
shilla mengerjapkan matanya kepalanya terasa berdenyut dia merasa seluruh tubuhnya sakit untuk di gerakkan yang dia ingat terakhir kali saat tadi mencoba melawan di dalam mobil salah seorang lelaki kekar itu memukul tengkuknya hingga dia pingsan, , ,
sinar matahari menembus ruangan kumuh itu ruangan yang begitu lembab lebih mirip gudang penyimpanan barang tak terpakai. ..
shilla meringis menahan rasa nyeri di pergelangan tangan nya... astaga ikatan nya erat sekali tanganku rasanya akan putus saja. .
dimana ini..... ruangan apa ini... shilla menelisik ruangan yang terlihat kumuh dan penuh barang tidak terpakai dimana mana.
kakak.... aku takut... "cicit shilla,, shilla menelan ludahnya kasar... siapa yang ingin menculiknya... dan apa alasan di balik penculikan ini... "pikirnya dalam hati.
shilla menundukkan kepala... dirinya mengingat Aarav yang melarangnya untuk pergi sendiri kemarin dan meminta selalu di temani elias...
Aarav mungkin sedikit over protective tapi shilla sekarang tahu alasan kakak iparnya itu bertindak demikian.
maafkan aku kak Aarav kak nayla... gumamnya dalam hati.
Nathan mengusap wajahnya kasar dia memukuli kemudi dengan berulang kali dia memukulkan kepala nya ke setir mobil... setelah Aarav dan nathan sampai ke mall yang menjadi titik lokasi shilla terakhir berada ternyata hanya lah handphone shilla yang tertinggal di ruang ganti mall tersebut.
keduanya kembali dari mall dengan tangan kosong .
*pagi harinya
Aarav mengumpulkan dan mengerahkan orang"nya untuk mencari keberadaan shilla...
marquez mengirimkan video rekaman saat shilla dibawa masuk dengan paksa ke dalam sebuah mobil sport mewah oleh dua orang bertubuh kekar dan mengenakan penutup kepala.
shilla terlihat sedikit melakukan perlawanan namun tenaganya tak cukup kuat hingga dia masuk dan mobil menjauh dari mall bahkan si penculik itu tak terlihat dari kamera cctv mall tersebut, rekaman berakhir.
Aarav mengepalkan kedua tangan nya.... matanya memancarkan aura membunuh yang sangat kuat...
cari adikku... temukan dia dalam 24 jam... "ucapnya dengan tegas.
semua orang itu membubarkan diri dan melaksanakan tugasnya mencari shilla.
nathan mendapat video yang sama dari marquez.... nathan semakin tersulut emosi..pikirannya benar benar kacau, puncak emosi amarahnya kian tak terbendung dia tidak bisa berpikir jernih...
di lain tempat, darren menghubungi handphone shilla yang saat ini tengah di dalam saku Aarav. Aarav mengernyit dan merogoh saku celananya dengan segera meraih handphone shilla Aarav melihat nama darren di layar datar itu dia segera menggeser layar hijau itu dan menempelkan beda pipih itu di telinganya.
Aarav hanya menyimak dalam diam.....
hai shilla... apa kau sibuk hari ini... ayahku ingin bertemu dengan mu ,apa kau mau menerima undangan ayahku untuk bertemu dengan nya ..? "darren berucap dengan tidak sabarnya....
Aarav berdehem mencoba menetralkan emosinya. . . darren mengerutkan keningnya dilihatnya lagi layar handphone nya aku tidak salah orang kan... dia mengecek kembali no telepon yang dia panggil, , maaf ini no telepon shilla kan? aku ingin berbicara dengan nya...
aku kakak nya shilla ....dia sedang sibuk... hubungi saja dia nanti ...Aarav memutuskan panggilan secara sepihak.
darren tertegun menatap layar handphonenya...
kau berhasil mendapatkan adiknya nayla lalu kau akan apakan gadis itu. ..''seru chase dengan menghembuskan asap rokok yang sedang di hisapnya.
aku akan mengirim salam lewat adiknya itu... aku akan membuat nayla mematuhi perintahku... "ucap sofia dengan senyum devil nya .
berikan aku no handphone nayla seru sofia chase memberikannya...eh tidak jadi ehmm kau saja yang menghubunginya gunakan pengeras suara "seru sofia.
chase sedikit bingung namun tetap menurut dia men dial kontak nayla yang dia dapat dari kartu nama toko kue nayla.
panggilan terhubung..
dering pertama tak diangkat...
dering kedua masih sama.....
nayla meninggalkan handphone nya di kamar sedangkan sekarang dirinya ada di kamar shilla.
Aarav keluar dari ruang kerjanya dia kembali menuju kamarnya sendiri ketika Aarav tak menemukan nayla di dalam kamar . dia hendak keluar mencari nayla namun dering handphone milik istrinya menghentikan langkah kakinya Aarav mendekat ke arah nakas dan meraih handphone istrinya..
no siapa ini. .. Aarav mengangkat panggilan itu....
hai wanita penjaga toko...apa kau ingin adikmu selamat nona nayla ...
