My Lovely Husband

My Lovely Husband
Bab 4 rasa yang mulai muncul



matahari mulai menampakan sinarnya, menerobos masuk dibalik tirai tipis.Hari ini tepat hari Minggu,Marina sudah mandi dan menyiapkan sarapan dan hendak membangunkan Gavin.


"emmm,maaf Gavin bangun ini sudah siang,aku sudah buatkan sarapan untuk mu."ucap Marina sedikit canggung.Dan saat Gavin mulai bangun Marina sedikit mundur ,namun hal tak terduga terjadi .Saat Gavin berdiri dan hendak berjalan kaki nya tersandung selimut lalu menabrak Marina dan **** tubuh Marina,dan tanpa sengaja mengecup bibir Marina.


sesaat tatapan mereka bertemu saling memandang.Rasanya ada sengatan listrik yang menjalar ke tubuh Marina sampai sampai jantungnya mau copot.


Berbeda dengan Gavin ,ia rasanya ingin mencumbu bibir mungil Marina ,ia berusaha keras untuk mengontrol dirinya.setelah beberapa saat akhirnya mereka tersadar dari lamunannya lalu berdiri.Mereka sedikit canggung.Gavin pun langsung pergi mandi,didalam kamar mandi ia sedikit tersenyum.


"Ah,tidak tidak,tidak Gavin jangan sampai .kau tidak akan dan tidak akan pernah mencintai Marina."guman Gavin memukul kepalanya sendiri.


sedangkan Marina kembali ke bawah ,ia pergi ke dapur .Ia terus memegang bibirnya.


"kenapa ini terjadi sih ,bikin malu ajh.Tapi entah mengapa aku suka akan kecupan Gavin walaupun itu hanya sebentar dan ketidak sengajaan.Ah,mikir apa kamu ini Marina ."rutuk Marina dalam hati.


setelah mandi Gavin langsung kebawah untuk sarapan.sebenarnya ia masih sedikit malu jika bertemu dengan Marina ,mengingat kejadian tadi.Gavin pun pergi keruang makan disana sudah ada Marina yang sudah menunggu nya ,merekapun sarapan seperti biasa .saat tengah asik dengan sarapan nya tiba tiba Gavin membuka percakapan.


"kita akan pergi ,bersiaplah."kata Gavin singkat.


"pergi kemana ,bukannya ini hari libur."tanya Marina pada Gavin yang tengah makan.


"kita akan pergi ke mall untuk belanja beberapa kebutuhan."jelas Gavin pada Marina.


"baiklah aku akan segera bersiap."jawab Marina berlalu kekamar untuk mengganti baju.


setelah siap , mereka pun pergi menggunakan mobil dan tidak memakai sopir.perjalanan hanya sekitar 15 menit ,jadi tidak perlu waktu lama untuk mereka sampai di mall.Gavin memarkirkan mobilnya ,lalu mereka masuk ke dalam mall.Nereka berbelanja mulai dari baju sampai keperluan lainnya ,saat sedang berjalan melihat lihat apa yang akan mereka beli,tiba tiba wajah Marina pucat dan tiba tiba ia tidak sadarkan diri.melihat itu Gavin langsung panik ,ia memanggil manggil Marina sambil menepuk nepuk pipinya.


"Marina,kau kenapa sadarlah .Marina jangan buat aku cemas ."Gavin mencoba untuk membangunkan Marina , namun tidak ada respon sama sekali dari Marina.


"Dok,apa yang terjadi .bagaimana keadaanya."tanya Gavin kahawatir.


"Bapak tidak perlu khawatir ia baik baik saja ,istri bapak pingsan karena penyakit lambung nya kumat saja pak."jelas dokter pada Gavin.


"Terimakasih dok,apa saya boleh melihatnya."tanya Gavin.


"oh silahkan, bahkan nona Marina bisa dibawa pulang sekarang juga."jelas dokter.


Gavin pun masuk menemui Marina,dia tengah berbaring lemas,mukanya pucat sekali,Gavin terlihat khawatir dengan keadaan Marina.


"Apa kau sudah lebih baikan,ada yang perlu aku bantu."tanya Gavin begitu khawatir


"Tidak,aku tidak apa-apa .Ini sudah biasa."jelas Marina.


"Biasa kau bilang,kau terlihat lemah sekali."ucap Gavin sedikit meninggi,ia sangat khawatir.


"Kenapa kau begitu mengkhawatirkan ku."tanya Marina.


"Apa kau sudah gila,aku a-aku,ah sudahlah kau memang keras kepala."ucap Gavin sedikit gugup.


Marina merasa heran dengan sikapnya Gavin.


setelah Marina beristirahat sebentar dirumah sakit ,ia pun boleh pulang.Gavin merawat Marina dengan baik.Bahkan Marina sedikit senang dengan perlakuan Gavin ,ia berpikir ternyata dibalik sikapnya yang sombong dan angkuh, ternyata Gavin orang yang sangat baik dan lembut.