My Lovely Husband

My Lovely Husband
Bab 18



Marina kini pingsan dan sedang diperiksa dokter, Gavin terlihat sangat khawatir.Ia harus segera menyelesaikan masalah ini dengan Reina,Gavin tidak menyangka jika selama ini Reina punya perasaan padanya.


setelah lama tak sadarkan diri, akhirnya Marina sadar juga.ia melihat sekeliling,dan melihat Gavin yang tengah menunggunya sadar.kepala Marina masih terasa sangat berat.


melihat Marina sadar Gavin langsung bangun.


"Sayang kau sudah bangun,apa masih pusing.sini aku bantu untuk duduk."tawar Gavin yang hendak merangkul marina,namun keburu dicegah Marina.


"Stop,gak usah sok peduli mas.aku bisa sendiri,urus saja urusanmu dengan Reina."jawab Marina dengan tegas.


"Sayang sudah ku bilang kau salah paham,aku dan Reina tidak ada apa-apa."bujuk Gavin mencoba menjelaskan.


"Apa yang mau dijelaskan mas,semua udah jelas.aku capek mas harus kayak gini terus."ucap Marina tak kuasa menahan air matanya.ia menangis sesenggukan.


Gavin mencoba menjelaskan pada Marina.Ia meraih wajah pundak Marina dan memegangnya.


"Pliss dengerin dulu penjelasan aku Marina,kali ini ajah.setelah kamu denger, terserah kamu mau percaya apaj nggak."jelas Gavin tegas.dan akhirnya Marina pun menyetujuinya.


"Baiklah mas,akan kucoba untuk mendengarkan."jawab Marina singkat.


Gavin pun menjelaskan semua kejadian mulai dari kantor dan diperjalanan.ia menjelaskan seingat yang dia bisa.


"Aku gak sadar waktu itu sayang,entah obat apa yang dimasukkan Reina ke minuman itu.Dan waktu dimobil dan dirumah,aku kira Reina itu kamu,tetapi aku tidak melakukan apapun dengan reina.percayalah Marina."mohon Gavin sambil terus menjelaskan.


"Apa benar yang kamu katakan mas."tanya Marina mencoba percaya.


"Aku berani bersumpah sayang,aku tidak berbohong.kalau perlu kita lihat CCTV diruang kantorku kalau kamu belum percaya."bujuk Gavin meyakinkan.


setelah lama berpikir akhirnya Marina memutuskan.


"Aku akan menemuinya dan menjelaskan ini semua.aku akan bilang kalau aku tidak pernah mencintainya dan bilang untuk jangan mengganggumu lagi."jawab Gavin sambil memeluk Marina.


"Yasudah Sekarang kamu istirahat,jangan kebanyakan pikiran nanti kamu sama bayi kita sakit."ucap gavin sambil mencium kening Marina dan menidurkan Marina.


"Maafkan aku ya mas,aku sudah salah paham sama kamu."ucap Marina lirih.


"Sudah jangan dipikirkan lagi, lagian aku seneng kok , karena itu artinya kamu cemburu sama aku dan berarti juga kamu cinta sama aku."Jawab Gavin tersenyum gombal.


"Oh mas ini,jadi seneng gitu kalo aku pergi dari rumah."ucap Marina mengerucutkan bibirnya.


"Hmmm,istriku ini memang imut sekali,apalagi kalo lagi ngambek,jadi makin sayang."ucap Gavin yang mencubit hidung mungil Marina.


"Mas,udah ah mendingan kita bobo.kita istirahat ya sayang."ucap Marina sambil . mengusap perutnya yang mulai membesar.


"Iya sayang kamu istirahat ya,baik baik diperut mama."ucap Gavin ikut-ikutan mengelus perut Marina dan menciumnya.


Marina yang melihatnya merasa sangat senang,ia sangat bahagia.


Gavin yang melihat Marina senyum, langsung bertanya.


"loh katanya mau istirahat,kok malah senyum senyum."tanya Gavin.


"Pengen ditemenin mas,pengen dipeluk."ucap Marina manja.


"Ya ampun istriku ini sangat manja Sekarang ya." ucap Gavin yang langsung ikut berbaring memeluk Marina.