Memory Of Love

Memory Of Love
Chapter 3



Besok paginya,Rea menuruni tangganya dengan mengenakan seragam sekolah,dia siap berangkat sekolah.Dia berjalan menuju meja makan,dan sarapan bersama ayah dan bunda.Setelah sarapan,rea pamit ke orangtuanya ke sekolah.Tapi,saat didepan rumahnya,dia melihat sebuah motor berada didepan rumahnya,pengemudinya bersandar disisi lain motor sehingga rea tidak tau siapa dia.Dia pun mendekat


"Hey,Lo salah alamat ya?"saat orang itu berbalik dan membuka helmnya, ternyata dia Kei


"Lo kenapa disini?"


"Ya gue mau anter Lo ke sekolah lah"


Rea berdengus,kenapa sih ni cowok selalu menganggunya terus?


"Gk usah,gue bisa jalan"Tanpa menghiraukan kei,dia berjalan meninggalkan kei.Gk lama kemudian,kei menyusulnya dengan motor,dia melirik jam ditangannya


"Lo yakin gk mau bareng?ini udah hampir telat loh"Rea kaget karena tadi dia liat masih jam 6.30.Dia pun berhenti dan menoleh ke kei,kei pun berhenti


"Jadi?gimana?mau gk?"Dia menyodorkan helmnya ke Rea,Rea pun menerimanya dengan terpaksa"daripada telat"batinnya,dia pun mengenakan helmnya dan naik ke motor kei.Kei pun langsung melaju motornya.Saat sampai digerbang sekolah,rea kaget karena sekolah masih sepi,gk terlalu sepi sih.Dia baru sadar kalo kei menipunya.Saat kei memakirkan motornya,rea turun dari motor kei


"Lo nipu gue?"Pertanyaan rea hanya dibalas senyum oleh kei,dia melepas helmnya,dengan kesal rea melepas helmnya dan membantingnya ke tanah,untung aja tanahnya berupa rumput.Dia langsung berjalan meninggalkan kei,sementara kei dengan senyumnya menatap Rea"walaupun Lo jutek,Lo beda dari cewek yang pernah gue temui re.yah...walaupun sikap Lo kadang bikin gue sebel,tapi gue yakin Lo akan tergila-gila dengan gue"batinnya,dan dia berjalan ke kelasnya.


selama pelajaran,Rea benar-benar tidak bisa fokus,karena Kei terus menatapnya


"Aduh...bisa gk sih gk usah Mandang gue kyk gitu"batinnya.Angel sedari tadi menyadari sikap Rea,berbisik"Lo kenapa sih re?kok aneh gini?"Rea hanya menggeleng.Dia pun berusaha untuk fokus ke pelajaran.


Waktu istirahat tiba,Rea dan angel sedang makan dikantin,lalu Sarah datang dan mengebrak meja tempat Rea dan Angel tempati.Semua murid dikantin menoleh ke arah suara itu.sarah menatap tajam ke rea.Rea kaget dan berdiri,kemudian menatap Sarah


"Ada hubungan apa Lo dengan kei?"Rea hanya menatapnya heran


"Lo kesini,gebrak meja gue,minta perhatian semua murid disini hanya untuk nanya itu?hanya nanya cowok itu"


Sarah sedikit kaget dengan respon rea,dia menarik kerah baju rea


"HANYA?heh Lo gk tau gue siapa?"Rea hanya menggeleng santai yang membuat Sarah geram dengan kelakuan Rea.Dia pun mendorong rea hingga dia terbentur tembok,kepalanya juga ikut terbentur sehingga dia meringis,semua orang disana mulai ribut.Mereka mengelilingi Sarah dan Rea


Sementara itu,kei sedang didepan toilet,menemani Celo"Woy,cepetan,gue paper nih,waktu istirahat tinggal 15 menit lagi"Kei melirik jam tangannya sambil melihat sekitanya.Lalu salah seorang siswi berlari ketakutan,kei pun menghentikannya"Hei,Lo kenapa?"siswi itu menunjuk ke kantin yang ternyata gk jauh dari toilet cowok


"Sarah berkelahi"alis kei tertaut,perasaanya tiba-tiba tidak enak"Apa jangan-jangan...."Dia langsung pergi menuju kantin.Saat dia sampai dikantin,dia melihat segerombol orang,lalu naik ke salah satu kursi kantin dan melihat Sarah menyudutkan Rea ke tembok,dia melihat Rea seperti nahan sakit.Emosinya seketika menarik,dia pun turun dan menerobos orang-orang,hingga sampai dibarisan depan


"Ingat ya gue ini ceweknya kei,Lo jangan berani"deketin dia,Lo akan menyesal kalo Lo deketin dia,paham Lo?"Rea gk bisa fokus karena kepalanya sakit akibat benturan itu.Pandangannya memburam.Lalu cekalan sarah ditahan seseorang,saat Sarah berbalik,dia melihat....kei dengan tatapan tajam dan dingin menatap Sarah


