
Kemudian, sesampainya sepasang kekasih itu, di depan loby apartemant, terlihat di pandangan mereka, nampak puluhan pria bertubuh besar, tengah memenuhi ruangan’dalam, loby , dan lagi terlihat jelas pria terdepan dari kelompok itu, tengah mengarahkan jari’ menunjuk berulang kali, ke arah muka wanita muda, yang di ketahui, adalah Bella boston.
Melihat kejadian itu, Reygan sendiri’ merasa kasihan dan bermaksud ingin sekedar melerai, atau jika di perlukan, mendamaikan permasalahan itu, kini dirinya segera melebarkan langkahnya, bergegas mendekat, bersama wanita yang kini masih dalam gandengan tangan kekarnya.
Sesaat setelah Reygan membuka pintu kaca loby, kini terdengar jelas’ suara kasar dari pria itu, tengah terlontar memaki keji wanita di depannya.
Sontak saja, Reygan yang mendengar perkataan tak pantas itu segera menyela, kegiatan mereka,‘’Hey-hey!, ada apa ini tuan!?. Tolong jangan membuat keributan, aku selaku penyewa di tempat ini’ menjadi sedikit tak nyaman akan kegiatan kalian’’.
Tak butuh waktu lama, setelah perkataan lantang Reygan’ menggema, kini sejenak ruangan loby itu menjadi hening seketika, lalu pria seram itu mengubah arah pandangan serta tubuhnya ke arah Reygan, di ikuti anak buahnya,‘’Apa-apaan ini!, siapa kau bajingan!’’,mendengus kesal.
Kemudian pria seram itu, berjalan mendekat ke arah Reygan, sembari bertalak pinggang’membelah jalan, melewati sekerumunan anak buahnya.
‘’Aku bukan siapa-siapa tuan, hanya sekedar bertanya, dan mungkin sedikit jijik terhadap sikap anda terhadap wanita barusan’’,sahut santai Reygan, tersenyum miring.
Mendengar perkataan Reygan, kini pria itu mulai tersulut kemarahannya,‘’ hey Bajingan busuk!, berani sekali, mulut kotor mu menghina dengan sengaja diriku, kau tahu, jika dirimu sekarang, tengah berhadapan dengan klan black wolf, dan aku sendiri Benni’ si pemenggal kepala, apa kau takut sekarang, setelah aku memperkenalkan diriku?’’.
Klan ini kebal akan hukum, serta jutaan anggotanya seperti perampok’ namun legal, mereka memungut uang keamanan 30-50 persen dari keuntungan bulanan’ di setiap lahan kekuasaannya, dari bisnis semua kalangan menengah ke bawah.
Reygan sejenak melirik sedikit tato di otot lengan’ salah seorang anak buah benni, lalu dengan santai menanggapi perkataan dan tindakan pria sombong di depannya,‘’maaf jika mungkin, aku sedikit menakuti anda, namun kalian semua akan mati hari ini, jika menyentuhku, dan aku bisa pastikan hal menakutkan itu terjadi’’,lalu mengarahkan senyum kecut.
Setelah perkataan Reygan tadi, Ellena segera memeluk tubuh kekasihnya,‘’Rey, sudah hentikan!. Mari kita pergi dari sini, ayo Rey’’,sembari mengeratkan kegiatannya.
Bersamaan dengan pelukan itu, Benni segera menimpali perkataannya kembali,‘’ apa kau bilang!?, kami semua akan mati?’’,
hahahaha!,
suara tawa Benni, lalu di ikuti semua anak buahnya.
Kemudian Benni, menyela tawanya seketika. Lalu mengarahkan tatapan sadis, dan memekik keras,‘’kau yang akan mati di tempat ini bajingan!, ayo bunuh mereka sekarang’’,mengarahkan tangan, guna memerintah orang di belakangnya.
‘’kuliti sekalian wanita bayaran itu!’’,Teriak perintah Benni, sembari menunjuk ke arah Ellena, lalu berjalan mundur, guna menyelesaikan urusan dengan Bella, yang tadi sempat terhenti.
Bella boston sendiri, sedari tadi, hanya terdiam di sudut ruangan, mengunci dengan rapat mulutnya, di sela ketakutannya, perasaan tak yakin akan jati diri Reygan mulai muncul,’bukanya klan black wolf, adalah telapak kaki keluarga adolf, lalu mengapa mereka tak mengenali wajah tuan mudanya, dan kenapa Reygan tak bersama tuan David, yang menurut sepengetahuanku, tidak mungkin salah seorang keluarga adolf berjalan tanpa adanya pengawalan khusus’,gumamnya.
