
hari ini jadwal keberangkatan Aarav ke London sesuai perjanjiannya dengan klien yang terlebih dulu sudah di setujui Aarav dan nathan sebelumnya dalam rapat singkat melalui video call dan kini pertemuan diadakan agar kedua belah pihak mendapat kesepakatan dan penandatanganan secara langsung sekaligus meninjau lokasi pembangunan.
Aarav menghembuskan nafas lelahnya... dirinya tak berhasil membujuk nayla agar mau menunggu nya pulang dari London.
nayla merajuk di dalam kamarnya bahkan tak ikut menyiapkan keperluan Aarav dan enggan mengemasi pakaian dan kebutuhan lainnya dalam koper yang akan di bawa Aarav .
Aarav mengepak baju miliknya yang akan di bawa selama satu minggu mendatang di London untuk memperluas jaringan relasi bisnisnya
London kota yang terbilang baru untuk Osmond center .itulah sebabnya Aarav harus turun tangan terlebih dulu sebagai pemimpin sudah tugasnya untuk mampu mempertahankan dan memperluas relasi.
Aarav yang sedang mengepak baju miliknya sesekali melihat ke arah nayla yang terlihat tenang berdiam diri di sisi ranjang duduk membelakangi Aarav tanpa mengeluarkan suara apapun.
Aarav tak melepas pandangannya memantau gerak gerik nayla ....hingga selesai mengemasi barang bawaannya. Aarav mendekat ke arah nayla dan menyentuh bahu istrinya itu perlahan.
sayang aku janji tidak akan lama di sana dan ketika semua nya telah selesai aku akan langsung pulang menemui mu"ucap Aarav.
kenapa mendadak sekali dan kau tahu seminggu itu waktu yang lama! ...apa tidak bisa nathan saja yang menggantikan mu... "seru nayla dengan posisi masih membelakangi Aarav.
Aarav memutar tubuh nayla pelan namun nayla enggan menatap Aarav dan benar benar marah tidak ingin apapun saat ini nayla hanya ingin Aarav membatalkan keberangkatannya ke London. hanya itu.....
*astaga.... dia kenapa jadi susah sekali untuk mengerti kondisiku ..."Aarav bergumam dalam hati...
sayang kau tahu aku harus melakukan tugasku terlebih dulu ...ini kesepakatan pertama jadi harus aku yang pergi* .
nayla memutar tubuhnya kini dia menghadap tepat di depan Aarav nayla meraih bahu Aarav dan menenggelamkan wajahnya di atas dada bidang suaminya nayla menangis sejadinya terisak bahkan hingga sesenggukan.
Aarav membalas pelukan nayla dan mengelusi pundak wanitanya yang bergetar hebat karena tangisannya.
sayang tenanglah... aku hanya pergi beberapa hari saja... kau jangan menangis seperti ini... aku tidak sanggup melihat mu seperti ini.
nayla mendongakkan kepalanya. lalu menggeleng pelan aku tidak tahu tapi aku benar benar merasa sedih Aarav entahlah aku hanya takut itu saja "cicit nayla.
Aarav menangkup kedua pipi nayla dia menyeka air mata istrinya.
aku tahu ini pertama kalinya kita akan berjauhan untuk beberapa hari tapi percayalah hanya untuk beberapa hari sayang ku mohon mrs osmond ku ini wanita tangguh kau mau kan menungguku hm.
Aarav dan nayla baru kini akan berjauhan semenjak keduanya bertemu mereka bisa di bilang selalu bersama hampir setiap hari.
nayla menghentikan tangisannya dan dia menatap kedua manik Milik Aarav menatapnya dalam kemudian nayla mengangguk pelan.
Aarav bernapas lega saat nayla sudah mau mengerti dirinya.nayla kembali memeluk Aarav bahkan pelukannya semakin mengerat Aarav hanya ikut membalas pelukan nayla .
pelukan keduanya terlepas saat pintu kamar mereka diketuk oleh shilla.
kakak ada nathan di bawah dia sudah menunggu kalian. "teriak shilla dibalik pintu.
Aarav meraih koper bawaannya dan berbalik meraih tangan nayla merekatkan jemari tangan mereka keluar dari kamar untuk turun menemui nathan.
shilla sudah turun setelah memanggil keduanya dia beralih ke dapur meneruskan pekerjaan nya mencuci bekas peralatan makanan yang tadi di gunakan untuk sarapan.
nathan sesekali mengedarkan matanya mencari cari keberadaan shilla setelah tadi membukakan pintu untuknya dia hanya menyuruhnya duduk dan meninggalkannya untuk memanggil Aarav .
apa macan garang itu masih marah dengan ku karena kejadian tempo hari.. dia seperti menghindari ku padahal aku ingin meminta maaf padanya. dia bahkan tak mau berlama lama di depanku... "keluh nathan dalam hati.
hai dude apa kau sudah lama menungguku suara Aarav mengalihkan fokus nathan yang sedang mencari shilla tadi.
ah tidak Aar... apa kau sudah siap kita harus segera ke bandara penerbangan nya sebentar lagi kita bisa terlambat jika tidak segera ke bandara. ",seru nathan.
Aarav melirik ke arah nayla dan nayla tersenyum sembari memberikan persetujuannya dalam bentuk anggukan kecil.
Aarav tersenyum dan berucap aku siap nath... kita bisa berangkat sekarang .
*nathan masih menelisik ruang tamu Aarav dan matanya terus mencari keberadaan shilla.
ada apa nath? Aarav mengikuti arah pandang nathan dirinya ikut mengedarkan pandangannya*.
nathan menggelengkan kepalanya.
ya sudah ayo kita berangkat ketiga nya beranjak melangkah ke luar mansion menuju parkiran mobil dan nathan sudah masuk terlebih dahulu setelah memasukkan kopernya ke bagasi mobil .
Aarav mengecup pipi kening dan melumat bibir nayla dengan lembut lalu mulai masuk ke dalam mobil .
nathan melihat keduanya dari dalam mobil dan memutar malas bola matanya "mereka bermesraan tak tahu tempat,, kenapa harus pamer kemesraan di depan ku sungguh menyebalkan nathan menggerutu dalam hati.
shilla melihat ketiganya dari balik jendela mobil pun menghilang dari pandangan nayla yang semakin jauh dari pelataran mansion setelah mobil nya menjauh nayla kembali masuk ke dalam mansion .
*kau sebahagia itu dengan nayla hingga harus bermesraan di depan ku Aar. "seru nathan
Aarav hanya mengangkat bahunya acuh dan tersenyum menunjukkan deretan giginya*.
*sofia duduk malas di kediamannya dia mengotak atik handphone nya setelah menerima kabar bahagia dari chase bahwa Aarav sedang melakukan perjalanan bisnis ke London sofia tersenyum licik dengan girangnya dia sudah menyusun rencana licik untuk menyingkirkan nayla dari hidup Aarav.
kau hanya tinggal menunggu kejutan dariku nayla si gadis toko kue itu*.
kau akan merasa menyesal karena kau merebut pria yang harus nya menjadi milikku.
permainan akan segera di mulai nayla bersiaplah.... aku akan menyapamu dengan caraku sendiri...
sofia berbicara dengan menatap foto pernikahan Aarav dan nayla yang menjadi salah satu sampul majalah ternama di kanada dia mencoreng wajah nayla di majalah itu dengan spidol yang ia pegang.
kau dan adikmu akan merasakan akibatnya karena kalian merebut Aarav dari ku.
tunggu saja tanggal mainnya sofia tersenyum penuh kemenangan .
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.