
Vian tertegun melihat Gretta keluar dari ruang ganti "perceft"hanya itu yang keluar daru mulut Vian karna masih tertegun akan kecantikan istri nya memakai gaun yang ia beri tadi.
Gretta menatap nanar Ia menjadi salting karna semua pandangan mengarah pada nya,apa lagi Vian yang sama sekali tidak berkedip.
"Apa tidak bagus?"tanya Gretta ragu ragu.
Vian tersadar dan langsung menarik Gretta ke pelukan nya.
"Sangat cantik"ucap Vian membuat Gretta semakin salting memaling kan wajah nya kemana mana.
"Rias istri ku"ucap Vian pada ahli make up yang berada di sana.
Segera mereka mempersilah kan Gretta duduk di depan meja rias,dan mulai merias Gretta.
Vian keluar dari ruangan itu,membuat Gretta lega,ia benar benar risih kalau harus terus di pandangi Vian.
"Kalau tidak pakai make up saja cantik,apa lagi kalau sudah memakai make nanti,nona pasti seperti seorang dewi"ucap tukang salon itu karna ia begitu kagum melihat kecantikan natural Gretta.
"Kau bisa saja"ucap Gretta tertawa karna ia merasa itu hanya candaan.
"Benar,kalian benar benar cocok dengan tuan,yang satu sangat cantik dan yang satu nya lagi sangat tampan benar benar pasangan yang serasi"tambah yang satu lagi.
****
"Ambil kan pakaian ku senada dengan gaun istri ku"ucap Vian pada seorang pelayan lelaki dan segera pelayan itu mencari pakaian untuk tuan nya.
setelah selesai dengan setelan jas nya Vian dengan tidak sabar nya kembali ke ruangan di mana Gretta di make up.
belum sempat ia masuk ke dalam ruangan itu,Gretta nampak keluar dengan gaya centil nya berjalan ke arah nyan membuat Vian ingin tertawa karna di apa apakan pu tetap imut.
Vian tersenyum sinis ke arah Gretta sesuatu sedang berada di pikiran nya untuk mengerjai istri imut nya itu,Gretta yang melihat senyuman suami nya yang tiba tiba sinis merasa akan ada sesuatu yang terjadi.
saat Gretta berjalan semakin mendekat,Vian langsung menarik tangan nya,dan memeluk pinggang Gretta.
''imut dan cantik''bisik Vian di telinga Gretta dan menggigit nya sedikit,membuat Gretta terkejut bukan main,dengan cepat ia mendorong Vian,tapi Sama sekali tidak bergerak membuat Para pelayan dan tukang salon itu senyum senyum.
''lepas kan aku,apa kau tidak tau malu,ada begitu banyak orang di sini''kesal Gretta malu.
''apa peduli ku,apa salah bermesraan dengan istri sendiri''cemberut Vian membuat ia terlihat imut,para pelayan butik dan tukang salon itu bersorak kecil karna melihat wajah pria tampan yang mereka kagumi sekarang begitu terlihat imut.
''simpan wajah imut mu,tidak usah tebar pesona''kesal Gretta tanpa sadar,entah kenapa ia cemburu dan tidak suka kalau perempuan lain menyukai suami nya.
''baik lah baik lah wajah ku dan seluruh tubuh ku adalah milik istri ku''ucap Vian bahagia mengetahui Gretta cemburu.
''baik lah ayo berangkat''ucap Vian mengulur kan tangan nya dan sedikit menunduk ke arah Gretta dengan senyum lembut nya,hati Gretta menjadi begitu meleleh dan menyerah kan tangan nya ke genggaman Vian.
****
para pengawal yang melihat tuan dan nona nya keluar dari rumah,segera membukakan pintu mobil dengan penuh hormat.
Zack yang melihat senyuman tuan dan nona nya ikut bahagia dan memasang kan sabuk pengaman nya dan segera melajukan mobil di mana tempat acara untuk Vian Gretta dan Benz.
mereka di kawal dengan banyak mobil dari depan dan belakang,layak nya seorang raja dan ratu.
Gretta menoleh ke arah Vian dan tersenyum.
****
saat sudah sampai di hotel di mana tempat acara,dengan acara yang mewah dan megah dan penyambutan yang megah juga.
Vian menggandeng tangan Gretta,mereka berdua berjalan di atas karpet merah,dengan orang orang yang berada di kanan dan kiri menyambut kedatangan mereka dengan terkagum kagum.
''mereka benar benar pasangan yang sangat cocok''
''benar''
''aku iri sekali''
''putri dari keluarga All bukan kah sangat cantik dan terlihat sangat cute''
''benar,sangat pantas bersanding dengan tuan muda FU''
ucap orang orang yang melihat Gretta dan Vian.
kedua orang tua Gretta dan Vian juga kakek besar FU yang melihat hal itu sangat bahagia,bahkan Lia mentikan air mata nya melihat putri nya bahagia.
''ayah,cucu mu Gretta sekarang sudah bahagia bersama Alfian,semoga papa juga bahagia di sana melihat semua ini''gumam Candra mengingat wajah sang ayah.
Benz yang berdiri di depan Cetrin bahagia melihat papa dan mama nya.
Gretta dan Vian menaiki panggung yang di dekorasi dengan indah dan megah,di mana keluarga ALL DAN FU sudah berada di panggung itu.
"terima kasih semua nya yang sudah berkenan dan ke acara ini,acara ini khusus untuk istri dan putra ku"ucap Vian menggunakan mikrofon yang sudah di siap kan,dan berjalan ke arah Benz,dan berjongkok menyetarai Benz.
"Putra papa"ucap Vian tersenyum lembut ke arah Benz.
"anak papa"ucap Benz membalas senyuman papa,Vian mencium pipi putra nya,dan menggandeng tangan putra nya,kemudian kembali berdiri di samping
BENZ umur 7 tahun