
"Hemm... Hemm.. Hemmm.."
Saat ini Kayla tengah berjalan menuju dapur ingin mengambil air, suasana hatinya saat ini tengah baik sudah tau penyebabnya adalah konser yang sanggat ia nantikan dan juga dapat tiket gratis VIP dari Soyun, siapa yang tidak bahagia coba? Dikasi tiket gratis nonton paling depan pula.
"Ihh makin gak sabar deh jadinya" ucap Kayla bicara sendiri sambil senyam-seyum.
Disaat itu Devian keluar kamar dengan membawa wadah air yang kosong sudah jelas ia ingin mengisi wadah itu dengan air, ia menuju dapur dan berjalan kearah kulkas.
Devian mengerutkan keningnya. "Kok kulkasnya buka?" ucap Devian bingung, melihat kulkas terbuka tapi tak melihat orang disana.
Kayla yang tengah asyik minum itu tak tau jika Devian sudah tepat disampingnya dan menarik pintu kulkas itu.
"Lohh kulkasnya buka sendiri" ucap Kayla polos sambil melihat pintu kulkasnya terbuka.
Deg....
Sedetik kemudian mereka saling bertatapan, Kayla sedikit terkejut lantaran Devian sudah ada tepat didepanya itu. Begitupun dengan Devian yang juga terkejut melihat Kayla yang ternyata ada didepan kulkas, ia tak mengira bahwa Kayla lah yang ada disana, karena memang tak terlihat sama sekali mungkin faktor terlalu pendek jadi tak terlalu terlihat dikarenakan kulkasnya yang memang sedikit tinggi.
Kayla sedikit grogi didepan Devian, ia jadi teringat dengan kejadian yang ada dikantor Devian itu. Sungguh memalukan ingin sekali Kayla melarikan diri dari sana.
"Ehemm..." dehem Kayla setelah itu ia melangkah untuk berlalu pergi, tapi masalah datang padanya kakinya tanpa sengaja tersandung dengan kakinya sendiri.
"Akkkkk" teriak Kayla sambil memejamkan matanya, bersiap untuk terjatuh.
"Kok gak jatoh" ucap Kayla setelah itu membuka matanya perlahan.
"Dasar ceroboh" ucap Devian.
Kayla memlototkan matanya, ia melihat tangan besar Devian yang sudah setia dipingang Kayla itu. Kayla pun refleks menjauh dari Devian.
"Ihhhh dasar om mesum" ucap Kayla dengan raut yang dibuat kesal.
"Hei bocah jika saya tidak menolong kamu, maka kamu pasti sudah terjatuh tengkurap dilantai ini"
"Alahh bilang aja om cari kesempatan dalam kesempitan kan? Kayak tadi dikantor main sosor aja, itu apa coba kalau bukan yang dinamakan mesum" ujar Kayla.
"Hahhhhh terserah kamu bocah, saya lagi malas berdebat sama orang gak tau terimakasih, dasar tukang merepotkan" ucap Devian setelah itu ia mengambil air dari kulkas.
"Ihhhh dasar om-om nyebelinnn" teriak Kayla setelah itu ingin berlalu dari sana, namun tiba-tiba saja suara Devian menghentikan langkahnya.
"Tunggu bocah"
"Apalagi sih omm" gerutu Kayla.
"Kamu tidak boleh datang kekonser Soyun, ingat jika kamu datang kesana maka kamu akan berhadapan dengan saya, saya tidak pernah main-main dengan ucapan saya"
"Wah om lagi ngancam Kayla ya" ucap Kayla sambil berkecak pinggang menghadap Devian.
"Mungkin" jawab Devian.
"Bodo amat, Kayla mau tetap pergi titik" ucap Kayla setelah itu ia benar-benar berlalu pergi dari sana, sambil menghentak-hentakan kakinya bak anak kecil yang sedang kesal.
"Hei bocah" teriak Devian yang tak didengar oleh Kayla, Devian hanya menghela nafas pasrah ia juga tak tau apa yang terjadi dengannya saat ini.
Mereka tak tau saja sejak tadi interaksi mereka dilihat oleh Mia dan juga bi Minah yang ada didepan pintu dapur itu sejak tadi.
"Liat tuh Mia mereka pasangan yang serasi ya, semoga mereka tetap langen sampai menikah" ucap bi Minah.