"lepasin tangan Lo"Dia mengeras cekalan tangannya ditangan Sarah,membuat Sarah kesakitan lalu melepas cekalannya pada Rea.Kei pun melepas tangannya lalu menarik Rea hingga dia dibelakang kei


"Ihh kei sayang,kamu kenapa gitu ke aku"Sarah memajukan bibirnya


"Apa Lo bilang?sayang?heh sorry ya gk boleh ada yang manggil gue sayang kecuali Rea"Sarah dan murid dikantin kaget dengar perkataan kei,Rea juga kaget walapun kepalanya sakit


Kei menatap Sarah dengan tatapan kaget


"gue pacar Lo?sejak kapan?ngigau Lo,sekarang pacar gue adalah Rea"suasana kantin langsung ribut setelah kei mengatakan hal itu.Rea pun membulatkan matanya,lalu dengan sisa tenaganya,dia mendorong kei


"Hei sejak kapan Lo jadi pacar gue?Lo pikir gue mau?gk.Gue gk mau jadi pacar Lo"Rea berusaha untuk meninggalkan kantin,tapi karena sakit yang menyerang kepalanya luar biasa sakitnya.Dia berusaha melawan,lalu tangannya ditahan kei"Gue bawa Lo ke UKS ya"Rea menepis tangannya,lalu menatap kei


"Gue gk perlu bantuan Lo"saat dia hendak melangkah,pandangannya buram,hingga dia tidak tahan,lalu tumbang dan semuanya jadi gelap


Mata Rea mengerjap bekali-kali,berusaha menyadarkannya,dia pun melihat kei,lagi tertidur di sofa yang tidak jauh dari kasur UKS.Kei pun membuka matanya dan melihat Rea


"Rea,Lo udah sadar?"Dia mendekat ke ranjang,Rea melihat sekitar,kepalanya masih pusing


"ini udah jam berapa?"Dia memegangi kepalanya.Kei melirik jam tangannya"Jam 4"Otomatis Rea membulatkan matanya,berarti sekolah udah bubar 1 jam yang lalu,dia pun hendak berangkat.Tapi kepalanya masih pusing,sehingga dia hendak jatuh,untung kei dengan sigap menangkapnya,mereka bertatapan sesaat.Kei menatap manik mata Rea,seketika buat jantungnya berdebar.Rea menjauhkan kei,lalu berusaha bangkit lagi.Tapi sia-sia.Kei pun membungkuk menghadap depan"naik ke punggung gue,Lo pasti gk kuat berdiri"


"Gk usah"Rea menolak.Tapi kei bersikeras


"Re,please.Walaupun gue gini,tapi gue gk akan tega liat cewek kyk gini,apalagi cewek itu Lo"seketika jantung Rea tersesak"kata-kata itu..."


"Ayo naik,gue antar Lo pulang"Cowok itu membungkuk didepan Rea


"apaan sih? Gk usah ah"Rea menolak,tapi cowok itu masih tetap pada posisinya


"Re,please.Walaupun gue gini,gue gk akan tega liat cewek kyk gini,apalagi cewek itu Lo"Rea tersipu malu,dan menuruti cowok itu.Dia memeluk leher cowok itu,lalu mereka berjalan menuju halte


"Ugh..ternyata Lo berat juga"Rea pun memukul cowok itu"ihhhh...nyebelin,ngambek gue"Cowok itu terkekeh


"Ngambek nih,kalo gitu gue turunin Lo disini ya"Rea pun langsung menggeleng"Gk mau"


"Makanya jangan ribut,diam aja,oke"Rea pun mengangguk sambil memajukan bibirnya.


Rea masih menatap kei dengan tatapan kaget,lalu lamunannya buyar saat kei memanggilnya"woy"dia menjentikkan jarinya"Lo kenapa?kok bengong,ayo,cepetan pegel nih lama-lama punggung gue"Rea pun menurut,setelah dia naik,kei pun berjalan,kei pun mengantar Rea ke rumahnya


Saat sampai dirumah Rea,dia hanya menyerahkan helmnya dan berbalik


"Gk ada bilang apapun nih?setelah gue yang nolong Lo?"Kei memandang arah lain.Rea hanya diam dan langsung masuk kerumahnya.Kei yang merasa gk dapat jawaban dari Rea langsung noleh ke Rea yang baru membuka pagarnya.Kei menggeleng,dengan tingkah laku Rea,tapi saat Rea hendak menutup pintu pagarnya,kei melihat bunda rea,dia memicingkan matanya


"kok kyk kenal ya"Saat dia hendak memastikan lagi,sayang sekali Rea sudah menutup pintu pagarnya


"Apa tadi?ah gue khayal kali, gk mungkin dia ada disini"kei pun memakai helmnya dan langsung ke rumahnya