Nayla My Future Is You

Nayla My Future Is You
sebenarnya siapa dia?



nathan memarkirkan kendaraan nya tepat di area parkir super market tujuannya...


dia langsung bergegas masuk dan mencari keberadaan shilla.. kira kira dimana macan garang itu "gumamnya dalam hati...


nathan sejenak berfikir.... lalu dengan berlari dia menuju bagian makanan kemasan sayur dan buah...


nathan mengedarkan pandangannya... dia masih belum menemukan shilla nathan melangkah dan memutari setiap lorong rak yang berjajar rapi itu ...


nathan menghentikan langkah nya dia tersenyum tipis...


seorang wanita tengah berusaha mengambil selai strawberry dia sudah berjinjit untuk meraihnya namun letaknya yang memang sangat tinggi membuat nya kesusahan untuk meraihnya.


jika sedang begini ingin rasanya aku memiliki kaki yang jenjang seperti model... kenapa juga letak selai strawberry nya harus paling atas biasanya kan juga di tengah sini...


mulut shilla menggerutu tiada henti ia mengutuk pegawai yang menata selai nya di rak paling atas...


dia ini hobi sekali menyalahkan orang lain. ..jelas sudah itu karena tubuhnya yang pendek malah menyalahkan pegawainya...


nathan menggelengkan kepala nya akan kelakuan shilla yang menurutnya aneh dan lucu. ..


nathan melangkahkan kakinya perlahan mendekat dan hendak membantu mengambilkan selai nya untuk shilla namun langkahnya terhenti saat seorang lelaki menghampiri shilla dan membantunya mengambilkan selai kemasan toples itu untuk shilla.


shilla melirik ke arah lelaki yang membantu nya... terima kasih tuan... untuk bantuannya.


shilla berbalik arah dan hendak melenggang pergi namun lelaki tadi memanggilnya.


nona tunggu. ...shilla berbalik dan mengernyitkan dahinya bingung .


apa kau melupakan ku.... ah bukan maksud ku apa kau tak mengingatku....


shilla bertambah bingung... kerutan di dahinya semakin dalam , sejenak ia berfikir lalu menggelengkan kepalanya...


aku darren wizhky ....lelaki yang waktu itu membawamu ke rumah sakit saat kau pingsan... apa kau mengingatku nona??


shilla sedikit mengerti dia melihat seksama lelaki di depannya ini..


ah iya maaf aku... benar benar tak mengingat wajah mu... maaf yah...


tidak masalah... ehm siapa namamu nona kalau aku boleh tahu?? "darren..


*Arshilla...


hanya arshilla kah??


Arshilla Lail*...


nama yang indah ....apa kau sudah selesai dengan belanjaan mu atau kau masih akan mencari sesuatu "seru darren.


aku ingin mencari susu strawberry setelah itu aku akan ke kasir... "shilla


boleh aku menemanimu ? ..."darren


jika tak merepotkan kau boleh menemaniku "shilla mencoba bersikap ramah dengan lelaki yang sempat menolongnya.


mereka berjalan beriringan mencari susu bubuk strawberry shilla meraihnya dan dia meraih yang di khususkan untuk ibu hamil ....


darren menatap shilla ...apa kau sudah menikah shill... dan sedang mengandung...?


shilla tersenyum dan tertawa dia menggelengkan kepalanya... ini untuk kakak ku dia sedang mengandung usia nya baru 3 minggu ini...


darren mengangguk dia menggaruk lehernya yang tidak gatal ... syukurlah itu artinya aku masih punya kesempatan untuk mendekatinya "gumamnya dalam hati.


ini sudah hampir sore apa boleh aku mengantarmu pulang shill? darren berucap lirih namun masih bisa terdengar oleh shilla.


shilla mengiyakan.. ini memang hampir sore akan lebih mudah untuk nya agar bisa membantu nayla menyiapkan makan malam.


