
‘’Hey ada apa ini!’’,seru teriak Reygan.
Pekikan Reygan terlontar, ke arah sekerumunan manusia di depannya, ketika terdengar suara kasar di gendang telinganya.
Karena ulah perkataan bernada tinggi itu, sejenak ruangan itu menjadi hening, lalu seakan kompak seluruh pasang mata, kini mengarah serta memandangi Reygan.
Pandangan mata Reygan sendiri, menatap tajam ‘ke arah, delapan pria di depannya.
Bersamaan dengan pandangan Reygan ‘Fredy adalah nama salah seorang pria asing itu, segera memekik keras,‘’bajingan!, kau siapa, pria lusuh, hingga berani sekali menyela kemarahan ku?’’.
Jack yang di ketahui rekan Fredy, kini mulai menyambung kemarahan itu.‘’Hey bodoh!, apa kau juga salah seorang anggota keluarga Byron?’’.
Callista sendiri, yang merasa tak enak hati, dirinya dengan segera, berlari ke arah Reygan, sembari sesekali ‘mengusap, linangan air di matanya,‘’Rey maafkan aku, mungkin sebaiknya kamu segera pulang. Keluargaku sedang menerima tamu penting malam ini’’, tersenyum kecil guna menutupi kesedihannya.
Pandangan Reygan ke arah Callista beberapa detik itu kian mendalam, sehingga perlahan terbawa arus, serta seakan turut merasakan kesedihan wanita di hadapannya, terlebih perasaannya menjadi hancur, ketika melihat pribadi ceria yang terlekat kuat 'di diri, Callista, kini terlihat jauh berbanding terbalik.
‘’terimakasih Callista, aku tahu jika aku adalah tamu penting di rumah ini’’,sahut candaan Reygan sembari tersenyum.
Setelah perkataan itu, Reygan segera berjalan ke depan, guna menemui ke dua pria berdasi ‘bermulut kotor itu,’’Seharusnya aku yang bertanya, Anda semua ini siapa?. dan jika aku membenarkan Byron adalah keluargaku, lantas ada yang salah?’’.
Seluruh pasang mata keluarga Byron, kini seakan menyiratkan segudang pertanyaan ‘mengenai siapa Pria misterius, yang sempat di datangi Callista tadi, hingga karena itu ‘raut wajah keheranan, tercermin jelas dari masing-masing ‘mereka.
Ketidak tahuan itu, memanglah sebuah kewajaran, Pasalnya dilain karena Callista, menyimpan rapat-rapat ’pertemuannya, dengan Reygan ‘di siang tadi. Terlebih juga karena faktor keterpahutan waktu ‘yang lama, hingga mereka ‘merasa asing kembali, ketika melihat wajah Reygan.
Akan tetapi berbeda dengan keluarganya, Callista sendiri, dengan mudah mengenali Reygan, karena wajah tampan itu ‘telah terukir jelas, di pikiran serta hatinya ’sedari awal pertemuan, dahulu.
Bersamaan dengan rasa penasaran Keluarga Byron.
‘’Oh kamu juga keluarga byron rupanya. Segera lunasi hutang ini!, kami dari pihak City Bank’’,seru jack.
Ketika telinga Reygan menangkap jelas perkataan ‘City bank, sejenak dirinya tersenyum miring, lalu dengan tanpa menjawab Reygan segera menjauh dari tempat itu.
‘’Hey hewan kotor!, hendak kemana kau!’’,
Cuuhh!,
meludah ke samping lalu memekik keras.
’’ternyata memang benar perkataan semua orang di luar sana, jika keluarga ini tidak hanya miskin, namun juga bodoh!’’.
Sederet perkataan kasar bersajak menyindir terlontar dari mulut Jack, mengiringi kepergian Reygan.
Karena merasa bersalah ‘mengenai sederet hinaan kejam, yang tak sepantasnya, bertujuan ke pria misterius itu, Byron selaku kepala keluarga besar ini, segera berlari mendekat, lalu berlutut ke arah Fredly, sembari menunjukkan lembaran berkas penyetujuan kerja sama.‘’Ampun tuan!, tolong biarkan pria malang ini pergi, dia tak ada hubungannya dengan masalah keluarga kami. Serta kami berjanji, setelah dana 2 miliar dolar itu cair, kami akan segera melunasi hutang, beserta bunga tambahannya’’.
