Nayla My Future Is You

Nayla My Future Is You
liburan



kenapa mendadak sekali? kau bahkan tidak memberitahu ku sebelumnya " nayla merasa kesal dengan sikap Aarav yang egois dan suka mengaturnya itu.


aku sudah mengurus segalanya kau hanya perlu menyiapkan keperluan kita selama di sana "ucap Aarav dengan merapikan kemeja yang dia kenakan " .


aku sudah menyiapkan semuanya kali ini kita akan berlibur menghabiskan waktu hanya berdua kau dan aku tanpa gangguan siapapun , aku ingin kalian kau dan calon baby kita harus menikmati liburan kita ini , saat nanti dia lahir kau pasti akan sibuk mengurusnya jadi aku ingin kau menikmati masa kehamilan ini dengan sebaik mungkin .sayang mengertilah aku benar benar ingin menghabiskan waktu berdua dengan mu " ucap Aarav". ..


bagaimana dengan pekerjaan kantor jika kau pergi "ucap nayla yang tengah selesai mengepak kopernya dan kini menutup koper itu* ".


aku sudah meminta nathan untuk mengurus semua masalah kantor selama kita pergi berlibur hanya satu minggu kita di sana jangan mengkhawatirkan apapun sayang ! "Aarav dan sikap tegasnya ".


lalu shilla? bagaimana dengan nya...?


apa dia akan sendirian di mansion ? nayla masih saja mencemaskan adik kesayangannya itu.


aku sudah meminta Lea kemari menemaninya aunty aline juga mengizinkan Lea menginap disini menemani shilla hingga kita kembali.


tidak ada lagi yang perlu kau khawatirkan sayang, percayalah semuanya akan baik baik saja.


sekarang lebih baik kita turun dan menemui shilla kita harus berangkat sekarang dan berpamitan dengan nya.


ayo cepatlah....


nayla . ...panggil Aarav.


nayla masih diam terpaku Aarav menghembuskan nafas lelahnya.


sudahlah jangan terlalu banyak berpikir.... itu tidak baik untuk mu... timpal Aarav.


nayla tak bergeming dari posisinya hingga Aarav memutuskan meraih tangan nayla dan satu tangannya meraih koper, keduanya turun dan menemui shilla yang terlihat tengah menikmati sarapan paginya.


kalian akan kemana? tanya shilla yang melihat kedua kakaknya sudah memakai pakaian rapi dan menenteng koper yang terlihat besar itu.


kakak akan mengajak kakakmu liburan selama satu minggu ke paris seru Aarav dia menyesap kopi yang sudah di siapkan untuk nya.


nayla memandangi shilla dan Aarav bergantian. shilla tampak tak terganggu dengan rencana liburan kedua kakaknya itu.


apa kau keberatan jika kakak tinggal seperti ini shil ...? tanya nayla rasanya ia gemas akan tingkah acuh shilla yang seperti ini.


tentu saja tidak kak... untuk apa aku keberatan yang ada aku ikut bahagia mendengarnya, semenjak menikah kakak tidak pernah refreshing kan jadi aku rasa kau memang perlu berlibur "ucap shilla " .


astaga.... apa kau baik baik saja macan garang "saut nathan dari arah ruang tamu dia berdiri diambang pintu penghubung dapur dan ruang depan".


kau sarapan apa tadi hingga bisa mengeluarkan kata kata mutiara seperti itu "timpal nathan " dia duduk di samping shilla dan mencomot bacon yang tengah shilla makan.


kau ini apa apaan ini sarapanku... ya tuhan kau menyebalkan sekali.. pagi pagi sudah merusak mood ku saja ..shilla mencebik kan bibirnya.


nathan jangan menggoda shilla nanti kau kena timpuk sendok kopi olehnya "seru nayla dengan terkekeh".


kakak.... kau ini asal bicara saja.. ! aku mana punya kebiasaan itu . bukankah itu kebiasaan jelek mu selalu menimpuk kepala ku dengan sendok kopi. shilla bersungut-sungut meladeni nathan dan nayla yang kian menggodanya.


