Mysterious Husband

Mysterious Husband
SEDIKIT MADU UNTUK PENAWAR



Beberapa jam setelah kepergian Bella dari unit Apartemantnya tadi, kini Reygan tengah berdiri tegak menghadap pintu ruangan Wakil directur, di kantor perusahaannya.


Maksud tujuan langkah kaki dan pikiran Reygan ke tempat ini adalah, ingin menemui salah satu anggota keluarga Lawrence. Pasalnya dirinya paham betul, jika keluarga Lawrence dan Foster, adalah satu tingkatan sosial ’di Brackhamtom, jadi mana mungkin keluarga ini tak mendapat undangan apapun, jika salah satu dari keluarga masing-masing mengadakan acara.


Sejenak dirinya hanya mematung ’berdiam diri di depan pintu itu, karena rasa ke ragu-raguan, untuk meneruskan niatnya.


’apapun penjelasan Kimberly nanti, aku siap mendengarnya, mungkin memang kau bukan jodohku Ellena’,gumam Reygan, lalu mengetuk pelan’ pintu di depannya,


Tok! Tok! Tok!


Tak berselang lama’ulah kegiatan Reygan itu, kini sahutan lembut membalasnya,’’masuk!’’, seru suara dari balik pintu.


Sebenarnya jika mau, Reygan hanya tinggal menunggu di apartemantnya saja, lalu memerintah bawahannya, guna menjemput Kimberly untuk datang menemuinya, hingga tak harus menyusahkan dirinya seperti ini.


Setelah di beri ijin, Reygan perlahan membuka lalu masuk.


Bersamaan itu, Kimberly sendiri ’ terkejut, lalu segera menjauhkan pelepasan dari bangku kerjanya guna berjalan mendekati tamu, ketika terlihat jelas di pandangannya, jika orang di balik pintu adalah tuan mudanya’ pemilik perusahaan. ‘’tuan muda, sebenarnya ada keperluan sepenting apa, hingga anda menyusahkan diri seperti ini, guna datang menemui saya?’’,seru lembut Kimberly sembari mengarahkan kedua tangannya, guna mempersilahkan duduk.


Setelah keterdudukan mereka kini, Reygan segera menjelaskan inti permasalahan mengenai pernikahannya ‘saja, secara gamblang, lalu melontarkan semua pertanyaan yang mengganjal di hatinya tadi.


Prediksi Reygan mengenai kelas sosial masing-masing keluarga itu ’memang tepat, hingga kini kedua manusia itu saling saut ’ bertanya dan terjawab.


Saat ini, Reygan telah rapi mengantongi semua jawaban di pertanyaannya tadi, dan juga sedikit membenarkan perkataan Bella di pagi tadi, namun hati kecilnya masih terus menolak informasi ini, hingga dirinya berniat hendak mendatangi langsung kediaman foster ’sepemberi tahuan Kimberly, guna membuktikan kebenarannya sendiri.


Di pandangan mata Kimberly sendiri ’seusai penjelasan itu, kini terlihat seorang pria tampan ’tengah terduduk menyandar sofa, sembari mengarahkan pandangan kosong ke arah luar ruangan, dan sesekali memegangi dahi.


Sejenak Kimberly mengarahkan seluruh fokusnya ke arah ‘wajah, pria di depannya,’Ellena jika kau tak bisa mengurus suamimu ini, biarlah aku yang akan menggantikannya untukmu’,gumam Kimberly sembari tersenyum manis.


Kimberly sendiri, sebenarnya sedari tadi sangat terkejut, jikalau pembahasan itu mengarah ke Ellena, yang ternyata adalah rival kuliah nya dulu.


Beberapa menit kegiatan Kimberly saat ini, mulai menimbulkan perasaan cinta tersirat nya ‘semakin dalam, terhadap Reygan. hingga begitu nyaman ‘kedua bola matanya, memandangi wajah tampan pria di depan, bahkan lamunannya tak tersela, walau suara dering gadget dari saku celana pria itu ‘nyaring terdengar.


Reygan sendiri ‘segera menerima panggilan itu, ketika melihat nama Palmer tertera di atas layar phonsel nya,‘’Hallo kek, bagaimana keadaan mu?, aku berharap akan selalu sehat. Kakek maafkan aku, sebenarnya siang kemarin, aku hendak menghubungimu, guna membahas mengenai permintaan konyol ku terhadap David, namun karena sedikit urusanku, hingga aku melupakannya. Jadi apakah aku harus pulang?’’.


