
Setelah kejadian kemarin,kini Gavin dan Marina sudah terlihat seperti biasanya bahkan lebih romantis.sekarang Gavin lebih sering berada dirumah untuk menemani istrinya,apalagi setelah ia menemui Reina dan meminta Reina untuk menjauhinya.
Flashback on
Setelah menemani Marina yang kini sudah tertidur pulas,Gavin langsung pergi ke rumah Reina.Ia mengetuk pintu rumah Marina dan yang membukakan pintu adalah Reina sendiri.
"Gavin,ada apa.tumben kamu .au mampir kesini."ucap Reina sambil tersenyum manja.
"Tidak usah berpura-pura,aku sudah tau semuanya Reina. aku tidak menyangka kau akan berbuat Setega itu."ucap Gavin menaikan nada suaranya.
"Apa yang kamu bicarakan Gavin,aku tidak mengerti."tanya Reina pura pura tidak paham akan apa yang dimaksud Gavin.
"Dengar Reina,dari dulu sampai sekarang aku dan kau itu hanya sekedar sahabat...hanya sahabat tidak pernah lebih,dan sekarang aku sudah punya istri dan sebentar lagi akan memiliki anak."jelas Gavin panjang lebar.
Mendengar penjelasan Gavin,hati Reina sangat sakit dan terluka.Namun ia tidak akan menyerah untuk merebut Gavin kembali.
"Gavin maafkan aku,aku berjanji tidak akan mengulanginya lagi.Aku akan mencoba melupakan mu.
Tapi aku mohon, tetaplah jadi sahabatku."ucap Reina dengan memelas.
melihat itu Gavin merasa sedih,mungkin ia terlalu keras pada Reina.
"Baiklah reina.dan maaf untuk yang tadi.aku hanya ingin kau mengerti bahwa,tidak setiap yang kau inginkan bisa kau dapatkan.kuharap kau bisa menemukan yang lebih baik dariku...aku yakin itu."jawab Gavin.
"Terimakasih Gavin,aku tidak akan mengganggu kau dan istrimu lagi."ucap Reina meyakinkan,padahal dalam hatinya
"hmmm,kau pikir aku akan menyerah begitu saja Gavin,aku akan mendapatkan Kamu baagaimana pun caranya."gumam Reina dalam hati.
Gavin pun percaya bahwa Reina bisa berubah, dan ia pun langsung pulang.
Flashback of
Beberapa bulan setelah kejadian itu,kini usia kandungan Marina menginjak 9 bulan
dan beberapa hari lagi akan segera melahirkan.walaupun usia kandungannya sudah besar tapi Marina dan Gavin tidak pernah melakukan USG,karena mereka ingin tau saat lahir nanti saja, seperti kejutan.
Reina yang sejak lama memikirkan rencana jahat,bahkan sudah beberapa kali mencoba selalu saja gagal karena Gavin selalu sangat ekstra ketat menjaga istrinya.
******
Hari ini entah kenapa Marina sangat ingin sekali pergi belanja ke mall,ia bilang ingin membeli perlengkapan bayi.
"Mas,kita ke mall yu."ucap Marina sedikit manja.Ia sedang mengganggu suaminya yang sedang bekerja memandangi layar laptopnya langsung menatap Marina.
"Nggak,mas gak setuju.lagian kamu mau ke mall buat apa sayang."tanya Gavin heran.
"Mas,aku ke mall mau beli perlengkapan bayi.buat anak kita juga."sahut Marina mencoba membujuk suaminya itu.
"Nggak,pokonya mas gak setuju,nanti kalo ada apa apa sama kamu gimana."jawab Gavin menegaskan.
"Ya makanya mas temenin aku biar bisa jagain aku sama dede bayinya.Ayolah mas,ini juga kemauan Dede bayi.emang mas mau nanti anak kita ileran loh."ucap Marina mencoba merayu suaminya itu.
"Ya sudah,tapi kamu jangan capek-capek ya."akhirnya Gavin luluh juga.
setelah beberapa menit mereka bersiap akhirnya mereka pun pergi ke mall.
Marina terlihat tengah sibuk memilih perlengkapan bayi mulai dari bok bayi tempat tidur dan masih banyak yang ia pilih .
Akhirnya setelah mendapatkan apa yang dia inginkan,Marina merasa lapar dan mereka pun pergi ke restoran yang ada didalam mall.