nathan sedari tadi hanya memantau nya dari jauh dia tak sempat melihat dengan jelas wajah lelaki yang sedari tadi mulai membuntuti shilla.


karena dari tempatnya memantau dia hanya bisa melihat punggung pria itu dan nathan entah mengapa merasa sebal dan dia tak suka melihat kedekatan keduanya yang terlihat begitu akrab.


dan shilla yang juga bersikap ramah dengan lelaki itu tidak seperti saat sedang berkomunikasi dengan nathan yang selalu berakhir dengan pertikaian dan adu mulut.


ditengah lamunan nya nathan mendapatkan panggilan dari elias supir pribadi Aarav.


nathan menggeser layar hijau pada handphone nya


dia meletakkan benda pipih itu di telinganya.


*ada apa elias?


tuan nathan tuan Aarav ingin bertemu dengan anda dan informan itu...


baiklah aku akan segera menemui nya...


ajak marquez bersamamu elias...


baik tuan*. ..


panggilan berakhir.....


nathan kembali melihat ke arah shilla yang kini sudah ada di kasir... lelaki itu terlihat berdebat kecil dengan shilla dan akhirnya kartu kredit milik lelaki itu lah yang di ambil oleh pelayan kasir di sana.


sebenarnya siapa dia? ......kenapa aku jadi ingin tahu urusan nya.... please nath jangan kehilangan akal hanya karena gadis bodoh itu.


aku menjaga nya hanya demi Aarav bukan karena hal lain.


shilla keluar dan masuk ke dalam mobil lelaki itu mereka mulai meninggalkan super market nathan segera masuk ke dalam mobil miliknya ia mengikuti mobil lelaki yang membawa shilla.


*nathan sedikit menjaga jarak dengan mobil di depan nya....


shilla terlihat turun dan masuk ke dalam mansion setelah bercengkrama singkat dengan darren. mobil darren berlalu meninggalkan mansion*.


setelah mobil darren menjauh nathan melajukan kendaraan nya dia memarkirkan mobil nya tepat di depan mansion dan bergegas keluar dia segera masuk ke dalam mansion.


Aarav sudah ada di ruang kerja nya dia menunggu kedatangan sahabatnya nathan serta elias dan informan yang di pekerjakan nathan.


shilla beranjak ke dapur... dia menyapa nayla yang sedang ada di dapur seperti mencari sesuatu.


kakak.... kau sedang apa? apa yang kau cari kak....?


aku mencari selai shill.. tapi aku tidak menemukan nya di manapun "nayla...


shilla tertawa.... kau tak akan menemukan nya di sini kak... sebentar.... shilla membuka kantong berisi belanjaan nya... ini selai yang kau cari kak...


nayla tersenyum ....maaf ya shilla kakak merepotkan mu.... gara gara kakak... selai favoritmu habis dan kau juga membelikannya... terima kasih sayang...


shilla mengangguk... kakak berlebihan sekali.... ayolah kak kau ini sekarang melankolis sekali...


nayla terkekeh. ....mungkin efek kehamilan kakak yang mempengaruhinya.. shilla membenarkan.... kedua nya lantas tertawa lepas.


bibi lindsay pergi ke dapur hendak menyiapkan makan malam dan kedua kakak beradik itu ikut membantu bibi lindsay memasak... ketiganya memasak dengan di iringi candaan dan sesekali obrolan kecil yang membuat suasana bertambah riuh.


nathan berlalu menuju ke ruang kerja Aarav...


apa aku membuat mu menunggu terlalu lama Aar. ."sapa nya setelah memasuki ruang kerja Aarav.


*tidak kita masih menunggu informan itu dan elias ..."Aarav.


elias dan informan itu memasuki ruang kerja Aarav dan mereka mulai membicarakan hal serius*...


ini bukan tentang kebakaran toko bos melainkan tentang perusakan gaun nona nayla waktu itu ... ucap sang informan yang di ketahui namanya marquez.


