Nayla My Future Is You

Nayla My Future Is You
pesta ulang tahun



apa semuanya sudah siap elias ? "Aarav berucap dengan mengecek arloji di tangannya.


"sudah tuan ucap elias" ,,,


nayla dengan tampilan dress dark chocolate selutut nya menuruni tangga dengan pelan dan hati hati.


Aarav memandanginya dengan tatapan kagum dan dia terkesima dengan kecantikan alami yang di miliki istrinya meski nayla terlihat lebih berisi dari sebelum mereka menikah namun itu menjadi daya tarik sendiri dalam pandangan Aarav . nayla lebih terlihat anggun dari biasanya dengan dress yang membalut tubuh nya itu.


Aarav mengulurkan tangannya , nayla pun dengan senang hati menyambut uluran tangan suaminya itu. kini kedua nya duduk di kursi Aarav tidak mengundang banyak tamu untuk acara ulang tahun shilla ini , hanya para maid dan orang terdekatnya saja dia bahkan tidak mengundang kolega bisnisnya .


aline , Leanore , nathan , elias, dan marquez mereka menjadi tamu undangan di acara kali ini, Aarav dan nayla memutuskan untuk mengundang tamu istimewa shilla yang tak lain darren dan ayah nya Dr. Ronald , Aarav mengundang keduanya sebagai bentuk kejutan kecil untuk shilla.


*nathan dan shilla masih dalam perjalanan pulang ke mansion


kenapa lama sekali ! ....shilla menggerutu kesal karena harus terjebak macet.


"shilla menengok ke arah nathan"


nathan sibuk dengan ponsel di tangannya jarinya sibuk menari di atas layar datar itu.


astaga pria bodoh ini ! .. apa kau begitu menikmati kemacetan ini pria gila "shilla berbicara dengan nada tinggi dan terdengar ketus di telinga nathan.


siapa yang menikmati kemacetan ini ? gadis bodoh kau ini banyak bicara sekali , diam lah berhenti berteriak kepada ku, "pendengaran ku masih baik baik saja aku tidak tuli " .


kau dari tadi sibuk dengan ponselmu dan tidak membunyikan klakson sama sekali seperti yang lain itu artinya kau senang kan dengan kemacetan ini !


shilla menekuk bibirnya dengan kesal dia tidak bisa menahan emosinya yang entah karena apa... shilla merasa mood nya sedang kacau detik ini.


astaga... kau ini apa tidak bisa , kau diam saja menunggu kemacetannya berakhir atau jika kau tidak mau menunggu maka turun lah dan silahkan kau jalan kaki sampai mansion!!


jadi kau mengusir ku dan menurunkan ku di tengah jalan.... "seru shilla dengan kerutan di dahinya" .


terserah kau menilainya bagaimana...! aku hanya memberi saran jika kau tidak sabaran seperti itu maka itu alternatif nya. "ucap nathan dengan entengnya ".


shilla yang sedang kesal semakin dibuat geram akan celotehan nathan rasanya dia ingin membuktikan kepada nathan, jika dia bisa pulang sendiri tanpa bantuannya. shilla membuka pintu mobil dan keluar dari mobil nathan dengan berjalan cepat menyusuri setiap mobil yang berjejer rapi di jalanan sana.


dia pikir dia siapa? seenaknya saja mentang mentang dia sahabat kak Aarav .


kenapa aku tidak bisa mengendalikan emosi ku huh. .dia juga menyebalkan sekali ... shilla berjalan dengan emosi yang memuncak dan dengan lincah kakinya melewati mobil yang sedang berbaris di jalanan itu .


riuh klakson bersahutan


nathan melongo seperkian detik dengan tingkah nekat adik sahabat nya itu.


nathan berdecak kesal dia mengumpat dan memukul setir mobil... ya tuhan Aarav adikmu ini benar benar keras kepala dan menyebalkan.


dia benar benar menguji kesabaran ku....


nathan bergegas mengejar shilla .


hei gadis bodoh berhenti lah .....