sudah sudah hentikan Aarav bangkit dari duduknya, kita harus berangkat sekarang karena penerbangannya sebentar lagi.


keempat orang itu kini ada di bandara Aarav dan nayla sudah berada dalam pesawat ,nathan mengantarkan shilla kembali ke mansion sedangkan dirinya kembali ke kantor untuk menggantikan semua tugas Aarav.


setelah menempuh perjalanan yang cukup jauh keduanya tengah tertidur pulas mereka tertidur hampir sepanjang hari.


hari pertama nayla dan Aarav mereka habiskan dengan bermalas-malasan di hotel.


hari kedua


sore harinya Aarav dan nayla menikmati waktu santai mereka dengan duduk di ranjang dan memandangi sunset yang sebentar lagi akan menampakkan dirinya.


nayla menggeser tubuhnya dia merapat ke dalam tubuh Aarav, nayla tersenyum memandangi wajah Aarav yang tengah memejamkan matanya.


nayla dengan jahil menggelitik tubuh Aarav hingga pria itu menggeliatkan tubuhnya akan tingkah jahil istrinya itu .


nayla hentikan... "seru Aarav" nayla mengabaikan peringatan Aarav dia malah semakin menggelitik nya dengan intens hingga Aarav terpingkal kegelian akan ulah nayla.


sayang jangan seperti ini... seru Aarav .


nayla masih tetap menggelitik tubuh Aarav lagi dan lagi.


astaga nayla hentikan sayang ini sungguh menggelikan.


nayla masih asyik menggelitik Aarav dengan jahil nya.


Aarav berpura pura kesakitan dia memegangi perutnya dan merintih kesakitan hingga nayla seketika itu menghentikan aksinya.


sayang ada apa dengan mu? kau sakit ! "nayla mendadak terserang panik, Aarav ayo kita ke rumah sakit, nayla hendak bangun dari posisinya namun Aarav tertawa dan terpingkal melihat wajah panik istrinya itu.


nayla mengernyit bingung....


kenapa malah tertawa? tadi kau kesakitan sekarang tertawa seperti ini "seru nayla " .


seharusnya tadi aku memotret wajah panik mu itu sayang kau terlihat lucu sekali saat panik seperti tadi "ucap Aarav dengan tertawa" .


jadi kau mengerjai ku.. awas saja kau tidak akan dapat jatah malam ini "seru nayla dia meletakan tangannya di depan perut ".


ya tuhan bukankah mereka kemari untuk menghabiskan waktu bersama dan membuat kenangan romantis sebanyak mungkin.


sayang aku hanya bercanda "ucap Aarav " .


tidak ...pokoknya kau tidak akan mendapat jatah malam ini titik. " seru nayla '.


baik lah aku akan ....Aarav menjeda ucapannya dia memindai raut wajah istrinya nayla.


akan apa ! "seru nayla '...


Aarav membalikkan tubuh nayla dengan sekali hentak.


aku akan mengunjungi baby kita dengan atau tanpa persetujuan mu "bisik Aarav dengan devil smile miliknya ".


nayla merasa jantungnya tidak berdetak teratur.... pipi nayla merona seperti tomat masak.


hembusan nafas Aarav terasa hangat saat menerpa wajah nayla , Aarav dengan lembut mengecup dahi nayla cukup lama ,hingga Aarav dan nayla terhanyut dalam balutan cinta yang mereka ciptakan . keduanya kembali menyatukan diri dan mereka seperti dua insan yang baru di mabuk asmara, Aarav bahkan tak membiarkan nayla beranjak satu senti pun darinya Aarav memeluk nayla dengan sangat erat seolah mereka telah berpisah bertahun tahun .


kilauan cahaya sunset seolah menjadi background saksi bisu cinta keduanya yang kini tengah berada di puncaknya saling menyatu.


nayla menggeliat dari tidurnya dia merasa kan perutnya benar benar lapar sejak sore hari dia dan Aarav belum makan apapun dan kegiatan mereka tadi cukup menguras tenaganya.