Aarav dan nathan seksama mendengarkan penjelasan maquez.


dia termasuk kerabat dekat tuan albert teman bisnis anda tuan dia berteman baik dengan putrinya nona sofia..


lelaki itu bernama chase... dia yang telah merusak gaun di boutique waktu itu.


nathan terdiam dia sedang memikirkan siapa kah pria asing yang sedari tadi bersama shilla..?


nathan.... bagaimana menurutmu..? Aarav mengernyit heran... nathan melamun Aarav melambaikan tangannya di depan wajah nathan .


are you oke dude....???


ah... iya.. maaf .. aku hanya...


hanya apa nathan... apa kau mencurigai seseorang??? "seru Aarav.


nathan mengangguk sebaiknya aku memberitahu Aarav tentang pria asing itu... "gumam nathan dalam hati.


siang tadi saat aku memantau shilla dia bertemu dengan seorang pria.. dan aku tak bisa melihat wajahnya karena pria itu selalu memunggungi ku....


Aarav tampak berpikir...


elias apa shilla pernah memintamu untuk mengantarnya bertemu dengan seseorang...??


tidak pernah tuan... bahkan selama ini saya hanya mengantarnya ke toko kue toko buku dan pergi belanja saja ...serta tempat kedai ice cream favorit nona shilla hanya itu .


"ungkap elias.....


apa mungkin dia kekasih shilla nath. . ? ..Aarav ikut memikirkan pria yang di bicarakan nathan.


shilla sayang tolong panggil kan kak Aarav yah. ...dan nathan yah sayang di ruang kerja kakak. "ucap nayla.


shilla menggelengkan kepalanya... aku tidak mau kak... aku akan mandi dulu... badanku lengket semua.


nayla mengangguk paham...


bibi lindsay tolong panggilkan Aarav dia ada di ruangan kerjanya... ajak nathan juga dan yang lainnya. " seru nayla


baik nona..bibi lindsay berlalu ke atas menuruti perintah nayla .


tok.... tok... tok....


seketika percakapan ke empat orang itu terhenti karena ketukan pintu.


elias membuka pintunya....


*tuan muda nona nayla memanggil anda untuk makan malam beserta semua teman anda...


bibi duluan saja katakan aku akan segera menyusul nya ..... seru Aarav*


lindsay pergi dan menyampaikan pesan Aarav pada nayla...


baik lah kita lanjutkan lain kali saja... kalian boleh pergi. .. kau ikut aku denganku nathan.... "Aarav dengan gaya arogannya.


*shilla melangkah ke arah dapur dan mendudukkan bokong nya di kursi...


tak lama Aarav dan nathan tampak berjalan menuruni tangga*....


elias dan marquez berlalu pergi keluar mansion Aarav dan nathan menuju dapur.


Aarav duduk di tempat paling ujung nayla ada di sebelah kanan nya dan shilla di sebelah kirinya...


nathan mendudukkan tubuhnya di sebrang Aarav....


kemari lah nathan jangan terlalu jauh... duduklah di sebelah shilla "seru nayla.


shilla nampak tidak suka akan keinginan nayla namun dia tak berani membantah kakak nya itu.


tapi nay... apa macan garang itu mengijinkan ku untuk duduk di sebelah nya... "nathan mencoba memancing reaksi shilla...


bicara apa kau ini... siapa juga yang melarang mu.... kau mau duduk di manapun itu urusan mu alien.. "shilla mendengus sebal..


baik lah aku tak ingin menolak keinginan ibu hamil.... aku akan menuruti permintaanmu nay....." ucap nathan dengan terkekeh .


Aarav dan nayla tertawa.....


semua nya menikmati makan malam dengan tenang kecuali shilla yang tiada hentinya menggerutu di dalam hatinya.


hanya suara garpu dan sendok saja yang mendominasi ruangan dapur....


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.see you ❤


gimana nih kesan nya kalian pas udah baca cerita ini....


.maafkan yah kalo cerita nya terlalu monoton...


*baca novel aku yang satunya yah Deep you...