‘’hahaha!, dasar kau Reygan semua rangkaian alasan ‘perkataan mu, sedikit mengingatkan aku, terhadap Nixon ayahmu’’,menghela nafas dalam,’’haah, Tadinya aku hendak memarahi mu ‘setelah aku mendengar berita kepulangan David, namun entah mengapa ‘sekarang rasa emosional ku tiba tiba menghilang begitu saja. Rey, kau cucu kesayanganku, jadi jaga dirimu baik-baik di sana, dan jika permasalahan mu tak bisa kau tangani sendiri, kakek akan membantu penuh dirimu.


Akan tetapi, perasaan cemas yang kini jelas melanda hati Palmer, hingga tanpa sepengetahuan Reygan sebelumnya, dirinya telah mengirim kembali ’ David ke Brckhamtom, guna menjaga cucunya.


Sesaat setelah Reygan menyudahi panggilan itu, kini dirinya sejenak mengalihkan pandangan mata nya, ke arah wanita di depannya,‘’ Kimberly, apakah tak mengapa, jika aku di ruangan mu' agak lama seperti ini?’’.


Karena terkejut akan balasan pandangan itu, Kimberly segera menyudahi kegiatannya tadi, lalu membenahi sikap duduknya.‘’si...silahkan tuan muda, sangat tak mengapa’’, sembari tersenyum dan sedikit memalingkan wajah pertanda malu. ‘bahkan kamu boleh singgah di hatiku Reygan’,gumamnya.


Beberapa menit berselang, Saat ini Kimberly sendiri, telah terduduk kembali di bangku kerja, guna melanjutkan pekerjaan, namun karena masalah hati, yang belum terselesaikan, hingga bersamaan dengan menatap layar komputer, tanpa sepengetahuan pria itu, dirinya sesekali memandangi wajah tampan di depannya.’pria itu begitu manis, aku berharap dirinya tak mempunyai pasangan sekarang, agar aku mudah meraih hati lalu memiliki dirinya, bahkan tatapan matanya tadi seakan mampu membuatku salah tingkah, hingga entah mengapa detak aneh di jantungku masih terasa sampai kini’, serangkaian gumam Kimberly, sembari memegang dada.


Kemudian setelah terus berjalannya waktu ’disela kegiatan Kimberly, kini terlihat di pandangan Reygan, satu unit mobil BMW 520i, tengah memarkirkan badannya di area khusus tamu, hingga menurunkan seorang wanita muda, yang terkesan sedikit tergesa, berjalan menuju mulut perusahaan.


Reygan yang sedari tadi memaku kan pandangan ‘ke luar ruangan, sejenak mengalihkan pandangannya,‘’Kimberly, aku melihat ada kunjungan tamu, di sore ini, siapa orang itu?’’.


Kimberly berjalan mendekat, guna melihat arah tujuan,‘’Maaf tuan muda, aku juga tak mengetahuinya, atau mungkin saja ‘tamu itu, ingin berpartner dengan perusahaan kita, guna mengurus mega proyek pembangunan ini’’.


Hari lalu Grand tower brackburry center ini, memang menawarkan kerja sama kontrak pembangunan mega proyek, untuk para kontraktor di tempat ini, serta menawarkan tanda tangan kontrak 2 miliar dolar, untuk partner bisnisnya tersebut.


Bersamaan dengan perbincangan Kimberly, yang kini tengah serius menerangkan proyek itu ‘kepada Reygan, tiba tiba saja tersela oleh nada suara nyaring telephone kantor.


Kringggg! Kringggg!


‘’ Kimberly, sebaiknya kamu jawab panggilan itu’ terlebih dahulu’’,seru Reygan sembari tersenyum.


Mendengar perintah itu, kimberly membalas senyuman itu, lalu segera berjalan menuju meja kerjanya kembali, guna mengangkat gagang sumber suara itu,‘’Oh, suruh dia menunggu, aku sedang ada urusan penting dengan tuan Directur’’.


Menutup panggilan, lalu berjalan feminim sembari sesekali tersenyum manis kearah pria, yang kini tengah terduduk di sofa ruang tamu fasilitas kantornya, dirinya berkeinginan hendak melanjutkan pembicaraan mengenai mega proyek itu kembali.


Setelah sesampainya Kimberly mendekat,‘’Kimberly, apa panggilan itu karena tamu kita barusan?, dan siapa tamu di bawah itu?’’,seru Reygan.


Akan tetapi, setelah pertanyaan tuan mudanya, Kimberly segera mengubah haluan niatnya tadi,‘’Benar tuan muda, wanita itu mengatakan bernama Callista dari keluarga byron, serta dirinya ingin mengajukan kerja sama dengan perusahaan kita’’.


Seketika Reygan tertegun kaku, ketika mendengar perkataan Kimberly, ‘’Keluarga byron!’’, melanjutkan perkataan di dalam hati,’setahuku keluarga itu sudah lama meninggalkan Brackhamtom’.