aku bilang hentikan gadis bodoh "nathan berteriak "


macan garang... kau tuli apa bagaimana!


macan garang hentikan.... kembali lah masuk ke dalam mobil... nathan berteriak dengan meninggikan suaranya yang masih bisa terdengar jelas ditengah riuh klakson yang bersautan.


jarak keduanya sudah cukup jauh shilla menoleh ke arah nathan dia berbalik dan berteriak..


aku tidak mau ! bukankah kau menyuruh ku untuk jalan kaki sampai di mansion jadi aku akan melakukan itu.


astaga. . nathan mengusap wajahnya dengan kasar dia berlari dengan sekuat tenaga dan berhasil menyusul shilla.


masuk dan duduklah... jadi lah wanita yang anggun kali ini jangan menyusahkan ku atau aku akan melaporkannya pada Aarav .


nathan mencengkram erat lengan shilla yang hendak memberontak nathan . shilla memohon agar nathan melepaskan cengkeramannya , namun nathan malah menajamkan tatapannya hingga shilla ketakutan , untuk pertama kalinya dia menyaksikan amarah nathan.


shilla meringis memegangi pergelangan tangannya ada bekas cengkraman nathan di lengan putih shilla.


* selama perjalanan keduanya hanya diam hingga nathan menghentikan mobil di sebuah salon,


"nathan tahu shilla memegangi lengan nya dalam hati dia mengutuk dirinya sendiri namun nathan berpura pura bersikap acuh meski sebenarnya dia merasa bersalah sudah


melakukan hal yang kasar pada shilla ".


turunlah dan masuk ke salon* ..


meski bingung shilla tetap menuruti nathan yang terlebih dulu sudah turun dari mobil dan shilla ikut turun .


tolong dandani gadis ini aku akan pergi meninggalkannya sebentar "seru nathan pada manager salon".


setelah shilla masuk seorang pegawai salon mendekatinya segera meraih tubuh shilla menuntunnya untuk duduk pegawai itu mulai melakukan tugasnya merombak wajah shilla sesuai perintah nathan.


shilla ingin sekali bertanya untuk apa dia di bawa kemari tapi dia masih enggan berbicara dengan nathan semenjak mendapat perlakuan seperti tadi. rasa takut masih menyelimuti pikiran shilla dia memilih bungkam.


nathan keluar dari salon selang tak lama dia kembali dengan menenteng paper bag di tangan nya.


nathan memberikan paper bag itu kepada pegawai salon , bantu dia mengenakannya "seru nathan dia mendudukkan dirinya di sofa yang tersedia di tempat itu.


shilla keluar dari bilik ruang ganti dengan dress pemberian nathan gaun berwarna hitam dengan tali pinggang yang menambah kesan manis di tubuh ramping shilla.


nathan memandangi shilla dan tersenyum samar hingga shilla dibuat bingung dengan pertanyaan yang berputar di kepalanya saat ini.


nathan tidak berkomentar apapun dia hanya memandangi shilla dari atas kepala hingga kaki.


shilla hanya mematung di tatap seperti itu,


mulut cerewet nya mendadak tidak berfungsi.


nathan mengajak shilla kembali ke mobil mereka melajukan mobil dengan kecepatan sedang.


nathan sesekali mencuri pandang ke arah shilla dia tersenyum dalam hati , gaun pilihannya sangatlah indah saat di kenakan oleh shilla.


mobil berhenti tepat di pelataran mansion nathan turun dan memutari mobil dia dengan cekatan membuka pintu untuk shilla, shilla mengerutkan dahi namun dia keluar dari mobil dengan kerutan yang bertambah dalam di sana.


dia kenapa,, seharian ini menemani ku di rumah sakit , membawa ku salon membelikan ku gaun dan sekarang membukakan pintu mobil. ",gumam shilla dalam hati.


