My Husband Boss Idol?

My Husband Boss Idol?
Tidur Bareng



Setelah Devian mengganti baju, menjadi baju santai tiba-tiba saja lampu kembali menyala.


Tok... Tok... Tok...


"Tuan Devian! Ini saya mang Antong" kata mang Anton yang mengetuk pintu Devian.


"Iya sebentar mang" ucap Devian yang baru saja keluar dari kamar mandi, setelah itu ia berlalu menuju pintu.


Ceklek...


"Ada apa mang?" tanya Devian.


"Itu petugas listrik ingin bertemu dengan tuan, mereka ingin menjelaskan kesalahan pada listriknya" jawab mang Anton.


"Oh yasudah, saya akan kesan" kata Devian.


"Mari tuan" ajak mang Anton, menuju tukang listrik.


Semantara Devian berlalu, Kayla yang ada dikasur malah enak-enakan tidur padahal sebelumnya ia menangis histeris sehingga membuat matanya membengkak disertai hidung yang merah.


Bi Minah yang ingin menuju dapur melihat Devian yang berjalan ingin menuju kamarnya. Karena Devian sudah selesai dari masalah listrik itu, tentunya sudah mendapat penjelasan dari tukang listrik.


"Tuan Devian, maaf tuan non Kaylanya dimana ya tuan, tadi bibi mau antar susu non Kayla tapi saat bibi masuk kekamarnya non Kaylanya nda ada tuan" tanya bi Minah pada Devian.


"Oh! Dia ada dikamar saya, biar saya saja yang kasi susunya" jawab Devian.


"Ohhh! Dikamar tuan toh, yaudah bibi titipin susunya tuan" ucap bi Minah memberikan susu Kayla pada Devian.


Setelah menerimanya Devian langsung melanjutkan jalannya menuju kamar.


"Haduhh, belum nikah kok udah tidur bareng, memang ya anak muda jaman sekarang" ucap bi Minah geleng-geleng kepala juga diselinggi kekehan, rupanya bi Minah salah tangkap terhadap Devian dan Kayla itu.


💙💙


Devian masuk kedalam kamarnya, ia melihat gundukan yang ditutupi oleh selimut yang ada dikasurnya itu, ia menyimbak selimutnya ternyata didalamnya terdapat mahluk munggil yang sedang bergelung sambil memeluk guling milik Devian itu, siapa lagi kalau bukan Kayla si biang kerok yang selalu menyusahkan Devian.


"Hei bocah!" ucap Devian sambil mengguncang tubuh Kayla dengan sedikit kencang.


"Ughhh, hemmm, nyem nyem nyem" bukanya bangun Kayla malah asyik tidur sambil ngiler. Devian berdecak kesal melihat tingkah Kayla itu.


"Ck! Bocah bangun kamu, jangan tidur dikasur saya, lihat iler kamu ini bikin kotor saja" kesal Devian sambil menarik kencang selimutnya agar terlepas dari Kayla itu.


"Aaaa! Mami jangan ganguin Kayla dong, Kayla masih ngantukkkk" ucap Kayla sambil menarik selimut yang ditarik oleh Devian itu.


"Bocahh, kalau ngantuk ya tidur dikamar kamu, dasar bocah menyusahkan" kata Devian yang tak mau kalah dan kembali menarik selimutnya.


Akhirnya terjadilah tarik menarik, seperti anak kecil yang sedang merebut mainnya.


Srekkk...


Devian tercengang melihat itu. "Dasar bocahhhh, bangun kamu lihat ulah kamu ini, bangun kamu bocahh" kesal Devian sambil menarik-narik tangan Kayla itu.


"Gak mau miii, Kayla mau bobok, Kayla ngantuk" rengek Kayla yang masih memejamkan mata, Kayla ini adalah tipe orang yang susah dibangunkan, makanya jika dirumah tak hayal selalu maminya yang membangunkanya seperti saat ini ia mengira Devian itu adalah maminya.


"Hahhhhh" helaan nafas dari Devian, ia tak tau lagi harus membangunkan Kayla dengan cara apa. Ia melihat Kayla yang malah tidur kembali itu.