Fredly sedikit melirik lalu menyahut dokument itu, lalu perlahan membuka satu persatu ‘lembaran, hingga sejenak tubuhnya membatu, ketika melihat sederet ‘digit angka, uang bernominal fantastis, tertera jelas memenuhi kolom pembayaran, bahkan materai dan tanda tangan serta cap resmi, dari perusahaan ‘pertanda keaslian berkas, terpampang di bawahnya.
Akan tetapi Jack segera merebut dan membuang dokument itu, lalu meyakinkan rekannya, jika keluarga ini hendak menipu dan kabur kembali.
Hingga karena terhasut, Fredly segera meluapkan kekesalannya kembali,’’ aku tak butuh janji keluarga bodoh mu, karena yang aku butuhkan hanyalah uang titik’’.
‘’tapi tuan, tolong beri kami kesempatan lagi, aku mohon, hingga beberapa hari ini saja’’, sahut Byron sembari tersungkur.
Mendengar perkataan itu, Fredly segera bertalak pinggang, sembari mengarahkan wajah ‘kesal, ke seluruh anggota keluarga Byron.‘’jika tidak ada uang, maka malam ini juga, kami akan menyita semua aset keluargamu, termasuk rumah, dan segala isinya, untuk menutupi segala bunga tunggakan’’.
Dirasa tak ada tanggapan dari Keluarga Byron, Jack segera mengambil alih pembicaraan,’’Baik dirasa sudah jelas, tolong lekas kalian semua pergi dari sini. sekarang!’’.
Air mata semua keluarga itu, kini mulai mengalir begitu deras, hingga setiap tanah di pijakan langkah mereka ‘turut menjadi saksi biksu, kepedihannya.
Kemudian setelah mengeluarkan seluruh anggota keluarga itu, dari kediamannya, Fredly segera menutup pintu rumah itu dengan keras, sembari memerintah ke enam anak buahnya, untuk mengambil sebuah benda di dalam mobilnya, guna menyegel rumah ini.
Melihat semua kejadian itu, kini Byron segera menyakinkan anggota keluarganya, agar menerima nasib buruk ini ‘dengan dada yang lapang, lalu memandu perjalanan langkah kaki ‘semua keluarganya, untuk meninggalkan tempat ini.
Akan tetapi sebelum ‘mengeluari pintu gerbang, Reygan segera berlari dari arah belakang, lalu menghentikan perjalanan mereka,’’kalian semua hendak kemana, lebih baik mari ikut aku ‘kembali masuk ke dalam’’.
Hingga dari jarak sedekat itu, kini Byron mulai mengenali kembali wajah lugu Reygan, dan karena hal itu, perlahan Byron sendiri berjalan hingga mendekat lalu merangkul kuat tubuh pria di depannya,’’Reygan, apa ini benar kamu?, aku bersyukur mendapati dirimu kembali’’.
‘’iya benar tuan Byron, ini aku Reygan’’,sahut Reygan, sembari membalas pelukan.
Dan ketika nama Reygan terdengar di telinga masing-masing, dengan segera mereka berkumpul dan memeluk tubuh kekar itu, sembari tak kuasa menahan tangis bahagianya, karena perjumpaan yang tak terduga ini.
Beberapa menit berlalu, setelah terpuaskan batin mereka, karena perjumpaan itu, kini Reygan melanjutkan niat baiknya kembali,’’ Tuan Byron percayalah kepadaku, semua aset keluarga ini, tidak akan pernah bisa mereka ambil dari kalian, jadi aku mohon, ikuti aku dan mari buktikan kebenarannya’’.
Mendengar penjelasan yang tak masuk akal itu, sejenak Byron terdiam, sembari mengarahkan wajah sendunya ke arah pria di depannya.
Sebenarnya hati keluarga besar itu sedikit terhibur, akan ucapan Reygan, dan berharap bahwa perkataannya ‘adalah sebuah kebenaran, namun dirasa sangat tak mungkin, mereka hanya melemparkan senyum ramah, untuk menanggapi Reygan.
Akan tetapi, bersamaan dengan lamunan mereka, kini Fredly, jack serta ke enam anak buahnya, tiba-tiba saja berlari mendekat.
