My Husband Boss Idol?

My Husband Boss Idol?
Drama Pasutri



"Tapi mengapa pipimu memerah?" tanya Devian.


"Beneran kok om Kayla gak papa"


"Om ini kalo diomongin kok ngeyel banget sih, rasanya ingin Kayla hih..." gerutu Kayla dalam hati.


Saat Devian ingin menyentuh pipi Kayla, tiba-tiba saja hanpone milik Devian berdering.


Drt... Drt... Suara hp bergetar, Devian melihat nama yang ada dibenda pipih itu." Trian.. " gumam Devian yang ternyata sekretarisnya lah yang menhubunginnya.


Kayla menghela nafas lega kala Devian tak jadi mengintimidasinya.


"Ya! Ada apa?"


"Boss anda tak pergi kekantor"


"Tidak, hari ini saya ada urusan"


"Tapi boss, hari ini akan ada meting"


"Kamu batalkan saja semuanya, saya tak bisa sekarang"


"Tapi boss"


"Sudah, urus semua dengan baik" ucap Devian ketus, setelah itu memutuskan sambungan secara sepihak.


"Kenapa om gak kekantor?" tanya Kayla.


"Besok saja saya kekantor" kata Devian sambil bersantai mendudukan dirinya disopa.


Kayla berjalan kearah Devian sambil berkecak pinggang. "Yaapun ommm, om itu gak boleh malas-malas, gimana sih.. Bossnya kok ngasih contoh yang gak bener sama karyawannya sendiri" crocos Kayla sambil mengelengkan kepalanya.


Devian menatap Kayla yang ada dihadapanya itu. "Kamu lagi saki! Mengapa kamu makin bertambah cerewet sekali?"


"Hei om! Kayla itu bukan sakit sariawan, Kayla itu sakit perut, bedakan dong... Gimana sih.. Om" ucap Kayla yang masih berkecak pinggang.


"Terserah kamu lah bocah, jangan ganggu saya mending kamu tidur saja, saya akan disini memantau kamu, jadi jangan berani-berani untuk kabur" ujar Devian mengancam.


"Ish.. Siapa coba yang mau kabur, kayak bocah aja" gerutu Kayla.


"Memang kamu bocah" ucap Devian gamblang.


Kayla semakin kesal, ia berjalan mengerutu sambil menghentak-hentakan kakinya menuju kamar.


💙💙


Sore harinya, Kayla berberes pakaiannya ditemani dengan Devian yang ikut membantunya. Hari ini Kayla diperbolehkan oleh dokter untuk pulang kerumah, karena sudah semalaman Kayla dirawat dirumah sakit itu.


"Sudah beres semua?" tanya Devian.


"Iya, yuk kita cepet-cepet pulang om, Kayla udah sumpek banget disini kangen sama kasur" jawab Kayla dengan antusias.


"Ish.. Kayla tuh cuman sakit perut om... Bukan sakit parah" ucap Kayla bernada kesal.


"Cuman.. Jangan pernah menganggap remeh penyakit bocah, nanti kalau kamu sakit lagi saya tidak mau merawatmu lagi" kata Devian.


"Lah? Emang siapa yang nyuruh om buat ngerawat Kayla? Kayla kan gak pernah minta" ucap Kayla tak mau kalah.


"Sudah-sudah, jangan berdebat lagi saya malas setiap hari berdebat denganmu, makin hari ocehanmu itu membuat telingaku berdengung" kata Devian setelah itu ia melangkahkan kakinya keluar dari kamar itu.


"Hih... Dasar! Om nyebelin super-super nyebelin....." ucap Kayla menghentak-hentakan kakinya bak anak kecil yang tak dikasi uang jajan.


💙💙


Devian dan Kayla sudah sampai didepan rumahnya itu, Devian keluar terlebih dahulu ingin membukakan pintu untuk Kayla. Namun Kaylanya sudah keluar lebih dulu.


Devian mendesah, sungguh kesal sekali melihat makhluk mungil didepanya itu.


Kayla mengerutkan keningnya, kala melihat raut aneh dari Devian itu. "Om kenapa?" tanya Kayla polos.


Devian mencoba menetralkan rasa kekesalannya. "Tidak papa, kita masuk sekarang, sepertinya mamaku sudah datang kemari" ucap Devian.


"Hah? Mama Laras?" tanya Kayla pada Devian.


Devian menganguku. "Ya"


"Kok om gak ngasi tau sih.. Kalau mama mau datang kesini, kan Kayla bisa bawa buah tangan buat menyambut"


"Udah gak perlu buah tangan, dirumah kita juga banyak buah tangan yang lebih praktis, sekarang kita masuk mungkin mama sudah menunggu didalam" ucap Devian sambil menggiring Kayla untuk masuk kedalam rumah, Kayla masi mengerutu karena tak diberitahu oleh Devian jika mama Devian datang kerumah.


Saat Kayla dan Devian masuk kedalam rumah, semua orang yang ada didalam rumah itu menyambutnya dengan meriah. Sudah terdapat balon dan juga poster bertulisan 'Selamat hari kepulangan dan selamat hari kesembuhan' kocak sekali kata-katanya, orang yang melihat itu pasti akan tertawa mengejek.


"Supraissss" ucap mereka serempak, disana sudah ada mama Laras, Eva, Dion, Darius, Bi Minah dan juga Mia ikut serta menyambut Kayla.


Kayla terkejut, hampir saja jantungnya copot jika ia tak menetralkan rasa terkejutnya. Devian yang melihat Kayla terkejut itu langsung mengambil minum dan memberikannya pada Kayla.


Kayla yang mendapat minum itu terbengong, namun ia tetap menerimanya dan meminumnya.


Eva dan Laras saling bertatapan, sedetik kemudian mereka terkekeh bersama.


"Aduh-aduh... Suami siaga ini" goda Laras.


"Siap buat kepenghulu niee" tambah Eva.


"Aapaan sih mih? Ini juga apaan coba pake nyambut begini, kan Kayla berasa kayak anak Tk" ucap Kayla cemberut.


Devian yang ada disebelah Kayla itu menahan tawanya. "Astaga.. Lama-lama bocah ini membuat gila" batin Devian dalam hati.


Tbc.


Dipart ini diseneg-senegin dulu ya, banyak adegan uwunya🤭 setelah seneng-seneng maka akan muncul konflik rumah tangganya wkwkwk😆 pantau terus ceritanya.