Mafia King VS Badgirl

Mafia King VS Badgirl
Kiss pagi



"dan apa kau akan tetap memanggil ku dengan sebutan om"tanya Vian sambil mencium rambut Gretta yang sudah menjadi tagi nya.


"tentu saja,aku suka memanggil sebutan om"ucap Gretta yang berusaha melepas kan pelukan Vian.


"baik lah jika gadis kecil ku,suka memanggil dengan sebutan itu,aku mengijin kan nya"ucap nya mengalah.


''om bisa kah kau melepas kan ku,aku tidak bisa tidur begini''ucap Gretta tapi Vian sama sekali tak melepas kan pelukan nya.


''kau harus bisa tidur begini dan harus terbiasa,setiap kau tidur aku akan memeluk mu begini''ucap Vian yang merasa nyaman memeluk istri kecil nya itu.


"dasar pria mesum"gumam gretta mengalah karna ia juga sudah mengantuk,wajah nya hanya bisa di benam kan di dada bidang Vian.


"wangi tubuh nya nyaman sekali"gumam Gretta yang membenam kan wajah nya.


....


"good morning"ucap Vian saat Gretta membuka mata nya.


Gretta melotot karna Vian mencium bibir nya.


"apa yang kau lakukan!!"kesal Gretta.


"kiss pagi"jawab Vian polos.


"dan seterus nya kiss pagi harus di lakukan setiap hari"ucap Vian tersenyum licik.


"dasar om om mesum aku tidak akan pernah melakukan nya"ucap Gretta mendorong Vian,dan bangkit dari tempat tidur berlari ke kamar mandi.


....


"aku gak sempat sarapan,ayo buruan nanti telat"ucap Gretta melihat jam tangan nya.


Vian memutar tubuh Gretta dan membuka tas nya.


"apa yang kau massukkan ke dalam tas ku?"tanya Gretta bingung.


"sarapan,jangan lupa memakan nya saat sampai di sekolah mengerti"ucap Vian dengan mata tajam.


Gretta membuat mata nya malas.


"aku mengerti,aku mengerti"jawab nya.


"pulang sekolah nanti,aku yang akan menjemput mu,selain aku jangan mau,hanya aku,mengerti"tegas Vian.


"iya iya"jawab Gretta malas.


....


Saat sampai di depan sekolah Gretta yang akan keluar dari mobil di tahan oleh Vian.


"apa lagi?"tanya Gretta malas menoleh ke arah Vian,tapi seketika mata nya melotot karna lagi lagi Vian mencium bibir nya.


"pria mesum"geram Gretta mengigit bibir Vian dan mendorong nya,segera membuka pintu mobil dan berlari.


Vian tersenyum sambil menggeleng kan kepala melihat tingkah istri kecil nya itu,dan segera melajukan mobil meninggal kan sekolah itu.


....


Gretta berjalan terburu buru menuju kelas karna kelas nya berada paling ujung,ia sedikit heran karna tak ada satu pun siswa yang ia lewati kemudian ia mendekat kearah lapangan semua siswa dan guru serta kepala sekolah berbaris di sana seperti menyambut seoarang putri.


"KAMI SEMUA MINTA MAAF GRETTA KAMI SALAH!!!!!!"ucap semua siswa.


"KAMI BERJANJI TIDAK AKAN MELAKUKAN NYA LAGI!!!!"ucap para murid itu semua menunduk memberi hormat pada Gretta.


Gretta mengerut kan kening nya heran


"Gretta maaf kami tidak menyelidiki terlebih dulu apa yang terjadi antara kau dan Zahra dan apa yang di lakukan para murid ini"Ucap kepala sekolah.


"sebenar nya apa yang telah terjadi"gumam Gretta heran.


"Gretta apa kau akan memaaf kan kami semua?"tanya kepala sekolah lagi.


"Baik lah aku memaaf kan kalian semua,sekarang beri aku jalan"ucap Gretta membuat mereka membuka barisan untuk jalan Gretta.


.....


Saat istirahat Gretta yang merasa keroncongan mengingat sesuatu yang di massukkan Vian ke dalam tas nya.


Ia tertawa Kecil melihat bekal nya,yang kebanyakan sayur,padahal diri nya sendiri tidak suka sayur.


''cieeee yang bawa bekal''goda justin sebangku Gretta.


''iri bilang boss''ketus Gretta melahap makanan nya.


''mmmm....ternyata rasa sayur lumayan juga"gumam Gretta menikmati.


"sebenar nya aku tau siapa suami mu"ucap justin sedikit khawatir.


"kau tau atau tidak apa peduli ku"ketus Gretta lagi.


"apa kau tau siapa suami mu"tanya Justin menatap Gretta serius.


"Alvian Fu pekerjaan seoarang tentara memiliki gelar sebagai letnan"ucap Gretta.


Justin tampak bingung


"ya sudah lah"gumam Justin.


....


Saat pulang sekolah Seperti biasa Gretta menunggu di depan gerbang.


sebuah mobil berhenti di depan Gretta.


"non,Tuan menyuruh saya menjemput nona,karna tuan sedang ada tugas"ucap supir mobil itu.


"Om itu bilang dia yang bakal jemput,tapi kok malah supir, gkpp lah toh ini juga supir pribadi nya setiap hari"gumam Gretta masuk ke dalam mobil itu.


....


"pak sebentar,ini kan bukan jalan ke rumah"ucap Gretta curiga.


"ini jalan pemotongan non"jawab supir itu terus melajukan mobil.


"bukan kah ini jalan buntu"gumam nya


Gretta teringat perkataan Vian tadi pagi yang mengatakan hanya iya yang akan menjemput nya.


"aku mengerti sekarang"gumam Gretta menyeringai mencari sesatu benda tajam.


"berhenti"ucap Gretta melettakan penggaris besi milik nya di leher sang supir.


"a...a..apa yang kau lakukan non"ucap supir itu gemetar.


"apa kau percaya pak,hanya dengan penggaris ini aku bisa membunuh orang"ucap Gretta melettakkan sudut penggaris itu ke leher nya.


"ba....ba...baik"ucap supir itu ngos ngosan karna ketakutan.


"sekarang putar balik ke rumah,jika kau berani macam macam kau akan mati"ancam Gretta lagi.


Dengan ketakutan Supir itu memutar balik mobil.


....


Vian yang akan masuk ke mobil dengan buru buru.


tiba tiba sebuah mobil masuk ke dalam gerbang dan terlihat Gretta yang turun dengan keadaan baik baik saja.


"gadis kecil ku,kau baik baik saja,apa mereka melukai mu"ucap nya langsung memeluk erat Gretta mencium rambut nya.


"om aku baik baik saja"ucap Gretta tanpa membalas pelukan Vian.