*ya tuhan ingatkan aku jika tadi dia juga membentak ku dan bertindak kasar padaku "gumamnya lagi kemudian" .


mau sampai kapan kau berdiri di sana macan garang .... suara nathan kembali datar seperti biasanya.


shilla tersadar akan lamunannya. ..


nathan menutup pintu mobil dan berjalan mendahului shilla.


nathan menghilang di balik pintu mansion.


shilla memasuki mansion perlahan namun suasana mansion gelap sekali bahkan nathan tak terlihat sama sekali padahal dia hanya menyusulnya beberapa menit setelah nathan masuk ke dalam.


kenapa gelap sekali.... shilla melangkahkan kakinya dengan takut dan gugup , derap suara sepatu yang dikenakan shilla terdengar dengan nyaring memecah keheningan mansion detik itu.


kak... kak nayla ...kak Aarav.... bibi lindsay....


kemana mereka semua.... "shilla mencoba melawan rasa takutnya" .


*pria gila.... jangan menakuti ku... becanda mu sungguh tidak lucu !


shilla kembali berjalan dia hendak menuju ke arah saklar baru akan mencari keberadaan semua orang.


shilla tanpa sengaja menabrak sesuatu ...


prang!...


sebuah vas terjatuh ke lantai dan menimbulkan bunyi nyaring di ruangan gelap itu.


shilla tersentak saat lampu di mansion menyala dengan sendiri nya padahal dia hendak meraih saklar namun belum sempat shilla meraihnya lampu terlebih dulu menyala.


mulut shilla terbuka lebar akan dekorasi ruangan mansion yang berubah drastis ruangan yang selalu terlihat monoton itu kini di sulap seperti ruangan kebun dengan bunga dan rumput buatan juga tidak ada kursi sofa yang biasa mengisi ruangan itu hanya ada meja bundar dan kursi taman buatan yang sudah tertata rapi serta camilan kue kecil dan minuman di sana .


astaga ruangan ini indah sekali...... shilla memandangi mansion dengan decak kagum karena dekorasinya indah sekali ...


siapa yang mendekor nya"guma shilla dalam hati "


dan untuk apa semua ini....


.


apa kau senang sayang suara bariton Aarav menembus pendengaran shilla .


mata shilla berkaca kaca saat melihat nayla Aarav dan yang lain nya datang dari arah dapur membawa kue tar di iringi dengan lagu happy birthday yang di nyanyikan mereka secara bersamaan.


*kakak.... kau yang menyiapkan semua ini... seru shilla "


nayla menggeleng ... kak Aarav yang menyiapkan nya kakak hanya memberitahunya saja jika hari ini ulang tahun mu*...


kakak.... shilla berpindah ke arah Aarav memeluknya dengan bangga , nayla dengan tersenyum mencium puncak kepala adiknya itu yang kini tengah memeluk suaminya dengan erat. Aarav membalas pelukan adik kesayangan nya itu.


bibi lindsay meletakan kue itu di meja dengan lilin yang sudah di nyalakan.


sayang kita bisa mulai pestanya dan kau harus meniup lilinnya ."ucap Aarav.


shilla menurut dia mendekat ke arah kue semua orang turut mengelilingi shilla dengan raut bahagia di sana*.


shilla melihat ke arah semua orang betapa bahagianya dirinya saat ini , baru kali ini dia merasakan ulang tahunnya di rayakan dengan keluarga lengkap seperti ini biasanya shilla hanya merayakannya berdua saja dengan nayla.


shilla merasa ini sungguh pesta terbaik sepanjang hidupnya .


sayang tunggu, lihatlah siapa yang datang seru nayla shilla menengok ke arah pintu mengikuti pandangan nayla "terlihat darren berdiri di ambang pintu ".


masuklah darren "ucap Aarav memerintah nadanya terdengar sangat tegas. .


darren tersenyum dan ikut bergabung dengan mereka semua.


aunty aline.. ayah tidak bisa ikut kemari dia ada operasi mendadak yang harus ditangani jadi dia tak bisa memenuhi undangan mu.


tidak apa nak.... bibi mengerti profesi ayahmu dan itu memang konsekuensi nya ,


setidaknya kau bisa datang itu sudah membuat shilla bahagia di hari istimewanya ini.


iyakan shilla. ..."seru aline.


shilla terkesiap bingung akan pernyataan aline dan mengiyakan saja ucapan aunty nya itu.


shilla memejamkan matanya dia make a wish dan meniup lilinnya.


riuh tepuk tangan memecah seluruh ruangan mansion shilla memotong kuenya dan memberikan suapan pertamanya untuk nayla lalu Aarav di susul dengan aline dan lea.


shilla memberikan potongan kue untuk darren..


nathan hanya memperhatikan saja tanpa berbicara apapun dia juga mendapat kue dari shilla .


