
sebuah senyum licik tercetak di wajah sofia kedua sudut bibir sofia kini melengkung sempurna dirinya tengah menonton tayangan yang menjadi news high light di televisi.
seluruh chanel stasiun tv menayangkan berita yang sama yaitu tentang kasus perceraian pebisnis muda Aarav Osmond.
semua orang sungguh terkejut akan pemberitaan tersebut sebagian orang sangat menyayangkan pemberitaan ini mereka yang mendukung pasangan ini merasa kecewa, namun ada juga yang turut berbahagia seperti sofia dan chase yang memang menginginkan hal ini.
chase yang sedang berada di perjalanan menuju apartemen sofia kini telah merasa di atas awan karena tugasnya yang di berikan sofia telah selesai dan dia akan mendapatkan imbalannya.
beep sebuah notifikasi mengisi layar handphone nya.
*chase membuka pesan dari Aarav ...dia tersenyum bak devil ....
cepat lepaskan adikku aku sudah menuruti permintaan sialan mu itu jadi jangan coba mempermainkan ku*.
chase hanya tersenyum simpul dia mengangkat bahunya acuh . itu bukan lagi urusan ku. ...chase meletakkan kembali handphone di dashboard mobil , dirinya akan menemui sofia di apartemen miliknya.
chase berhenti dan memasuki apartemen mewah milik para pengusaha kelas atas, dia berjalan dengan santai dan bersiul di sepanjang lorong. chase begitu riangnya seperti mendapat jackpot.
chase memasuki lift dan menekan angka 3 tempat sofia yang kini sedang menanti kedatangannya mereka berniat mengadakan party kecil untuk kemenangannya.
chase sampai di lantai tujuannya ia bergegas keluar lift segera menuju kamar 404 milik sofia, chase tidak mengetuk pintunya dia langsung menerobos begitu saja dan memang pintunya tidak terkunci.
*seorang pria mengenakan hoodie tanpa chase sadari ikut mengikutinya di belakang dia mengendap masuk dan tanpa bersuara dia menyelinap ke ruang tv dan bersembunyi di sudut jendela menutupi tubuhnya dibalik gorden jendela*.
chase memanggil nama sofia berulang kali..karena apartemen nya terlihat sepi.
chase mencari keberadaan sofia dia beranjak ke dapur menyusuri semua ruangan, saat itu lah pria yang mengenakan hoodie itu menyelinap dan bersembunyi.
sofia kau dima-
.... chase tak meneruskan ucapannya sofia baru saja keluar dari kamarnya dan kini berjalan ke arahnya, mereka berdua duduk di depan ruang tv .
chase apa kau sudah menonton televisi hari ini, sungguh hari ini hari yang paling membahagiakan untuk ku ,"sofia berucap dengan seringai devil.
aku sudah melihatnya tadi saat akan kemari,
oh iya sofia bagaimana dengan gadis itu, apa kita akan melepaskannya atau harus aku menghilangkannya ? "chase teringat akan
isi pesan Aarav.
baiklah ku rasa dia akan lebih baik di lepaskan saja kita sudah tak membutuhkannya. "seru sofia.
chase mengangguk dia meraih handphone miliknya lantas menghubungi kedua bodyguard nya, antar kan gadis itu pulang ke mansion nya dan segera pergi setelah mengantarnya, kalian harus pergi dari kota ini sementara waktu. chase mengakhiri panggilannya.
lalu selanjutnya apa rencana mu sofia setelah ini, "tanya chase sembari menuang wine ke dalam gelas miliknya.
tentu saja mendekati Aarav lagi, , aku akan berusaha agar dia jatuh hati padaku. "ucap sofia dengan menenggak wine ditangannya.
aku rasa kau tidak benar benar mencintai Aarav atau mungkin kau hanya terobsesi dengan nya saja sofia ",tanya chase .
entahlah aku hanya sangat ingin memilikinya untuk diriku sendiri. aku benar benar tidak terima jika dia bersama nayla atau pun wanita lainnya, dia hanya harus bersamaku aku akan melakukan apapun agar dia menjadi milikku.
keduanya kembali melanjutkan pesta minumnya. sofia ini sangat membosankan "ayolah sebaiknya kita minum di luar saja , akan lebih mengasyikkan jika kita minum di bar saja ."chase
sofia tampak berpikir dan lantas mengiyakan keinginan chase keduanya pergi bersama,sofia dan chase melajukan mobil mereka meninggalkan apartemen .
lelaki yang berada di balik gorden sedari tadi tak lain adalah marquez, dia tidak sengaja melihat chase sepulang dari tugasnya mengantar nayla dan aline ke california dia melihat chase memasuki mobil dan dia mengikutinya hingga ke apartemen ini.
tuan nona shilla akan segera sampai di mansion penculiknya akan mengantarkan mereka.