*siapa kau ...ada urusan apa kau dengan istriku ucap Aarav dengan menggenggam erat handphone di tangannya.
oh.... rupanya seorang Aarav yang menerima panggilan ku. ..chase berucap dengan memberi kode pada sofia dia menekan mode loud speaker*. ...
beraninya kau mengancam istriku dan menculik adik ku.... katakan apa mau mu brengs*k.....! Aarav kian tersulut emosi.
sofia tersenyum penuh kemenangan...
untuk apa aku menuruti ucapan orang gila seperti mu aku bahkan tidak mengenal dan mempunyai urusan dengan mu...
dan kau tidak punya bukti jika adikku ada di tempatmu.... Aarav menahan emosi nya yang hampir meledak.
cepat katakan apa mau mu dan jangan coba menyakiti adikku akan ku buat perhitungan dengan mu jika sampai adikku terluka ... Aarav menggertak kan giginya rahangnya mengeras. ..
chase mematikan panggilannya .
shitt ...Aarav memejamkan matanya ...tangannya terkepal.
sedangkan nayla yang sedih akan hilangnya shilla kini dia sedang berusaha di hibur oleh aunty Aline dan Leanore...
Aarav meminta bibinya itu untuk menjaga nayla dan sementara waktu tinggal di mansion aline bersama Leanore putrinya agar nayla tak terlarut dalam kesedihan nya.
meski tidak di pungkiri itu tak mengubah apapun namun Aarav ingin ada yang menjaga nayla dan dia akan merasa aman jika nanti keadaan memaksanya untuk pergi meninggalkan nayla.
seorang wanita mengenakan topeng hitam dan memakai pakaian ketat mendekati shilla dia memegangi dagu shilla dan menekannya keras dengan kukunya yang panjang hingga shilla meringis perih.
di belakangnya chase merekam semua jerit tangis shilla... kemudian wanita itu menampar shilla dua kali .
tamparan yang begitu kuatnya hingga menimbulkan kerasnya suara yang tercipta dari telapak tangan wanita itu.
shilla menahan rasa perih yang menderanya. . dia ingin menangis namun ia enggan terlihat lemah di hadapan para penculik ini.
shilla merasa bau anyir menusuk hidungnya... oh apalagi sudah pasti sudut bibirnya berdarah karena tamparan keras tadi.
entah keberanian dari mana shilla tersenyum miring... hanya ini yang bisa kau berikan wanita gila ..
sebenarnya siapa kau dan untuk apa kau menculik ku seperti ini... aku bahkan tidak mengenalmu dan aku juga tidak punya urusan dengan mu.. "shilla merasa kesal akan tingkah wanita bertopeng itu...dengan seenaknya menampar dan melukainya.
kau tidak salah gadis malang... jika kau ingin tahu siapa yang salah... maka kakak mu lah penyebabnya..
tidak mungkin kakakku tidak menyakiti siapapun.. "seru shilla .
kau terlalu banyak bicara gadis malang simpan tenaga mu baik baik.. kakak mu merebut apa yang seharusnya menjadi milikku. . .
kau dan kakakmu itu sudah merebut Aarav dari ku ......
wanita bertopeng itu menekan rahang shilla dengan kuat shilla meringis akan hal itu wanita itu menjambak rambut shilla dan mendongakkan kepalanya ke atas... shilla menahan tangisnya yang akan pecah.. dia sekuat tenaga menahan rasa sakit di sekujur tubuhnya entah itu akibat ikatan di lengan dan kaki nya ,bekas tamparan dan memar di bibirnya yang kini mulai membiru .
wanita bertopeng itu meninggalkan luka sayatan di pipi kanan shilla lukanya tak terlalu dalam namun goresannya meninggalkan rasa perih bercampur dengan air mata shilla ...
runtuh sudah pertahanan shilla dia memejamkan matanya tangisnya pecah dia mengucapkan nama nayla dan Aarav ...
kakak tolong aku. . . ini sungguh menyakitkan... rasanya sakit sekali....
chase dan wanita bertopeng itu begitu bahagia melihat mangsanya ketakutan dan terlihat menyedihkan.
mereka pergi dari tempat kumuh yang tak layak itu meninggalkan shilla yang terluka di sekujur tubuhnya.
shilla menangis dia menundukkan pandangannya ,punggungnya bergetar hebat dia ketakutan .
kau ingin bukti bukan ....cepat tentukan pilihanmu jangan membuang waktu mu atau adikmu akan merasakan rasa sakit lebih dari ini.
lihatlah ini menyedihkan sekali bukan ...adikmu terluka sebegitu parahnya ...
kau hanya harus memilih menceraikan istrimu agar adikmu terlepas dari rasa sakitnya ...
chase mengirim pesan singkat menekan tombol send serta mengirimkan rekamannya kepada Aarav ..
chase dan wanita bertopeng itu tersenyum licik....
.
.
.
.
.
.
.