pergi berbelanja dan membeli semua keperluan dapur.


biar bibi lindsay saja yang pergi dan berbelanja nona... itu sudah tugas bibi.


*tidak usah bibi di rumah saja menjaga kak nayla..


aku sekalian ingin jalan jalan mengusir rasa bosanku bibi


.. aku benar benar jenuh tidak melakukan apapun jadi aku yang akan berbelanja*.


baiklah nona bibi permisi dulu... lindsay pergi dari dapur meninggalkan shilla yang masih meneliti isi kulkas.


sebuah tangan terulur di depan wajah shilla... shilla mengerutkan dahi.


dia hendak berbalik namun ia urungkan saat seseorang yang kini mengunci pergerakannya berbicara.


tolong maafkan aku... maafkan karena aku lancang mencium mu waktu itu.


shilla susah payah menelan Saliva nya yang serasa tercekat di tenggorokan .


dia berbalik menatap raut wajah nathan yang merasa bersalah dan terdengar tulus saat meminta maaf tadi.


a... aku sudah memaafkan mu... sekarang bisakah kau menjauh aku tidak nyaman jika seperti ini.... "ketus shilla


nathan menjauhkan tubuhnya dari shilla dia mengambil minuman bersoda dari kulkas .


terima kasih sudah memaafkan ku nathan tersenyum dan melenggang pergi dari dapur.


tok ..tok ....tok....


nayla segera mendorong bahu Aarav yang tengah menindihnya...


sayang sekali lagi ayolah Aarav masih berusaha merayu nayla...aku janji setelah ini sudah kau bisa istirahat..


nayla terlalu lelah jika harus berdebat dengan Aarav yang selalu berhasil menguasai dirinya ...


keduanya kembali bergulat tanpa menghiraukan ketukan pintu kamar ...


tuan nathan mungkin saja tuan muda Aarav dan nona nayla masih tidur mereka tidak menyahut saat saya memanggilnya "ucap bibi lindsay .


ya sudah bi aku akan menunggu mereka turun nanti...


baiklah tuan bibi tinggal dulu permisi .


lindsay yang hendak kembali ke dapur berpapasan dengan shilla.


nona shilla jadi berbelanja ke super market "tanya lindsay.


iya bi tolong beritahu kakak nanti saat dia mencari ku... "shilla bergegas pergi dan mengabaikan nathan yang melihat ke arahnya.


bibi lindsay kembali mengantarkan minuman dan snack untuk nathan.


*lindsay mengerutkan keningnya.. macan garang?? gumamnya..


maaf tuan nathan tapi bibi saja belum pernah melihat macan sungguhan... "bibi hanya pernah melihat nya di televisi.


nathan tergelak... ah sudah lah bibi lupakan saja tentang macan .


kemana perginya shilla apa bibi tahu? sergah nathan pada akhirnya.


oh nona shilla ....tadi dia bilang ingin berbelanja kebutuhan dapur dia pergi ke super market tuan "seru lindsay .


nathan mengangguk paham....baik lah terima kasih bibi... lindsay mengiyakan.. lalu lindsay berlalu menghilang ke dapur ..


Aarav belum bangun kenapa lama sekali? bahkan ini hampir jam sepuluh... sudah hampir dua jam aku di sini.


lebih baik aku kembali lagi nanti.... nathan bergegas melangkah ke luar meninggalkan mansion Aarav.


dia segera menelpon seseorang yang sedang melakukan tugas yang diberikan untuk nya.


nathan melajukan mobil nya ke arah super market di hendak menemani shilla.


menurut informan yang nathan tugaskan untuk menyelidiki kebakaran toko itu mengatakan jika kedua kakak beradik itu dalam bahaya itu artinya kini nyawa shilla juga terancam.


nathan tidak ingin mengambil resiko dia hanya memikirkan keselamatan adik ipar sahabatnya itu .


Aarav tersenyum memandangi nayla yang tengah terbaring dengan selimut membalut tubuhnya... dia mengecup puncak kepala nayla...


apa kau lelah....?


tentu saja sejak semalam kau melakukannya.. dan pagi ini kau juga melakukannya lagi... kau sampai mengabaikan seseorang yang mengetuk pintu tadi...


Aarav terkekeh dengan tingkah nayla saat ini.. tapi kau juga menikmatinya kan sayang? kau ini munafik sekali.....


nayla bersemu merah rona malu menjalari pipi putihnya dia memukul dada Aarav pelan..


Aarav hanya tersenyum membiarkan nayla bertingkah sesuka hatinya... dia malah menyukai saat nayla bersikap manja dan selalu agresif akhir akhir ini...


aku akan membersihkan diri dulu.. lalu menyiapkan makan siang untukmu nayla bangun dan perlahan berjalan ke kamar mandi dengan selimut yang terlilit di tubuhnya.


Aarav mengambil pakaian yang tercecer lalu mengenakan celananya saja dan membiarkan atasan nya bertelanjang dada.


sembari menunggu nayla yang sedang mandi dia mengotak atik handphone miliknya...


**menurut informan ku seseorang mungkin mengincar kedua nya nayla dan shilla.. jadi kau harus lebih menjaga nya mulai saat ini.


*aku sedang ke super market bibi lindsay bilang shilla keluar mansion jadi aku akan menyusulnya memastikan keadaannya*.


Aarav membaca dua pesan singkat dari nathan .dia sedikit lega karena nathan benar benar menjalankan tugasnya dengan baik untuk menjaga adik kesayangannya itu.


sayang kau baik baik saja... nayla berdiri di depan pintu kamar mandi dengan kimono yang dikenakan.


Aarav tersenyum mencoba menyembunyikan handphone nya dia segera menghapus isi pesan nathan.


"kau sudah selesai sayang..


sudah... kau sedang apa? apa ada masalah sayang... wajahmu kenapa jadi pucat... "cerca nayla .


kau ganti pakaian saja dulu sayang... aku akan mandi sebentar lalu kita turun untuk makan tak perlu memasak bibi lindsay sedang menyiapkan nya...


Aarav berlalu ke kamar mandi dan nayla pun menuruti perkataan Aarav dia mengenakan pakaiannya dan sedikit mengoleskan make up tipis pada wajahnya.


nayla mematut dirinya sendiri di depan cermin dia tersenyum melihat banyaknya jejak merah di sekitar leher dan tubuhnya .


nayla menyiapkan pakaian Aarav dan menaruhnya di ranjang kemudian nayla meraih cardigan maroon dan mengenakannya lalu dia berlalu dari kamarnya untuk turun menemui lindsay di dapur.....


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


*jangan lupa baca novel aku yang satunya yah judulnya Deep you....


tinggalkan jejak kalian yah like komen bantu vote juga yah thank you


see you ❤