Mysterious Husband

Mysterious Husband
KENANGAN MENYAKITKAN



Beberapa menit berlalu,


Setelah tergeletak nya hewan buruan mereka, puluhan bayangan itu' kini mulai menampakkan dirinya, berjalan mendekat ke arah Reygan, sembari membawa senjata mematikan nya tadi.


Dengan hormat membungkukkan sedikit tubuhnya, kini masing-masing di antara mereka, menyapa serentak pria kekar di depan nya’’ Tuan muda ’’.


Sembari bersedakap, Reygan menganggukkan kepalanya sekali, guna menyambut kedatangan serta sapaan hormat mereka, lalu setelahnya berbalik, dan berjalan kearah dalam, untuk menepati janjinya kepada mendiang wylie.


Akan tetapi, di sela kegiatan Reygan, David tiba-tiba datang mendekat, lalu menegur nya sopan, sembari sesekali mengarahkan mata ke arah kegiatan itu, '’Tuan muda, apa yang sebenarnya, ingin kau lakukan terhadap mereka?’’, tanya David seraya menekuk kedua alisnya.


Kemudian Reygan menghentikan kegiatannya, dan sedikit menjelaskan perlu dan janjinya terhadap mendiang Wylie.


Setelah mendengar penjelasan itu, Sontak saja David menyahut pelan, kedua tangan Reygan, hingga memberhentikan kegiatannya,‘’Tuan muda tak perlu mengotori tangan anda, biarkan kami yang akan mengurus semua kegiatan ini’’,sahut David.


Kemudian setelah di setujui oleh Reygan, David dan puluhan bawahan nya, bergerak cepat, mengumpulkan semua hasil buruan dan memasukan semua hewan kotor itu ke dalam belasan truk armada pasukan bayangan tadi, lalu membuangnya ke tempat lokasi arahan Reygan.


Disela perjalanan memandu semua anak buahnya, beserta Reygan di sebelahnya, David sedikit bertanya di benaknya,’kemana Razor aku tak mendapati wajah bahkan baunya pun tak ada di tempat itu, apa dia mengerti jika aku memburunya malam ini, namun kau tak akan bisa pergi jauh beruang bodoh,selagi tempat tinggalmu masih di bumi ini’,gumam hati David.


Reygan sedikit melirik ke arah pelayannya, yang begitu serius sedari tadi, terlihat jelas dari raut wajahnya.


Kini Reygan mulai sedikit membuka tanya dengan pandangan mengarah depan,’’apa kau menyesal melakukan kegiatan ini David?’’.


Mendengar kata tanya itu, terlontar dari mulut tuannya, David segera menyudahi lamunannya, sembari menyerong kan tubuhnya,’’Tuan muda, saya tidak akan pernah menyesal, untuk semua kegiatan ini, bahkan jika di perlukan nyawaku sepenuhnya milik anda tuan.


Semua kegiatan berdarah ini adalah makanan keseharian David selama menjadi pelayan keluarga Adolf, jadi mana mungkin dirinya, merasa ngeri,takut atau menyesal dengan perbuatannya.


Reygan menengok kan penuh kepalanya ke arah David, sembari tak melepas sedakapnya,’’lantas kenapa, wajahmu begitu gusar terlihat, pemandangan itu sungguh tak aku sukai sekarang’’.


Berharap cemas, David dengan cepat memutar otak guna menyamarkan pikirannya tadi,‘’Tuan muda, saya merasa cemas akan nasib malang ku setelah ini, aku bahkan tak ada muka untuk menghadap tuan Palmer, kare anda telah mengetahui keberadaan ku ini,’’lalu menundukkan kepala nya.


Reygan mengarahkan pandangan dan sikapnya ke posisi awal,’’David, jujur saja, sempat aku merasa kesal, akan perilaku mu di awal keberjumpaan kita tadi, namun kali ini berbeda, kini aku sangat bangga akan semua kerja serta kepatuhan mu’’, sembari menepuk pelan bahu David beberapa kali, di sela itu Reygan menimpali perkataannya,


’’Kau bisa tetap menjalankan tugas kakek ku, dan anggap saja seolah aku tak memergoki dirimu di kota ini’’,lalu mengarahkan senyum puas.


David menegakkan posisi duduknya,sembari mengarahkan pandangan haru,’’Tuan muda, terimakasih’’,mengulang berulang kali kata terimakasihnya, seraya menganggukan pelan kepala mengikuti kata itu.


Kemudian sesampainya di lokasi gudang, belasan mobil beserta truk pengangkut hewan buruan itu, kini terlihat memarkirkan badan memenuhi seluruh tempat area.


Semua pria seram di truk itu, dengan santai membongkar isi muatan, lalu membuang sembarangan barang di dalamnya, hingga berserakan di halaman depan gudang itu.