Aarav bangunlah.... aku lapar "ucap nayla dengan manjanya dia menyenggol lengan Aarav berkali kali Aarav tidak bergeming sedikitpun, Aarav ayo bangun nayla kembali membangunkan Aarav dengan menggoyangkan bahu Aarav.


kenapa tidurnya nyenyak sekali... seperti kerbau saja "rutuk nayla ".


nayla melihat jam di ponselnya jam 8 malam


nayla yang sudah dilanda rasa lapar dengan tidak sabarnya dia menggigit lengan Aarav hingga Aarav berjengit kaget dan dia langsung terperanjat dari tidurnya .


ahh. .." seru Aarav .


Aarav memegangi bekas gigitan nayla , sayang kau ini kenapa? ada apa dengan mu jika kau masih ingin kita bisa melakukannya lagi.


nayla memutar malas bola matanya.


diam lah dulu jangan berpikiran yang tidak tidak, aku lapar jadi aku membangunkan mu,


jadi kau lapar? ..seru Aarav


nayla mengiyakan, baiklah aku akan memesan makanan Aarav hendak meraih handphone nya nayla mencegahnya, jangan pesan makanan ucap nayla dengan suara khas miliknya.


kau bilang tadi kau lapar.... jadi aku akan memesankan makanan untuk mu ...


nayla menggeleng keras... aku ingin memakan masakan mu ! cicit nayla.


apa? Aarav mengerutkan dahi ...


telinga mu masih berfungsi dan kau tidak tuli Aarav" celetuk nayla ".


bukan begitu nayla ...kita kan jauh jauh kesini untuk liburan kau malah menyuruhku memasak malam malam begini.


jadi kau tidak mau , nayla mengelus perutnya lihatlah daddy mu itu sayang , dia egois sekali dia selalu seenaknya sendiri dia yang menyebabkan kau dan mommy kelaparan seperti ini tapi dia tidak ingin memenuhi keinginanmu "seru nayla dengan menundukkan wajahnya ".


Aarav memantau pergerakan nayla rasa bersalah sedikit menderanya karena masih mengantuk Aarav sangat enggan dan rasanya begitu malas tapi melihat nayla berinteraksi dengan baby mereka Aarav berubah pikiran seketika, Aarav mengangkat dagu nayla agar menghadap ke arahnya.


kau ingin makan apa? aku akan berusaha membuatnya , maaf tadi aku hanya masih mengantuk dan malas sekali ",seru Aarav ".


mata nayla berbinar akan ucapan Aarav.


aku hanya ingin minum susu buatan mu dan roti bakar dengan selai strawberry juga sedikit campuran ice cream strawberry di dalam nya.


Aarav mengernyitkan dahi itu bukan masakan melainkan camilan bukan, aku kira kau ingin makanan yang aneh" gumamnya dengan terkekeh ".


nayla memukul lengan Aarav kau saja yang tidak mendengarkan ku dulu .


ya sudah tunggu disini aku akan membeli bahan bahan nya Aarav bergegas membersihkan dirinya.


nayla menunggu Aarav yang telah berkutat di dapur nayla melihat lihat semua bagian hotel dia mendekat ke arah jendela , Aarav memilihkan hotel yang benar benar mewah dan saat nayla membuka gorden yang tertutup nayla disuguhi pemandangan yang sangat indah matanya tertuju ke arah menara Eiffel hotel ini sangatlah istimewa karena menghadap tepat ke arah menara Eiffel dan menjadikan itu sebagai keunikan tersendiri.


nayla tersentak saat seseorang menyentuh bahunya, Aarav melingkarkan tangannya di perut nayla satu tangannya mendekap erat bahu nayla.


makanan sudah siap tuan putri kau ingin terus memandangi menara itu atau makan dan beristirahat, besok pagi kita berkunjung ke sana ucap Aarav dengan berbisik di telinga nayla .


nayla dan Aarav duduk di balkon sesuai keinginan nayla .


suapi aku "seru nayla dengan membuka mulutnya ".


kau menjadi semakin manja saja "seru Aarav " dia menyuapi nayla dengan tangannya.


bukan kah makan dari tangan orang lain rasanya akan lebih enak....


nayla dan Aarav terkekeh bersama .