My Lovely Husband

My Lovely Husband
Bab 14 Rencana



Marina mempersilahkan Mona dan Reina masuk.merekapun mengobrol banyak,namun dalam hati Reina sangat kesal dan jengkel.


melihat Marina bahagia ia begitu dendam,ia berpikir harusnya ia yang berada di posisi Marina.


Tidak terasa tenyata mereka mengobrol cukup lama,walau Reina Hanya mendengarkan dan sesekali menjawab.


Akhirnya mereka pun pulang.Mona pamit pada Marina


"Marina sayang,mama pulang yah.nanti mama juga bakal sering sering datang kesini.kamu baik-baik ya nak dalam perut mamah."ucap Mona mengusap perut Marina.


"Ia mah,Marina akan jaga bayi ini dengan baik.mama juga hati hati.selalu jaga kesehatan ya."jawab Marina.


melihat itu Reina jadi semakin kesal.


//// Reina


Setelah pulang dari rumah Marina,Reina sangat marah.ia benci bahkan sangat benci pada Marina,bahkan kalau bisa ia ingin menghabisi Marina saat itu juga.


"Haaaah ,Marina ...Marina ...marina.kenapa kau harus ada di dunia ini.aku membencimu Marina .lihat saja aku akan mengambil gavinku kembali.Dan kau Marina,tunggu saja kau akan menderita Marina....hahaha."ceracau reina,ia merasa sangat geram apalagi melihat senyum Marina.


Ia terlihat sedang berpikir dan seketika raut wajahnya berubah bahagian,ia tersenyum .


"Hmmmmh, aku tau apa yang harus dilakukan."ucapnya tersenyum sinis.


"Nyonya ini ada paket dari tukang pos,katanya buat nyonya."lapor biinah pada Marina,sambil menyerahkan sebuah kotak.


"yasudah bibi balik lagi aja kedapur,bentar lagi Gavin pulang segera buat makanan bi."pinta Marina pada biinah.


Marina pun naik ke kamar,dia membuka kotak itu.Dan saat ia lihat ternyata isinya sebuah foto.Ada banyak foto dan semuanya foto Gavin dan Reina.


"Ini kan foto mas Gavin,tapi kenapa dengan Reina dan mereka terlihat dekat bahkan mesra."guman Marina dalam hati,ia sudah merasa tidak enak melihat semua foto itu.Dan tepat paling bawah ada sebuah amplop dan ada sebuah tulisan"untuk Marina".Marina pun membuka amplop itu dan ternyata isinya sebuah surat.


""Marina kamu telah merebut nya dariku,dan kau telah merebut segala kenangan ku dengannya.Ya kamu telah merebut Gavin dariku.


Sebelum kau datang kami saling mencintai dan menyayangi,aku sangat mencintainya.


Tetapi kau datang merebut semua kebahagiaan ku.kau sungguh wanita tak tau diri.harusnya kamu tau kalau dari awal Gavin itu tidak mencintaimu dan tidak akan pernah mencintai kamu.Mungkin saat ini Gavin bilang mencintaimu tapi percayalah ia hanya berterimakasih atas apa yang kau lakukan dengan menyelamatkan dia dari kecelakaan itu dan Sekarang kau sedang mengandung anaknya,jadi dia pura pura mencintaimu.


Aku akan merebut nya kembali darimu,karena dia seharusnya miliku.dan kau harusnya sadar siapa kau.""


Setelah membaca surat itu, hati Marina terasa sakit.Iam menangis dan berfikir apakah benar apa yang dikatakan Reina.


"Apa benar mas ,apa yang dikatakan reina.tapi kenapa mas,kenapa kau lakukan ini."kata Marina menangis.


Hari sudah mulai larut tapi Gavin belum juga pulang.marina menunggumunya dari tadi, sebenarnya ia ingin segera menanyakan sebenarnya ada hubungan apa antara dia dan Reina .Namun sampai saat ini Gavin belum juga pulang.Ia terlihat tidak tenang,ia mondar mandir tidak jelas bahkan ia belum makan, rasanya tidak ada nafsu makan sebelum ia menyelesaikan masalah ini.