‘Wylie semoga kau melihat, semuanya telah terbayar lunas kini’,gumam Reygan di sela kegiatan itu.


Kemudian Reygan membuka pintu mobil mewah itu, mengeluarkan sebagian tubuhnya,’’David aku turun disini saja, aku akan berjalan melanjutkan tujuanku malam ini, aku harap tak ada pertanyaan lebih lanjut tentang maksud ku’’,lalu berjalan menjauh dari kegiatan mereka.


Di sela berlalunya Reygan, David sendiri terlihat berdiri tegak di belakang punggung tuan nya, guna melepas kepergian, sembari mengarahkan pandangan, lalu membungkukkan sedikit tubuhnya, pertanda hormat.


Reygan sendiri, sengaja menjauh dari tempat itu, karena dirinya tahu, kegiatan mereka, akan segera tercium awak media, dan dirinya tak mau, ber unjuk gigi di belakang nama besar Adolf nya, hingga memutuskan, untuk pergi mendahului mereka semua.


Saat ini Reygan tengah terduduk di bangku taxi pesanannya, mengarahkan tujuan ke apartemant alferdstone, sembari memegang dan menekan perutnya.


setelah beberapa puluh menit perjalananan itu,


Saat ini Reygan tengah berjalan memasuki lobinya, dan mengarahkan kaki kekarnya, menuju kamar, yang beberapa hari tak di tempati nya.


Kemudian Reygan membuka pintu, dan terlihat jelas, ruangan gelap serta sunyi, di depan matanya kini, lalu dirinya segera berjalan sembari meraba mengarah tombol lampu, hingga menyalakan cahayanya, guna menerangkan seluruh sudut sempit itu.


Akan tetapi setelah cahaya menerangi ruangan, ketika Reygan, berjalan ke arah depan, bermaksud hendak menutup kembali pintu dari dalam, dengan tak sengaja pandangan matanya kini terhenti sejenak ke arah amplop putih di bawah kakinya.


Karena penasaran, dengan cepat Reygan menyahut lalu mengeluarkan isi di dalamnya, hingga terlihat secarik kertas putih, bertinta hitam berada di pandangan matanya saat ini,


‘Reygan, aku tahu, mungkin kesalahan ku begitu besar, dan tak termaafkan lagi, hingga begitu jijik mata indahmu mengarah kembali menatap wajahku, tak seperti dulu, ketika dirimu yang selalu mengarahkan senyum bahagia serta perlakuan baikmu kepadaku, ketika menjadi suamiku.


Dirimu selalu mengutamakan kebahagiaan ku, bahkan selalu menghibur di setiap duka ku, lalu entah kenapa, dirimu selalu saja berhasil membuat wajahku kembali berseri, dengan tingkah dan senyum tulus mu, seakan mampu membasuh semua luka di hatiku, namun aku tahu dirimu menyimpan serta mengabaikan kesedihan di hatimu sendiri.


Rey, saat ini aku telah mengerti arti hadir dirimu di dalam kehidupanku dulu, betapa sangat berharganya dirimu di waktu itu untukku, walau aku tahu semuanya telah terlambat kini, namun jujur dari hatiku yang paling dalam,moments indah,nama serta wajahmu, hingga kini masih tersimpan rapi di hati dan juga pikiran ku, bahkan untuk selama-lamanya.


Maafkan aku Reygan, jika diriku ini, masih mengharap moment-moment indah kita terulang kembali, namun itu percuma saja, aku tahu’ kau tak akan menerima permintaanku bodoh ku ini.


Mungkin sebaiknya hiraukan curhatan perasaan ku barusan, dan aku juga sadar, jika perlakuan mu saat ini, adalah sebuah hal, yang teramat pantas, untuk diriku.


Saat ini, mungkin setelah dirimu membaca surat dariku, aku sudah tak berada di kota ini lagi, pergi jauh meninggalkan semua keluargaku serta Darold, pria pemisah hubungan kita, demi menebus semua kesalahanku, karena telah menyakiti hati seorang suami terbaikku.


Aku menitip danau kenangan itu, untuk kau jaga, dan aku mohon, dirimu harus berjanji untuk penuhi, satu ini saja permintaanku Reygan.


TTD Ellena addison.


Reygan membaca tulisan indah Ellena di dalam hati.


Perlahan Reygan mendalami semua arti, kata demi kata di setiap bait nya, hingga tak terasa’ air matanya menetes, lalu mengalir deras, mengikuti arahan hatinya’ disela kegiatan itu.


Sejenak menengadahkan kepalanya, dengan menahan sedikit getaran di seluruh tubuhnya, dirinya seakan tak mampu menyelesaikan isi dalam surat itu, karena hatinya kini mulai semakin hancur perlahan.


Terlihat jelas, bahkan kertas yang tak berbobot itu, mampu menghilangkan keseimbangan tangan kekarnya kini.