"semua orang tampak bahagia menyambut pesta ini para maid mereka bergantian mengucapkan selamat untuk shilla".


apa yang kau minta tadi sayang "seru nayla dengan mengelus puncak kepala shilla .


*jika aku memberitahu mu ! aku takut permintaan ku tidak akan terkabul kak... jadi ini rahasia ." shilla terkekeh geli".


semua yang ada di sana ikut tertawa mendengar ucapan shilla .


selamat ulang tahun sayang ucap aline dia memberikan kado untuk shilla, semoga kau di jauhkan dari orang orang yang ingin menyakiti mu ,panjang umur untuk mu sayang .


terima kasih aunty shilla memeluk aline.


Leanore turut mengucapkan selamat untuk shilla hingga semuanya bergantian memberikan ucapan selamat untuk shilla.


selamat ulang tahun shilla ucap darren dengan memberikan kotak kecil dan shilla menebak jika isinya adalah perhiasan.


apa ini "ucap shilla


kau akan mengetahuinya nanti buka lah saat kau sudah di kamar mu "ucap darren ".


baiklah kalau begitu terima kasih darren ...


tiba giliran Aarav yang mengucapkan selamat untuk adiknya itu.


sayang selamat ulang tahun untuk mu... kau boleh meminta apapun dari kakak sebagai hadiah, , -Aarav menggaruk lehernya yang tidak gatal.


nayla hanya terkekeh melihat suaminya yang terlihat menggemaskan saat ini.


shilla mengerutkan dahinya dia bingung melihat nayla yang mengulum senyum dan memandangi Aarav .


kakak terima kasih tapi aku tidak memerlukan hadiah apapun.. semua pesta ini sudah cukup kak aku tak memerlukan kado lagi kau sudah memberikan semuanya untuk ku "seru shilla ".


kalaupun ada aku hanya ingin kau dan kak nayla juga calon baby kalian selalu baik baik saja , itu sudah membuatku sangat bahagia kak.


shilla -


tapi ini hari ulang tahun mu sayang sebutkan saja keinginanmu agar kakak mu tidak bertanya lagi kepadaku...." timpal nayla ".


dia kebingungan mencari hadiah untuk mu.. ucap nayla dengan terkekeh geli sedari tadi Aarav belum menemukan ide yang tepat tentang kado ulang tahun untuk diberikan pada shilla hingga membuat nayla menahan tawanya karena wajah pucat Aarav yang sangat menggemaskan dan membuat nayla terhibur.


sayang kau ini.. tidak ada yang lucu jangan menertawakan ku terus... "seru Aarav dengan kesal " wajahnya bahkan terlihat masam.


nayla menghentikan tawanya.


shilla turut bahagia dengan pemandangan ini


baiklah aku akan meminta hadiah ku nanti saat aku menginginkannya.... dan kau harus mengabulkannya tapi bukan sekarang kak mungkin nanti ucap shilla.


Aarav setuju... apapun itu kakak akan memenuhi permintaanmu itu sayang anggap ini janji kakak untuk mu.


shilla mengangguk kecil dan kembali memeluk Aarav dan nayla.


aku menyayangi kalian berdua kak.. "gumamnya dalam hati ".


pesta berjalan dengan sangat baik dan meriah namun shilla sedikit kecewa karena hingga akhir pesta hanya nathan lah yang tak mengucapkan selamat untuk nya.


*terima kasih banyak semuanya yang udah mau membaca kisah nayla sejauh ini *


*ini dua chapter aku jadiin satu sekalian yah


see you* ❤