Nayla My Future Is You

Nayla My Future Is You
the wedding



nathan memandangi arlojinya dirinya berdiri di depan pintu utama mansion nathan sedari tadi mencoba menelpon sang perias namun tak ada respon apapun bahkan panggilannya tak tersambung ... nathan mengusap kasar wajahnya....


 


 


 


nayla duduk di tepi ranjang dia kini berada di dalam kamar tamu yang tadi malam sempat di gunakan nathan untuk istirahat.....


wajahnya pucat pasih tubuhnya masih bergetar karena kejadian pagi tadi pasca kendaraan yang di kirimkan Aarav untuk menjemput dirinya dan shilla mengalami rem blong yang menurut nathan telah disabotase seseorang.


nathan sedang sibuk menghubungi seseorang.... shilla mendatanginya.... dia terlihat ketakutan dia berusaha menanyakan rasa penasarannya.


shilla berdehem ...


nathan menoleh dan mengernyitkan dahi, ada apa kau kemari kau seharusnya menemani kakak mu dia pasti membutuhkanmu saat ini..


a aku hanya - shilla belum sempat melanjutkan ucapannya


tenanglah semua akan tetap berjalan seperti sesuai rencana hanya saja mungkin sedikit lebih lama dari seharusnya."sergah nathan dengan cepat. Aarav dan nayla akan tetap bisa melangsungkan pernikahan... aku janji " nathan mempertegas ucapannya sekaligus menepis keraguan yang bersemayam di benak shilla.


shilla tersenyum sangat tipis namun nathan masih bisa melihatnya. shilla berlalu dari hadapan nathan.


syukurlah dia bisa tersenyum hari ini dia lebih banyak diam dan membisu aku tak tega melihatnya ... wait.... what the hell ...ada apa dengan ku harus nya aku bahagia karena tak perlu repot mendengar suara cempreng sialannya..... "gumam nathan dalam hati.


Aarav telah bersiap dengan pakaian jas tuksedo nya dia terlihat tampan dan di sertai aura menyeramkan mengular dari tubuh kekarnya Aarav menahan emosinya sedari tadi.


ia cukup pandai mengendalikan emosinya hingga bisa bersikap tenang seolah tidak terjadi apapun pada pernikahannya yang mungkin telah di sabotase beberapa pihak dengan kejadian aneh yang tampak dengan kesengajaan beberapa orang.


karena sang perias tak kunjung tiba maka Leanore lah yang mendandani wajah nayla yang kini sudah terpoles dengan make up tipis namun sangat pas dan menambah kesan nature di wajah putih nayla.


selena membantu nayla memakai gaunnya gaun putih yang tadinya di pilih nayla berlengan panjang namun kini dirinya mengenakan gaun yang di pilihkan nathan asisten Aarav karena gaun pilihannya dirusak seseorang..


nayla cukup nyaman mengenakan gaun yang saat ini melekat di tubuhnya meski bukan gaun seharusnya namun dia tak terlalu memikirkan lagi dirinya cukup lelah berfikir sejak semalam....


nayla berusaha mengenyahkan soal kejadian buruk yang menimpanya hari ini dari perusakan gaun ,sabotase mobil ,perias yang tidak jadi datang .


nayla menetralkan rasa gugupnya kini dia melangkah menuju altar di dampingi nathan. nathan mewakili ayah nayla.


nayla menahan air mata yang kian terbendung di sudut matanya dia mengalungkan tangannya di lengan nathan dia berjalan dengan pelan pandangannya tertuju pada calon suaminya ke arah Aarav yang telah berdiri di depan pendeta dengan gagah seperti biasanya.


Aarav tersenyum senyuman mematikan miliknya yang selalu berhasil membuat nayla jatuh cinta .matanya memindai penampilan nayla dari atas kepala hingga kaki.. nathan punya selera yang bagus ternyata.


ingatkan aku untuk memujimu nath selesai upacara pernikahan ini "gumam Aarav dalam hati..


nayla sampai di depan altar.. nathan menyerahkan tangan nayla pada Aarav.


"jaga dia untukku A**ar aku mewakili orang tuanya" .


kau tidak boleh sedikit pun menyakiti perasaannya sedikit saja. "ucap nathan dengan sungguh sungguh.


aku bersumpah "ucap Aarav .


nathan pergi dan duduk si sebelah aline dan putrinya Leanore. Leanore sedari tadi melirik kan matanya mencari seseorang .


dia kemudian menarik lengan seseorang yang tak lain adalah shilla...


kenapa kau berdiri di sana duduklah apa kakimu tak lelah seharian berdiri "Leanore mencebikkan bibirnya pada shilla .


tanpa bersuara shilla hanya menggangguk dan menjatuhkan tubuhnya di kursi , , ,nathan memperhatikan shilla memandanginya dalam diam.


