
''makasih nak Vian,kalau kau tidak ada aku tidak tau apa yang sudah terjadi pada putri ku''ucap Lia pada Vian.
''tidak masalah,bagaimana Gretta adalah istri ku dan Benz adalah putra kami''ucap Vian menatap sinis ke arah Fico.
''cih...''decih Fico merasa kesal dengan Vian.
sementara Candra bernafas lega,ia tidak peduli apa apa asal putri dan cucu nya selamat,ia tidak mempermasalah kan Vian.
''ma pa,Gretta akan istirahat''ucap Gretta menarik tangan Benz,merasakan Vian dan Fico mengeluar kana aura yang tidak menyenang kan.
''baik lah,mama akan menyiap kan sarapan kita dulu''ucap Lia ikut pergi dari ketiga pria itu.
****
"apa yang kau ingin kan,nak Vian?''tanya Candra duduk di sofa.
''saya tidak mengingin kan apa pun,saya hanya mengingin kan istri dan putra ku kembali dengan ku''ucap Vian dengan serius.
membuat Fico terkejut dan tidak terima.
''tidak aku tidak akan setuju''ucap Fico dengan suara lantang.
''aku tidak peduli kau setuju atau tidak''ucap Vian dengan dingin.
''paman,fikir kan lah baik baik''ucap Vian dan permisi pada Candra untuk pulang.
***
"pa,aku tidak akan setuju jika Gretta kembali bersama pria itu"ucap Fico pada papa nya.
"ya awal nya papa juga tidak setuju,tapi setelah papa fikir fikir,untuk kedepan nya tidak akan mudah,kau tau sendiri Benz,akan banyak orang yang mengingin kan nya,dan kau juga tidak akan bisa selama nya melindungi mereka karna kau juga akan memiliki keluarga,lagi pula memang benar adik mu masih istri sah nya,dan benz adalah putra kandung nya''ucap Candra dengan nafas berat,sebenar nya ia juga tidak rela apa lagi mengingat kejadian 7 tahun lalu,tapi ia juga tidak berfikiran sempit,karna putri dan cucu nya butuh perlindungan kuat.
Fico terdiam memang benar apa yang di katakan papa nya,tapi entah kenapa ia tidak rela.
Fico langsung meninggal kan papa nya sendiri di ruang tamu.
tes....
Gretta menetes kan air mata nya,ia mendengar semua pembicaraan mereka.
''apa aku harus kembali pada pria itu demi putra ku''gumam Gretta memegang dada nya yang terasa sesak apa lagi mengingat kejadian 7 tahun tahun silam.
****
Gretta mendorong Pintu kamar nya dan mendapati Benz yang duduk di sofa dengan bermain gawai.
ia kemudian duduk di samping Benz,dan tersenyum kala melihat Putra nya sedang membuat aplikasi.
"nanti lagi aja buat nya,mata bisa sakit jika terus melihat cahaya seperti ini terus"ucap Gretta mengambil gawai dari tangan Benz dan mematikan nya.
Benz menghembus kan nafas,nya perlahan memang benar apa kata mama nya itu.
****
"iya pa,mama juga mikir nya begitu,kita gk boleh egois begini"ucap Lia yang duduk bersama suami nya,mendiskusikan tentang Gretta dan Vian.
"kebahagian anak anak adalah kebahagian kita ma"ucap Candra mengsuap bahu istri nya,yang terlihat tidak rela.
Lia yang tadi nya menunduk mendongak dan tersenyum.
****
Cetrin terkejut melihat putra nya masuk ke kediaman ALL dengan wajah yang berbeda seperti biasa nya.
"apa dia sudah menemukan Cucu ku?"tanya Cetrin pada diri nya sendiri dan berjalan ke arah Vian.
"apa kau sudah menemukan cucu ku?"tanya Cetrin.
"aku sudah menemukan nya ma,bahkan aku juga sudah menemukan nya ma"ucap Vian dengan wajah yang berseri,membuat Cetrin bahagia dan langsung memeluk putra nya itu,bukan karna Vian mengatakan kalau dia sudah menemukan Benz,tapi karna Vian bahagia.
****
keeseokan pagi
"kenapa kita kemari?"tanya kakek All pram dan Cetrin.
"kalian juga akan tahu"ucap Vian misterius membuat ketiga orang tua itu bingung.
mereka sedikit canggung untuk masuk ke kediaman All,tapi Vian memaksa mereka.
****
keluarga FU sudah berada di ruang tamu bersama Candra dan Fico.
"sebenar nya apa yang terjadi sekarang"gumam Kakek FU.
"apa Vian ingin memperbaiki hungan keluarga Fu dan All"gumam pram.
"di mana Lia,aku sudah merindukan nya?"gumam Cetrin.
tetapi ketiga orang tua itu terkejut melihat perempuan cantik yang selama ini mereka kira sudah meninggal.
sontak membuat mereka berdiri,karna rasa keterkejutan dan tidak percaya,apa lagi melihat bocah yang di gandeng perempuan cantik itu.
"Gretta"ucap Cetrin menutup mulut nya tak percaya dengan apa yang ia lihat.
"pa apa ini sungguhan?apa perempuan itu adalah Gretta?"tanya Cetrin pada suami nya.
"aku juga belum yakin ma"ucap Pram.
mereka semua duduk begitupun Gretta,
Gretta tidak ingin menceritakan semua kejadian 7 tahun lalu,ia hanya diam tanpa berkata apa pun,sebenar nya ia tidak ingin kembali pada vian tapi entah kenapa dunia seperti memaksa nya.
***
setelah percakapan panjang keluarga akhir nya Gretta membuka suara.
"maaf,aku tidak setuju untuk kembali bersama Alfian FU"ucap Gretta dengan suara tegas dan langsung berlari dari kumpulan keluarga itu,berlari menaiki tangga menuju kamar nya.
membuat mereka semua terdiam dan tak mampu berkata apa apa lagi.
"apa tidak akan ada lagi kesempatan untuk kita kembali?"tanya Vian bagaikan tersayat sayat di hati nya,mendengar Gretta menolak untuk kembali bersama nya.
dukung author dengan like komen vote kalian