
sofia menyeringai dengan senyum devil miliknya .terima kasih telah mau membantu ku membalaskan dendam untuk semua keluarga Osmond.
aku harap kau bisa menjalankan rencana nya dengan baik,wanita yang di ajak bicara oleh sofia mengangguk ,dia ikut tersenyum licik di balik wajah yang tampak lugu dan polos itu. sofia membayangkan kilas balik dan pertemuan Chealse dengannya waktu itu, saat dirinya masih di dalam sel tahanan.
*Mansion Sofia.
bersulang.... akhirnya aku bisa menghirup udara bebas seperti ini .aku benar benar merasa sesak, kau tahu di sel bahkan aku tidak bisa melihat matahari terbit ,tapi sekarang aku bisa kembali ke Mansion pribadiku tanpa bantuan Daddy ku yang tidak berguna itu kesal sofia.
Hei sofia dia itu Ayahmu ,ingat kau masih putrinya. Chase berbicara dengan setengah mabuk, dia berpelukan dengan Chealse, tak banyak yang tahu jika Chealse telah lama menjalin hubungan dengan Chase.
mereka bertiga merayakan kebebasan sofia dari penjara, semua ini berkat kekasihmu itu chase.
thanks chealse kau memang kekasih terbaik Chase, tanpa mu aku tidak bisa berada di sini dan duduk bersantai seperti ini.
kau sudah bebas sof, lalu apa yang akan kau lakukan "tanya Chealse ".
Chase tampak bergelayut di pundak Chealse.
seperti sebelumnya aku akan memisahkan Kedua orang itu. jika aku tidak bisa membuat Nayla menyerah untuk meninggalkan Aarav, maka sebaliknya aku akan membuat Aarav yang pergi meninggalkan Nayla .
bahkan bila perlu aku akan menyingkirkan Aarav dari dunia ini ,dia tidak boleh bahagia dengan siapapun. kecuali aku, Sofia memutar gelas ditangannya .Obsesinya akan Aarav belum lah pupus bahkan Sofia seakan gelap mata dia tidak lagi dapat membedakan benar dan salah.
dia mengabaikan permintaan Albert ayahnya yang memintanya untuk melupakan Aarav dan mencari pria lain saja,sewaktu berkunjung saat dirinya masih di dalam sel tahanan kala itu.
Sofia yang begitu keras kepala enggan mengiyakan permintaan Albert ,dia menolak bantuan Albert untuk bisa bebas dengan syarat dia harus berhenti mengganggu dan membuang obsesinya untuk seorang Aarav. sofia memilih mencari jalan keluar lain untuk bebas dengan cara lain dan tidak perlu membuang obsesinya.
Seolah mendapat keberuntungan ,Chase yang kala itu tengah menghabiskan malam dan berkencan dengan Chealse di sebuah Cafe tidak sengaja melihat Nathan yang tengah bertemu dengan kliennya.
apa yang kau lihat sayang ?chase menyentuh punggung tangan chealse.
hanya melihat ke arah pria itu seru chealse dia menunjuk dengan dagunya.
Chase terkesiap melihat pria yang ditunjuk oleh kekasihnya chealse.
Apa kau mengenalnya honey ?"tanya Chase dengan alis terangkat, nathan terlihat selesai dengan pertemuannya itu dia bangkit dan meninggalkan cafe begitu saja.
tentu saja aku mengenalnya , dia mantan kekasih ku dulu honey .
dia terlihat lebih keren dari sebelumnya" aku Chealse dengan jujur".
apa dia masih mencintai mu? "tanya Chase " .
apa maksudmu berbicara seperti itu? Chealse sedikit bingung kedua alisnya menyatu Chase tiba tiba menanyakan perasaan Nathan padanya.
aku rasa aku bisa meminta bantuan Chealse untuk mengelabuhi Aarav lewat Nathan juga Chealse sebagai perantaranya "gumam Chase dalam hati ".
Chase tersenyum dengan seringai jahatnya.
setelah semua rencana jahat tersusun dengan rapi ketiganya memulai rencana dan Chealse memulai sandiwara nya terlebih dulu.
*malam itu Chealse mengirim pesan singkat pada Nathan.jika dia ada di bandara dia jauh jauh kemari hanya untuk bertemu dengan Nathan karena ada hal penting yang ingin Chealse katakan.
Chealse yang sedikit tak sabar menunggu balasan pesan dari Nathan menghubungi pria itu dan meminta untuk menjemput dirinya di sekitar bandara dan Nathan dengan gampangnya mengiyakan permintaan itu.
Chase dan Chealse tersenyum Nathan dengan begitu mudahnya bisa dia kelabuhi. bahkan Nathan tidak mencurigai Chealse apapun, suatu keuntungan untuk pihak Sofia dan Chase.
*Da*sar asisten bodoh umpat Chase dia menyeringai dengan liciknya,Chealse sudah ada di bandara Chase bersembunyi di dalam mobil tak lama Nathan datang dia terlihat menghampiri Chealse.
Nathan memasukkan koper Chealse ke bagasi mobilnya dia berlalu meninggalkan bandara.
kita akan kemana Nath, Chealse bergelayut mesra di lengan Nathan. Chealse hentikan aku sedang menyetir jangan seperti ini Nathan menjauhkan tangan sofia dari lengannya.
