My Husband Boss Idol?

My Husband Boss Idol?
Permintaan Para Ibu.. Ibu..



🍁🍁


Kini Kayla sudah sampai dirumahnya setelah dari kantor Devian, ia ingin segera kekamarnya hari ini entah Mengapa Kayla sangat lelah energinya seperti terkuras habis padahal ia kesana hanya untuk mengantar makanan, tetapi entah antar makanan atau apa rasanya seperti menaiki gunung yang ada batunya, Kayla pun jadi teringat kejadian-kejadian antara dia dan Devian, ia ingat betul saat Devian tiba-tiba mendekatinya, dan hal itu entah mengapa membuat hati Kayla berdesir dan jantungnya pun sedikit berdebar debar kala ia melihat wajah tampan Devian sangat sempurna ketika dilihat dari dekat.


"Ihh kok jadi mikirin om-om sih nyebelin banget deh, udah ah mending Kayla mandi aja biar seger dan pikiran kotor pun hilang" ucap Kayla melantur.


Saat Kayla ingin menaiki tangga, ia tak sengaja melihat kedua orang tuanya diruang tengah, entah sedang membicarakan apa mereka terlihat seperti bahagia, Kayla pun merasakan firasat buruk, entah mengapa Kayla seperti melihat duo penjahat yang sedang merencanakan kejahatan.


Kayla yang penasaran pun berbelok arah dan menuju keruang tengah karena ia ingin tau apa yang sebenarnya mereka bicarakan sampai-sampai tertawa seperti itu?


Saat Kayla sudah dekat diruangan yang terdapat mami dan papinya itu, Kayla seperti samar-samar mendengar namanya disebut.


"Mihh gimana kalau Kayla gak mau" ucap Dion sedang bertanya pada istrinya itu.


"Udah pihh tenang aja Kayla pasti mau kok" ucap Eva dengan keyakinan.


Kayla pun semakin bingung apanya yang gak mau? Batin Kayla tak mengerti yang mereka bicarakan.


"Pihhh.. Mihh.. kalian lagi ngomongin apa sih kok nyebut-nyebut nama Kayla" ucap Kayla yang sudah penasaran akhirnya bertanya kepada orang tuanya.


"Lah panjang umur nih anak, diomongin langsung nongol" ucap Eva mengabaikan pertanyaan putrinya itu.


"Ehh anak papi, sini sayang duduk dulu" ucap Dion menyuruh Kayla duduk disampingnya.


"Kapan kamu pulang sayang kok gak bilang-bilang sih kalau sudah pulang" kata Dion bertanya pada Kayla.


"Barusan pi.. Kan mami yang nyuruh Kayla cepet pulang" jawab Kayla.


"Ohh iya tadi mami nyuruh pak supir buat jemput kamu karena mami sama papi mau ngajak kamu kesuatu tempat nanti malam" ucap mami eva yang ditanggapi kerutan dahi oleh Kayla.


"Kesuatu tempat? Emang mau kemana mih?" tanya Kayla pada maminya.


"Adalah... pokoknya kamu nanti ikut mami dulu ya kesalon, mami mau perawatan nih udah lama gak perawatan jadi kulit mami agak kering"


"Ihhh gak mau ah, Kayla capek banget loh mih abis nganter makanan Kayla gak mau kemana-mana, Kayla pengen rebahan dirumah aja lebis enak" ucap Kayla menolak ajakan maminya itu.


"Heleh nganter makan aja capek, dasar anak manja berasa kayak orang sibuk kerja aja" ejek Eva pada anaknya itu.


"Beneran mihh Kayla tu capek gara-gara om tadi tuh-" ucap Kayla terpotong ia teringat dengan kejadian tadi, mana mungkin ia bercerita pada maminya tentang kejadian tadi dikantor, bisa-bisa Kayla langsung dinikahkan sama maminya itu.


"Tadi kenapa? Kok gak dilanjutin sih ngomongnya "tanya Eva pada Kayla.


"Eh, emm itu tadi Kayla pas kesana salah ruangan jadi Kayla bulak balik cari ruangan om itu, yaa itu deh Kayla jadi capek" ucap Kayla beralasan.


Eva yang melihat gelagat anaknya itu hanya mengangkat satu alisnya, sambil menyipitkan matanya melihat Kayla, Kayla yang ditatap seperti itu pun gugub dibuatnya ia tak tau lagi harus ngomong apa.


"Udah-udah gak usah tatap tatapan begitu kayak anak kecil aja" ucap Dion menegahi mereka.


"Habisnya mencurigakan anak kamu pi" ujar Eva.


"Anak kamu juga mi" ucap Dion menjawab pertanyaan istrinya itu.


"Eh iyaa hohoho"


"Mihh Kayla kan udah nganterin makanan om kesayangan mami itu, sekarang Kayla mau hp Kayla balik mana mih" ucap Kayla menagih hpnya.