Serangkaian prasangka buruk itu, seakan menuntun pikiran serta hati Bella, untuk kembali meragukan status tuan muda, yang sempat di sandang Reygan’di malam itu.
Akan tetapi, ketika nama wanita dalam peluknya’terhina, kini perasaan kesal mulai melekat di hati Reygan, lalu dirinya segera menyahut gadget dari saku celananya.
Dan tak butuh waktu lama, untuk lawan bicaranya’ mengangkat panggilan itu. Sebelum belasan pria itu, menyentuh Ellena, Reygan mulai berkata di gadget nya.
‘’Apa kau mengenal benni?’’.
‘’Kini dirinya serta beberapa anggotamu, mengarahkan katana nya’ ke arahku, jadi bagaimana menurutmu, Bret yaroow?’’.
tiga kalimat tanya itu terlontar di pendengaran semua orang,
Sejenak belasan pria seram itu, menghentikan langkahnya, lalu memasukan benda tipis’pemenggal kepala itu, ke dalam wadahnya kembali, ketika dengan samar nama Bret yaroow terdengar di telinga mereka semua.
Melihat belasan anak buahnya, terdiam seperti patung, segera Benni mengurungkan niatnya ‘menagih upeti kepada Bella, lalu berjalan ke arah anak buah nya, sembari memekik keras,
’’Hey bodoh!, kenapa kalian menjadi pembangkang seperti ini!, cepat bunuh, dan gantung jasat mereka, di tiang apartemant ini!, atau aku akan membunuh kalian semua!’’.
Disela pelukan erat kekasihnya, Reygan menjunjung tinggi gadget nya’ yang masih dalam mode panggilan itu,‘’hey Benni!, mangapa kau semarah itu kepada anak buahmu?. lebih baik kau kesini, lalu terima panggilan ini. aku tak tahu, namun yang jelas orang dalam panggilan ini, akan mengubur mu hidup-hidup’ malam ini juga’’.
Ellena sendiri semakin erat melingkarkan tangan, lalu mendongakkan kepalanya, serta mengarahkan mata sayu nya, ’’Rey, aku takut’’,seru lirih Ellena.
Ellena sendiri begitu mengetahui’ jika Klan black wolf, adalah susunan mafia kelas atas, namun mereka hanyalah salah satu pelayan rendahan’ keluarga paling berkuasa di Evershed city.
Akan tetapi, dirinya berpasrah diri dan bahagia’ jika harus mati di pelukan Reygan saat ini.
Mendengar perkataan santai, dari pria sederhana itu’ barusan, sempat nyali Benni sedikit menciut, dan dirinya memaksakan langkah kakinya, guna berjalan mendekat ke arah sumber panggilan.
Dengan perasaan ragu-ragu, Benni secepat kilat menyahut gadget itu, lalu mengarahkan ke telinganya,‘’Hallo! Siapa ini!?’’.
Beberapa detik panggilan itu tak menyahut, hingga dipikiran Benni kini, beranggapan jika pria berpakaian informal itu, hanya mempermainkan dan sekedar menggertak saja.
Akan tetapi, sebelum gadget itu hendak di alihkan, tiba-tiba terdengar suara keras amukan dari seseorang, yang seakan merusak gendang telinganya,‘’Bajingan kau Benni!, berani sekali kau meninggikan nada kepadaku!, aku Bret yarrow!, aku akan memakan otakmu’ malam ini juga!”.
Benni merasakan getaran kuat di sekujur tubuhnya ketika mendengar amukan itu,‘’Tu...tuan Bret,maafkan aku, apa ini benar Anda tuan?’’.
Tak butuh waktu lama setelah’ terselesaikan panggilan itu, Benni segera mengarahkan tangannya, guna mengembalikan benda tipis itu ke pemiliknya,’’tu..tuaan muda, maafkan aku’’,sembari menundukkan kepala.
Benni sendiri tidak mendapat kejelasan dari Bret’ mengenai siapa Reygan, namun dirinya berpikir sendiri, jika penjahat ulung sekelas tuan Bret saja begitu takut kepadanya, maka dirinya sendiri’ hanya sampah di mata pria di depannya saat ini.
Tepat setelah benda tipis itu, di ambil pemiliknya, Benni segera tersungkur, sembari mengadukan dahi berulang kali ke keramik pijakannya,’’aku bodoh maafkan aku tuan’’, seru Benni di setiap kegiatannya.