Mafia King VS Badgirl

Mafia King VS Badgirl
MARAH



"lepas''ucap Gretta berusaha melepas kan pria itu yang tak lain adalah Vian.


tapi tangan rian mulai kepunggung Gretta membuka pengait bra.


''tidak!!!! jangan !!!! kami tidak melakukan apa apa,dia hanya mengajari ku!!!!''teriak Gretta bulir bening keluar dari bola mata nya.


"tapi aku tidak percaya gadis kecil ku''ucap Vian menarik Bra gretta dari dalam pakaian dan membuang nya,sementara bibir nya sibuk mencumbu leher Gretta.


''aaaaakh tidak!!!''desah Gretta saat Vian meremas gunung kembar nya yang tidak cukup besar.


''hiks hiks hiks''Gretta menangis di bawah tubuh Vian hati nya begitu hancur tubuh nya yang bergetar.


Vian yang tersadar dan melihat Gretta menangis merasa bersalah,gadis yang berumur 17 tahun seperti istri nya itu tentu saja ketakutan jika di perlakukan seprti itu.


iya segera turun dari atas tubuh Gretta.


''maaf''ucap nya memeluk Gretta.


Gretta yang menangis dengan perasaan hancur mendorong Vian iya merasa jijik dengan perlakukan vian pada nya dan berlari masuk ke kamar mandi.


....


''hiks hiks hiks''Gretta menangis di bawah shower membersih kan seluruh tubuh nya sampai memerah,leher nya yang penuh dengan ****** membuat nya jijik dengan seluruh tubuh nya,menggosok nya sekuat mungkin.


iya membuat suhu air -50 membuat air shower terasa begitu dingin,iya membiar kan shower dengan suhu dingin itu menerpa tubuh nya.


1 jam Gretta dalam kamar mandi membuat Vian khawatir,iya mengambil kunci cadangan kamar mandi dan membuka nya.


melihat tubuh polos Gretta dengan tidak sadar kan diri duduk di bawah shower yang terus membasahi nya,dan tubuh yang memerah karna di gosok dengan kuat.


segera iya mematikan Shower itu dan mengambil handuk membalut tubuh Gretta dan mengangkat nya.


....


Gretta yang sudah lengkap dengan pakaian nya berbaring di kasur tidak sadar kan diri, dengan dokter yang memeriksa nya.


''bagaimana keadaan istri ku''tanya Vian pada dokter pribadi nya itu.


''suhu tubuh nona rendah,tapi jangan khawatir tuan,sebentar lagi mungkin nona akan sadar''ucap dokter itu menenangkan Vian yang begitu cemas.


''aku akan ke kamar sebelah''pamit dokter muda itu,iya sudah sering mengalami hal itu saat Vian memanggil nya kapan saja harus siap.


Vian mematikan AC dan duduk di kasur tepat nya di atas kepala Gretta yang tidak sadar kan diri.


''maaf,aku terlalu posesif''ucap Vian mencium kening Gretta dan ikut tertidur dengan posisi memeluk Gretta,tetapi iya tidak bisa tidur melihat Gretta yang belum pulih.


"aku lebih baik mati dari pada di sentuh oleh pria seperti mu hiks"ucap Gretta dengan mata terpejam.


Vian yang mendengar hal itu emosi,iya benar benar marah.


"kau lebih memelih mati dari pada di sentuh oleh ku gadis kecil"geram vian melepas kan pelukan nya dan berbalik membelakangi Gretta.


....


iya buru buru keluar dari kamar menuruni anak tangga.


''dimana istri ku?''tanya nya pada para pelayan yang ada di sana,tapi mereka mengatakan tidak melihat.


''ada apa tuan?''tanya dokter pribadi Vian.


''lion apa kau melihat istri ku''tanya nya panik.


''tidak,aku baru saja bangun?''jawab dokter bernama lion itu.


''tuan saya melihat nona muda ada di taman belakang''ucap seorang pelayan terburu buru menghampiri Vian.


dengan cepat Vian berlari ke taman belakang


''ternyata tuan ku mulai jatuh cinta pada gadis kecil itu '' gumam lion tersenyum senang,karna selama iya mengikuti Vian,iya belum pernah melihat tuan nya itu dekat atau menyukai seorang wanita.


.....


sementara


Gretta duduk di kursi taman memperhatikan kolam ikan hias dengan tatapan kosong.


''apa kau masih marah?''tanya Vian yang tiba tiba muncul dan duduk di samping nya.


''apa aku punya hak untuk marah?''sinis Gretta.


Vian mengepal tangan nya.


''iya kau memang tidak punya hak untuk marah,karna semua itu sudah kewajiban mu,dan kau harus memenuhi tugas mu sebagai istri,dan kau tidak akan pernah lepas dari ku biar pun kau mati''ucap Vian dengan suara sedikit tinggi dan terdengar egois untuk gadis berumur 17 tahun seperti Gretta,lalu segera meninggal kan Gretta sendiri.


setelah Vian pergi Gretta menutup wajah nya dengan kedua telapak tangan nya dan menangis tersedu sedu.


''aku masih umur 17 tahun,tapi kenapa aku sudah menikah dan mengalami hal seperti yang terjadi tadi malam,aku jijik dengan tubuh ku,aku malu berhadapan dengan orang lain'' gumam nya terus menangis.


Vian yang melihat Gretta menangis dari kejauhan entah kenapa hati nya sakit tapi ia juga sedikit emosi pada Gretta yang tidak mencintai nya dan tidak mau di sentuh oleh nya bahkan memilih mati.


●●●


"Tuan ini sudah larut malam,apa anda tidak ingin pulang?"tanya zack pada vian yang duduk di kursi kebesaran nya sibuk dengan labtob nya.


"untuk apa,dia bahkan tidak menginginkan ku pulang,mungkin tidak melihat ku di rumah membuat nya bahagia,dia bahkan memlih untuk mati dari pada di sentuh oleh ku cih"decih vian dengan senyum sinis.


"Tuan,itu hal wajar,nona masih berada di bawah umur dan hal wajar jika nona ketakutan jika melakukan hal itu,dan saya yakin tuan sedikit demi sedikit nona akan menyukai tuan dan rela memberikan apa pun"jelas Zack pada tuan nya yang memang tidak mengerti dengan perempuan.


"yang kau katakan memang benar,tapi untuk beberapa hari ini mungkin aku tidak akan kembali ke rumah biar kan dia tenang"ucap Vian kembali berkuatak dengan laptob nya.


Selain pekerjaan nya seoarng tentara ternyata ia juga seorang CEO perusahaan GOLDKING perusahan terbesar di beberapa negara.


LIKE KOMEN DONG + SHARE 🙏🙏🙏