*kenapa hari ini dia tidak ceria seperti biasanya??? ahhh sudahlah kenapa aku harus repot memikirkannya. ....."rutuk nathan dalam hati.


janji pernikahan telah selesai di ucapkan keduanya. kini Aarav membuka veil transparan yang menutupi wajah nayla. wajah yang sudah membuatnya rindu dan jatuh hati Aarav mendekatkan wajahnya tangannya meraih dagu nayla dan mencium lembut bibir cherry itu*....


riuh tepuk tangan terdengar di seluruh ruangan mansion. shilla terharu melihat kakaknya telah bertemu dengan cinta sejatinya. dia mengelap air mata nya dan melangkah ke arah dua orang yang paling di sayangi nya.


kak Aarav kak nayla ...shilla memeluk keduanya bersamaan... shilla bahagia dengan semua ini air matanya mengalir deras.


aku turut bahagia untukmu kak tolong jaga kakakku dengan baik jangan pernah membuat nya bersedih atau aku akan membencimu.. "ucal shilla di sela tangis harunya.


nayla ikut terharu dan menangis. Aarav melepaskan pelukannya pada shilla dia menangkup kedua pipi shilla .


dengarkan kakak shill kakak janji akan selalu menjaga nya dengan nyawa kakak sendiri tak akan kakak biarkan hal buruk menimpanya.... dan menimpamu... kau bantu kakak menjaga kak nayla seperti biasanya seperti sebelum menikah... kau tetaplah adikku kau akan ikut dengan kami kau akan menjaga kakak mu bersama dengan ku. .."ucap Aarav ...


tangis shilla pecah kembali dia pikir Aarav dan nayla akan meninggalkannya sendiri namun ucapan Aarav menepiskan semua pikiran buruknya. shilla memeluk Aarav nayla melihat wajah Aarav mereka saling memandang dan tersenyum bersama. nayla ikut mengelus punggung shilla..


heh macan garang sebaiknya lanjutkan drama mu nanti setelah semua orang sudah pulang "suara nathan membuat ketiganya melepaskan pelukan dan menoleh ke arah nathan.


kau senang sekali mengganggu ku pria gila ",rutuk shilla dengan memanyunkan bibirnya...


well...... akhirnya macan garang ini kembali "nathan terkekeh geli dengan celetukkan nya sendiri.


kau pikir hanya kau yang ingin mengucapkan selamat pada pengantinnya hah."seru nathan...


shilla menyingkir dan turun dari altar dia kembali ke tempat duduknya..


congratulations dude... kau sungguh membuat ku iri Aar oh iya segera berikan aku ponakan yang lucu secepatnya yah. nathan mengedipkan sebelah matanya. Aarav memukul perutnya pelan. nayla bersemu wajahnya kini memerah menahan malu.


good luck.... semoga malam mu menyenangkan dude jangan terlelap sebelum bertempur "bisik nathan di telinga Aarav..


jangan meragu kan aku brother timpalnya Aarav kemudian....


semua orang memberikan ucapan selamat satu persatu setelah nathan pergi... Aline dan Leanore memberikan ucapan selamat untuk keduanya disusul pula dengan semua rekan bisnisnya.


selamat Aarav kau memang yang terbaik jarang sekali pria muda yang berani menikah di usia muda seperti mu.... "ucap Albert ...dan menyalami keduanya.


seseorang di pojokkan memperhatikan Aarav dan nayla dengan sorot mata tajam yang penuh dengan Aura membunuh dan jelas sekali tidak turut bahagia dengan pernikahan mereka... tangannya terkepal dia pergi tanla mengucapkan ucapan selamat pada kedua pengantin.


semua acara telah selesai Aarav dan nayla kini berada di kamar.. hari cukup larut walaupun memang tak ada pesta malam karena waktunya terulur dengan berbagai kendala maka nathan membatalkan pestanya dan akan menggantinya lain hari..


Nayla berdiri di hadapan cermin lalu meraih hiasan kepalanya dan melepaskan semua aksesoris satu per satu. dia mendudukkan tubuhnya di depan cermin menghapus sisa riasannya. Nayla hendak melepas gaun nya namun tangan nya tak bisa menggapai resleting gaun yang terletak di punggungnya.


Aarav keluar dari kamar mandi dengan kimono nya. dia melihat nayla kesusahan meraih resleting gaunnya.


Aarav menyeringai bibirnya melengkung ke atas dirinya mendekat ke arah nayla .


nayla tersentak ketika sebuah lengan kekar melingkari perutnya dan satu tangan nya mendekap dadanya Aarav memeluk nya dari belakang nayla tersenyum mereka beradu pandang lewat cermin.


*apa perlu aku bantu... "Aarav berbisik lembut ditelinga nayla. nayla merasa jantungnya tidak normal deru napasnya mulai tidak teratur


Aarav menjelajahi leher putih nayla dan memberikan kecupan kecil dan menggigitnya meninggalkan jejak di sana hingga membuat nayla memejamkan matanya*.


Aarav menurunkan kecupannya ke arah resleting gaun nayla dan menggigit resleting nya menurunkannya menggunakan mulutnya hingga hidung nya bersentuhan dengan punggung polos nayla.


Aarav membalikkan tubuh nayla dan mengangkatnya memindahkannya ke kasur kinng size miliknya..keduanya menikmati kegiatan mereka sepanjang malam,Aarav melakukan dengan lembut hingga nayla terbuai dengan semua kegiatan Aarav.mereka hanyut dalam suasana bahagia yang telah lama di nantikan keduanya.keduanya saling melemparkan senyum satu sama lain Aarav mengeratkan pelukannya mereka terlelap bersama..


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.