
shilla duduk dengan tak tenang di dalam kamarnya. kenapa juga pria gila itu harus ikut mencari ku sekarang kak nayla dan kak Aarav jadi menyalahkan aku kan.
tapi mereka juga tidak salah sebenarnya.
lalu apa aku yang salah disini? ....ah tidak tidak bukan aku juga yang salah tapi keadaannya yang salah .iya keadaannya bukan aku.
*shilla menggigit kukunya dengan mondar mandir di depan pintu kamarnya.
"bagaimana ini aku harus minta maaf padanya? si pria gila itu! sungguh menjengkelkan.... yang ada dia akan besar kepala jika aku minta maaf* .
tapi dia juga sudah berusaha mencari ku walau aku yakin dia melakukan nya hanya karena kak Aarav yang menyuruhnya bukan karena dia sendiri menghawatirkan aku.
hah... memikirkan dia membuat kepala ku bertambah sakit saja. !
keesokan paginya nathan bangun dari tidurnya dia hendak melangkah ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya namun langkahnya terhenti saat dering handphone memecah keheningan suasana kamarnya.
Aarav calling......
*hallo dude....
hallo juga! ..apa kau perlu sesuatu nath? "tanya Aarav dari seberang telepon.
kurasa tidak.... aku akan bersiap ke kantor Aar "seru nathan suaranya masih terdengar lemah di telinga Aarav.
tidak nath .....kau tidak aku izinkan masuk hari ini kau istirahatlah dulu... ini perintah ucap nya tak ingin di bantah*.
baiklah kau bosnya. aku akan merasa bosan seharian ini, , seru nathan dengan malas mengiyakan perintah Aarav.
Aarav hanya terkekeh di balik telepon "baiklah aku tutup teleponnya bye ..
shilla menyelesaikan ritual masaknya dia membuat bubur sum sum berniat memberikannya untuk nathan. nayla ikut berkutat di dapur namun dia hanya mengoleskan selai strawberry dengan parutan keju pada beberapa lembar roti dan membuat segelas susu untuk dirinya dan kopi hitam untuk Aarav.
*shilla... tolong panggilkan kak Aarav kakak lelah jika harus naik ke atas lagi ."seru nayla .
kakak apa kau tidak enak badan ...perlu aku antar ke dokter kah "tutur shilla...
tidak sayang kakak hanya lelah saja.... panggilkan kak Aarav nanti dia bisa terlambat. "seru nayla.
baiklah kak ",ucap shilla dan bergegas menaiki tangga dengan sedikit berlari*.
kak Aarav ... kak nayla sudah menunggu dibawah untuk sarapan.
Aarav keluar dari kamarnya dan menemui shilla keduanya beranjak turun bergabung dengan nayla yang sudah menunggu mereka berdua.
selesai dengan makan paginya mereka bertiga keluar dengan di antar oleh Aarav yang saat ini mengantar nayla ke toko dan sekarang mengantarkan shilla ke rumah nathan.
kak Aarav sebaiknya kau bujuk kak nayla agar mau ke dokter kak beberapa hari ini kak nayla selalu mengeluh mudah lelah ."ucap shilla
nanti akan kakak coba ...kau tau kak nayla mu itu sama sepertimu sedikit keras kepala jika menyangkut kesehatan .
shilla tertawa aku setuju dengan pendapatmu itu kak ...kami memang sama sama keras kepala.
kita sampai "ucap Aarav kemudian turun dan memutar langkah membuka pintu mobil untuk shilla .
shilla sedikit terkesima dengan bangunan rumah milik nathan.
wow... rumah klasik dengan gaya minimalis,,, taman bunga di halaman depan.... kolam ikan dengan hiasan bangku taman sungguh di luar dugaan... rumah nya indah sekali "gumam shilla dalam hati .
shilla ayo masuk.... kenapa berdiri di sana.. kemari lah... "seru Aarav.
shilla terkesiap dan segera menghampiri Aarav. Aarav membuka pintu rumah nathan shilla mengekor di belakangnya.
nathan ...... kau dimana? "teriak Aarav dengan nada tinggi.
aku di atas sebentar aku akan turun ...."nathan muncul setelah tadi hanya bersuara.
hai dude... Aarav memeluk nathan .apa sudah lebih baik? tanyanya kemudian.
nathan mengangguk....apa kau perlu sesuatu kah? "tanya nathan..
tidak aku hanya mengantar shilla saja dia ingin menjenguk mu.... "ucap Aarav.
shilla tergagap... dan tersenyum kaku. .
shill kakak harus segera ke kantor kau bisa pulang sendiri kan nanti ... "tanya Aarav dengan melihat arloji ditangannya.
pergilah Aar.... aku yang akan mengantar shilla nanti.... "timpal nathan .
baiklah.... kakak pergi shill.