"Huss Kayla kamu gak boleh nyebut calon suami kamu dengan sebutan itu, nanti dikira kamu keponakanya" ujar Eva menepuk mulut Kayla.


"Biarin, kan om itu tua sekali bagi Kayla" ucap Kayla dengan gamblangnya.


"Anak ini kalo diomongin"


"Udah mih jangan marah-marah, inget rencana kita nanti malam jangan buat Kayla marah, trus gak mau ikut kita nanti" ucap Dion dengan nada berbisik ditelinga Eva.


"Iya-iya pahh huhh untung... kalau bukan soal nanti malem mami pastikan Kayla dapat jeweran dari mami" ucap Eva sambil mengelus dadanya pertanda harus bersabar menghadapi Kayla, Dion yang melihat tingkah istrinya itu hanya mengelekngkan kepalanya.


"Nihh.... Inget yaa nanti malem ikut mami sama papi jangan lupa" ujar Eva akhirnya menyerah dan memberikan hp yang disitanya pada anaknya itu.


"Ish, dibilangin Kayla lagi capek, Kayla gak usah ikut aja yaah miii plissss" ucap Kayla sambil memohon pada maminya.


"No! no! no! harus ikut kalau engak nanti-" ucapan Eva dipotong oleh Kayla.


"Wahhh anak mami makin pinter pihhh bravoo" kata Eva sambil bertepuk tangan dan hal itu membuat Kayla tambah kesal.


"Pokoknya Kayla kamu harus ikut kita nanti gak boleh nolak titik" ujar Eva memaksa Kayla.


"Ihh mami kok maksa-maksa sih jangan ngatur gitu dong Mihh"


"Hehh kalau dibilangin orang tua gak boleh ngebantah"


"Udah-udah kalian ini ribut mulu kan papi jadi pusing liatnya" ucap Dion merasa frustrasi dibuatnya.


"Mami ituloh pihh gak mau ngalah sama anaknya" ucap Kayla merengek pada papinya itu.


"Udah sayang kamu nerima aja yaahhh, nanti papi kasi hadiah kalau kamu mau nurutin permintaan mami sama papi" ucap Dion sambil mengelus suray rambut Kayla.


"Beneran pihhhh mau kasih Kayla hadiah" tanya Kayla mengabaikan rasa kesalnya saat mendengarkan kata hadiah.


"Iya sayang papi janji kok, kalau Kayla mau nurut nanti papi kasih Kayla hadiah" kata papi dion meyakinkan Kayla agar bisa dirayu.


"Oke pihhhh kalau gitu nanti Kayla mau hadiahnya itu bawain oppa Jaehyun kesini ya pi" ucap Kayla diselingi binaran yang ada dimatanya.


Eva dan Dion yang mendengar permintaan anaknya itu hanya mengaga sambil melirik satu sama lain.


💙💙


Disisi lain.....


Devian yang tengah berkutat sibuk mengerjakan dokumen yang menumpuk itu, diganggu oleh suara bising dari hanponenya itu.


Drtdrtdrtdrtdrt....


Sedari tadi hp Devian berbunyi walau dibiarkan saja tetap tidak mau berhenti, Devian pun kesal dan melihat hpnya siapa geranga yang berani-braninya menelfonya saat ia sibuk bekerja. Ia melihat nama yang tertera pada hp gepengnya itu.


Mama❤️ is caling.......


Yahh tentu saja makhluk yang berani padanya itu tidak lain hanya mamanya.


"Halo mah ada apa?" ucap Devian menerima telfon dari mamanya sambil fokus pada laptopnya.


"Halo sayang kamu masih kerja ya" ucap laras.


"Iya mah... Kan mama tau sendiri Devian sibuk kenapa pake nelfon"


"Ih kamu ya mama loh ini yang nelfon" ujar laras dengan nada sedikit kesal.


"iya mama kenapa nelfon" ucap Devian mengalah.


"Nanti setelah kerja kamu dateng ya diapartemen milik papa kamu"


"Tumben mah emang ada acara apa disana?" tanya Devian pada mamanya.


"Udah pokoknya kamu harus dateng jangan ngurusin kerja mulu, sekali kali kamu tuh harus ada referesingnya pokoknya nanti malem mama tunggu gak boleh gak dateng titik"


Tuttttttt.......


Setelah berbicara begitu mama Devian langsung memetuskan sepihak telfonnya itu tanpa mendengar jawaban dari Devian.


Devian yang mendengar permintaan mamanya yang terkesan memaksa itu hanya mengelegkan kepala, ia lantas mengedikan bahunya tak peduli dan memilih berkutat lagi pada laptopnya.


.


.


.


Tbc.


Komen lahh wahai para pembaca janganlah kalian mengabaikan saiya^_^ udah gak punya ayang diabaikan pula ngenes banget sih author satu ini aokaok🤣🤣