
Melihat Marina pulang biinah merasa sangat senang.Ia langsung menyambut Marina.
"Ya ampun nyonya, akhirnya pulang juga.bibi sangat khawatir non.nyonya baik baik saja kan."ucap biinah sambil tersenyum senang.
"iya bi aku baik baik ajah kok.yasudah kita masuk pegel berdiri terus."jawab Marina .
Mereka pun masuk kedalam.marina mengajak Elin masuk dan duduk di ruang tamu.
"Oh iya bi Gavin kemana,kok kayak sepi gini."tanya Marina.
"Oh iya non saya sampai lupa mengabari tuan kalau nyonya sudah pulang."jelas biinah.
"Memangnya Gavin kemana bi."tanya Marina bingung.
"Tadi pagi tuan nyariin nyonya terus saya bilang nyonya semalam pergi,jadi tuan langsung pergi mencari nyonya.sepertinya tuan sangat khawatir."jelas biinah panjang lebar.
"Yasudah bi, sekarang bibi telpon Gavin bilang kalau saya sudah pulang."perintah Marina pada biinah.
"iya baik non."jawab biinah seraya pergi untuk menelpon Gavin.
*****
Sementara Gavin yang sedang kebingungan dijalan membawa mobil untuk mencari marina.ia terlihat frustasi dan beberapa kali memukul stir mobil.Ketika tengah melamun handphone nya berbunyi.ia melihat ternyata biinah yang menelpon,ia pun mengangkatnya.
"Iya halo bi,ada apa."tanya Gavin pada biinah.
"Tuan,saya mau mengabari tuan kalau nyonya sudah pulang,tadi diantar oleh temannya."ucap biinah dari sebrang telpon.
"benarkah, yasudah saya segera pulang.terimaksih BI." ucap Gavin langsung menutup sambungan telepon.
Ia langsung tancap gas,menuju rumah.hatinya begitu lega setelah mendengar Marina sudah pulang.
*******
"Marina,aku pulang dulu ya.soalnya ada urusan yang harus segera ku selesaikan."kata Elin pamit pada Marina.
"Yasudah hati-hati dijalan ya,dan terimakasih untuk saran dan bantuannya."jawab Marina.
Akhirnya Elin pulang dan Marina langsung pergi kekamar.
Gavin yang baru saja sampai Langsung memarkirkan mobilnya dan langsung masuk kedalam rumah.Ia melihat sekeliling dan melihat biinah yang sedang memasak didapur.Ia pun langsung menghampiri biinah dan bertanya.
"Bi,dimana Marina katanya sudah pulang."tanya Gavin.
"Eh tuan ,tadi setelah temannya pulang nyonya langsung pergi ke kamar."Jawab biinah.
"Ya sudah terimakasih BI."ucap Gavin.Ia langsung pergi kekamar.
Saat membuka pintu Gavin melihat Marina sedang berdiri didepan meja rias, terlihat ia habis mandi dan sedang berdandan.Gavin langsung memeluk Marina dari belakang.
Marina yang melihat itu langsung melapas dan menjauh dari Gavin.
Gavin yang melihat itu merasa heran.
"Sayang, maafkan aku untuk semalam.Aku sendiri tidak tau apa yang terjadi."ucap Gavin mencoba menjelaskan.
"Aku gak tau mas,aku kesini cuma mau meluruskan masalah ini denganmu.kemarin pagi Reina mengirimkan foto kamu dengannya,saat itu aku ingin bertanya sama kamu tapi kamu tidak kunjung pulang.dan saat malam aku menerima foto yang dikirim reina."Jelas Marina yang langsung menunjukkan foto dan surat yang Reina berikan padanya.
Gavin langsung mengambil dan melihat fotonya bersama Reina dulu,ia melihat foto yang dikirim Reina ke ponsel marina,dan yang terakhir ia melihat surat yang ditulis reina,ia terlihat bingung.ia pun menjelaskan pada Marina bahwa itu semua salah paham.
"Sayang ini semua salah paham,aku dan Reina tidak ada hubungan apapun.Sejak aku kecil Reina itu sahabatku dan bahkan aku sudah menganggap nya sebagai saudaraku sendiri."jelas Gavin.
"lalu foto dihandpone ku dan semalam,apa ada seorang sahabat bisa bercumbu bermesraan bahkan didepan istrimu sendiri dan yang tengah mengandung anak kamu sendiri.apa itu yang namanya teman mas.
kalau kamu cinta sama Reina harusnya kamu nolak perjodohan itu mas,jangan kayak gini.jawab Marina tidak kuasa menahan tangisnya.kepalanya serasa berat dan pusing,tubuhnya lemah dan langsung ambruk.ia jatuh pingsan tak sadarkan diri.