
Drtt.. Suara pesan muncul dari hanpone Devian, Devian mengecek pesan itu. Ternyata pesan itu dari sekretarisnya Trian.
¦Tuan... Saya sudah menemukan keberadaan nona Kayla.
¦Nona Kayla saat ini berada didekat pantai, ia saat ini bersama memeber idol Boys Seven.
Devian mengengam erat handphone nya. "Sudah kuduga jika bocah itu bersama dengan pria itu" gerutu Devian merasa kesal.
Tanpa basa-basi, ia bangkit dari duduknya dan berjalan keluar dari restoran itu.
💙💙
"Wah... Disini sejuk banget" ucap Kayla tersenyum senang.
Soyun ikut tersenyum melihat Kayla yang ada disampingnya itu. "Gimana? Kamu gak nyesel kan iki aku kesini?" ucap Sonyun bertanya pada Kayla.
"Ngak sama sekali Coyun, Kayla malah seneng banget diajak kesini, eh! Mumpung disini dan pemandangannya bagus... Kita foto-foto yuk!" ucap Kayla mengeluarkan hpnya dengan suara kegirangan.
Soyun terkekeh. "Yaudah... Sini hp kamu, biar aku yang foto in" ujar Soyun meminta hp Kayla.
Kayla menatap Soyun dengan tatapan berbinar. "Wah... Beneran nih? Coyun baik banget... Kayla jadi merasa gak enak deh, nih! Tolong foto in ya?" ucap Kayla langsung saja memberikan hp miliknya pada Soyun. Kayla berlari ketepi pantai, siap berpose untuk difoto.
Soyun yang melihat tingkah absur Kayla hanya mengelengkan kepalanya. "Dasar, katanya merasa gak enak... Tapi tetep aja ngasi hpnya" gumam Soyun tertawa kecil, tapi tak bisa dipungkiri ia tetap menerima perintah Kayla dengan sepenuh hatinya.
"Udah siap kan? Aku foto ya!" teriak Soyun pada Kayla.
"Siapp!" jawab Kayla yang juga ikut berteriak.
Tiga jepretan foto diambil oleh Soyun, Kayla yang sudah merasa puas kini ia berjalan kearah Soyun.
"Gimana fotonya?"
"Nih.." ucap Soyun memberikan hp Kayla.
Kayla melihat isi hpnya dan langsung kembali tersenyum. "Wah... Ini keren-keren banget fotonya, Coyun jago banget ya ambil foto"
Soyun yang mendapat pujian itu merasa bangga. "Oh.. Iya dong tentu saja" ujar Soyun menyombongkan diri.
"Sombong banget... Eh! Enaknya ini foto bareng buat kenang-kenangan, boleh gak foto bareng?" tanya Kayla dengan tatapan polosnya.
Soyun yang dibuat gemas oleh Kayla itu tak tahan, ia lalu mengacak-acak rambut Kayla dengan rasa gemasnya.
"Lucu banget sih..." kata Soyun.
"Ih... Jangan rambut Kayla lagi Coyun! Kebiasaan deh" gerutu Kayla menepis kasar tangan Soyun.
Soyun tertawa renyah. "Hahaha... Maaf! Maaf.. Abisnya kamu bikin gemas sih"
"Gemas sih gemas" gerutu Kayla memalingkan wajahnya.
"Iya-iya... Maaf ya Kayla... Jadi gak nih foto barengnya?" tanya Soyun menatap Kayla dengan pupy eyes nya.
Kayla tersenyum tak tahan melihat kelucuan Soyun. "Iya-iya jadi"
"Sini aku yang pegang hp kamu" kata Soyun mengambil hp Kayla dan mengarahkan kamera depan yang siap menjepret mereka. Satu jepretan sudah tertangkap, Kayla merebut hpnya dari tangan Soyun, ia lalu melihat foto itu.
"Kamu kan memang pendek Kayla..." ucap Soyun gamblang.
Kayla menginjak kaki Soyun tanpa aba-aba. "Jangan ejek Kayla ya! Jangan mentang-mentang tinggi main ngehina yang pendek" gerutu Kayla.
Soyun membeo. "Hah? Apa salahku"
"Ya salah lah, kamu itu salah harus minta maaf"
Semua interaksi Kayla dan Soyun itu disaksikan oleh seseorang yang bahkan mereka tak menyadari keberadaannya itu.
Devian! Yang sudah beberapa menit berada disana itu mengeram kesal, ia melihat Kayla yang membuatnya darah tinggi, bagaimana tidak! Ia sudah beberapa kali memperingati Kayla agar tak berada didekat dengan pria lain, namun Kayla tak pernah mendengarkan omongannya.
Devian memijit kepalanya. "Hah... Bocah... Mengapa kau terus-terus saja membuatku pusing"
"Kayla!" panggil Soyun.
"Hem?" jawab Kayla yang masih fokus pada hpnya.
"Ada sesuatu yang ingin kusampaikan padamu Kayla" ujar Soyun mulai berkata serius.
"Hemm, memang Coyun mau ngomong apa?" tanya Kayla yang masih belum mengalihkan pandangannya.
"Sebenarnya..." jeda Soyum menghirup nafasnya dalam-dalam. "Aku sudah lama suka sama kamu Kayla"
Ucapan Soyun itu tiba-tiba membuat tubuh Kayla tertegun. Sedangkan Devian yang melihat itu melototkan matanya.
"Hah?" beo Kayla mengalihkan pandangannya menatap Soyun.
"Coyun bilang apa tadi?" ucap Kayla yang saat dibuat bingung.
"Aku menyukaimu Kayla"
Mukut Kayla menganga, ia betul-betul terkejut sekali dengan ungkapan Soyun, yang bahkan Kayla tak pernah menyadari jika Soyun bisa memiliki rasa suka kepadanya. Biasanya Kayla itu orang yang peka, tapi entah mengapa Soyun yang berada dekat dengannya itu rasa kepekaanya itu entah hilang kemana.
"Hah? Kok bisa?"
"Bisa apanya?" tanya Soyun bingung.
"Kok bisa suka sama Kayla?" ujar Kayla dengan muka polosnya.
Soyun tertawa, ia lalu mengengam tangan Kayla. "Tentu saja bisa dong! Aku punya hati, dan hati kecil ini lah yang membuat aku menyukaimu" ujar Soyun menatap lembut kearah Kayla.
Kayla yang ditatap itu merasa gugup. "Eh? Em-emm" gumam Kayla gugup.
Devian mengepalkan tangannya, rasa kesalahannya sudah tak terbendung lagi, ia keluar dari persembunyian nya dan menghampiri Kayla.
"Kayla!" teriak Devian memanggil Kayla.
Tbc.
Jangan lupa komen(^_-)