Mafia King VS Badgirl

Mafia King VS Badgirl
part 77



''ekhem"dehem Vian berdiri di belakang Gretta dan Benz.


''ma aku masuk dulu''ucap Benz berjalan masuk kedalam rumah meninggal kan Vian dan Gretta.


****


"aku tidak akan membantu nya jika istri ku tidak menyetujui nya"ucap Vian duduk di samping Gretta.


"oh"hanya itu yang keluar dari mulut Gretta dan berdiri ingin meninggal kan Vian sendiri.


tapi Vian menarik tangan nya.


"duduk"ucap Vian dengan nada suara yang tidak bisa di bantah.


Gretta memutar bola mata nya malas,dan kembali duduk.


Vian tersenyum dan menyandar kan kepala nya di bahu Gretta.


"apa kau mencintai ku?''tanya Vian dengan nada serius namun tetap menyandar kan kepala nya di bahu Gretta.


Gretta merasakan jantung nya berdetak kencang,saat Vian mengatakan itu.


"apa apaan jantung ku ini"gumam Gretta kesal dengan jantung nya sendiri.


"tidak...tentu saja tidak"ucap Gretta dengan gagap.


Vian tersenyum kala mendengar detak jantung Gretta yang sangat kencang.


"lain di mulut lain di hati"ucap Vian membuat Gretta membulat kan mata nya,merasakan tangan Vian berada di dada nya.


Vian merasakan detak jantung Gretta yang benar benar berdetak kencang.


"apa apa kau!!!"kesal Gretta menepis tangan Vian,namun mata nya kembali membulat merasakan benda kenyal nya di sentuh Vian.


"aaaaaaakh!!!!!"teriak Gretta berlonjak dari duduk nya,membuat Vian kaget.


"kau!!!menyentuh ku!!"teriak Gretta menutupi dada nya denga kedu tangan nya sambil mundur menjauh dari Vian.


"kau sendiri yang menepis tangan ku,dan menepis nya ke arah itu"ucap Vian dengan wajah polos nya menunjuk sesuatu yang di balik tangan Gretta.


"Brengseeeek!!!"teriak Gretta semakin menjauh dari Vian memejam kan mata nya karna merasa terleceh kan,tapi tiba tiba saja tangan nya di tarik dan merasakan pinggang nya sudah berada di pelukan Vian.


ia membuka mata nya perlahan,mata indah nya kini terbuka lebar melihat wajah Vian yang benar benar dekat dengan Vian,hidung mereka sekarang sudah bersentuhan,membuat jantung kedua nya berdebar kencang saling bersahutan.


"aku sangat mencintai mu,percaya pada ku,aku tidak akan mencintai wanita lain nya"ucap Vian memeluk erat tubuh Gretta.


Gretta terdiam membeku,ia sedikit tersentuh dengan ucapan Vian.


"Viana bukan lah siapa siapa di antara hubungan kita,jadi percaya lah pada ku,tidak akan ada yang menggantikan mu di hati ku pliss yakin pada ku okey''ucap Vian sekarang memegang wajah Gretta dengan lembut.


''oh,ya,''ucap Gretta dengan mata malas nya menatap Vian,ia seperti tidak merasakan apa pun dengan kata kata Vian.


pfffft...


Vian tertawa melihat ekspresi wajah istri nya itu,yang sangat datar.


''kau masih saja sama seperti yang dulu,terima kasih tidak berubah''ucap Vian mencium bibir Gretta sekilas.


"jangan bengong begitu,kita masuk yuk,panas gini"ucap Vian menarik tangan Gretta yang masih berdiri.


Gretta membiar kan tangan nya di tarik begitu saja.


***


Saat memasuki ruangan tengah,mereka di kejut kan dengan kedatangan kedua orang tua yang paruh baya sedang senyum senyum memperhatikan mereka.


"mama papa"ucap Vian dan Gretta bersamaan,membuat dua orang tua itu tersenyum.


"ekhem ekhem seperti nya kami datang di waktu yang tidak tepat"ucap Cetrin dengan mengedip kan mata ke arah Vian.


Gretta langsung melepas kan tangan Vian yang ternyata masih memegang tangan nya erat.


"kenapa gk bilang bilang datang kemari ma"ucap Gretta merasa canggung.


"Gretta kemari duduk di dekat mama"ucap Lia tersenyum.


"tidak usah Lia,aa..Gretta sayang duduk di dekat mama aja sini"ucap Cetrin tersenyum lembut.


Gretta jadi bingung sendiri


"Gretta aku ini mama kandung mu kemari lah"ucap Lia menatap Cetrin sinis.


"ahaha baik lah baik lah Gretta sayang sini duduk di tengah tengah kami"ucap Cetrin duduk semakin berdekatan dengan Lia.


Gretta langsung duduk di tengah tengah mama nya dan mama mertua nya.


Pram dan Candra saling berpandangan dan menghela nafas bersamaan.


"Can,dari dulu kita sudah menjadi sahabat,sebaik nya sampai mati persahabatan kita jangan putus,saya minta maaf atas kejadian dulu"ucap Pram (papa Vian).


"iya,saya juga minta maaf"ucap Candra mereka berpelukan ala ala pria.


"Lia aku juga minta maaf ya"ucap Cetrin pada Lia.


"iya"ucap Lia tersenyum,melihat hal itu Gretta tersenyum bahagia ia langsung berdiri membiar kan kedua orang tua itu bercengkrama.


Vian menarik tangan Gretta dan memeluk pinggang nya dengan lembut.


****


"oh ia sebenar nya kedatangan kami kemari,untuk memberitahu kan kalau kami sudah membuat acara besar untuk Gretta dan Benz,sekalian untuk memperkenal kan Cucu ku Benz"ucap Pram berbicara dengan tegas.


Gretta sedikit terkejut mendengar hal itu,ia tidak percaya mereka akan melakukan hal itu.


"terima kasih pa"ucap Vian pada Pram.


"kami berharap,kedepan nya kehidupan rumah tangga kalian kedepan nya semakin membaik dan bahagia"ucap Candra pada pasangan itu.


"ia pa"ucap Gretta dan Vian bersamaan.


"mama papa!!!"teriak Benz berlari bahagia ke arah Gretta dan Vian,tapi ia terkejut melihat 4 orang tua yang sedang duduk dan sedang melihat ke arah nya dengan tatapan berbinar"