
"Maaf aku tidak meminta penjelasan mu terlebih dahulu,langsung menyalah kan mu dan menghukum mu"Ucap Vian.
"Kau tidak perlu minta maaf,bukan kah itu prinsip untuk orang Hebat, apa yang dia lihat itu lah kebenaran"Ucap Gretta.
"marah lah sepuas mu,jangan memendam dan menyalah kan diri mu sendiri,aku yang salah,tolong marahi aku sepuas mu pukul aku''Ucap Vian.
''aku membenci muuu!!!!!''teriak Gretta menangis,air mata nya yang sedari tadi di tahan kini mengalir deras.
''tapi aku mencintai mu''ucap Vian terus memeluk Gretta.
''jika kau mencintai ku,kenapa kau lebih percaya dan menyayangi wanita itu,itu bukan cinta''tanya Gretta dengan isakan tangis.
''aku tidak menyayangi nya,dan mulai sekarang aku akan selalu percaya pada mu,dan sekarang juga,aku akan mengantar kan nya ke rumah sakit,agar dia tidak berada di rumah kita''ucap Vian meyakin kan istri kecil nya itu.
''Oke''ucap Vian menghapus air mata Gretta yang mengalir deras di wajah nya.
''Terserah''ucap Gretta memaling kan wajah nya.
****
"kau mau mengusir ku dari sini? kenapa"tanya Viana sedih.
"karna ini bukan tempat penginapan,kau sakit seharus nya di rawat di rumah sakit,dan aku tidak mau gara gara ini,hubungan ku dengan istri ku berantakan''ucap Vian tegas dan merangkul Pinggang Gretta.
Viana menitikan air mata nya.
''baik lah,terima kasih kalian telah merawat ku beberapa hari ini,dan maaf jika kehadiran ku membuat hubungan kalian terganggu''ucap Viana.
''Antar dia ke rumah sakit''ucap Vian pada supir nya.
''apa kau bersungguh sungguh vi?'' tanya viana pada diri nya sendiri,memegangi dada nya yang sakit.
bruk...
Viana ambruk ke lantai tak sadar kan diri.
"cepat bawa dia ke rumah sakit"ucap Vian pada supir nya.
Gretta memperhatikan wajah Vian yang tetap datar dan dingin.
****
"Maaf ya gadis kecil,aku benar benar minta maaf"ucap Vian menarik ke dua telinga nya hingga merah,dengan wajah imut yang di buat buat.
"aku tidak mau,ini sudah terlanjur sakit"ucap Gretta cemberut menunjuk dada nya.
"hmmm....bagaimana agar istri kecil ku ini,memaaf kan suami tampan nya ini?"tanya Vian terus menarik telinga nya.
"tidak tau"ucap Gretta ketus.
"baik lah,aku yang akan menentukan"Ucap Vian menggendong Gretta ala bridle style.
"lepas kan aku!!!"teriak Gretta meronta.
***
VISUAL GRETTA ALL
VISUAL ALVIAN FU
VISUAL VIANA
****
mendengar itu Gretra menjadi tersipu,pasal nya ia belum pernah memakai gaun,selain di hari pernikahan.
mereka sampai di restoran mahal Negara itu,tetapi tidak ada satu orang pun selain dari pengawal dan pegawai restoran.
"kenapa tidak ada orang sama sekali?"tanya Grett khawatir.
"karna malam ini hanya untuk kita berdua"ucap Vian memegang wajah Gretta.
Seorang pegawai mempersilah kan mereka berdua duduk di kursi yang mewah,dan dengan iringan musik yang membuat hati damai.
"maaf kan aku,aku sama sekali tidak mendengar penjelasan mu istri kecil ku''ucap Vian memegang tangan Gretta dengan wajah memohon.
''tidak apa apa,semua manusia memang tidak pernah lepas dari khilaf''ucap Gretta tersenyum lembut.
''Apa itu arti nya istri ku sudah memaaf kan suami nya ini''ucap Vian tidak percaya,dan di anggukan Gretta.
''Terima kasih''ucap Vian dengan hati lega dan bahagia.
malam itu,dengan suasana romantis membuat hubungan kedua nya semakin erat.
****
''good morning''ucap Gretta memberi kiss pagi .
''belum cukup''ucap Vian tetap memejam kan mata nya.
''modus buaya''sinis Gretta menjauh dari Vian.
''apa tidak bisa modus pada istri sendiri''ucap Vian menarik tangan Gretta,hingga Gretta merangkak di atas tubuh nya.
cup...
Vian bergantian memberi kiss dengan waktu yang lama.
''dasar mesum''gumam Gretta mengigit bibir Vian sampai berdarah.
''gadis kecil''Ucap Vian meringis kesakitan.
Sedang kan Gretta cepat cepat keluar dari kamar itu.
****
Gretta yang berlari dari kamar menuruni tangga terkejut melihat beberapa orang duduk di ruang tamu.
''Gretta sayang kemari''panggil Cetrin mama alvian.
''akh ia tante''Gretta menggaruk kepala nya canggung.
''astaga,apa nilai nya aku di mata mereka,jam segini baru bangun'' Gumam Gretta canggung.
"kok tante sih,kamu kan udah jadi menantu kita,jadi panggil mama papa"ucap Cetrin menyentuh bahu suami nya.
"Alvian kemari sayang "ajak mama melihat Vian turun tangga.
Vian dengan wajah datar duduk di sebelah Gretta.
"papa dapat laporan kalau kamu membawa wanita itu kemari bukan?"tanya kakek menatap tajam Vian.
"Jika kau masih menyukai perempuan itu,tinggal kan cucuk ku Gretta dan pergi dari sini"ucap Kakek tegas.
"siapa sebenar nya kak Viana kenapa sampai,keluarga Fu tau nama kak Viana,bahkan seperti mengenal nya"Gumam Gretta.
"Kakek,tidak berhak menyuruh ku untuk meninggal kan istri ku,dan aku tau membawa wanita itu kemari memang salah ku,aku benar benar minta maaf,tapi aku tidak akan pernah meninggal kan istri ku meski kalian meminta nya"ucap Vian tegas memeluk pinggang Gretta.
"kenapa orang ini memeluk ku di depan orang tua begini" Gumam Gretta malu.
LIKE KOMEN NYA DONG