Chealse ini sudah malam sebaiknya kita bicarakan ini besok saja Nathan tersenyum dan membujuk chealse, Chealse mengangguk mengiyakan.
masuklah ini apartemen mu kau bisa gunakan apartemen ini, aku tinggal di apartemen sebelah ucap Nathan.
Nathan tidak mungkin membawa Chealse ke dalam rumahnya dia tidak ingin terjadi hal yang tidak dia inginkan, karena Nathan memang masih mempunyai perasaan dengan Chealse. akhirnya Nathan memutuskan untuk menggunakan dua apartemen baru yang baru saja dia beli dan satunya iya berikan agar bisa di gunakan oleh Chealse.
setelah mendapatkan kepercayaan Nathan, Chealse mengikuti Nathan ke kantor dia menjadi super manis saat di depan Nathan, hingga Nathan dengan ringannya kembali menjalin hubungan dengan Chealse.
Chealse menyalin selembar kertas di dokumen yang akan Nathan bawa pada Aarav, dan mengganti nya dengan selembar kertas yang telah dia siapkan sebelumnya .
Nathan berlalu ke ruangan Aarav, Aarav tidak mengecek atau membaca ulang proposal yang selalu di siapkan Nathan. karena Aarav sudah sangat mempercayainya.
Chealse tersenyum jarinya menari di atas layar datar itu dia mengirim pesan singkat pada seseorang.
Nathan membawa dokumen yang sudah di siapkan nya untuk dia bawa ke ruangan Aarav sekaligus dia ingin mengutarakan sesuatu pada Aarav.
Nathan,ada apa? tanya Aarav saat nathan mendatanginya.
Nathan meletakan berkas di tangannya dihadapan Aarav saat itu dan Aarav menandatangi nya.
aku, sebenarnya aku ingin meminta cuti selama dua bulan .
Aarav mengizinkan dan Nathan segera bergegas kembali ke ruangannya menemui Chealse.
sesuai dengan permintaan Chealse, Nathan dan Chealse pergi ke jepang setelah mereka kembali menjalin hubungan. mereka menghabiskan waktu bersama di jepang hampir 3 minggu bersama.
Nathan sedikit curiga pasalnya Chealse menghilang dan meninggalkannya sendirian di jepang,saat dia mengecek kamar hotel yang digunakan Chealse telah kosong dan Chealse bahkan tak bisa di hubungi sama sekali.
Nathan merasa ada hal aneh dan janggal dihatinya . padahal sebelumnya Chealse meminta Nathan untuk bertemu Orang tuanya di Negeri Sakura itu.
Nathan yang penasaran pun dengan segera mencari tahu keberadaan Chealse, dia pergi ke rumah orang tua Chealse .
betapa terkejutnya dia saat Orang tua Chealse berkata jika Chealse sudah bertunangan dengan Pria yang berasal dari Kanada bernama Chase .
Nathan yang merasa di bohongi dia kecewa akan semua yang di lakukan Chealse. Nathan memutuskan kembali ke hotel dia membayar dua sewa kamar yang di gunakan untuk dirinya dan Chealse, Nathan kembali ke kanada lebih cepat dari seharusnya.
Nathan memutuskan menenangkan pikirannya di rumahnya sementara waktu, dia belum memberitahu apapun pada Aarav.
Pagi itu Nathan tengah mengotak atik handphone dia ragu akan menghubungi Aarav sekarang atau nanti saja,ditengah kebingungannya itu satu pesan masuk ke dalam handphone nya.
Nathan membuka pesan itu dia bertambah geram saat no asing mengiriminya sebuah Video yang isinya membuat kacau hati Nathan detik itu juga.
Nathan yakin jika Chealse dan Chase adalah pelaku nya ,mereka yang mengiriminya video tentang pembebasan Sofia orang yang pernah mencelakai adik sahabatnya.
*Nathan menggenggam erat handphone miliknya meluapkan emosinya.
kenapa Chealse ? kenapa kau melalukan cara kotor dengan memanipulasi ku? kau lagi lagi mengecewakanku !.
Nathan berjalan keluar rumahnya menuju taman dia hendak menenangkan diri , namun setelah di duduk cukup lama di taman sialnya Aarav dan Nayla menemukannya*.
rasa bersalah menggelayuti Nathan dia tak bisa mengatakan apapun pada Aarav dan Nayla tentang kecerobohan nya yan menyebabkan Sofia bebas karena tanda Aarav yang tertera di kertas pembatalan tuntutan kasus Sofia.
Nathan hanya diam membisu dia merasa bersalah pada keduanya, wajah Nathan menjelaskan jika dirinya tidak baik baik saja, dia seketika teringat dengan Shilla.
bagaimana reaksi shilla saat tahu jika Nathan secara tidak langsung ikut andil dalam pembebasan wanita licik seperti Sofia.
nathan yang sibuk menerka dan berdialog dengan pikirannya sendiri membuat Aarav dan Nayla bingung. saat di mobil menuju Mansion Aarav bahkan ketiganya tidak saling terlibat percakapan apapun.
see you. ❤