"Terserah kau lah bocah, menyusahkan sekali" ucap Devian frustrasi, ia menyerah karena hari sudah malam ia juga merasa lelah karena setelah pulang dari kerja belum beristirahat akibat kejadian mati lampu itu.


Devian berjalan kearah lemari, ia mengambil selimut baru karena yang sebelumnya sudah robek! sempurna akibat ulah mereka berdua. Devian berjalan menuju kearah Kayla yang sudah tertidur pulas itu ia lalu menyelimuti Kayla, setelah itu ia ingin berlalu pergi, belum juga melangkah tangannya malah dicekal oleh tangan lembut milik Kayla itu.


"Apa lagi bocahh" ucap Devian sambil mengerang karena kekesalannya itu belum sepenuhnya mereda.


Tidak ada jawaban dari Kayla, Devian pun menengok kebelakang. "Hahhhhh" lagi-lagi Devian menghela nafas, ia melihat Kayla yang memegang tangannya tapi matanya malah tertutup, Devian pun mencoba melepaskan tangannya dari Kayla, tapi susah sekali, Kayla memegang tangan Devian dengan kencang, entah karena apa sepertinya Kayla sedang bermimpi buruk, sudah terlihat sekali dengan raut wajahnya yang dibasahi oleh kringatnya itu.


"Jangan pergi mihh temenin Kayla ya" ngigau Kayla setelah itu ia menarik tangan Devian, membuat Devian ambruk disamping Kayla. Kayla memeluk erat tubuh Devian karena ia sedang mengigau ia kira Devian itu adalah maminya.


Devian hanya diam terpaku, ia tidak bisa bergerak karena dipeluk erat oleh Kayla, ia juga tak memberontak karena ia tau jika wanita yang ada didepannya ini sedang bermimpi buruk.


Devian mengamati wajah Kayla, terlihat sekali guratan dahi dan juga keringat yang ada diwajah Kayla itu, Devian menyibak rambut Kayla melihatnya saksama lalu mengelap keringat Kayla, ia lantas mengelus punggung Kayla agar wanita yang ada dihadapanya itu segera tenang, dan terbukti setelah ia menenangkan Kayla, ia melihat guratan yang ada dikening Kayla sudah menghilang. Akhirnya Devian pun ikut terlelap ia merasakan kantuk yang sudah tidak biasa ditahan lagi.


Setelah acara perdebatan diantara mereka, berakhirla dua insan yang terlelap dibawah selimut sambil berpelukan, orang yang melihat pasti berpikir bahwa mereka adalah pasangan yang saling jatuh cinta.


💙💙


Malam berganti pagi...


Seorang gadis yang nyaman dengan tidurnya itu terganggu dengan pancaran sinar matahari yang sudah masuk dicela-cela jendela itu, ia pun mengerjapkan matanya setengah, setelah itu menguap sampai terbentuk huruf O dimulutnya itu.


Siapa lagi kalau bukan Kayla, si kebo yang sudah jam tujuh pagi belum juga terbangun.


"Ughh" Kayla melenguh, ia seperti merasakan beban ditubuhnya itu, ia tak bisa bergerak rasanya seperti diikat oleh tali besar yang melilit ditubuh mungilnya itu, Kayla mencoba melihat apakah gerangan yang membuat badannya itu susah digerakkan, ia melihat ternyata ada tangan kekar yang melingkar diperutnya dengan manisnya itu.


"Ohh, tangan" kata Kayla yang setengah tersadar itu, ia hanya mengganguk-anggukan kepalanya saja. Dannnn seditik kemudian ia langsung melototkan matanya nyawanya pun langsung terkumpul semua.


"Kyaaaaaaaaa" teriak Kayla memenuhi ruangan itu, bahkan sampai terdengar diluar.


Bi Minah yang sedah membawa panci pun terkejut bukan main sampai-sampai menjatuhkan panci itu.


Glontaanggg....


"Astagaaa, apa itu tadi" ucap bi Minah sambil mengelus dadanya yang terasa mau loncat.


Tbc.


Jangan lupa jejaknyaaa^_^


See you💙