"Iya bu! Semoga mereka cepet nikah" jawab Mia.
"Aminn"
💙💙
Dua minggu berlalu dengan cepat, kini tanpa sadar Kayla dan Devian sudah tinggal bersama hampir setengah bulan. Tapi hubungan mereka tetap saja bak kucing dan tikus dimana jika bertemu selalu saja bertengkar.
"Miaaa udah siap belummm" teriak Kayla yang sedang menunggu Mia bersiap yang entah kenapa lama sekali.
"Iyaaa ini juga udah siap kok" jawab Mia yang baru saja keluar dari kamarnya.
Kayla seketika melongo melihat tampilan Mia yang terkesan berbeda itu. "Uwoow ini beneran temennya Kayla kan" ucap Kayla sambil mengamati penampilan Mia dari atas sampai bawah.
Mia pun malu-malu. "Jangan dilihatin terus dongg Kayla kan Mia jadi malu"
"Beneran loh ini kamu kalau dandan gini makin cantik loh"
Mia tak menjawab ia hanya tersenyum menanggapinya. " Hehe Kayla juga cantik kok" ujar Mia.
"Loh, udah pada siap? Kenapa gak langsung brangkat" tanya bi Minah yang baru saja selesai bersih-bersih.
"Ini juga mau berangkat bi, kalau gitu kita berangkat ya bi" ucap Kayla berpamitan pada bi Minah.
"Iya hati-hati dijalan loh" tutur Minah.
"Siap! Yuk Mia lets goo" ucap Kayla sambil mengandeng tangan Mia.
"Mia berangkat dulu ya bu" ujar Mia.
"Iya hati-hati loh" jawab bi Minah.
💙💙
Kini Kayla dan Mia sudah sampai ditujuan ternyata banyak sekali penonton yang datang, apalagi terlihat sekali yang menonton kebanyakan anak muda, selain itu banyak yang membawa poster besar bertulisan Boys Seven Lovers, dan juga foto-foto para member idol itu, sudah terlihat sekali semua orang yang ada disana adalah fans dari idol terkenal yang dinaungi oleh agensi D. A. Entertaimen.
"Wahhh banyak banget yang datang, pasti nanti seru banget kan Kayla" ucap Mia yang merasa takjub dengan suasana yang ada didepannya itu.
"Iya, kita beruntung banget Mia dapet tiket VIP, kalau kita gak dapet tiket itu mungkin kita juga desek-desek kan kayak orang-orang disana"
"Iya bener banget, sebenarnya Kayla yang beruntung bisa dapet temen kayak Soyun pasti kalau fansnya pada tau bakalan iri" jawab Mia.
"Kok Kayla jadi merasa bersalah ya sama mereka, lihat mereka pada berjuangan gitu, sedangkan Kayla malah enak banget" ucap Kayla merasa iba.
"Kalau Kayla merasa bersalah, kasi aja tiketnya pada mereka, mungkin mereka langsung sujud syukur sama Kayla" jelas Mia.
"Ehehe Kayla sebenernya mau ngasi sih, tapi Kayla gak rela" jawab Kayla cengegsan.
"Itu mah sama aja bohong"
"Kayla" ucap seseorang sambil menepuk bahu Kayla.
Kayla pun menengok. "Siapa ya?" tanya Kayla sambil mengerutkan keningnya.
Orang itu memakai topi serta masker, itu sebabnya Kayla tak mengenalinnya.
"Ini aku Soyun" ucapnya sambil membuka masker sedikit.
"Loh kok coyun ada disini" ucap Kayla berisik.
"Aku disini nyamperin kamu, yuk ikut aku" kata Soyun sambil mengandeng tangan Kayla. Kayla yang ditarik itu ikut saja, diikuti Mia yang ada dibelakangnya.
Kayla tak tau saja Devian yang memang baru saja turun dari mobilnya itu melihat interaksi Kayla dan juga Soyun. Ia mengeram sambil mengepalkan tangannya.
"Kamu mengabaikan perkataan ku Kayla, lihat saja kamu akan dapat imbalanya" ucap Devian diselingi nada kekesalan.
Tbc.
Jangan lupa like, komen dan vote^_^
Agar otor semangat nulisnya....