Mafia King VS Badgirl

Mafia King VS Badgirl
Membawa Pria lain ke rumah



di sekolah Gretta terus membayang kan kejadian tadi pagi.


''memaluk kan sekali'' gumam Gretta mengusap wajah nya kasar.


"woi Grett minggu depan kita bakal ujian kelulusan,lho udah siap siap belum?"tanya justin duduk di samping Gretta.


"tapi otot perut nya itu seksi sekali,aku bahkan ingin memegang nya lagi benar benar seksi sekali,apa yang ku pikir kan ini" gumam Gretta memukul mukul wajah nya iya sama sekali tidak mendengar perkataan justin.


"Gretta!!!"teriak Justin di telinga Gretta.


"aku ingin menyentuh nyaaaa!!!!!"teriak Gretta tanpa sadar dan menonjok wajah bulek Justin.


justin yang kena tonjok meringis kesakitan sambil memegangi wajah nya yang memar.


"apa apaan sih Gret"lirih nya kesakitan.


"maka nya jangan main teriak teriak di telinga orang"kesal Gretta.


"lhu sih gak dengarin gue ngomong"ketus justin yang masih memegangi wajah nya.


"hehe,sory sory gue kan gak sengaja"ucap Gretta cengengesan menggaruk kepala nya.


"gue bilang kita bakal ujian kelulusan 2 minggu lagi"ucap justin cemberut masih memegangi wajah nya.


"apaaaa!!!!!!"teriak Gretta respon menampar wajah justin karna terkejut.


"huaaaaa Grett!!"tangis justin membuat semua siswa di sana cekikan karna ekspresi tangis justin.


"yah yah yah gue gak sengaja sumpah"ucap Gretta merasa bersalah.


"liat nih pipi kanan gue memar,pipi kiri gue merah"ucap Justin.


"ya maap,sebagai pertanda perminta maafin gue,gimana kalau gue teraktirin 1 minggu"ucap Gretta membuat justin berbinar.


"beneren lho"ucap justin yang di anggukan semangat oleh Gretta.


"ya udah gue maafin"ucap justin senang.


"1 lagi,lhu ajarin gue setiap mata pelajaran ya"ucap Gretta memohon.


"ya ellah kalau soal belajar mah gampang sama temen sendiri masak iya di tolak asal kan ekhem"ucap justin tersenyum licik memperbaiki kaca mata bulat nya.


"hmm ya ya tenang aja kalau soal makan mah gampang,pelayan di rumah gue koki terhandal"ucap Gretta.


"asiiik makan gratis kalau gitu deal ya"ucap justin menjabat tangan Gretta.


....


pulang sekolah Gretta,justin duduk di depan gerbang menunggu Vian.


sebuah mobil keren berhenti tepat di depan mereka.


"anda adalah nona muda Gretta bukan?"tanya pria itu dingin.


"iya kenapa?"tanya Gretta menatap tajam orang itu.


"Gretta orang ini tampan tapi kenapa terlihat menakut kan"bisik justin ketakutan.


"saya asisten pribadi tuan Alvian FU"jawab pria itu membuka pintu mobil dengan sedikit membungkuk.


Drrrt....drttt.....


handphone Gretta tiba tiba berdering,iya langsung mengangkat nya.


"om apa kau menyuruh seseoarng menjemput ku"tanya Gretta pada orang di balik telfon


"istri kecil ku jangan takut,orang yang menjemput mu adalah asisten ku,aku sedang ada urusan"ucap Vian.


"baik lah"jawab Gretta dan langsung memutus kan sambungan telfon.


"ayo"ajak Gretta menarik tangan justin untuk masuk mobil.


justin menelan salvina nya ketakutan dan gugup.


"tapi dia teman ku,dan dia mau mengajari ku pr sekolah"jelas Gretta.


"baik lah,silah kan duduk di depan"ucap pria itu pada justin.


....


Gretta duduk di belakang sedang kan justin duduk di samping pria dingin itu.


"nona muda,nama saya Zack asisten pribadi tuan Alvian"ucap Pria itu membuka suara.


"apa seorang letnan juga membutuh kan asisten pribadi"tanya Gretta menaikan alis nya sebelah.


"iya nona"jawab nya.


"jangan panggil aku nona"ketus Gretta.


"itu sudah seharus nya nona,karna anda adalah istri tuan kami,dan anda adalah nona masa depan kami untuk selama nya"ucap nya.


"hm terserah kau saja"ketus Gretta mengalah dan memilih untuk menatap keluar jendela.


sedang kan justin sudah keringat dingin di samping Zack.


.....


mereka sampai di sebuah rumah yang megah dan mewah bak istana.


justin sangat terpukau dengan keindahan di depan mata nya itu.


zack membuka pintu mobil untuk Gretta.


....


"ternyata kau pintar juga ya,baru di ajari sebentar sudah paham"Ucap justin.


"hehe iya lah"lanjut Gretta sombong.


"ternyata dari dulu gue punya teman yang cantik"ucap justin tersenyum.


"dasar si cupu baru nyadar lho"ejek Gretta.


justin adalah sahabat Gretta sekali gus teman sebangku nya sejak smp,mereka mulai berteman sejak sekolah dasar waktu itu Gretta adalah murid baru.


Tetapi kepribadian mereka bertolak belakang


Gretta orang yang ceria dan jahil suka buat onar,mudah bergaul ambisius dan apa yang ia mau harus di penuhi.


sedang kan justin adalah orang yang pendiam cupu kutu buku pemalu tidak suka bergaul,iya hanya mau berteman dan berbicara pada Gretta.


"udah sore gue pulang dulu ya"pamit justin


"oke,bentar gue nyuruh supir nganterin lho"ucap Gretta tapi dengan cepat Justin menolak nya dengan alasan,iya sudah menyuruh ayah nya untuk menjemput.


"kenapa justin tidak pernah mengajak atau mengijin kan ku kerumah nya ya,selama berteman dengan nya aku bahkan tidak tau tempat tinggal nya di mana"gumam Gretta.


....


''kenapa aku tidak bisa tidur''gumam Gretta memeluk guling nya.


''apa mungkin aku sudah terbiasa dengan dia di samping ku'' gumam Gretta.


tiba tiba iya merasa seseorang menindih tubuh nya,dan iya semakin terkejut karna orang itu memasukkan tangan nya ke dalam pakaian nya.


"menyingkir"ucap Gretta berusaha mendorong tubuh itu,iya tidak bisa melihat jelas wajah nya,karna semua lampu iya matikan.


"gadis kecil ku,kau membawa pria lain ke rumah kita,aku hanya ingin memeriksa tubuh mu,"bisik nya di telinga Gretta,dengan tangan nya yang mulai meraba perut rata Gretta.


like komen dong😢