Aarav dengan sigap meminta nathan datang setelah mendapat pesan singkat dari marquez.
tak lama nathan tiba di iringi dengan marquez, marquez menjelaskan semua informasi yang di dengarnya di apartemen tadi, dia memutar rekaman suara percakapan chase dan sofia.
Aarav dan nathan terkejut akan kebenaran hal yang membuatnya kacau sepekan ini. nathan bahkan tidak bisa mencium kejahatan sofia karena sofia terlalu pandai bersandiwara.
jadi otak dibalik penculikan ini adalah sofia dan lelaki yang bernama chase tak lain kaki tangannya."ucap Aarav.
marquez mengangguk.
shitt...!
Aarav dan nathan secara bersamaan mengepalkan kedua tangannya.
maafkan aku dude ,aku terlalu bodoh hingga tak mencurigai perempuan licik itu dia benar benar pandai bersandiwara , saat aku ada di rumahnya tuan albert selama satu minggu dia selalu ada di rumah tanpa melakukan hal aneh apapun dia bahkan menghabiskan waktunya untuk berada di kamar. "ucap nathan .
sudahlah nathan semua ini bukan lah salahmu yang terpenting sekarang aku tahu kenapa dan apa motif sofia. "seru Aarav tatapannya penuh emosi yang siap meledak kapan saja.
Aarav,nathan dan marquez sudah merencanakan rencana nya .
sebuah mobil hitam dengan kaca film tebal di jendelanya berhenti di depan mansion Aarav .
satu orang turun dengan menggendong seorang wanita yang tak lain adalah shilla lelaki itu menurunkan shilla di teras mansion dan segera masuk kembali ke mobil dan mobil melaju dengan kecepatan maximal.
ketika mobil itu sudah melaju tiga mobil turut melaju di belakangnya. mereka orang suruhan Aarav untuk menangkap kedua bodyguard itu .
Aarav dan nathan yang tadi memantau dari cctv segera berlari keluar teras , Aarav berlari ke arah teras dia terkejut melihat keadaan shilla yang tergeletak di lantai bagai mayat hidup di sekujur tubuhnya penuh lebam.
wajahnya penuh dengan luka memar Aarav memeluk shilla yang mungkin sedang pingsan, matanya berkaca kaca Aarav menyalahkan dirinya sendiri yang tak bisa menjaga adiknya dan harus terlibat dengan masalah yang menyangkut dirinya .sofia adalah musuhku dia terobsesi dengan ku tapi dia menggunakan orang di sekitarku untuk menyakiti ku." maafkan kakak shilla ...maafkan kakak ....aku bukan kakak yang baik untukmu. "Aarav menangis sembari memeluk shilla apa yang harus aku jelaskan pada nayla tentang ini pikirnya dalam hati.
Aarav tenanglah.... kita harus membawanya ke rumah sakit agar dia segera mendapat perawatan , lukanya harus segera di obati."ucap nathan dengan menepuk bahu Aarav .nathan yang sedari tadi di belakang Aarav dia ikut terenyuh hatinya merasa sakit nafasnya sesak melihat keadaan shilla yang begitu menyedihkan .
Aarav membenarkan tanpa berucap dia dengan sigap menggendong tubuh shilla dan nathan membukakan pintu mobilnya keduanya segera membawa shilla ke rumah sakit.
nathan yang mengemudikan mobilnya melihat shilla dari balik kaca spion mobil "aku tidak akan pernah memaafkan mereka yang telah menyakiti mu macan garang jadi ku mohon bertahanlah kau gadis kuat jadilah kuat untuk kedua kakakmu mereka sangat menyayangimu ",ucapnya dalam hati.
Aarav dan nathan diam tak saling berbicara keduanya sibuk dengan pikiran masing masing.
terima kasih atas like dan mau meluangkan waktu untuk membaca cerita jelek ku ini 😘