Aarav mengernyit bingung namun tetap mengangguk dan pergi meninggalkan keduanya setelah berpamitan.
shilla merasa canggung dengan suasana hening ini...
nathan bingung harus menghadapi shilla dia menggaruk lehernya yang tidak gatal.
shilla melangkah ke arah nathan dan menyodorkan kotak makan yang dibawanya .
aku.... aku membuatkan mu bubur pagi tadi mungkin kau bisa memakannya untuk sarapan pagi ini
nathan menyembunyikan rasa senangnya dia bahagia dengan kedatangan shilla .
kau bisa memasak rupanya macan garang "seru nathan pada akhirnya dia berusaha bersikap biasa padahal jauh di dasar hatinya dia bersorak riuh bahagia.
kau meragukan masakan ku... wajah shilla mendadak cemberut (dalam hatinya bergumam "rasanya sia sia saja harusnya aku tahu dia akan berkomentar pedas seperti biasanya) .
kalau tidak mau tidak usah di makan dan satu hal lagi.... jangan berpikiran yang tidak tidak untuk apa aku mencampurkan sesuatu padamu.... "kesal shilla hendak menarik kotak makannya dari tangan nathan*.
nathan menahan dan mengunci pergerakan tangan shilla.. aku hanya bercanda macan garang "nathan mengedipkan satu matanya ke arah shilla.
terima kasih sudah mau repot membuatkan aku bubur ini.... nathan mengecup pipi shilla.
shilla mematung dan menyentuh bekas ciuman nathan di pipinya.... dahinya mengerut shilla memundurkan langkahnya dan berlari ke luar dengan terburu buru menyetop taxi dan segera meninggalkan rumah nathan.
*nathan menarik rambut nya dengan frustasi.. dasar bodoh... bodoh kenapa tadi aku menciumnya seperti itu...
dia pasti salah paham... ah shitt umpat nathan*.
nayla terlihat sibuk membuat adonan kue dengan Appron yang membalut tubuhnya. sesekali ia mengusap keringat yang berjatuhan di pelipisnya.
kenapa hari ini panas sekali cuacanya "nayla mengibaskan tangan nya agar ada sedikit angin di sekitar wajahnya.
nayla merasa tubuhnya benar benar letih dia terduduk di kursi sebentar meminum air putih dan kembali meneruskan adonan kuenya.
nayla mencetak adonan kue nya hingga adonan itu tandas.
selesai juga akhirnya.... nayla menghembuskan nafas lelah nya. . nayla hendak meraih cake coklat untuk ia makan...
setelah memasukannya ke mulutnya beberapa potong kue dan hendak menelannya namun nayla merasa mual
dan nayla berlari kecil menuju wastafel memuntahkan semua cake coklatnya .
*nayla mencuci mulutnya ...dia mengecek ulang cake coklat yang tadi di makannya ...
kondisi cake nya masih bagus ...expired nya juga masih tiga hari lagi* ....
shilla masuk ke dalam toko menemui nayla.
*apa kau baik baik saja kak ..."tanya shilla
kau lihatnya bagaimana "seru nayla ....
shilla menatap nayla dengan intens ...kau terlihat pucat seperti mayat hidup ...kau mirip zombie ...ucap shilla* ...
shilla meringis kesakitan saat nayla kembali memukul kepalanya dengan sendok kopi ..
kak nayla kebiasaan jelek mu tidak hilang juga ....",ucapnya dengan menggelengkan kepala .
kakak ini tadi aku mampir di kedai *ice cream ...
ini kak makanlah sebelum meleleh... ice cream coklat dengan taburan kacang dan caramel favoritmu ..."seru shilla
aku ingin ice cream punyamu saja shill .."cicit nayla* ..
sejak kapan kau suka rasa strawberry kak "seru shilla ...
sejak hari ini jawab nayla dengan lahap memakan *ice cream milik shilla tanpa menunggu persetujuan shilla.
shilla hanya terdiam dan mulai memakan ice cream yang telah di tukar kakak nya ...
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.*bantu vote yah mohon dukungannya biar aku makin semangat lanjutin ceritanya...
*jangan lupa baca Deep you di novel sebelah yah😘*