‘’Ada apa lagi ini tuan, apakah belum cukup puas ‘Anda melukai hati, keluarga kecil kami, setelah Anda dengan paksa merenggut paksa ‘segala aset itu’’,seru kesal Byron.
Fredly,Menundukkan pandangan karena ketakutannya,‘’tuan Byron,aku mohon tenangkan dirimu, kami benar-benar menyesali, semua perbuatan tak berperikemanusiaan terhadap Anda tadi. Kini aset itu, sepenuhnya menjadi milik keluarga Anda kembali’’.
Setelah mendengar serta melihat perlakuan aneh, yang tak akan pernah masuk di akal pikirannya, sontak saja semua keluarga Byron, segera terkejut hebat, karena tak percaya. Dan Byron sendiri, sejenak mengalihkan pandangannya ke arah Reygan, lalu kembali menatap pria di depannya kembali. ‘’apa Anda tidak sedang bercanda saat ini?’’.
Kemudian Fredly menjelaskan jika semua hutang keluarga Byron, kini telah terlunasi, namun karena arahan majikannya, hingga dirinya tidak berani menerangkan secara mendetail, mengenai siapa dan apa tujuan ‘seseorang pria, pelunas hutang itu.
Seusai menjelaskan semuanya, Fredly, jack serta ke enam anak buahnya, segera pamit undur diri ‘dengan sangat ramah.
karena sebenarnya mereka tengah mencemaskan nyawanya, karena jati diri ‘pria sederhana, yang tadi sempat ‘direndahkan, ternyata adalah cucu Palmer adolf hitler. Pemberitahuan itu mereka dapati dari informasi via telephone, dari manager city bank ‘pimpinan dimana mereka bekerja.
Pandangan mata seluruh keluarga byron, saat ini seakan kompak ‘terus terfokuskan, mengarah ke delapan pria dari city bank itu, yang kini tengah jauh berlalu dengan tergesa ‘seperti ketakutan, sesaat setelah melirik Reygan tadi ‘sebelum kepergian mereka.
Setelah kejadian aneh tadi, kini semua pasang mata keluarga Byron, tertuju ke arah Reygan, serta pikiran meraka seolah mengatakan hal yang sama. Jika sosok Reygan, yang mereka kenal dahulu, kini terlihat jauh berbeda ‘dengan kepribadian polosnya.
Tak berselang lama, Perlahan Callista sendiri, berjalan sedikit mendekat ke arah Reygan,’’Reygan sebenarnya apa yang telah terjadi, hingga kamu mengetahui mengenai aset itu tetap menjadi milik kami, jauh sebelum para penagih dari city bank itu kemari ‘tadi’’.
Reygan yang mengetahui, jika dirinya menjadi pusat pandangan semua pasang mata, sejenak terdiam guna berpikir, lalu menyahut,’’Callista sebenarnya, dengan tak sengaja, aku sedikit mendengar samar ‘pembicaraan pria berdasi itu, dengan tuannya ‘di telephone, mereka membahas mengenai pengembalian semua aset keluargamu. Hingga karena itu aku berlari tadi guna menyusul, lalu memberi kabar gembira itu’’.
Penjelasan cerdas Reygan itu, kini mampu menjawab ‘semua pertanyaan, di hati masing-masing mereka termasuk Callista, namun kini pikiran mereka masihlah terus menerka siapa ‘orang baik hati, yang di maksud para penagih tadi.
Didalam mobil para penagih city bank, yang kini telah menjauh dari kediaman keluarga Byron. Fredly dan Jack terlihat belum menghilangkan rasa ketakutan di dalam hatinya.
‘’apakah kita akan mati Jack, setelah menyinggung perasaan tuan muda tadi ’di sana?’’,seru Fredly.
‘’sialan, tutup mulut busuk mu Fredly, kau jangan membuat aku semakin takut’’,sahut Jack.
Perbincangan mereka berlanjut, hingga di hati mereka berkesimpulan, tak akan pernah lagi ‘berani menggangu, keluarga Byron ‘selagi Adolf hitler, berada di balik layarnya.
Karena mereka paham betul, mengenai keluarga Monster pembantai itu. Jika seseorang telah menyinggung, atau lebih parahnya lagi ‘hingga membuat masalah dengan keluarga Adolf hitler, hal itu sama dengan ‘telah bersiap, menjumpai kematiannya sendiri.