
Akhirnya Marina dibawa ke kamar,dan biinah sudah menelfon dokter.selang beberapa menit akhirnya dokter sampai.
""Tuan dokternya sudah sampai."lapor biinah pada Gavin.
"Iya bi, langsung suruh masuk ajh."titah Gavin pada biinah.
Biinah pun langsung turun kebawah dan memanggil dokter.
"Pak dokter sudah ditunggu di atas,mari saya antar."ucap biinah.
Dokter pun mengikuti biinah menuju kamar.
setelah diperiksa dokter pun menemui Gavin.
"Dok, bagaimana keadaan istri saya,dia baik baik aja kan."tanya Gavin khawatir.
"Selamat yah pak istri bapak sedang hamil,dan sekarang usia kehamilannya baru menginjak 4 Minggu."ucap dokter seraya tersenyum.
"istri saya hamil dok,dokter gak bercanda kan."kata Gavin dengan semangat.
"iya pak,untuk apa saya bercanda."Kata dokter tersenyum memastikan.
"ya udah dok, terimakasih."kata Gavin mengucapkan terima kasih.
Gavin pun mengantarkan dokter kedepannya rumah.sementara dikamar Marina mulai sadarkan diri.marina merasa kepalanya pusing dan berat,tubuhnya terasa lemah bahkan hanya untuk sekedar duduk saja.
Pintu pun terbuka, terlihat Gavin masuk dan langsung melihat Marina yang tengah bersusah payah untuk duduk.Gavin pun langsung menghampiri Marina.
"sayang,kamu jangan banyak bergerak dulu.kamu istirahat saja ya."ucap Gavin lembut.
"Aku gak papa mas,aku mau duduk."kata Marina memaksa.
"sayang kamu harus nurut,udah kamu tiduran lagi,kasian anak kita nanti kecapean kalau kamu kebanyakan gerak."kata Gavin senyum.
"Ia sayang anak kita, sekarang kamu lagi hamil kata dokter usia kandungannya baru 4 Minggu dan masih lemah.jadi kamu harus istirahat yang cukup.oke."kata Gavin menjelaskan.
"A-Aku hamil mas,kamu gak bohong kan."ucap Marina sambil menangis bahagia dan ia memegang perutnya yang masih datar langsing itu.
"ia sayang kamu hamil.kita akan jadi orang tua."kata Gavin lekas memeluk Marina.
Gavin pun mengabari orang tuanya dan orang tua Marina,bahwa Marina hamil.Mereka semua senang mendengar itu dan mendoakan semoga Marina dan bayinya sehat.
Kabar itu pun terdengar oleh Reina.Ia merasa kesal sekali, karena dengan adanya anak maka hubungan Marina dan Gavin akan sangat sulit untuk dipisahkan.
"Shit...Marina sialan,awas saja kau Marina aku akan merebut Gavin ku kembali,kalau perlu aku akan membunuhmu untuk mendapatkan gavinku kembali."teriak Reina didalam kamarnya sambil terus melempar barang barangnya.
Setelah hamil,Marina sangat dimanja oleh gavin.ia tidak diperbolehkan bekerja sedikit pun walau cuma sekedar membereskan tempat tidur.semua pekerjaan rumah dikerjakan oleh biinah.
kini usia kandungan Marina menginjak lima bulan dan perutnya sudah mulai membuncit.
Hari itu Mona pergi berkunjung kerumah Marina untuk menjenguk keadaan menantu dan calon cucu nya .
Marina yang sedang menonton TV, mendengar ada yang mengetuk pintu.Ia lantas membukakan pintu.
"Selamat siang sayang,menantu mama.kamu sehat sehat ajh kan."sapa Mona sambil memeluk Marina.
"Eh mamah,kenapa gak bilang kalau mau kesini."jawab Marina setelah dipeluk Marina mengajak Mona masuk dan terlihat juga ada Reina menyusul.
"Hai Marina ,aku dengar kamu lagi hamil ya.selamat yah."sapa Reina
"Oh,hei Reina .iya aku lagi hamil.mari masuk.
Marina mengajak masuk Mona dan Reina